Pemkot Bandar Lampung Bagikan Nasi dan Air Mineral Kepada Korban Banjir

Bandar Lampung– Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan Nasi dan Air Mineral kepada para korban banjir yang terjadi Jumat 21 Febuari, bantuan dari Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana disalurkan melalui Camat.

“Ini kami dapat kiriman Nasi beserta air mineral dari ibu Walikota Bunda Eva, Nasi ini langsung kami serahkan kepada masyarakat yang terdampak banjir,” jelas Joni Efriadi Camat Kedamaian Sabtu 21 Febuari 2025.

Sementara itu Camat Labuhanratu menambahkan, bantuan itu diberikan kepada warga di setiap RT yang mengalami banjir.

“Tadi kami dikirim 1.000 Nasi dan 50 Dus Air mineral dari Bunda Eva. Alhamdulillah sudah dibagikan kemasyarakatan,” jelas Septia Isparina Camat Labuhanratu.

Ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung: Pemkot Harus Prioritaskan Penanganan Banjir Melalui Perbaikan Drainase dan Sungai

BANDAR LAMPUNG – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menegaskan bahwa musibah banjir…

Kondisi Keuangan Solid, Bank Mandiri Tetap Berkomitmen Jaga Stabilitas Perbankan

JAKARTA – Bank Mandiri terus konsisten dalam menjaga stabilitas keuangan serta memastikan keamanan dana nasabah di…

Erick Thohir Tegaskan PSSI Sudah Lunasi Kompensasi Kontrak Shin Tae-yong

Jakarta – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa pihaknya telah memenuhi semua kewajiban terkait pemutusan…

Unila Gelar Diklat Pengembangan Karakter, Etika dan Keterampilan Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) melalui Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) mengadakan pelatihan pengembangan karakter, etika,…

Sat Lantas Polres Pesisir Barat Berikan Teguran Humanis kepada Pengendara di Jl. Lintas Barat Pekon Tembakak

Pesisir Barat – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pesisir Barat melaksanakan Operasi Keselamatan Krakatau 2025 dengan memberikan teguran secara humanis kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Kegiatan ini berlangsung di Jl. Lintas Barat, Pekon Tembakak, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Sabtu (22/02/2025).

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Dalam operasi tersebut, petugas menegur pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak memakai sabuk pengaman, melawan arus, serta melakukan pelanggaran lainnya yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Kasat Lantas Polres Pesisir Barat AKP Rudy Apriansyah Unyi, S.H., menjelaskan bahwa pendekatan humanis dipilih agar masyarakat lebih memahami pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

“Operasi Keselamatan Krakatau 2025 ini lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Kami memberikan teguran secara persuasif kepada pengendara yang melanggar aturan agar mereka lebih sadar akan pentingnya keselamatan berkendara,” ujar AKP Rudy Apriansyah Unyi.

Menanggapi kegiatan ini, Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Pesisir Barat AKP Rudy Apriansyah Unyi, S.H., menyampaikan bahwa operasi ini merupakan langkah strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Pesisir Barat.

“Kami berharap dengan adanya Operasi Keselamatan Krakatau 2025, masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Dengan menaati aturan, kita bisa mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan lalu lintas yang lebih tertib,” ungkap AKP Rudy Apriansyah Unyi.

Selain memberikan teguran, petugas juga mengedukasi pengendara tentang pentingnya keselamatan berkendara serta membagikan brosur berisi imbauan tertib lalu lintas.

Diharapkan dengan adanya operasi ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan situasi jalan yang lebih aman dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat (Susan)

Bhabinkamtibmas Polsek Pesisir Tengah Gelar Sambang Kamtibmas di Pekon Karya Penggawa V Tengah dan Pekon Menyancang

Pesisir Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Polsek Pesisir Tengah Aiptu Teguh Rahayu melaksanakan kegiatan sambang di Pekon Karya Penggawa V Tengah dan Pekon Menyancang, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Sabtu (22/02/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait berbagai ancaman sosial yang dapat mengganggu ketertiban. Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Teguh Rahayu memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba serta dampak negatif dari judi online, yang semakin marak di masyarakat. Warga diimbau untuk menjauhi kedua hal tersebut demi menjaga masa depan yang lebih baik, terutama bagi generasi muda.

Selain itu, Aiptu Teguh Rahayu juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam apotek hidup, seperti jahe, kunyit, serai, dan berbagai tanaman herbal lainnya. Tanaman obat keluarga (TOGA) ini memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan maupun sebagai bentuk kemandirian dalam pengobatan tradisional.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu menaati peraturan lalu lintas. Warga diimbau untuk menggunakan helm saat berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan, serta tidak melanggar aturan lalu lintas guna menghindari kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pesisir Tengah AKP Hadly Nasution, memberikan apresiasi terhadap peran aktif Aiptu Teguh Rahayu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan sambang yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas. Edukasi tentang bahaya narkoba, judi online, pentingnya menanam apotek hidup, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas adalah langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat,” ujar AKP Hadly Nasution.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu Kamtibmas, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan kesehatan semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih kondusif di Kabupaten Pesisir Barat. (Susan)

Polda Lampung Imbau Masyarakat Kelola Sampah dengan Bijak di Hari Peduli Sampah Sedunia

LAMPUNG – Memperingati Hari Peduli Sampah Sedunia yang jatuh pada 21 Februari 2025, Polda Lampung melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari Yuyun mengajak masyarakat untuk lebih peduli dalam pengelolaan sampah.

Imbauan ini bertujuan untuk mencegah berbagai dampak negatif dari sampah, termasuk ancaman banjir dan masalah kesehatan lingkungan.

Kombes Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan bahwa sampah bukan sekadar masalah sepele, tetapi bisa menjadi ancaman serius jika tidak dikelola dengan baik.

“Selalu buanglah sampah pada tempatnya. Sampah bisa menjadi petaka apabila kita tidak pandai mengelolanya. Banjir, misalnya, sering kali terjadi akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan,” ujarnya, Sabtu (22/2/2025).

Ia menambahkan, pengelolaan sampah yang tepat tidak hanya dapat mencegah bencana alam tetapi juga memberikan manfaat ekonomi.

“Jika sampah dikelola dengan baik, kita bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang berdaya guna dan bernilai ekonomi. Banyak contoh inovasi daur ulang yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelas Yuyun.

Selain itu, Polda Lampung juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap sampah-sampah yang berpotensi menjadi sumber penyakit.

“Sampah yang menumpuk dapat menjadi sarang nyamuk dan menimbulkan penyakit seperti demam berdarah. Kita harus menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama,” tegasnya.

Yuyun pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Hari Peduli Sampah Sedunia sebagai langkah nyata dalam menjaga lingkungan.

“Mari kita mulai dari hal kecil, seperti memilah sampah rumah tangga dan mendukung program-program pengelolaan sampah di lingkungan sekitar,” kata Yuyun.

Polda Lampung juga akan terus mendukung program-program kebersihan lingkungan melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif.

“Kami akan bekerja sama dengan instansi terkait dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman,” tutup Kombes Yuni Iswandari Yuyun. (Susan)

Bencana Banjir Melanda Beberapa Wilayah di Pesawaran, Pemerintah Lakukan Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak

Pesawaran – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran sejak Jumat, 21 Februari hingga dini hari Sabtu, 22 Februari 2025, telah menyebabkan banjir di beberapa kecamatan. Hujan deras telah menyebabkan Sungai Way Punduh meluap dan berdampak di wilayah Kecamatan Marga Punduh dan Kecamatan Padang Cermin.

Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran, Banjir mulai terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dengan tinggi muka air berkisar antara 30 hingga 80 cm.

Banjir yang terjadi mengakibatkan rumah-rumah warga terdampak di berbagai wilayah. Di Kecamatan Marga Punduh, sebanyak 15 rumah di Desa Umbul Limus, 73 rumah di Desa Kampung Baru, 11 rumah di Desa Tajur, 15 rumah di Desa Pekon Ampai, 12 rumah di Desa Kunyaian, dan 7 rumah di Desa Kekatang mengalami dampak dari banjir, dengan satu unit rumah dilaporkan roboh.

Kemudian di Kecamatan Punduh Pedada, tanah longsor terjadi di Desa Sukarame dan menutupi sebagian badan jalan. Di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, satu unit bronjong hanyut dan 478 rumah terdampak.

Sementara itu di Kecamatan Padang Cermin, banjir yang masuk ke pemukiman warga kini mulai surut. Plh Camat Padang Cermin Eko Novian, melaporkan bahwa kondisi banjir telah menggenangi 262 rumah warga yang tersebar di Dusun 1, Dusun 2, Dusun 3, dan Dusun 4 di Desa Padang Cermin serta 10 rumah di Dusun Sanggi Induk, Desa Sanggi. Selain itu, banjir juga menyebabkan jebolnya dam irigasi di Desa Tambangan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Bupati Pesawaran yang diwakili Kepala BPBD Sopyan Agani, bersama jajaran telah meninjau lokasi banjir di beberapa titik. Termasuk menyalurkan bantuan berupa paket sembako, mie instan, air mineral, serta roti untuk warga terdampak di Desa Padang Cermin dan Desa Sukajaya Lempasing.

Kepala BPBD Kabupaten Pesawaran turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan serta selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Segala bentuk perkembangan terkait penanganan bencana ini akan terus diperbarui

“Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kabupaten Pesawaran terus melakukan evakuasi dan pemantauan di lapangan. Meskipun hujan telah reda, di beberapa wilayah banjir masih belum sepenuhnya surut,” ujar Sopyan.

Pemkot Bandar Lampung Bantu Keluarga Suami Istri Tewas Tertimpa Tembok

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengunjungi kediaman suami istri yang tewas setelah tertimpa pondasi dan tembok rumah tetangganya saat hujan deras di Gang Kelinci, Jalan Sisingamaraja, Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat. Pemkot menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya kedua korban.

“Tadi Ibu Walikota, Bund Eva Dwiana, menelepon dan meminta kami untuk datang ke rumah duka. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ahmad Husna.

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung membawa bantuan berupa beras, air mineral, dan mie instan.

“Bunda Eva juga berpesan agar keluarga korban, khususnya anak-anaknya, diberikan bantuan uang tunai. Saat ini, kami masih dalam proses administrasi dan dibantu oleh camat setempat,” jelas Husna.

Jenazah Rosmiani ditemukan pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, sedangkan suaminya, Heryadi Prabowo, ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kedua jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daerah dr. A. Dadi Tjokrodip.