Dede Yusuf soal Polemik Private Jet KPU: Kalau untuk Angkut Orang, Zoom Saja

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar…

Women’s Championship akan Ganti Nama Jadi WSL 2

Women’s Championship, yang merupakan Divisi 2 Liga Inggris Wanita, akan berganti nama menjadi Women’s Super League…

Rayakan Waisak 2025, PLN UID Lampung Pastikan Pasokan Listrik Aman di Vihara-Vihara Utama

Bandar Lampung — Dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2569 BE yang jatuh pada 12–13 Mei 2025, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menetapkan masa Siaga Kelistrikan untuk memastikan keandalan pasokan listrik di seluruh lokasi ibadah umat Buddha. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah kunjungan langsung General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, ke Vihara Amurwa Bhumi Graha — salah satu vihara terbesar di Kota Bandar Lampung — pada Senin (12/5).

Vihara tersebut menjadi salah satu dari 19 vihara yang masuk dalam daftar prioritas pengamanan kelistrikan PLN UID Lampung. Total ada 21 titik siaga kelistrikan yang tersebar di empat wilayah kerja, yakni PLN UP3 Tanjungkarang, Metro, Kotabumi, dan Pringsewu.

Untuk mendukung kelancaran ibadah Waisak, PLN menyiagakan sebanyak 904 personel, terdiri dari pegawai serta petugas teknik, termasuk 21 personel PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan). Selain itu, PLN juga mendirikan 79 posko siaga, lengkap dengan berbagai perlengkapan penunjang seperti 5 unit UPS, 17 genset, 33 Unit Gardu Bergerak (UGB), dan 2 Unit Kabel Bergerak (UKB). Mobilitas tim lapangan juga didukung oleh 42 mobil operasional dan 27 motor layanan cepat.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa kehadiran PLN tidak hanya sebatas penyedia layanan kelistrikan, tetapi juga sebagai bagian dari dukungan terhadap kehidupan beragama yang harmonis.

“PLN ingin memastikan umat Buddha di Lampung dapat merayakan Waisak dengan penuh kenyamanan, tanpa gangguan listrik. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga toleransi dan keharmonisan antarumat beragama,” ujar Rizky.

Bertepatan dengan libur panjang Waisak, PLN UID Lampung juga menyiapkan infrastruktur kendaraan listrik dengan mengoperasikan 57 unit SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di 35 titik strategis di seluruh Provinsi Lampung, mencakup area tol dan non-tol.

Sementara itu, Pemimpin Vihara Amurwa Bhumi Graha, Suhu Riki, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan PLN. Menurutnya, kehadiran PLN di momen penting ini menunjukkan kepedulian yang lebih dari sekadar urusan teknis.

“Kami merasa sangat dihargai. Kehadiran PLN bukan hanya menjaga kelistrikan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap keberagaman dan rasa saling menghormati. Ini membuat perayaan Waisak kami semakin bermakna,” tutur Suhu Riki.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123. Dengan persiapan teknis dan personel yang matang, PLN optimistis perayaan Waisak 2025 akan berlangsung aman, lancar, dan penuh ketenangan bagi seluruh umat Buddha di Lampung.

HMI Bandar Lampung Puji Kinerja Kapolresta: Penanganan Kriminalitas dan Pendekatan Humanis Jadi Sorotan

Bandar Lampung – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung memberikan apresiasi terhadap kinerja Kapolresta Bandar Lampung atas upayanya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung, Tohir Bahnan Al-Fatih, menyampaikan bahwa selama enam bulan terakhir, jajaran Polresta telah menunjukkan kinerja yang terstruktur, berdampak, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurut Tohir, keberhasilan Polresta tidak hanya terlihat dari angka kriminalitas yang menurun, tetapi juga dari pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas.

“Kami mencermati adanya pendekatan yang lebih humanis dan responsif dari pihak kepolisian. Ini menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” ungkapnya.

Data menunjukkan bahwa sejak Oktober 2024 hingga Maret 2025, terjadi penurunan angka kejahatan sebesar 23 persen di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung dibandingkan periode sebelumnya. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), misalnya, menurun dari 217 kasus menjadi 164. Di sisi lain, pengungkapan kasus narkoba juga mengalami peningkatan, dengan total 43 kasus berhasil diungkap, termasuk penyitaan 5,6 kilogram sabu, 2.000 butir ekstasi, dan ratusan gram ganja.

Tak hanya fokus pada penindakan, Polresta juga aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat melalui program-program seperti Polisi Sahabat Pelajar dan Jumat Curhat. Inisiatif ini berhasil menjangkau lebih dari 1.200 pelajar dan warga dalam kegiatan edukasi hukum dan sosial. Selain itu, kecepatan respons terhadap laporan masyarakat mengalami peningkatan signifikan, dengan efisiensi waktu layanan darurat 112 yang tercatat meningkat hingga 35 persen.

Tohir menambahkan bahwa apresiasi ini adalah bentuk dukungan moral dari mahasiswa kepada institusi kepolisian agar terus menjaga profesionalitas dan integritas dalam memberikan pelayanan yang adil dan transparan.

“Ini adalah bentuk dukungan sekaligus pengingat agar Polresta terus hadir sebagai pelindung masyarakat dengan orientasi pada kepentingan rakyat. Kami di HMI siap menjadi mitra kritis yang konstruktif,” ujarnya.

HMI Cabang Bandar Lampung juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, untuk memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian demi menciptakan Bandar Lampung yang aman, tertib, dan bermartabat.

PLN dan PT Angel Yeast Budi Indonesia Sepakat Teken MoU, Siap Pasok Listrik 16 MVA untuk Pabrik Bioteknologi

Lampung — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus berkomitmen mendukung pertumbuhan sektor industri melalui penyediaan pasokan listrik yang handal dan berkelanjutan. Hal tersebut terwujud melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PLN UID Lampung dengan PT Angel Yeast Budi Indonesia mengenai pasokan kapasitas daya listrik sebesar 16.000.000 Volt Ampere (VA) atau setara dengan 16 Mega Volt Ampere (MVA). Kapasitas listrik ini akan digunakan oleh PT Angel Yeast Budi Indonesia, produsen bioteknologi global asal Tiongkok, untuk mendukung operasional pabrik produksi ragi dan produk turunannya.

Penandatanganan MoU berlangsung di kantor PLN UID Lampung dan dihadiri oleh General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, bersama Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Lampung, Wira Bhakti Darma, serta Manager PLN UP3 Metro, M. Burhanuddin Muflihul Hasan. Sementara itu, PT Angel Yeast diwakili oleh Ketua Dewan Direksi, Chenhongquan, dan Kepala Departemen Umum, Yao Kaiwen.

Rizky Mochamad, General Manager PLN UID Lampung, menegaskan komitmen PLN untuk terus menyediakan layanan kelistrikan terbaik, terutama bagi sektor industri yang berperan strategis. “Dukungan PLN terhadap PT Angel Yeast merupakan langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan investasi serta penguatan ekonomi di Lampung,” ujar Rizky.

Dia juga menjelaskan bahwa MoU ini menjadi bagian dari upaya PLN mendukung industri berbasis teknologi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan pasokan listrik sebesar 16 MVA, PT Angel Yeast dapat mengoperasikan fasilitas produksinya secara maksimal dan efisien.

Sementara itu, Wira Bhakti Darma, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Lampung, menambahkan bahwa melalui MoU ini, PLN juga berperan dalam memperkuat hilirisasi industri berbasis pertanian, serta meningkatkan ketahanan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

“PLN memastikan setiap langkah elektrifikasi industri dapat berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan dan pelayanan yang prima,” tutup Wira.

Bandar Lampung Siap Jalankan Program Sekolah Rakyat, Fokus Bantu Anak Miskin

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri kegiatan kunjungan kerja Menteri Sosial RI, Drs. H. Saifullah Yusuf, dalam rangka peninjauan langsung calon siswa program Sekolah Rakyat yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial. Kegiatan ini berlangsung di Gang Turunan, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, pada Senin (12/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk mendukung penuh pelaksanaan Sekolah Rakyat, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Untuk anak-anak tidak mampu di Bandar Lampung, tentu kita usulkan semuanya ke Kementerian Sosial. Keputusan tetap di tangan pemerintah pusat, namun kami siap mendukung dan menjalin kolaborasi dengan semua pihak,” ujar Eva.

Program Sekolah Rakyat dijadwalkan akan mulai berjalan pada Juli 2025, dengan kapasitas hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Seluruh siswa akan menjalani tahap matrikulasi dan orientasi sebelum memulai pembelajaran formal yang mengacu pada kurikulum dari Kementerian Pendidikan. Program ini juga memberikan perhatian khusus pada penguasaan bahasa Inggris, bahasa Arab, serta pendidikan karakter.

Eva Dwiana menjelaskan bahwa seluruh arahan dari Kementerian Sosial terkait pendataan calon siswa miskin dan miskin ekstrem telah dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah kota.

“Kami ingin sebanyak mungkin anak-anak yang layak mendapatkan kesempatan ini. Insya Allah dengan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota, kita bisa menjangkau lebih luas,” tambahnya.

Melalui dukungan lintas sektor dan keterlibatan aktif pemerintah daerah, diharapkan Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi konkret dalam menghadirkan akses pendidikan yang layak bagi seluruh anak bangsa, tanpa terkecuali latar belakang ekonomi mereka.

Perkuat Pemahaman Energi Nasional, Teknik Geofisika Unila Gelar Seminar Eksplorasi SDA

Lampung – Program Studi (Prodi) Teknik Geofisika menyelenggarakan Seminar Kuliah Lapangan sebagai bagian integral dari rangkaian…

Kapolres Metro Pastikan Pengamanan Perayaan Hari Waisak Umat Buddha di Vihara Budha Darma Diva

Metro | Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan, turun langsung melakukan pengecekan dan kontrol pengamanan untuk memastikan perayaan Hari Raya Waisak 2025 berjalan aman dan khidmat, di Vihara Budha Darma Diva, Jl. Terong, Metro Timur, Senin (12/5/2025).

Kehadiran Kapolres didampingi oleh PJU ( Pejabat Utama) Polres Metro untuk memantau langsung situasi keamanan serta memberi rasa aman kepada umat Buddha yang tengah melangsungkan ibadah perayaan Waisak.

“Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Metro dalam menjaga toleransi dan memberikan jaminan keamanan kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Buddha yang sedang merayakan Hari Raya Waisak,” ujar AKBP Hangga.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah menerjunkan puluhan personel di sejumlah titik strategis, termasuk di sekitar lokasi vihara, untuk memastikan lalu lintas tetap lancar serta mencegah potensi gangguan keamanan.
Perayaan Waisak di Vihara Budha Darma Diva berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh ratusan umat Buddha Kota Metro dan sekitarnya

“Kami mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan yang telah hadir dan menjaga jalannya perayaan ini. Kehadiran mereka memberikan rasa damai dan nyaman bagi umat,” ujar salah satu pengurus vihara.

Polres Metro berharap melalui pengamanan ini, seluruh umat beragama di Kota Metro dapat merayakan hari besar keagamaan mereka dengan penuh kedamaian, kekhusyukan sejalan dengan semangat toleransi yang terus dijaga bersama.| (Rio).

Dukung Swasembada Pangan, Bupati Parosil Salurkan Bantuan Alat Pertanian Untuk Kelompok Tani di BNS

Lampung Barat – Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus, kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan petani…

Polresta Bandar Lampung Tangkap 122 Orang dalam Operasi Pekat Krakatau 2025

Bandar Lampung – Sebanyak 122 orang diamankan Polresta Bandar Lampung selama pelaksanaan Operasi Pekat Krakatau 2025, yang digelar dari 1 hingga 12 Mei. Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat di seluruh wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.

Sasaran utama dalam operasi ini meliputi praktik premanisme, pengatur lalu lintas liar (Pak Ogah), serta aktivitas masyarakat yang dianggap meresahkan ketertiban umum.

“Selama operasi ini, kami telah mengamankan 122 orang terkait penyakit masyarakat di seluruh wilayah hukum Polresta Bandar Lampung,” ujar Kabag Ops Polresta Bandar Lampung, Kompol Talen Hapis, pada Senin (12/5/2025).

Dalam razia yang digelar pada hari terakhir operasi, polisi mengamankan 14 orang yang berperan sebagai Pak Ogah di sejumlah titik rawan kemacetan, seperti Jalan Teuku Umar, Jalan Pagar Alam, Jalan Antasari, hingga kawasan Bypass.

Setelah diamankan, mereka langsung dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi akan mendalami apakah para pelaku bertindak secara mandiri atau merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar.

“Kami akan mendalami peran masing-masing, apakah ada unsur pidana. Jika terbukti melanggar hukum, tentu akan kami proses sesuai ketentuan. Namun bila tidak, mereka akan kami pulangkan ke keluarga masing-masing,” jelas Kompol Talen.

Polresta Bandar Lampung menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah kota tersebut. (*)