Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Jelang Ramadhan

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekubang)…

Anggota DPRD Lamsel, Agus Sartono Kunjungi Lokasi Tempat Ibadah Roboh, Minta Pemerintah Berikan Perhatian

LAMPUNG SELATAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, Agus Sartono, mengunjungi lokasi tempat…

OJK Gelar Edukasi di Desa Sinar Banten Bersama Mahasiswa KKN Universitas Lampung

Lampung Tengah – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bekerja sama dengan mahasiswa KKN Universitas Lampung (unila) mengadakan kegiatan edukasi untuk masyarakat Desa Sinar Banten, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di desa tersebut. Acara bertajuk “Sosialisasi Cerdas Finansial: Waspada Pinjaman Online Ilegal dan Ancaman Judi Online” dihadiri oleh sekitar 100 peserta, yang terdiri dari mahasiswa/i, dosen pembimbing, perangkat desa, dan warga setempat.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sinar Banten ini dibuka oleh Bapak Pandu Silaban, S.TP., Camat Kecamatan Bekri, Dr. Maya Riantini, S.P., M.Si., dosen pembimbing lapangan dari Universitas Lampung, serta Kepala Desa Sinar Banten.

Analis Junior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK menyampaikan materi terkait peran kelembagaan OJK, serta pentingnya kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal, investasi ilegal, dan judi online. Selain itu, juga dipaparkan informasi mengenai Indonesia Anti-Scam Center (IASC) sebagai saluran pelaporan tindak pidana penipuan di sektor jasa keuangan yang digagas oleh Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI).

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih layanan keuangan yang aman dan terpercaya. Hal ini diharapkan dapat melindungi masyarakat dari bahaya aktivitas ilegal dan membuat mereka lebih bijak dalam mengelola keuangan, sekaligus meningkatkan literasi keuangan di desa. “Praktik keuangan ilegal dapat merugikan masyarakat, baik secara finansial maupun sosial,” ujar Otto.

Pandu Silaban, Camat Kecamatan Bekri, juga memberikan apresiasi kepada OJK atas kegiatan ini. Ia berharap, dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat lebih memahami risiko yang ditimbulkan oleh pinjaman online ilegal, investasi ilegal, dan judi online. “Semoga dengan inisiatif OJK bersama mahasiswa KKN Universitas Lampung ini, masyarakat lebih waspada dan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak terkait keuangan,” tambahnya.

Mahasiswa KKN Unila Kenalkan Geowisata lewat Peningkatan Fasilitas dan Digitalisasi

LAMPUNG – Dalam upaya mendukung pengembangan wisata lokal, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila)…

Pemprov Lampung Tingkatkan Kualitas Layanan Publik Melalui Upaya Optimalisasi Layanan Pengaduan SP4N LAPOR

LAMPUNG – Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ganjar Jationo, hadir sebagai Pembina pada…

Agus Sartono, Perkuat Ideologi Pancasila untuk Generasi Muda Melalui Sosialisasi IPWK

LAMPUNG SELATAN – Pemerintah terus memperkuat pembinaan ideologi Pancasila untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat, khususnya…

Wall Street Ditutup Melemah Pasca Pengumuman Trump Tentang Tarif Baru dan Data Ekonomi Lemah

BISNIS – Indeks saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat (7/2). Penurunan…

Liga Spanyol: Dihiasi Kartu Merah, Barcelona Menang 4-1 di Markas Sevilla

BOLA – Barcelona meraih kemenangan meyakinkan saat bertandang ke markas Sevilla dalam lanjutan Liga Spanyol 2024/25…

Libya Temukan Hampir 50 Mayat di Dua Kuburan Massal di Gurun Tenggara

Libya – Pihak berwenang Libya telah menemukan hampir 50 mayat yang terkubur di dua kuburan massal…

HPN 2025: Polda Lampung Dukung Pers sebagai Pilar Ketahanan Pangan dan Stabilitas Bangsa

LAMPUNG – Dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-79 tahun 2025 yang mengusung tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa”, Polda Lampung menegaskan pentingnya peran pers dalam membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah, Polri, dan masyarakat.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menekankan bahwa pers memiliki posisi strategis dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara institusi negara dan masyarakat.

“Pers berperan sebagai jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah, Polri, dan masyarakat. Dengan informasi yang akurat dan berimbang, pers dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara,” ujar Helmy, Minggu (9/2/2025).

Selain itu, Kapolda juga mengapresiasi profesionalisme insan pers yang terus berkontribusi dalam menciptakan situasi yang kondusif.

“Kami mendukung penuh kebebasan pers yang bertanggung jawab. Kolaborasi antara Polri dan insan pers sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan, sekaligus mendukung pembangunan nasional,” tambahnya.

Dalam konteks ketahanan pangan, Irjen Pol Helmy Santika menegaskan bahwa pers memiliki peran besar dalam mengedukasi masyarakat.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal produksi dan distribusi, tetapi juga kesadaran kolektif. Pers harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang mendorong masyarakat memahami pentingnya ketahanan pangan bagi kemandirian bangsa,” jelasnya.

Kapolda Lampung juga mengajak insan pers untuk terus bersinergi dengan Polri dalam membangun bangsa yang lebih maju dan berdaya saing.

“Mari kita bersama-sama membangun Indonesia Emas dengan semangat kebersamaan. Pers yang kuat akan melahirkan bangsa yang berdaulat dan dihormati di mata dunia,” pungkasnya.

Peringatan HPN ke-79 ini menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan antara pers, pemerintah, dan Polri dalam menciptakan iklim informasi yang sehat, transparan, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (Susan)