TPID Lampung Perkuat Sinergi Menjaga Stabilisasi Harga Jelang Ramadan dan Idulfitri 2025

LAMPUNG – Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1446 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung berkomitmen untuk memastikan inflasi tetap terkendali sesuai dengan target yang telah ditetapkan. “Kita semua harus bekerja sama untuk mengendalikan inflasi agar kebutuhan masyarakat tetap tercukupi tanpa adanya gangguan,” ujar Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., dalam High Level Meeting (HLM) yang dihadiri oleh Bupati/Walikota, FORKOPIMDA, OPD, serta asosiasi pelaku usaha, bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung pada Rabu (6/3).

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa ada tiga aspek penting dalam pengendalian inflasi yang menjadi fokus utama TPID Lampung, yaitu ketersediaan pasokan, stabilitas harga, dan kelancaran distribusi. “Saya berharap TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota dapat terus bersinergi dalam pengendalian inflasi,” ujar Gubernur. Beberapa langkah yang sudah dilaksanakan termasuk pemantauan harga, pengawasan stok, operasi pasar, serta pengawasan keamanan produk pangan sejak awal Ramadan, untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjaga dan inflasi tetap terkendali.

Bank Indonesia Provinsi Lampung juga melaporkan adanya perlambatan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Lampung pada Februari 2025, yang sejalan dengan perkembangan di tingkat nasional. Deflasi ini dipengaruhi oleh penurunan harga pada kelompok Administered Price (AP) dan Volatile Food (VF), terutama disebabkan oleh penurunan tarif listrik, harga beras, dan berbagai jenis cabai. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, menyatakan, “Komponen inflasi inti masih menunjukkan pertumbuhan yang stabil, yang menunjukkan daya beli masyarakat tetap baik pada awal tahun 2025.”

Secara historis, komoditas dalam kelompok makanan dan minuman (mamin) serta transportasi sering menjadi penyumbang utama inflasi selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), beberapa komoditas yang perlu diawasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2025 adalah bawang merah, bawang putih, daging ayam ras, dan telur ayam ras. “Untuk mengatasi potensi risiko inflasi, TPID perlu mengedepankan strategi 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif,” ujar Junanto.

Sebagai langkah konkret jangka pendek, Bank Indonesia merekomendasikan pelaksanaan operasi pasar, pemantauan harga, implementasi Toko Inflasi, serta publikasi mengenai kesiapan pasokan bahan pangan strategis.

Dengan semangat kolaborasi, TPID bersama seluruh mitra strategis berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjaga stabilitas harga yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Bupati Egi Instruksikan KUPT Pasar Sidomulyo Tangani Masalah Sampah Secara Cepat

LAMPUNG SELATAN – Pedagang dan konsumen di Pasar Tradisional Kecamatan Sidomulyo mengeluhkan penumpukan sampah yang tidak segera diangkut. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan bau tidak sedap, tetapi juga menarik lalat dan berisiko menimbulkan masalah kesehatan.

Salah satu pedagang, Rojak, menyatakan bahwa sampah sering dibiarkan menumpuk selama berhari-hari. “Kami sudah sering mengeluhkan masalah ini, tetapi belum ada solusi yang jelas. Sampah yang menumpuk membuat pelanggan enggan datang,” ujarnya.

Konsumen juga merasa terganggu saat berbelanja. Inem, salah satu pelanggan setia pasar, mengaku merasa tidak nyaman dengan bau busuk yang berasal dari sampah yang berserakan. “Setiap datang ke pasar, saya harus menutup hidung. Selain bau, saya khawatir dengan kebersihan bahan makanan yang dijual,” katanya.

Pihak pengelola pasar mengungkapkan bahwa mereka sudah berkoordinasi dengan dinas kebersihan setempat untuk menangani masalah sampah ini. “Kami sudah meminta petugas untuk lebih rutin mengangkut sampah. Namun, volume sampah yang besar menjadi tantangan tersendiri,” ujar pengelola pasar.

Pedagang berharap pemerintah segera memberikan solusi konkret, seperti menyediakan tempat pembuangan sampah yang lebih layak dan meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah. Jika dibiarkan, kondisi ini dikhawatirkan akan merugikan pedagang dan menurunkan minat konsumen untuk berbelanja di pasar tradisional.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, langsung menginstruksikan Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Pasar untuk segera menangani permasalahan sampah yang dikeluhkan oleh pedagang dan konsumen.

“Saya sudah instruksikan KUPT Pasar untuk segera mengambil langkah cepat dalam menangani masalah sampah ini. Kami tidak ingin masalah ini berlarut-larut,” ujar Bupati Egi saat melakukan inspeksi harga bahan pokok di Pasar Sidomulyo, Kamis (6/3/2025).

Bupati Egi menegaskan bahwa pasar harus menjadi tempat yang bersih dan nyaman bagi pedagang dan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta KUPT Pasar untuk segera meningkatkan pengelolaan sampah dengan beberapa langkah konkret, antara lain:

  1. Meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah agar tidak menumpuk dan mengganggu aktivitas pasar.

  2. Menyediakan tempat pembuangan sampah yang lebih layak serta memastikan sampah tidak berserakan di area pasar.

  3. Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah di pasar.

  4. Melibatkan pedagang dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan sosialisasi mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

“Kami ingin Pasar Sidomulyo tetap menjadi pusat ekonomi yang nyaman dan sehat. Saya minta KUPT Pasar segera bertindak dan melaporkan perkembangan penanganan sampah secara berkala,” tegas Bupati Egi.

Dengan instruksi tersebut, diharapkan kebersihan Pasar Sidomulyo dapat segera membaik, sehingga pedagang dan konsumen dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.

Bupati Egi Sidak Pasar Tradisional, Pastikan Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Pedagang

LAMPUNG SELATAN – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, melakukan kunjungan ke Pasar Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, untuk meninjau langsung harga kebutuhan pokok dan kondisi para pedagang, Kamis (6/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta mendengarkan aspirasi masyarakat terkait kondisi ekonomi daerah.

Bupati Egi terlihat berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli mengenai harga bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, dan sayuran. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga ketersediaan stok pangan dan mencegah lonjakan harga yang bisa memberatkan masyarakat.

“Kami ingin memastikan harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah akan terus mencari solusi agar pedagang kecil bisa berjualan dengan nyaman dan memperoleh keuntungan yang layak,” ujar Bupati Egi.

Salah satu pedagang, Mariyam, mengungkapkan bahwa harga beberapa komoditas mengalami kenaikan, terutama menjelang Lebaran Idul Fitri. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan subsidi atau kebijakan yang dapat meringankan beban pedagang dan pembeli.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi berjanji akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik dalam mengendalikan harga di pasar tradisional. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, distributor, dan petani untuk menjaga keseimbangan pasar.

Kunjungan ini disambut positif oleh masyarakat dan diharapkan dapat membawa perubahan nyata dalam kebijakan ekonomi daerah, khususnya dalam sektor perdagangan dan kesejahteraan pedagang kecil.

Danrem 043/Gatam Berikan Apresiasi Pelestarian Adat, Tradisi Budaya Lampung

Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., pada Rabu (05/03/2025) menghadiri acara Ngantak Gubernur buka Belangan yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. dan Ibu dr. Jihan Nurlela, M.M., bertempat di Mahan Agung, Jl. Dr. Susilo Teluk Betung Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung yang akrab disapa Iyai Mirza menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan memiliki makna filosofis yang mendalam dalam budaya Lampung. Ia menyatakan bahwa acara ini merupakan simbol kebersamaan, keterbukaan, dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Iyai Mirza juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1446 H. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat persaudaraan dan meningkatkan semangat kerja bersama demi mewujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

“Pintu ini kita buka, bukan hanya secara fisik, tetapi juga sebagai simbol keterbukaan dalam berpikir, bertindak, dan berinovasi. Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendukung dan mengakomodasi aspirasi masyarakat dalam berbagai sektor,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iyai Mirza menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun daerah dan bangsa. “Kehadiran bapak dan ibu di Mahan Agung ini adalah simbol dari eratnya persaudaraan dan komitmen kita dalam membangun daerah,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., memberikan apresiasi terhadap kegiatan Ngantak Gubernur buka Belangan yang diselenggarakan oleh pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya melestarikan adat dan tradisi budaya Lampung.

“Selain itu, saya berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh serta mempromosikan tradisi dan budaya Provinsi Lampung yang sarat makna, mencerminkan bahwa masyarakat Lampung menjunjung keterbukaan dan musyawarah,” tuturnya.

Danrem juga menekankan bahwa acara ini bisa menjadi wadah efektif dalam membangun komunikasi yang lebih baik antara Pemerintah Daerah dan masyarakat dengan suasana santai dan penuh kebersamaan. “Harapan kami adalah agar langkah ini semakin memperkokoh persatuan dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Lampung,” tambahnya.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kapolda Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kabinda Lampung, Kajati Lampung, Danbrigif 4 Mar/BS, Ketua KPU Provinsi Lampung, Walikota Bandar Lampung, Danlanud PM Bunyamin, Wadan Lanal Lampung, Wadan Denpom II/3 Lampung, serta unsur Forkopimda Provinsi Lampung, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, acara ini diharapkan dapat memperkuat jalinan hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta mendorong kemajuan Provinsi Lampung ke depan. (Susan)

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Sampaikan Visi Misi dalam Rapat Paripurna DPRD

LAMSEL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan kembali menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pidato sambutan Bupati Lampung Selatan masa jabatan 2025-2030. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, S.E., M.M., yang didampingi oleh Wakil Ketua I Merik Havit, S.H., M.H., Wakil Ketua II A. Benny Raharjo, S.H., dan Wakil Ketua III Bella Jayanti, S.I.Kom., M.B.A.

Turut hadir dalam acara tersebut Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, anggota Forkopimda, Staf Khusus Kemenhub, anggota DPRD Provinsi Lampung, Wakil Ketua TP. PKK, Sai Batin Lima Marga, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dalam sambutannya mengucapkan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin daerah selama lima tahun ke depan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan amanah ini. Kepemimpinan ini bukan hanya milik saya, tetapi milik kita semua,” ujar Bupati.

Bupati Radityo Egi Pratama juga memperkenalkan visi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, S.T, M.Pd, yaitu “Mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan yang Maju Menuju Generasi Emas 2045.” Visi ini akan diperkuat dengan tujuh misi yang dikenal dengan sebutan Pitu Vista.

Misi tersebut meliputi:

  1. Mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila, serta menciptakan masyarakat yang demokratis dan aman.
  2. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, memperkuat sumber daya manusia (SDM) secara berkelanjutan, serta pemerataan pembangunan yang adil dan berkelanjutan.
  3. Mengembangkan Kabupaten Lampung Selatan sebagai wilayah pantai dan pegunungan yang maju.
  4. Meningkatkan peran Kabupaten Lampung Selatan dalam pergaulan antar daerah, nasional, dan internasional.

Bupati juga menegaskan bahwa visi “Lampung Selatan Maju” bukan sekadar jargon. “Kemarin saya sampaikan, setiap dinas nanti membuat program dengan judul Lamsel Maju di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Saya meyakini bahwa setiap judul adalah doa, keyakinan, dan optimisme untuk mewujudkan cita-cita kita,” kata beliau.

Dalam kesempatan ini, Bupati mengajak seluruh elemen untuk memperkuat sinergi dan saling mendukung demi tercapainya cita-cita Kabupaten Lampung Selatan yang maju dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, juga menyampaikan harapan agar sinergi antara eksekutif dan legislatif dapat terus terjalin guna memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai harapan masyarakat. Dengan dimulainya masa jabatan baru ini, diharapkan Kabupaten Lampung Selatan dapat mencapai kemajuan yang lebih signifikan demi kesejahteraan masyarakat.

DPRD Kabupaten Tanggamus Gelar Rapat Paripurna Istimewa

TANGGAMUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Paripurna Istimewa pada Kamis (6/3/2025), dalam rangka mendengarkan sambutan perdana Bupati Tanggamus terpilih periode 2025-2030.

Rapat Paripurna Istimewa yang dipimpin oleh Ketua DPRD Agung Setyo Utomo ini dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, serta tamu undangan dari berbagai pihak, di antaranya Anggota DPR RI Komisi III Rano Alfath, anggota DPRD Provinsi Lampung Mukhlis Basri dan Heni Susilo, serta Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung Sulpakar yang hadir mewakili Gubernur Lampung.

Selain itu, hadir pula jajaran Forkopimda Tanggamus, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, perwakilan Apdesi, camat, kepala pekon, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, insan pers, serta berbagai tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Agung Setyo Utomo mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran tahapan Pemilukada Kabupaten Tanggamus yang telah berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. “Alhamdulillah, penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Bupati dan Wakil Bupati) Kabupaten Tanggamus berjalan dengan baik. Bupati dan Wakil Bupati terpilih telah dilantik oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari di Istana Merdeka, sehingga pada hari ini kita dapat melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa untuk mendengarkan sambutan perdana Bupati Tanggamus periode 2025-2030,” ungkap Agung Setyo Utomo.

Agung juga berharap agar suasana yang kondusif ini dapat terus terjaga dan dipertahankan untuk masa depan Kabupaten Tanggamus. “Mari kita satukan persepsi dalam rangka mewujudkan akselerasi pembangunan yang lebih baik bagi Kabupaten Tanggamus yang kita cintai ini,” tambahnya.

Ketua DPRD juga mengucapkan selamat atas pelantikan Bupati terpilih, Moh. Saleh Asnawi, dan Wakil Bupati Agus Suranto. “Semoga Kabupaten Tanggamus dapat semakin maju, berkembang, dan sejahtera di bawah kepemimpinan yang baru,” harapnya.

Di akhir kegiatan, Agung Setyo Utomo mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta rapat yang hadir, sehingga acara berjalan lancar dan tertib. “Terima kasih atas kehadiran seluruh peserta rapat, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (ADV)

Dampingi Anggota DPR RI serahkan Alsintan, Bupati Novriwan Berharap Bisa Dimanfaatkan Untuk Tingkatkan Hasil Pertanian

Tubaba — Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P, mendampingi Anggota Komisi IV DPR RI,…

Bupati Way Kanan Ali Rahman Tinjau Lokasi Banjir dan Salurkan Bantuan Logistik kepada Warga Sri Menanti

Way Kanan – Bupati Way Kanan, Drs. Ali Rahman, MT, bersama Wakil Bupati Ayu Asalasiyah, S.Ked, mengunjungi lokasi banjir yang sudah berlangsung beberapa hari dan belum juga surut. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan bantuan logistik secara langsung kepada masyarakat di Kampung Sri Menanti, Kecamatan Negara Batin, pada Rabu (05/03/2025).

Dalam kunjungannya, Bupati Ali Rahman menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi warga Kampung Sri Menanti yang terdampak banjir. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana alam seperti banjir yang sedang melanda.

Sebagai bentuk perhatian, Bupati Ali Rahman menyerahkan bantuan sembako kepada 126 Kepala Keluarga (KK), yang terdiri dari 10 kg beras, 1 dus mie instan, 1 kg minyak makan, 1 kg gula putih, dan 1 kaleng besar sarden. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Way Kanan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Seorang warga yang terdampak, sebut saja Mr. X, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Bantuan ini sangat membantu kami yang sedang mengalami kebanjiran. Semoga Bapak Bupati Ali Rahman beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan,” ujarnya.

Kepala BPBD Way Kanan juga menambahkan bahwa sebanyak 126 kepala keluarga telah menerima bantuan logistik dari pemerintah daerah. “Bantuan ini diberikan langsung oleh Bupati Way Kanan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak banjir,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir juga Wakil Bupati Ayu Asalasiyah, Pj Sekda Kabupaten Arie Anthony Thamrin, para Kepala Dinas, Kasatpol PP Irwansyah, Kepala BPBD Way Kanan Sufrianto, Camat Negara Batin Edi Saputra, serta unsur Forkopimcam. (Agus)

Wagub Jihan Nurlela Hadiri Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah MCP Tahun 2025 oleh Ketua KPK-RI Setyo Budiyanto

LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengikuti peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) untuk Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual melalui Zoom yang berlangsung di ruang kerja Wakil Gubernur di Bandarlampung, Rabu (5/3/2025).

Acara ini juga dihadiri oleh Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Elvira Umihani, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah, Slamet Riadi.

Peluncuran Indikator IPKD MCP 2025 ini dipimpin langsung oleh Ketua KPK-RI, Setyo Budiyanto, dan diisi dengan sejumlah pemaparan dari narasumber yang membahas topik terkait pencegahan korupsi.

MCP diselenggarakan oleh KPK melalui Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi, yang merupakan hasil kolaborasi antara KPK, BPKP, dan Kementerian Dalam Negeri. Program ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah agar semakin baik dan mendukung terwujudnya ekosistem pencegahan korupsi di seluruh Indonesia.

Indikator IPKD ini digunakan sebagai alat untuk mengukur efektivitas langkah-langkah pencegahan korupsi yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Beberapa kegiatan yang mendukung MCP KPK 2025 antara lain penetapan proyek strategis daerah, pemenuhan indikator di area pencegahan korupsi, pendataan rencana aksi di setiap area, dan koordinasi yang baik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pemerintah daerah diharapkan menjadikan MCP sebagai alat utama untuk mengidentifikasi risiko korupsi serta meningkatkan transparansi dalam tata kelola pemerintahan dan sistem pengawasan.

Dengan penerapan MCP secara optimal, diharapkan daerah dapat meraih manfaat signifikan, seperti peningkatan akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta memperkuat pengawasan internal.

Keberadaan Phoenix Billiard di Tolak Warga Hadimulyo Timur

LAMPUNG7COM – Metro | Polemik keberadaan Phoenix billiard dan Cafe terus berlanjut, selain melanggar peraturan tentang PBG dan GSG, keberadaan tempat Billiard itu juga di tolak sebagian warga Hadimulyo Timur, Metro Pusat.

Sebagian warga sekitar khawatir akan dampak negatif terhadap generasi muda, sebab, keberadaan Phoenix Billiard dan Cafe berdekatan dengan tempat ibadah.

MD (46), warga Hadimulyo Timur, mengaku awalnya tidak mengetahui pasti rencana pembangunan gedung billiard tersebut.

Bahkan, tidak semua warga sekitar dimintai persetujuan dalam proses pembangunan Phoenix Billiard dan Cafe yang kini sudah beroperasi tersebut.

“Beberapa warga menemui saya secara perorangan, menyampaikan penolakan mereka terhadap keberadaan Phoenix Billiard di dekat tempat ibadah,” kata MD, Rabu (5/3/2025).

“Warga takut tempat ini mengarah pada aktivitas yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan sosial. Selain itu, operasional billiard yang umumnya berlangsung hingga larut malam dinilai bisa mengganggu kenyamanan warga sekitar,” ujar MD.

Lebih lanjut MD menjelaskan, lokasi Phoenix Billiard berdekatan dengan sejumlah tempat ibadah, dimana Masjid terdekat hanya berjarak sekitar 100 meter, kemudian sebuah mushala berada di belakang bangunan dengan jarak 150 meter dan tidak jauh dari sana, Masjid Agung Kota Metro juga menjadi pusat kegiatan keagamaan warga.

“Letaknya sangat dekat dengan tempat ibadah. Ini membuat warga semakin resah karena tidak sesuai dengan karakter lingkungan yang menjunjung nilai-nilai religius,” tutur MD.

Selain aspek kedekatan dengan tempat ibadah, warga juga menyoroti potensi masalah sosial lainnya.

“Kami khawatir ada kemerosotan moral, seperti praktik perjudian atau praktik lain yang menyimpang. Ini bukan hanya soal satu bangunan, tetapi dampaknya bagi generasi mendatang,” imbuh MD.

Penolakan ini tidak hanya datang dari warga sekitar, tetapi juga dari tokoh agama dan masyarakat yang menaruh perhatian terhadap persoalan moral dan sosial di Metro.

Warga berharap pemerintah tidak hanya melihat aspek legalitas formal, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan moral.

“Kami ingin pemerintah lebih berhati-hati dalam memberikan izin agar tidak merusak tatanan sosial yang telah terjaga selama ini,” kata MD.

Seperti diketahui, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Robby K. Saputra, menegaskan bahwa Phoenix Billiard belum memiliki izin lengkap.

Pihaknya telah memberi waktu kepada pengelola untuk melengkapi persyaratan administrasi.

“Kami telah mencapai komitmen dengan pengelola. Jika dalam tujuh hari mereka tidak melengkapi izin, tindakan tegas akan kami ambil,” pungkas Robby.| (Red).