FKIP UNILA Gelar Pengenalan Sistem Akademik Pascasarjana Jalur RPL Angkatan I Semester Genap Tahun Akademik 2024-2025
LAMPUNG – Dalam rangka menyambut mahasiswa magister jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), FKIP Universitas Lampung (UNILA) untuk pertama kalinya menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Sistem Akademik Pascasarjana (Orientasi) pada mahasiswa baru secara virtual. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengenalkan lingkungan fakultas kepada mahasiswa baru, sekaligus memperkenalkan sistem studi yang akan mereka jalani. Pengenalan Sistem Akademik Pascasarjana ini menjadi titik awal yang penting, layaknya sebuah penunjuk arah yang dapat membantu mahasiswa memulai perjalanan akademik mereka dengan baik.
.
Pengenalan Sistem Akademik Pascasarjana berlangsung pada Jumat, 21 Februari 2025, melalui platform Zoom Meeting dan dihadiri oleh Dekan FKIP UNILA, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., para Wakil Dekan, Tim RPL Universitas Lampung, Ketua Program Studi (Kaprodi) yang menyelenggarakan jalur RPL, dosen, serta tim pengajar RPL. Selain itu, mahasiswa magister jalur RPL Angkatan I Semester Genap Tahun Akademik 2024-2025 juga turut hadir dalam acara ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pengenalan bagi mahasiswa baru yang bergabung melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP UNILA, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd, menjelaskan bahwa tujuan dari orientasi ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem akademik, kurikulum, fasilitas, serta aturan yang berlaku di program magister. Ia juga menekankan pentingnya orientasi sebagai ajang bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik, membangun jejaring dengan dosen dan sesama mahasiswa, serta memahami hak dan kewajiban selama menempuh pendidikan.
.
FKIP UNILA berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di Lampung, terutama dalam meningkatkan akses terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan melalui jalur RPL. “Kehadiran mahasiswa magister jalur RPL di lingkungan akademik ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya terbatas pada ruang kelas formal, tetapi juga bisa didapatkan melalui pengalaman, kerja keras, dan dedikasi di dunia profesional,” ujar Dekan, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd, menutup sambutannya.
.
Sementara, Dr. Rangga Firdaus, M.Kom, Kaprodi Magister Teknologi Pendidikan, turut memberikan paparan mengenai sistem pembelajaran daring (Learning Management System), Siakadu, dan VClass yang akan digunakan oleh mahasiswa baru.
.
selain itu, dalam kesempatan yang sama, Hasan Hariri, Ph.D, Kaprodi Magister Administrasi Pendidikan, menegaskan berbagai manfaat yang didapatkan melalui jalur RPL, seperti efisiensi waktu dan biaya, serta peluang untuk mengembangkan karier dan memperluas akses pendidikan tinggi.
.
Mahasiswa magister jalur RPL menunjukkan antusiasme yang tinggi sepanjang acara. Sebagai mahasiswa magister jalur RPL, mereka memperoleh pengalaman berharga yang akan menjadi nilai tambah dalam diskusi akademik, riset, dan pengembangan ilmu di program ini. Program ini diharapkan memberi manfaat penuh bagi mahasiswa untuk belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(rilis)*
DPRD Lamsel, Fraksi Demokrat: Tatib Untuk Mendorong Produktifitas dan Kinerja Dalam Melayani Masyarakat
LAMPUNG SELATAN – Tata Tertib (Tatib) DPRD adalah aturan yang mengatur mekanisme kerja, hak dan kewajiban…
Fraksi PKS Mendukung Penambahan Hari Kerja Bagi Anggota Dewan
LAMPUNG SELATAN – Untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten…
Musrenbang Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng Wujudkan Partisipasi dalam Perencanaan Pembangunan Pesawaran 2026
Pesawaran – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tingkat Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng yang dilaksanakan di Balai Desa Pejambon, Kecamatan Negeri Katon pada Jum’at, (21/2/2025). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah yang melibatkan partisipasi berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Wildan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat serta perangkat pemerintahan kecamatan yang telah mendukung agenda pembangunan daerah.
“Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan tahun ini memiliki arti penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang akan datang,” ujar Sekda Wildan.
Musrenbang didasarkan pada amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah. Dengan landasan hukum tersebut, Pemerintah Daerah diwajibkan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang menjadi acuan dalam pelaksanaan pembangunan.
Sekda Wildan menekankan bahwa Musrenbang Kecamatan bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat dan menyusun usulan kegiatan prioritas yang akan diusulkan ke tingkat kabupaten.
“Diharapkan output dari Musrenbang ini dapat menghasilkan daftar usulan skala prioritas yang akurat untuk pembangunan tahun 2026, serta menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran menetapkan tema RKPD Tahun 2026, yaitu Memantapkan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Produktif untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Desa, serta Daya Saing Daerah. Beberapa prioritas pembangunan yang telah ditetapkan meliputi, Peningkatan kualitas SDM yang sehat jasmani dan rohani, cerdas, unggul, dan berdaya saing; Peningkatan iklim investasi dan berusaha yang kondusif.
Kemudian mewujudkan desa mandiri sebagai titik berat pembangunan berbasis kemasyarakatan dan potensi lokal, Pemerataan infrastruktur wilayah secara berkelanjutan dan berkualitas, serta Peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan layanan publik yang berkinerja tinggi.
Dalam kesempatan ini, Sekda juga meminta seluruh perangkat daerah, khususnya di Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng, untuk berkomitmen meningkatkan pelayanan publik dan mewujudkan pemerintahan yang adaptif, efektif, serta efisien.
Plt Camat Negeri Katon Data Trianda, menjelaskan bahwa musyawarah tingkat desa telah dilakukan di 21 desa di Kecamatan Negeri Katon. Hasil musyawarah desa tersebut dihimpun dan diinput ke dalam aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang disediakan oleh Bappeda Kabupaten Pesawaran sebelum disampaikan dalam Musrenbang Kecamatan.
Sementara itu, Camat Tegineneng Aep Alamsyah dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Kecamatan Tegineneng saat ini tengah berfokus pada pembangunan infrastruktur yang dirasa masih perlu mendapatkan perhatian. Oleh karenanya melalui Musrenbang ini, peran serta dari Bupati selaku kepala daerah, anggota dewan, serta para pemangku kepentingan menurutnya sangat dibutuhkan dalam realisasi program.
“Tentunya kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian serta program-program yang telah direalisasikan di Kecamatan Tegineneng selama ini. Semoga program-program pembangunan ke depan bisa semakin optimal,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, Sekda bersama jajaran juga menyerahkan bantuan alokasi dana fisik dan non-fisik, serta pagu dana desa untuk tahun anggaran 2025 bagi Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng. Selain itu, diberikan pula bantuan bagi penghulu, guru ngaji, marbot, penjaga makam, serta perlengkapan siswa SD dan SMP.
Musrenbang Kecamatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, Kepala Perangkat Daerah, Forkopimda, serta para kepala desa.
Bantuan Nasi dan Air dari Pemkot Disalurkan ke Warga Terdampak Banjir di Kedamaian dan Labuhanratu
Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan berupa nasi kotak dan air mineral kepada warga terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Jumat (21/2/2025) malam. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana kepada masyarakat yang terkena musibah.
Bantuan disalurkan melalui masing-masing camat di wilayah terdampak banjir. Camat Kedamaian, Joni Efriadi, mengatakan bahwa bantuan dari Wali Kota diserahkan langsung kepada warga sejak Sabtu pagi.
“Kami menerima kiriman nasi dan air mineral dari Ibu Wali Kota Bunda Eva, dan langsung membagikannya kepada warga yang terdampak banjir,” ujar Joni Efriadi.
Hal senada disampaikan Camat Labuhanratu, Septia Isparina. Ia menyebut bahwa bantuan makanan siap saji dan air minum telah didistribusikan ke warga di berbagai RT yang mengalami genangan air cukup parah.
“Tadi kami menerima sekitar 1.000 nasi kotak dan 50 dus air mineral dari Bunda Eva. Alhamdulillah, semuanya sudah kami salurkan ke masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Septia.
Banjir yang terjadi akibat hujan deras tersebut menyebabkan sejumlah permukiman terendam air dan banyak warga mengalami kesulitan dalam aktivitas harian, termasuk akses terhadap makanan dan air bersih.
Pemkot Bandar Lampung melalui seluruh perangkat daerah terus berupaya memberikan bantuan dan penanganan cepat kepada warga yang terdampak, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan di tengah cuaca ekstrem.
Gubernur Lampung Ikuti Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang
JAWA TENGAH — Setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Gubernur Lampung Rahmat…
Sejarah Baru Kabupaten Tanggamus M Saleh Asnawi dan Agus Suranto Resmi Pimpin Tanggamus
Tanggamus – M Saleh Asnawi dan Agus Suranto resmi dilantik sebagai Bupati Tanggamus periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/02/2025).
Prosesi pelantikan ini berlangsung khidmat, dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari daerah, usai dilantik, ia menegaskan komitmen membawa Tanggamus ke arah yang lebih maju dan sejahtera.
Ia menyatakan bahwa masa kepemimpinannya akan fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan sektor pertanian dan perkebunan, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan di daerah.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi merupakan amanah besar yang harus saya emban dengan penuh tanggung jawab,” kata dia saat memberikan keterangan usai prosesi pelantikan.
“Kami siap bekerja keras, menghadirkan kebijakan yang pro-rakyat, dan memastikan bahwa program yang telah kami rancang benar-benar berdampak positif bagi masyarakat Tanggamus,” sambungnya.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan infrastruktur, seperti perbaikan jalan desa, pembangunan irigasi untuk mendukung sektor pertanian, serta penguatan fasilitas layanan kesehatan di daerah terpencil, akan menjadi prioritas utama.
“Kami ingin memastikan setiap masyarakat Tanggamus dapat merasakan manfaat pembangunan, baik di sektor pertanian, pendidikan, maupun kesehatan, kami akan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.
Selain fokus pada infrastruktur dan sektor pertanian, M Saleh Asnawi juga menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi lokal dan sektor pariwisata di Tanggamus. Menurutnya, daerah ini memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, kami ingin mengoptimalkan potensi wisata Tanggamus,” ujarnya.
“Dengan membangun fasilitas pendukung, memperbaiki aksesibilitas, serta menggandeng investor mengembangkan sektor pariwisata yang berkel anjutan. Dengan begitu, kita tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” jelasnya.
M Saleh juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam membangun Tanggamus. Ia menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung setiap program yang dijalankan.
“Saya percaya bahwa dengan kebersamaan dan kerja keras, kita dapat membawa perubahan nyata bagi kabupaten tanggamus. Mari kita bekerja bersama, saling mendukung, dan menjaga semangat gotong royong untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik,” pungkasnya.
Setelah pelantikan, M Saleh Asnawi diijadwalkan untuk mengikuti kegiatan retreat di Magelang, dengan kepemimpinan baru ini, masyarakat Tanggamus menaruh harapan besar agar berbagai program yang telah dijanjikan dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat. (Khoiri)
Kapolda Lampung Tegaskan Revitalisasi Subdit Narkoba dan Penguatan Polwan dalam Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI
LAMPUNG – Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menerima kunjungan kerja Komisi III DPR RI di Gedung Serbaguna (GSG) Mapolda Lampung, Jumat (21/2/2025).
Kunjungan ini dihadiri oleh Kapolres/ Ta Jajaran Polda Lampung beserta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan jajarannya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, termasuk pemberantasan narkoba, penggunaan senjata api (senpi) oleh anggota kepolisian, tantangan teknologi informasi, serta pengarusutamaan peran Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polda Lampung.
Menanggapi pertanyaan terkait informasi pembubaran Subdit 1 Narkoba, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menegaskan bahwa tidak ada pembubaran, melainkan revitalisasi.
“Subdit 1 Narkoba tidak dibubarkan, kami melakukan revitalisasi dengan mengganti personel yang ada, ini langkah untuk memastikan integritas dan profesionalisme tetap terjaga,” ujar Helmy.
Kapolda menjelaskan, proses ini bertujuan untuk mencegah adanya ‘parasit’ dalam tubuh kepolisian.
“Kami memilih personel baru yang sudah melalui proses assessment dan pelatihan agar tetap istiqomah dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.
Selain itu, tindakan tegas juga diambil kepada anggota yang terlibat langsung maupun atasan yang tidak melakukan pengawasan dengan baik.
“Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses secara internal sesuai tingkat kesalahannya,” tegas Kapolda.
Dalam kesempatan ini, Kapolda juga memuji aksi heroik anggota Polri bernama Agus yang mampu menangkap pelaku curanmor tanpa menggunakan kekerasan.
“Nama Agus harum di Polda Lampung. Aksi heroiknya menjadi contoh nyata bahwa kepolisian bisa bertindak tegas tanpa kekerasan,” katanya.
Terkait penggunaan senjata api, Helmy menyebut bahwa pihaknya terus melakukan tes psikologi dan pengecekan amunisi secara berkala.
“Kami pastikan setiap anggota siap mental dan teknis dalam menggunakan senpi. Ini penting karena senjata bukan sekadar alat, tetapi tanggung jawab besar,” jelasnya.
Kapolda juga menyoroti permasalahan teknologi seperti pinjaman online ilegal, judi online, dan aplikasi berbahaya.
Menurutnya, penanganan masalah ini membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Persoalan teknologi ini adalah tanggung jawab bersama. Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti kasus-kasus yang merugikan masyarakat,” tutur Helmy.
Dalam hal pengarusutamaan gender, Kapolda memberikan kesempatan lebih besar kepada Polwan untuk menduduki posisi strategis.
“Kami sudah menempatkan Polwan sebagai Kapolsek dan Kapolres. Di masa depan, Polwan akan diberi tanggung jawab lebih besar, termasuk di wilayah dengan tingkat kriminalitas yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Komisi III DPR RI memberikan apresiasi kepada Kapolda Lampung atas komitmen dan upayanya dalam penegakan hukum di Provinsi Lampung.
Mereka menilai langkah-langkah revitalisasi dan inovasi yang dilakukan Polda Lampung mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan lebih baik.
Irjen Pol Helmy Santika menutup pertemuan dengan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sadar tidak sempurna, tetapi kami berusaha memberikan yang terbaik dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Polda Lampung selalu terbuka terhadap kritik dan saran untuk menjadi lebih baik,” pungkasnya. (Susan)
Bambang: Pesan Beliau, Selamat bekerja Dengan Baik dan Jujur, Seketika itu, Saya Meneteskan Air Mata
LAMPUNG7COM – Jakarta | Momen pelantikan kepala daerah kerap diwarnai dengan harapan baru dan semangat perubahan.
Namun, bagi Wali Kota Metro yang baru dilantik, Bambang Iman Santoso, momen tersebut menjadi lebih dari sekadar seremonial.
Bambang Iman Santoso berbagi kisah mengharukan yang begitu membekas dalam hati dan sanubarinya.
Pesan dari Prabowo Subianto tersebut menjadi cambuk penyemangat bagi Bambang untuk menghadirkan perubahan di Bumi Sai Wawai.
“Saat pelantikan kemarin, saya mendapatkan kesempatan bersalaman dengan Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Saat itu saya mencium tangan beliau dan memohon doa kepada beliau,” kenang Bambang kepada awak media dengan suara bergetar, Jum’at (21/2/2025).
Tak disangka, respons Presiden Prabowo begitu tulus dan penuh makna. Sang Presiden merespons dengan penuh perhatian, tidak hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan gestur yang begitu membekas.
“Beliau langsung merespon dengan baik. Beliau memegang kedua pangkat yang ada di pundak saya sambil berkata, Selamat bekerja dengan baik dan jujur. Seketika itu, saya meneteskan air mata,” ungkap Bambang.
Namun, Prabowo tak berhenti di situ. Dengan penuh kehangatan, beliau meraih topi yang dikenakan Bambang dengan kedua tangannya, seolah meneguhkan kembali pesan moral dan tanggung jawab besar yang kini diembannya.
“Ini adalah amanah yang harus saya dan Mas Rafieq jalankan dengan baik. Saya yakin, dengan gotong-royong bersama masyarakat, kita bisa menghadirkan perubahan untuk Kota Metro yang lebih baik,” tegas Bambang.
Kata-kata Prabowo dianggap sebagai pesan yang bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk seluruh pemimpin daerah agar selalu mengedepankan kejujuran dan dedikasi dalam melayani rakyat.
Dukungan dan doa pun terus mengalir untuk Bambang Iman Santoso dan M. Rafieq Adi Pradana, yang kini mengemban amanah sebagai pemimpin di Kota Metro.
Banyak pihak percaya bahwa dengan bimbingan moral yang kuat dan kerjasama masyarakat, Metro akan mengalami perubahan yang signifikan menuju masa depan yang lebih cerah. | (Red)