Sudutfakta.com Lampung Tengah — Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah menunjukkan keseriusannya dalam mengawal pengejawantahan program Asta…
Kategori: Lampung Tengah
Satu Tahun Kepemimpinan Ardito–Komang, PGK Lampung Tengah Soroti Minimnya Program Nyata
Sudutfakta.com Lampung Tengah — Satu tahun pemerintahan Ardito–Komang memimpin Kabupaten Lampung Tengah dengan jargon Beguwai Jejamo…
Pabrik Tapioka di Lampung Tengah Terbakar, Api Masih Menyisakan Asap, Produksi Lumpuh Total
Sudutfakta.com Lampung Tengah — Sehari pascakebakaran hebat, kondisi pabrik pengolahan singkong/tapioka milik PT Sinar Pematang Mulia…
Dugaan Korupsi Penerimaan Honorer Kota Metro Masih Menjadi Misteri, Ketua PGK Lamteng : Segera Tetapkan Tersangka Sekda Welly
Lampung Tengah – ]Sudutfakta.com Dugaan kasus korupsi terhadap kasus penerimaan ratusan honorer di kota metro yang…
KPK Panggil 10 Saksi Kasus Suap Proyek Pemkab Lampung Tengah, Bupati Ardito Diduga Terima Rp5,75 Miliar
Jakarta —]Sudutfakta.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut dugaan suap dan gratifikasi proyek di lingkungan Pemerintah…
Iuran Komite T. A 2025 MAN 1 Poncowati Lamteng Tidak Transparan Kepada Wali Murid, Jumlahnya Mencapai Miliaran Rupiah
Lampung tengah -]Sudutfakta.com Iuran komite tagun anggaran 2025 Madrasah aliyah negeri (MAN) satu Poncowati lampung tengah…
KPK Kembali Sambangi Lampung Tengah, Sinyal Pengusutan Kasus Korupsi Belum Usai
Lampung Tengah — ]Sudutfakta.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Kabupaten Lampung Tengah. Kehadiran lembaga antirasuah…
Rumah Kepala Kampung di Lampung Tengah Dibakar Massa Usai Insiden Penikaman Maut
Lampung Tengah – Kerusuhan terjadi di Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, menyusul…
Adik Ipar Bupati Jadi Calon Kuat Sekda Lamteng, Pansel Diminta Hindari Nepotisme
Lampung Tengah – Nama Welly Adi Wantra, S.STP., M.M., Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Metro, muncul sebagai calon kuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah.
Welly Adi Wantra, yang juga merupakan adik ipar dari Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, memperoleh nilai tertinggi dalam seleksi administrasi dan rekam jejak untuk jabatan Sekda. Dalam seleksi kompetensi yang berlangsung pada 6–7 Mei 2025 di gedung TNCC Mabes Polri Jakarta, Welly Adi Wantra memperoleh nilai 90 poin, unggul signifikan dibandingkan peserta lainnya.
Namun, keunggulan Welly Adi Wantra dalam seleksi ini memunculkan perhatian publik terkait potensi nepotisme. Romli, Ketua Dewan Pimpinan Pusat LSM Pematank Indonesia, menyatakan keprihatinannya atas adanya calon yang merupakan kerabat dekat Bupati. Ia menekankan pentingnya seleksi yang adil dan transparan untuk mencegah praktik nepotisme dalam pemerintahan.
Romli berharap panitia seleksi dapat mempertimbangkan aspek objektivitas dan integritas dalam menentukan calon Sekda, demi memastikan pemerintahan yang bersih dan profesional di Kabupaten Lampung Tengah.
Sementara itu, Bupati Ardito Wijaya belum memberikan komentar resmi terkait proses seleksi Sekda ini.
SMK Ma’arif Kalirejo Digugat LP Ma’arif Kalirejo Lampung Tengah atas Dugaan Perubahan Yayasan Tanpa Izin
Lampung Tengah – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Kalirejo Lampung Tengah resmi menggugat SMK Ma’arif Kalirejo ke pengadilan atas dugaan perbuatan melawan hukum. Gugatan ini diajukan karena adanya perubahan status yayasan sekolah yang semula berada di bawah naungan LP Ma’arif NU menjadi yayasan pribadi bernama Yayasan Sekolah Menengah Kejuruan Ma’arif Kalirejo tanpa prosedur hukum yang sah. Selasa (18/2/25)
Perubahan kepemilikan yayasan ini mulai berlaku sejak 22 April 2022. LP Ma’arif Kalirejo menilai langkah ini sebagai pelanggaran terhadap hak kepemilikan dan pengelolaan sekolah yang sebelumnya bernaung di bawah LP Ma’arif NU. Menurut pihak LP Ma’arif, sebagai bagian dari jaringan pendidikan NU, pengelolaan sekolah seharusnya tetap berada di bawah struktur organisasi yang telah ditetapkan dan tidak dialihkan kepada pihak pribadi tanpa melalui prosedur hukum yang berlaku.
SMK Ma’arif 1 Kalirejo memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan di Lampung Tengah. Berdiri berdasarkan SK Izin Operasional Nomor 9550/I.12.B1/U/1998 pada 29 Juni 1998, sekolah ini awalnya bernama SMK Islam Ma’arif Kalirejo. Saat itu, di Kecamatan Kalirejo terdapat dua sekolah SMK Ma’arif, yaitu SMK Ma’arif Sendangagung dan SMK Islam Ma’arif Kalirejo. Seiring dengan pemekaran wilayah menjadi dua kecamatan, yakni Kecamatan Kalirejo dan Kecamatan Sendangagung, nama SMK Islam Ma’arif Kalirejo diubah menjadi SMK Ma’arif 1 Kalirejo hingga saat ini.
Selama 1998 hingga 2022, SMK Ma’arif 1 Kalirejo berada di bawah pengelolaan LP Ma’arif NU Kecamatan Kalirejo. Namun, pada 22 April 2022, terjadi perubahan kepemilikan yayasan. Yayasan yang sebelumnya dikelola oleh LP Ma’arif diambil alih oleh Asep Satriana, yang kini menjabat sebagai ketua yayasan baru, bersama dengan tiga individu lainnya, yaitu Candra Wijaya Kusuma, Diki Bahrul Alam, dan Vivi Lutfatul Isnaini. Sejak saat itu, sekolah dikelola oleh Yayasan Sekolah Menengah Kejuruan Ma’arif Kalirejo, yang tidak lagi berafiliasi dengan LP Ma’arif NU.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMK Ma’arif Kalirejo maupun pengelola yayasan yang baru belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan yang diajukan. Jika tuduhan ini terbukti, maka perubahan status yayasan ini dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum, yang berimplikasi pada status kepemilikan dan pengelolaan sekolah. Proses hukum ini akan menjadi perhatian publik, terutama bagi para siswa, guru, dan pihak terkait yang terdampak oleh perubahan kepemilikan yayasan ini. [Rls]