Pj. Gubernur Samsudin Apresiasi Upaya BPKP Cegah Kebocoran Anggaran Sesuai Arahan Presiden Prabowo
BANDAR LAMPUNG — Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, memberikan apresiasi terhadap upaya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan…
Potensi Cuaca Buruk Masih Akan Terjadi Hingga Maret, Polda Lampung Himbau Masyarakat Jaga Lingkungan
LAMPUNG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan musim penghujan masih akan terjadi hingga periode Maret 2025 mendatang. Polda Lampung menghimbau masyarakat untuk tetap waspada.
Himbauan ini dikeluarkan paska peristiwa banjir melanda 7 kabupaten kota di Provinsi Lampung yang terjadi pada Jumat, 17 Januari 2025 lalu.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari mengatakan pihaknya meminta masyarakat untuk sama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sungai ataupun saluran air.
“BMKG menyatakan potensi hujan masih akan terjadi hingga Maret mendatang. Untuk itu peristiwa banjir kemarin menjadi pengingat kita untuk sama-sama menjaga lingkungan,”katanya, Rabu (22/1/2025).
“Masyarakat harus lebih waspada dan ikuti perkembangan terbaru update kondisi cuaca terkini melalui situs ataupun media sosial resmi BMKG. Ini bisa menjadi antisipasi kita bersama dalam menghadapi puncak musim penghujan dan perubahan cuaca yang secara tiba-tiba,” lanjutnya.
Dia menegaskan aparat kepolisian di jajaran Polda Lampung selalu siap memberikan pelayanan ataupun pengaduan terhadap masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami jajaran Polda Lampung memastikan akan selalu siap membantu masyarakat dimana pun berada di wilayah hukum Polda Lampung. Jangan sungkan untuk menghubungi kantor kepolisian terdekat Polres maupun Polsek manakala wilayahnya terdampak banjir,” pungkas Yuni. (Susan)
Danrem 043/Gatam Bersama Forkopimda Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Tanam Jagung Serentak Satu Juta Hektar
LAMPUNG – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah,S.E., M.M, bersama forkopimda Provinsi Lampung dan masyarakat, melaksanakan penanaman jagung satu juta hektar secara serentak, Selasa (21/1/2025) yang berlokasi di areal lahan PTPN I Reg 7 Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.
Danrem 043/Gatam dan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama jajaran mengikuti video telekonferensi yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dari Cibende, Subang, Jawa Barat,
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, S.H., S.I.K., dikesempatan tersebut menyampaikan bahwa, kegiatan yang di laksanakan pada hari ini, merupakan realisasi dalam mendukung program nasional yakni penanaman jagung seluas satu juta hektar di Provinsi Lampung, program ini juga sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan swasembada pangan yang sejalan dengan kebijakan Presiden melalui program Asta Cita guna mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Di Lampung, penanaman dilaksanakan di kawasan PTPN 7 Natar, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Natar, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, swasta, dan kelompok tani.
Usai menyampaikan sambutannya Kapolda Lampung, Danrem 043/Gatam, Dansat Brimob Polda Lampung, Dir Polairud Polda Lampung, Palaksa Lanal Lampung, Kabag Ops Binda Lampung, Ka BNNK Lampung Selatan, Kadis Ops Lanud PM Bunyamin, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Lampung, Region Head PTPN I Reg 7 Tuhu Bangun dan Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung, melaksanakan penanaman jagung jagung serentak satu juta hektar. (Susan)
Pj Gubernur Lampung Apresiasi Bantuan Kementerian Sosial untuk Penanganan Bencana Banjir
Lampung – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, memberikan apresiasi atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh…
Dugaan Korupsi, Kejari Metro Pulbaket Proyek Rigid Beton Jalan Dr. Soetomo
LAMPUNG7COM – Metro | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro sedang melakukan Puldata dan Pulbaket terkait laporan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengerjaan proyek Long Segment peningkatan rekontruksi rigid beton dan pelebaran jalan Dr. Soetomo di Kecamatan Metro Pusat.
Kasi Intel Kejari Metro, Deby Resta Yuda mengatakan, proyek Jalan Dr Soetomo sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
“Dari hasil pengumpulan data dan baket sudah ada beberapa yang kami verifikasi dan klarifikasi dari beberapa pihak. Ini data yang keluar dari Pidsus,” ucap Deby, Selasa (21/1/2025).
Dia menambahkan, meskipun diketahui hasil temuan dari proyek tersebut bernilai fantastis, dirinya tetap menunggu proses full data dan full baket untuk menaikkan status dugaan korupsi tersebut.
“Kita tunggu saja nanti hasil dari Tim Pidsus. Mereka masih bekerja dan mengumpulkan data,” tambahnya.
Sementara, untuk pengembalian kerugian negara akibat proyek tersebut, pihaknya belum mengetahui berapa besar yang sudah dilakukan oleh pihak ketiga.
“Kami belum tau, dia (rekanan red) mau memulangkan apa betul. Masalah memulangkan kami belum dapat info yang sudah dipulangkan. Kami belum dapat informasi akuratnya,” ungkap Deby.
Terkait tenggat waktu, Deby menegaskan akan secepatnya proses laporan di tindak lanjut dan terus mengumpulkan data-data yang akurat.
“Secepatnya, dari tim kami akan bergerak cepat. Sementara yang sudah saya dapat dari Tim Pidsus masih proses pengumpulan data dan full baket,” pungkas Deby.(Red).
Kisah Inspiratif Dani Jaya Putra Meraih Beasiswa LPDP di Monash University
Bandar Lampung – Dani Jaya Putra, S.Pd., alumnus Pendidikan Biologi Universitas Lampung (Unila) angkatan 2014, telah…
Komisi IV DPRD Lamsel, Menilai Penanganan RS Airan Raya Cukup Memuaskan
LAMPUNG SELATAN – Komisi IV DPRD Lampung Selatan memberikan penilaian positif terhadap pelayanan Rumah Sakit Airan…
Prahara WN China Selipkan Duit 500 Ribu ke Imigrasi
Jakarta – Viral sebuah video yang memperlihatkan seorang warga negara China yang menyelipkan uang Rp 500…
Siswi di Solo Lompat ke Sungai Bengawan Solo, Diduga karena Masalah Asmara
SOLO – Seorang siswi warga Kampung Nayu, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah mencoba melakukan…