Diskusi Fraksi PKS DPRD Ungkap Tantangan Pemimpin Baru di Lampung
LAMPUNG – Fraksi PKS DPRD Lampung menggelar diskusi bertajuk “Menyambut Kepemimpinan Baru Lampung 2025-2030” pada Senin (10/2/2025).
Dalam forum ini, Prof. Marselina, Guru Besar Ilmu Ekonomi Pembangunan Universitas Lampung (Unila) menyoroti sejumlah tantangan utama yang harus dihadapi pemimpin Lampung ke depan, mulai dari ketimpangan ekonomi, pengangguran, hingga inflasi yang berpotensi menghambat kesejahteraan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Prof. Marselina menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Lampung masih menghadapi sejumlah hambatan. Meskipun sebelum pandemi sempat mencapai 5,6%, kini pertumbuhan masih tertahan di bawah angka tersebut. Ketimpangan ekonomi juga semakin melebar antara kabupaten dengan PDRB tinggi, seperti Lampung Tengah dan Bandar Lampung, dengan daerah lainnya.
Selain itu, inflasi yang meningkat akibat kenaikan harga bahan pokok, seperti bawang merah dan telur, menjadi beban bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Kondisi ini diperburuk dengan angka pengangguran terbuka yang masih tinggi, yang jika dibiarkan berisiko meningkatkan kriminalitas di daerah perkotaan.
“Jika tingkat pengangguran terbuka terus berada di angka 4% atau lebih, kita bisa menghadapi krisis sosial-ekonomi yang lebih dalam. Pendidikan tinggi tanpa diiringi penciptaan lapangan kerja hanya akan memperburuk angka pengangguran dan kriminalitas,” kata Prof. Marselina.
Selain menyoroti tantangan, Prof. Marselina juga menekankan perlunya strategi pembangunan yang lebih terencana. Ia mengingatkan agar kebijakan investasi tidak hanya berfokus pada angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat.
“Banyak investasi yang dilakukan tanpa rencana strategis yang jelas. Kita perlu memastikan bahwa investasi yang masuk benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar proyek infrastruktur tanpa hasil konkret bagi ekonomi lokal,” tegasnya.
Sebagai solusi, Prof. Marselina merekomendasikan tiga langkah strategis yakni
- Pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga untuk meningkatkan kemandirian masyarakat
- Optimalisasi sektor pariwisata melalui pendekatan Experience Economics, yang menitikberatkan pada pengalaman unik bagi wisatawan agar Lampung semakin kompetitif sebagai destinasi wisata
- Efektivitas belanja modal dan penguatan sektor strategis, seperti transportasi dan pergudangan, yang terbukti berkontribusi besar terhadap PDRB Lampung.
Diskusi ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pemimpin Lampung periode 2025-2030 dalam merancang kebijakan yang lebih berorientasi pada pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain jajaran Fraksi PKS DPRD Lampung, hadir pula sebagai peserta yakni Ketua Bidang DPW diantaranya Ketua Bidang Polhukam dan Ketua Bidang Ekuintek LH serta Ketua-Ketua Fraksi PKS Kabupaten/Kota se Lampung.
Selain itu Ketua DPW PKS Lampung didapuk sebagai Keynote Speaker pada acara yang dihelat di Kantor DPRD Provinsi Lampung tersebut.
Program Cek Kesehatan Gratis, Ini Kata Anggota DPRD Lampung
Lampung – Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) atau Medical Check-up gratis sebagai hadiah ulang tahun masyarakat dari pemerintah. Program ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 10 Februari 2025, termasuk di Lampung.
Menanggapi ini, Wakil Ketua I DPRD Lampung Kostiana, mendukung langkah pemerintah yang bertujuan mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat melalui program cek kesehatan gratis.
“Cek kesehatan gratis di saat ulang tahun itu merupakan program yang sangat baik. Terlebih untuk masyarakat kita dikelas menengah ke bawah, pasti akan merasakan manfaatnya,” jelas Kostiana saat diwawancarai, Kamis (13/02).
Menurut Kostiana, kegiatan medical check-up membutuhkan biaya terlebih dalam BPJS tidak ada pelayanan cek kesehatan. Oleh karena itu program ini berdampak langsung kepada masyarakat.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan Lampung itu berharap, melalui program ini masyarakat bisa mendeteksi sejak dini kondisi kesehatan dan jenis-jenis penyakit yang mungkin dialami oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan kedepan masyarakat sudah bisa mendeteksi penyakitnya sejak dini, sehingga menunjang kesehatan masyarakat,” kata dia.
Ia menilai, program ini sudah menjangkau semua lapisan masyarakat dan disambut dengan antusias.
“Pasti Puskesmas dan Dinkes melakukan sosialisasi. Terlebih sosmed hari ini membuat masyarakat lebih mudah mengetahui informasi nya,” pungkasnya.
Potong Tumpeng, PWI Kota Metro Peringati HUT ke-79 Teguhkan Komitmen Jurnalisme Berkualitas
LAMPUNG7COM – Metro | Dengan ditandai prosesi pemotongan tumpeng, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro memperingati hari jadinya yang ke-79, di Sekretariat PWI Kota Metro, Senin, (10/2/2025).
Perayaan ini menjadi momentum bagi organisasi wartawan tertua di Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmennya dalam menjaga independensi dan profesionalisme pers, terutama di tengah tantangan industri media yang semakin dinamis.
Dikatakan Rino Panduwinata, Ketua PWI Kota Metro, dalam sambutannya menekankan bahwa pentingnya peran wartawan dalam menjaga pilar demokrasi.
Menurutnya, ulang tahun kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang dunia jurnalistik di Indonesia.
“Pers adalah pilar demokrasi yang harus terus dijaga. Mari kita jadikan ulang tahun ini sebagai momentum untuk memperkuat integritas dan kualitas jurnalistik di Indonesia, khususnya di Bumi Sai Wawai,” ujar Rino.
Peringatan ulang tahun PWI juga bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Momen ini menjadi pengingat bahwa insan pers dihadapkan pada tantangan besar, terutama dalam menghadapi arus informasi yang semakin cepat di era digital.
“Di era digital ini, tantangan semakin besar, tetapi ini juga menjadi peluang bagi insan pers untuk semakin kreatif dan inovatif dalam menyampaikan informasi yang mendidik dan mencerahkan,” ucap Rino.
Ia menegaskan bahwa wartawan di Kota Metro harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengorbankan prinsip dasar jurnalistik, yakni akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab dalam menyajikan informasi kepada publik.
Sebagai bentuk rasa syukur, perayaan ulang tahun PWI Kota Metro diisi dengan doa bersama yang dihadiri oleh seluruh anggota organisasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng, yang menjadi simbol kebersamaan dan harapan agar PWI semakin solid dalam menjalankan tugasnya sebagai pilar keempat demokrasi.
Dengan bertambahnya usia, PWI Kota Metro diharapkan semakin kokoh dalam mengawal kebebasan pers serta terus berkontribusi bagi kemajuan dunia jurnalistik di Indonesia. | (Red).
Peluncuran Buku “Terjebak di Puncak”, Kisah Inspiratif di Balik Kepemimpinan Pj. Gubernur Lampung
Bandar Lampung – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung meluncurkan buku berjudul “Terjebak di Puncak: Catatan 244…
Samsul: Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Perkuat Rasa Nasionalisme
LAMPUNG SELATAN – Dalam upaya memperkuat rasa nasionalisme dan membangun kesadaran berbangsa. Anggota Komisi I DPRD…
IWAPI Lampung Gelar Makan Bergizi Gratis Serentak Dukung Program Pemerintah
Bandar Lampung – Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Provinsi Lampung, bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) IWAPI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, melaksanakan kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) serentak dengan membagikan makanan sehat ke sejumlah sekolah di Bandarlampung dan kabupaten/kota lainnya. Kegiatan ini digelar pada Senin, 10 Februari 2025.
Maryani, S.H., M.M., selaku Ketua Panitia Kegiatan MBG serentak IWAPI Lampung, menyampaikan bahwa acara ini adalah rangkaian perayaan HUT IWAPI ke-50. “Selain mendukung program pemerintah, pembagian makanan bergizi gratis untuk anak-anak ini juga merupakan bagian dari rangkaian HUT IWAPI ke-50,” ujarnya.
Ketua Umum DPD IWAPI Lampung, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie AS, S.P., M.M. (Bunda Reny), menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memastikan pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak Indonesia. Kegiatan pembagian paket makanan bergizi ini dilakukan serentak di 15 kabupaten/kota di seluruh Provinsi Lampung.
“Saya berharap program MBG ini dapat diterapkan lebih luas, sehingga setiap anak mendapatkan manfaat yang sama dalam hal pemenuhan gizi untuk mendukung perkembangan fisik dan intelektual mereka,” kata Bunda Reny, yang juga menjabat sebagai Rektor UMITRA dan Koordinator Global Surya Islamic School.
Bunda Reny juga menekankan bahwa IWAPI, sebagai organisasi wanita besar, memiliki peranan penting dalam mendukung program-program pemerintah, dan ia berharap melalui program ini, masalah stunting akibat kekurangan gizi pada anak Indonesia dapat diminimalisir, serta dapat terwujud generasi Indonesia Emas.
“Program MBG ini sangat baik untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa yang mendukung proses belajar mereka di sekolah,” tambahnya.
Kepala SDN 1 Sepang Jaya, Rina Anggraini, M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada IWAPI Lampung atas kontribusinya dalam membagikan makanan sehat kepada anak-anak. “Selamat ulang tahun untuk IWAPI Lampung dan terima kasih telah berbagi makanan sehat untuk anak-anak kami,” pungkasnya.
BNNK Lampung Selatan Gelar Sosialisasi Gelora Anti Bahaya Narkoba di Sekolah
Lampung Selatan – Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat, S.E., M.M., menjadi pembina upacara di SMK Negeri 2 Kalianda sekaligus mensosialisasikan program #KITA BENAR (Keluarga Inti Titik Awal Bersih Narkoba). Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 10 Februari 2025, di sekolah tersebut.
Dalam rangkaian kegiatan Gelora Anti Bahaya Narkoba, AKBP Rahmad Hidayat menyampaikan pentingnya peran serta siswa dalam pencegahan, pemberantasan, dan penyalahgunaan narkoba, yang dimulai dari lingkungan keluarga. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan pesan kepada para siswa agar bersama-sama menjaga diri dari bahaya narkoba dan mengawasi lingkungan sekitar.
Sebagai pembina upacara, AKBP Rahmad Hidayat mengingatkan para siswa SMK Negeri 2 Kalianda untuk memahami bahaya narkoba dan pentingnya keterlibatan mereka dalam upaya P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba). Ia menekankan bahwa keluarga inti adalah titik awal dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Siswa-siswi SMK Negeri 2 Kalianda yang saya banggakan, kalian adalah generasi penerus bangsa, generasi emas 2045. Jaga diri dari pengaruh negatif dan hindari bahaya peredaran gelap narkoba,” tegasnya.
Selain itu, AKBP Rahmad Hidayat juga mengimbau agar siswa lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal mereka. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan sekolah yang Bersinar (Bersih Narkoba).
“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan tubuh, tetapi juga masa depan kita. Gunakan kesempatan yang ada untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Kepala BNNK Lampung Selatan juga mengajak pemerintah daerah, forkopimda, stakeholder, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkoba. Peran aktif dalam mengawasi lingkungan keluarga, tempat tinggal, dan sekolah sangat penting untuk mencegah narkoba merusak generasi muda.
Di akhir acara, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BNNK Lampung Selatan dan SMKN 2 Kalianda sebagai bentuk dukungan terhadap program P4GN. Selain di SMK Negeri 2 Kalianda, para PJU BNNK Lampung Selatan juga bertugas sebagai Inspektur Upacara di SMAN 1 Kalianda dan SMPN 1 Penengahan.
Operasi Keselamatan Krakatau 2025, Danrem 043/Gatam Berharap Kesadaran dan Disiplin Masyarakat Provinsi Lampung Dapat Meningkat
Lampung – bertempat di lapangan upacara Mapolda Lampung, Jl. Terusan Ryacudu, Way Hui, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2025. Senin (10/02/2025),
Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, dari tanggal 10 Februari hingga 23 Februari 2025, dengan tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Cita”. Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh Wakapolda Lampung, Kajati Provinsi Lampung, Kadishub Provinsi Lampung, Dansat Brimob Polda Lampung, Kasi Intel Kasrem 043/Gatam, Wadan Denpom II/3 Lampung, Dandenpomal, serta PJU Polda Lampung.
Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menekankan pentingnya apel gelar pasukan ini sebagai bentuk komitmen untuk mengecek kesiapan personil dan sarana prasarana. Ia juga menggarisbawahi perlunya keterlibatan semua pihak termasuk TNI, stakeholder terkait, dan mitra Kamtibmas dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib selama pelaksanaan operasi.
“Permasalahan di bidang lalu lintas sangat kompleks dan memerlukan perhatian serta kerjasama dari berbagai pihak. Ini penting untuk menciptakan sistem lalu lintas yang lebih aman dan efisien,” tuturnya.
Kapolda juga mengingatkan kepada seluruh personil yang bertugas untuk terus meningkatkan soliditas dan identitas dalam pelaksanaan tugas. “Keberhasilan operasi ini merupakan tanggung jawab kita semua. Utamakan faktor keamanan dan keselamatan, jaga sikap, tutur kata, serta perilaku yang sopan,” tegasnya.
Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., berharap apel gelar pasukan ini dapat meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat Provinsi Lampung. “Saya berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat demi menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib,” ujarnya.
Brigjen Rikas juga menekankan pentingnya persiapan sarana dan prasarana bagi personel yang akan melaksanakan tugas. “Jaga sikap dan utamakan faktor keselamatan serta tetap jaga soliditas,” tegasnya. (Susan)