Liga Italia: Dihiasi Gol Bunuh Diri & Gagal Penalti, Milan Ditekuk Torino

BOLA – AC Milan menelan kekalahan saat bertandang ke markas Torino dalam pekan ke-26 Liga Italia.…

Liga Inggris: West Ham United Permalukan 10 Pemain Arsenal

BOLA – Arsenal harus menelan kekalahan tipis 0-1 saat menjamu West Ham United di Emirates Stadium…

Bakti Sosial Kita Peduli, JMSI Bersama BAZNAS dan Orang-Orang Baik Bantu Sembako Korban Banjir di Desa Batu Menyan

Pesawaran – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran bersama orang-orang baik yang menjadi donatur, serta mahasiswa yang tergabung Unit UKMF Kelompok Studi Seni (KSS) FKIP Unila langsung bergerak memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (22/2/2025).

Diketahui pascahujan deras yang melanda sebagian besar wilayah Provinsi Lampung pada Jumat (21/2/2025) malam, sejumlah wilayah terdampak, termasuk Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Penyerahan bantuan melalui “Kegiatan Bakti Sosial Kita Peduli” dengan Tema ‘Bantu Sesama Untuk Pesawaran Bermartabat’ ini, dilaksanakan di Balai Desa Batu Menyan dengan dihadiri Kepala Desa Syahruji, Sekretaris Desa Munawir dan seluruh aparatur desa hingga ketua RT.

Ketua JMSI Anton Kurniawan, mengatakan bantuan sembako ini adalah bentuk silaturahmi dan kepedulian kita terhadap warga Desa Batu Menyan yang menjadi korban banjir. Menurutnya, JMSI bersama BAZNAS Kabupaten Pesawaran serta para donatur turut merasa prihatin atas bencana yang melanda. Dia berharap paket sembako yang diberikan bisa membantu meringankan beban warga.

“Perlu kami jelaskan bantuan paket sembako dalam kegiatan “Bakti Sosial Kita Peduli” ini berasal dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran, para donatur serta mahasiswa yang tergabung Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Kelompok Studi Seni (UKMF KSS) FKIP Unila. Tujuannya adalah meringankan beban korban terdampak banjir di Desa Batu Menyan,” ucapnya.

“Perlu juga saya sampaikan, selain BAZNAS Kabupaten Pesawaran, ada orang-orang baik yang telah rela menjadi donatur dalam kegiatan ini, yaitu: Sekretaris KPU Pesawaran, Bapak Adhytia Hidayat (Kepala Bappeda), Bapak Jayadi Yasa (Kadis Kominfo), Bapak Anggun Saputra (Kadis Pariwisata), Bapak Toto Sumedi (Sekwan), Bapak M. Suharyadi (Kepala SMAN 1 Liwa Lampung Barat, dan Bapak Bambang Nopriyadi (Kepala SMA Kemala Bhayangkari Kotabumi,” ucap Anton di hadapan warga penerima bantuan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kepala Desa Batu Menyan dan seluruh aparatur desa yang telah menyambut kami dengan sangat baik,” katanya.

Menanggapi bantuan yang diterima warganya, Kepala Desa Baru Menyan, Syahruji, mengucapkan terima kasih kepada JMSI Kabupaten, BAZNAS serta para donatur yang telah peduli terhadap warganya yang terdampak musibah banjir.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada JMSI dan BAZNAS serta para donatur yang telah menyisihkan rezekinya untuk membantu warga kami yang terdampak banjir. Bantuan ini sangat membantu dan sangat bermanfaat bagi warga. Terim kasih juga kepada adik-adik mahasiswa dari UKMF KSS FKIP Unila yang telah turut serta menyukseskan kegiatan ini,” ucap Syahruji.

Selain itu, dia juga berharap Pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat membangun tanggul dan memperbaiki drainase di Desa Batu Menyan sehingga meminimalisasi dampak banjir terhadap warga.

“Desa Baru Menyan termasuk salah satu wilayah di Pesawaran yang rentan resiko banjir. Kami berharap Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi dapat membangun tanggul sehingga ke depan tidak terjadi lagi bencana banjir di desa kami,” ungkapnya.

Salah satu warga penerima bantuan, Nita Dahlia, warga Dusun Marga Dalom, Desa Batu Menyan, mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang telah disalurkan JMSI. Dia juga mengaku terharu sebab masih ada yang peduli dengan masyarakat.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada JMSI, BAZNAS dan para donatur yang telah peduli kepada masyarakat dengan memberikan bantuan. Ini sangat bermanfaat untuk kami,” ucapnya.

Hal yang sama disampaikan Aripin, warga lainnya. “Saya sangat terima kasih banyak kepada JMSI dan BAZNAS telah memberikan bantuan sembako kepada kami,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua UKMF KSS FKIP Unila, Marisha, sangat mengapresiasi kegiatan JMSI yang berkolaborasi dengan BAZNAS memberikan bantuan sembako kepada warga Desa Batu Menyan yang terkena banjir. Dia juga berterima kasih sebab UKMF KSS FKIP Unila telah dilibatkan dalam kegiatan sosial ini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan JMSI yang berkolaborasi dengan BAZNAS dan para donatur ini. Tindakan nyata seperti ini yang diperlukan warga korban bencana. Semoga ini bermanfaat dan dapat meringankan warga Batu Menyan yang terdampak banjir,” pungkasnya.

Dari Magelang, Bunda Eva Koordinasikan Penanganan Banjir di Bandar Lampung

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana atau yang akrab disapa Bunda Eva, memberikan perhatian penuh terhadap warga yang terdampak banjir dengan mengirimkan bantuan makanan serta menginstruksikan seluruh camat dan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) untuk turun langsung ke lapangan.

Meskipun sedang berada di luar kota, tepatnya di Magelang, Bunda Eva terus memantau kondisi wilayah melalui komunikasi intens dengan para camat dan pejabat eselon II. Hal ini disampaikan Camat Panjang, Hendry Satria.

“Dari Magelang, Ibu Wali Kota Bunda Eva terus memantau kondisi banjir. Beliau aktif berkomunikasi dengan para camat dan pejabat eselon II, serta memerintahkan agar segera turun membantu warga dan menyalurkan bantuan makanan,” ujar Hendry, Sabtu (22/2/2025).

Hendry juga menjelaskan bahwa seluruh camat dan lurah diminta mengirimkan laporan berkala berupa foto dan video kondisi terkini wilayah masing-masing.

“Ada grup WhatsApp khusus, dan Bunda Eva selalu mengecek langsung. Beliau beberapa kali bertanya mengenai kondisi masyarakat dan distribusi bantuan makanan yang disalurkan melalui camat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menuturkan bahwa Pemkot terus berupaya menangani dampak banjir, baik dari sisi logistik maupun infrastruktur.

“Bunda Eva memerintahkan agar tim dibagi untuk penanganan maksimal. Saat ini, Pemkot mengirimkan tiga bungkus nasi per hari untuk setiap warga yang menjadi korban banjir,” jelas Iwan.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah dinas masih aktif melakukan penanganan pasca banjir. Dinas Lingkungan Hidup membersihkan lumpur dan sampah di rumah warga, BPBD dan Dinas Damkar membantu penyediaan air bersih serta menguras genangan air, sementara Dinas Pekerjaan Umum memperbaiki tembok dan talud yang rusak akibat hujan deras.

Langkah cepat dan koordinasi lintas instansi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memberikan pelayanan dan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Suami Istri Tewas Tertimpa Tembok, Pemkot Bandar Lampung Beri Bantuan dan Belasungkawa

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa pasangan suami istri, Rosmiani dan Heryadi Prabowo, yang meninggal dunia tertimpa pondasi dan tembok rumah tetangga saat hujan deras melanda kawasan Gang Kelinci, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat.

Pemkot Bandar Lampung melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ahmad Husna, langsung mengunjungi rumah duka pada Sabtu pagi (22/2/2025), untuk menyampaikan belasungkawa serta menyerahkan bantuan darurat kepada keluarga korban.

“Tadi Ibu Wali Kota, Bunda Eva Dwiana, menelepon dan meminta kami untuk segera datang ke rumah duka. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Ahmad Husna di lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, Pemkot membawa sejumlah bantuan berupa bahan kebutuhan pokok seperti beras, air mineral, dan mie instan.

“Bunda Eva juga berpesan agar anak dari korban diberikan bantuan tambahan berupa uang tunai. Saat ini, proses administrasinya tengah diurus dengan bantuan dari pihak kecamatan,” tambah Husna.

Diketahui, jenazah Rosmiani ditemukan lebih dulu pada pukul 03.00 WIB, disusul sang suami, Heryadi Prabowo, yang ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kedua jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Musibah ini terjadi usai hujan deras mengguyur Kota Bandar Lampung, menyebabkan longsornya pondasi rumah tetangga yang kemudian menimpa kediaman korban.

Pemkot juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk lebih waspada, terutama saat musim hujan, dan segera melaporkan potensi bahaya kepada pihak berwenang.

Eva Dwiana: Semua Saluran Drainase Harus Bersih, Jangan Sampai Tersumbat Lagi

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat membantu warga yang terdampak banjir dengan menerjunkan tim gabungan untuk membersihkan sisa lumpur dan sampah yang terbawa arus air.

Tim yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta Dinas Lingkungan Hidup dikerahkan untuk membersihkan permukiman warga, saluran drainase, dan fasilitas umum yang terdampak banjir akibat hujan deras pada Jumat malam.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan bahwa pemerintah langsung bergerak sejak malam kejadian untuk membantu proses evakuasi warga, dan pagi harinya tim kembali turun membersihkan lumpur dan mengangkut sampah.

“Tadi malam tim kita langsung turun membantu masyarakat melakukan evakuasi. Hari ini, tim kembali dikerahkan untuk membersihkan sisa lumpur dan sampah yang terbawa banjir,” ujar Eva Dwiana dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/2/2025).

Ia menegaskan bahwa tumpukan sampah yang menghambat aliran air di saluran drainase juga menjadi prioritas untuk dibersihkan guna mencegah banjir susulan.

“Sampah yang ada di saluran drainase semuanya harus diangkut, jangan sampai menyumbat arus air,” tegasnya.

Salah satu warga Sepang Jaya, Ahmad Roni, mengungkapkan bahwa hujan yang turun pada malam hari sangat deras dan berlangsung lama, menyebabkan air meluap ke rumah-rumah warga.

“Hujannya deras dan lama banget, jadi air gak bisa ditampung. Langsung masuk ke rumah,” ucapnya.

Pemkot Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air.

Tumpukan Sampah di Perbatasan Desa Fajar Baru dan Karang Sari Jati, Agung Lampung Selatan Jadi Ancaman Banjir

Lampung Selatan – Masalah sampah yang belum teratasi terus menjadi persoalan klasik di banyak daerah, termasuk di perbatasan Desa Fajar Baru dan Karang Sari, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

Tumpukan sampah yang menumpuk di sepanjang Jalan RA Basyd telah menimbulkan keresahan warga dan pengguna jalan. Bau busuk yang menyengat menjadi pemandangan sehari-hari di lokasi tersebut, dengan berbagai jenis sampah, mulai dari organik hingga anorganik, berserakan di pinggir jalan.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti penyebaran penyakit menular, pencemaran lingkungan, serta meningkatkan risiko banjir.

Parno, salah seorang warga setempat, menyampaikan kekesalannya terhadap kondisi ini.

“Sudah lama sekali sampah menumpuk di sini. Banyak warga yang sembarangan membuang sampah di tempat ini. Sekarang musim hujan, dan di beberapa daerah sudah banyak yang terendam banjir. Di dekat tumpukan sampah, air sudah mulai meluap akibat tersumbat sampah,” ujarnya, Sabtu, 22 Februari 2025.

Parno berharap agar pemerintah desa bersama dinas terkait segera mencari solusi untuk mengatasi masalah sampah ini, mengingat beberapa waktu lalu masalah ini sudah viral di berbagai media, namun belum ada tanggapan atau tindakan dari pihak pemerintah desa maupun pemkab.

Senada dengan Parno, Yus Anwar, seorang aktivis lingkungan, juga mengkritik kondisi tersebut.

Dia menyebutkan, tumpukan sampah ini merupakan ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Saya berharap pemerintah desa dan masyarakat dapat bekerja sama untuk membersihkan sampah dan mencari solusi jangka panjang agar masalah sampah tidak terulang kembali,” tegasnya.

Yus Anwar juga menyarankan agar dilakukan kerja bakti secara rutin di tingkat RT untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Bareskrim Bongkar Pengiriman 74 Kg Ganja Pakai Truk Buah, 2 Orang Ditangkap

Sumatera Utara – Bareskrim Polri berhasil menggagalkan peredaran 74 kilogram ganja yang dikirim dari Mandailing Natal, Sumatera…

Pemerintah Pesawaran Lakukan Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Pesawaran – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran sejak Jumat, 21 Februari hingga dini hari Sabtu, 22 Februari 2025, telah menyebabkan banjir di beberapa kecamatan. Hujan deras telah menyebabkan Sungai Way Punduh meluap dan berdampak di wilayah Kecamatan Marga Punduh dan Kecamatan Padang Cermin.

Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran, Banjir mulai terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dengan tinggi muka air berkisar antara 30 hingga 80 cm.

Banjir yang terjadi mengakibatkan rumah-rumah warga terdampak di berbagai wilayah. Di Kecamatan Marga Punduh, sebanyak 15 rumah di Desa Umbul Limus, 73 rumah di Desa Kampung Baru, 11 rumah di Desa Tajur, 15 rumah di Desa Pekon Ampai, 12 rumah di Desa Kunyaian, dan 7 rumah di Desa Kekatang mengalami dampak dari banjir, dengan satu unit rumah dilaporkan roboh.

Kemudian di Kecamatan Punduh Pedada, tanah longsor terjadi di Desa Sukarame dan menutupi sebagian badan jalan. Di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, satu unit bronjong hanyut dan 478 rumah terdampak.

Sementara itu di Kecamatan Padang Cermin, banjir yang masuk ke pemukiman warga kini mulai surut. Plh Camat Padang Cermin Eko Novian, melaporkan bahwa kondisi banjir telah menggenangi 262 rumah warga yang tersebar di Dusun 1, Dusun 2, Dusun 3, dan Dusun 4 di Desa Padang Cermin serta 10 rumah di Dusun Sanggi Induk, Desa Sanggi. Selain itu, banjir juga menyebabkan jebolnya dam irigasi di Desa Tambangan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Bupati Pesawaran yang diwakili Kepala BPBD Sopyan Agani, bersama jajaran telah meninjau lokasi banjir di beberapa titik. Termasuk menyalurkan bantuan berupa paket sembako, mie instan, air mineral, serta roti untuk warga terdampak di Desa Padang Cermin dan Desa Sukajaya Lempasing.

Kepala BPBD Kabupaten Pesawaran turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan serta selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Segala bentuk perkembangan terkait penanganan bencana ini akan terus diperbarui

“Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kabupaten Pesawaran terus melakukan evakuasi dan pemantauan di lapangan. Meskipun hujan telah reda, di beberapa wilayah banjir masih belum sepenuhnya surut,” ujar Sopyan.

Wakil Bupati M. Syaiful Anwar Turun Langsung Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Sejumlah Kecamatan

LAMSEL, Katibung – Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Katibung dan Natar, Sabtu (22/2/2025).

Wabup datang didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati beserta sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkup Pemkab setempat.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk upaya cepat tanggap Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan dalam penanganan bencana. Adapun lokasi pertama yang dikunjungi Wabup dan rombongan yakni di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung.

Kondisi lokasi banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi di Kecamatan Katibung pada Jumat malam (21/2/2025), mengakibatkan meluapnya air Sungai Way Tarahan. Sehingga menyebabkan, 29 rumah terendam banjir, dan satu rumah hanyut terseret arus sungai.

Setibanya di lokasi, Wabup Syaiful dan rombongan langsung menyambangi rumah warga di Dusun Sukai Cai, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, yang hanyut diterjang banjir.

Dalam kesempatan itu, Wabup Syaiful meminta BPBD, Dinas Sosial dan dinas instansi terkait melaksanakan tanggap darurat bencana dengan segera.

Selain melakukan peninjauan ke lokasi banjir, Wabup Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar juga membawa bantuan tanggap darurat untuk warga yang rumahnya hanyut diterjang banjir.

Wabup berharap, bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan beban keluarga korban yang dilanda musibah. “Semoga bermanfaat,” kata Wabup, M. Syaiful Anwar.

Setelah menjelasakan upaya dalam penanganan banjir di Kecamatan Katibung, Wabup Syaiful dan rombongan melanjutkan meninjau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Natar.