Pemerintah Kota Metro Sambut Ramadan 1446 H Dengan Syiar Ramadan di Masjid Taqwa

LAMPUNG7COM – Metro | Bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M disambut meriah oleh Pemerintah Kota Metro dengan dibukannya kegiatan Syiar Ramadan di Masjid Taqwa Kota Metro, Selasa (11/3/2025).

Acara yang dihadiri ratusan jamaah ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Metro, PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), GOW (Gerakan Organisasi Wanita), BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim), dan Majelis Masjid Taqwa.

Pengajian dimulai pukul 08.00 WIB menghadirkan Buya Zakaria sebagai pemateri membawa suasana khidmat menyelimuti acara sejak awal hingga akhir dan para jamaah yang turut aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab.

Sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, dalam sambutannya menyampaikan pesan penting tentang keutamaan bulan Ramadan dimana setiap amal baik yang dilakukan di bulan Ramadan akan dilipat gandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh umat Muslim untuk meningkatkan ketaqwaan dan memperbanyak amal saleh, seperti mengikuti pengajian dan berbagi kepada sesama.

“Kegiatan Syiar Ramadhan ini, yang meliputi pengajian, pembagian takjil, pasar murah, dan bazaar pakaian layak pakai juga diharapkan dapat menjadi momen berharga untuk memperkuat semangat gotong-royong dan kepedulian sosial,” ujar Bangkit Haryo Utomo.

Bangkit juga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa empati dan berbagi, terutama kepada mereka yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Metro, Ny. Eni Bambang, turut menyampaikan bahwa kegiatan Pengajian Syiar Ramadan tidak hanya bertujuan meningkatkan ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarjamaah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dan juga meningkatkan pemahaman beragama melalui kajian ini, serta menyemarakkan bulan ramadan dan menyempurnakan amal sholeh dan mempererat tali silaturahmi sesama kaum muslim,” ujar Eni Bambang.| (Red).

Parosil Mabsus Menanggapi Kekhawatiran Masyarakat BNS Tentang Penurunan dari Wilayah TNBBS

LAMBAR – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, memberikan klarifikasi mengenai kekhawatiran masyarakat Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS) terkait rencana penurunan warga yang berkebun di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Beberapa waktu lalu, masyarakat Lampung Barat sempat dihadapkan pada masalah konflik dengan satwa liar seperti Harimau dan Gajah, yang memicu isu terkait kemungkinan penurunan masyarakat yang berkebun di wilayah TNBBS.

Parosil Mabsus menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada surat tembusan atau pemberitahuan resmi dari pihak TNBBS kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengenai program penurunan masyarakat yang tinggal dan berkebun di kawasan TNBBS.

“Beberapa waktu lalu, saya mengumpulkan pihak Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan instansi terkait untuk membahas persiapan menjelang Lebaran, inflasi harga, serta penanganan konflik dengan satwa liar. Salah satu dampaknya adalah isu penurunan masyarakat yang berkebun akibat konflik dengan Harimau dan Gajah,” jelas Parosil.

Pakcik (sapaan akrab Bupati Lampung Barat) menambahkan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Barat sudah menanyakan langsung kepada TNBBS terkait rencana penurunan masyarakat Suoh dan BNS. Namun, pihak TNBBS mengonfirmasi bahwa belum ada program semacam itu, karena keputusan tersebut berada di tangan TNBBS.

“Sudah saya tanyakan kepada pihak TNBBS apakah ada program terkait penurunan masyarakat Suoh dan BNS yang berkebun di kawasan TNBBS akibat konflik dengan satwa liar, dan jawabannya adalah belum ada. Yang berhak memutuskan penurunan adalah pihak TNBBS,” kata Pakcik.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Parosil Mabsus dalam sambutannya saat Kunjungan Kerja (Kunker) di Pekon Bumi Hamtatai, Kecamatan BNS, pada Selasa, 11 Maret 2025.

Pakcik menegaskan bahwa masyarakat Suoh dan BNS yang berkebun di wilayah TNBBS tidak perlu khawatir atau merasa gelisah tentang penurunan tersebut. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat yang berada di daerah yang rawan konflik dengan satwa liar Harimau dan Gajah untuk meninggalkan lokasi tersebut, setidaknya sementara. “Silakan untuk mengurus kebun dan memanen kopi, tapi lakukan secara berkelompok, jangan sendirian, dan hindari bermalam di hutan yang masuk dalam peta kerawanan,” ungkapnya.

Bupati Lampung Barat ini juga berkomitmen untuk menyelesaikan masalah konflik dengan satwa liar dengan melakukan pembahasan lebih lanjut bersama pihak TNBBS. “Kami akan memastikan bahwa daerah rawan konflik ini dipetakan dengan jelas agar masyarakat tahu mana yang harus dihindari,” tambahnya.

“Siapapun yang berkebun di Kecamatan Suoh dan BNS di kawasan TNBBS akan kami lindungi, kecuali ada kebijakan baru yang mengharuskan masyarakat meninggalkan kawasan tersebut. Tentu saja, masyarakat juga harus mematuhi himbauan dari pihak Polri, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,” tegasnya.

Selain itu, Parosil juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian hutan. “Kita harus menjaga hutan dengan tidak merusak, seperti menebang pohon. Sebaliknya, kita harus terus menanam pohon agar hutan tetap terjaga, sehingga hewan-hewan di wilayah tersebut tidak merasa terganggu,” tutup Parosil.

Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rakor Akselerasi Pengelolaan Sampah Lampung, Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Akselerasi Penuntasan Pengelolaan Sampah yang diikuti oleh 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung secara virtual, Selasa (11/3/2025). Rakor ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pengelolaan sampah di Indonesia, dan juga mengacu pada Surat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Nomor S.62/A/G/PLB.2/B/12/2024, tertanggal 24 Desember 2024.

Dalam rapat tersebut, Wagub Jihan menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan seluruh pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk segera menyusun Peta Jalan (Roadmap) Rencana Aksi Kolaborasi Akselerasi Penuntasan Pengelolaan Sampah di daerah masing-masing. Peta Jalan tersebut diharapkan dapat diselesaikan pada 12 Maret 2025, dengan fokus utama pada upaya pembenahan pengelolaan sampah di hulu dan hilir.

Beberapa aspek yang perlu dibenahi di hulu antara lain:

  • Transformasi Perilaku Masyarakat melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE).
  • Pemilahan Sampah di Sumber yang wajib dilakukan oleh masyarakat.
  • Penanganan Sampah Organik di sumbernya.
  • Penerapan Extended Producer Responsibility (EPR), di mana produsen bertanggung jawab atas produk dari awal hingga akhir masa pakainya.
  • Penguatan Bank Sampah, yang berperan dalam prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan mendukung ekonomi sirkular.

Sementara itu, untuk pengelolaan sampah di hilir, Wagub Jihan menekankan pentingnya beberapa langkah berikut:

  • Peningkatan Layanan Pengumpulan dan Pengangkutan Sampah yang terpilah dan mencakup seluruh wilayah.
  • Industri Pengelolaan Sampah yang perlu dibangun untuk mendukung keberlanjutan.
  • Penataan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dengan metode lahan urug saniter atau yang terkontrol.
  • Penertiban Pembuangan Sampah Ilegal dan pembakaran sampah terbuka.
  • Perbaikan Tata Kelola Pengelolaan Sampah di daerah, termasuk regulasi, penegakan hukum, kelembagaan, dan pendanaan.

Wagub Jihan juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara lima pilar pentahelix—pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media. Pemerintah berperan sebagai regulator dan kontroler, sementara masyarakat perlu didorong untuk berperilaku sadar sampah melalui edukasi. Akademisi diharapkan menjadi sumber pengetahuan dan inovasi, dan dunia usaha memainkan peran penting dalam pendanaan serta penggerak ekonomi sirkular melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dan Extended Producer Responsibility (EPR).

“Dunia usaha dapat mendukung pendanaan melalui CSR, dan mereka juga wajib mengelola sampah kemasan produk yang dihasilkan melalui EPR,” ujar Wagub Jihan.

Media juga memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai pengelolaan sampah.

Selain itu, Wagub Jihan menekankan bahwa Bank Sampah harus menjadi motor penggerak ekonomi sirkular di tingkat masyarakat, khususnya di tingkat RW dan kecamatan. Setiap RW harus memiliki Bank Sampah Unit, sementara di setiap kecamatan harus ada Bank Sampah Induk yang menjadi pusat pengelolaan.

“Perlu adanya satu Bank Sampah Unit di setiap RW dan satu Bank Sampah Induk di setiap Kecamatan. Kami juga mendorong revitalisasi Bank Sampah yang sudah tidak aktif, termasuk pembenahan struktur kelembagaan dan model bisnisnya,” tambahnya.

Wagub Jihan berharap rakor ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup, khususnya dalam penuntasan pengelolaan sampah di Provinsi Lampung.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan Tinjau TPA Gedong Tataan, Dorong Tata Kelola Sampah Sesuai Regulasi dan Ramah Lingkungan

Pesawaran – Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, pada Selasa (11/3/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI dalam memastikan pengelolaan sampah yang sesuai regulasi dan ramah lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, Putri Zulkifli Hasan diterima langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Marzuki Kepala Dinas Pertahanan dan Lingkungan Hidup Linda Sari, Kepala Dinas Kominfotiksan Jayadi Yasa, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Dalam lawatannya tersebut, Putri Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa sesuai hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) terakhir dengan Kementerian Lingkungan Hidup, penggunaan metode pengolahan sampah dengan area pendamping sudah tidak diperbolehkan. Larangan ini berlaku tidak hanya di Kabupaten Pesawaran, tetapi juga di 343 kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

Maka dari itu, penerapan waste to energy dalam pengelolaan sampah saat ini saat ini harus terus digaungakan. Beberapa yang bisa diterapkan diantaranya dengan tersedianya mesin pencacah dan pemilahan sampah yang berfungsi untuk mengkonversi sampah organik menjadi pupuk serta gas metana yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.

“Tentu ini memerlukan kerja keras dan kolaborasi dari berbagai pihak. Saya siap membantu dalam hal-hal yang diperlukan. Kami juga telah berdiskusi, dan ada harapan agar area di belakang TPA dapat diperluas untuk pengolahan sampah,” ujar Putri Zulkifli Hasan.

Untuk diketahui, TPA Taman Sari merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Kabupaten Pesawaran dengan kapasitas tampung mencapai 1,3 ton sampah per hari. TPA ini dibangun pada tahun 2011, TPA ini berdiri di atas lahan seluas 1,7 hektare.

Merespon hal tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Ketua Komisi XII DPR RI sebagai bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pengelolaan sampah di daerah.

Bupati berharap dukungan ini dapat menjadi solusi dalam meningkatkan sistem pengolahan sampah agar lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Tentu masih banyak yang harus dibenahi, maka kehadiran beliau ini menjadi salah satu solusi agar ke depannya pengolahan sampah di Kabupaten Pesawaran semakin baik dan tidak merugikan lingkungan serta ada nilai tambah untuk masyarakat,” ungkap Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Putri Zulkifli Hasan dan Bupati Pesawaran juga menyempatkan waktu untuk melakukan dialog dengan warga setempat yang terdampak oleh keberadaan TPA.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk segera menginventarisasi berbagai kekurangan serta melakukan pembenahan yang diperlukan guna meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Termasuk menghadirkan penerapan teknologi mutakhir yang mampu meminimalisir bau dan penyebaran lalat yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

Bupati Egi Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Korban Kebakaran di Sidowaluyo

LAMPUNG SELATAN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyerahkan bantuan program bedah rumah kepada korban kebakaran di Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, Selasa (11/3/2025).

Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban warga yang rumahnya rusak akibat musibah kebakaran yang terjadi pada 25 Februari 2025 lalu. Dalam kunjungannya, Bupati Egi menyampaikan rasa empati dan dukacita atas musibah yang menimpa warga tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan dukungan agar korban kebakaran dapat segera kembali menempati rumah yang layak huni.

“Kami sangat prihatin atas musibah yang terjadi. Semoga bantuan bedah rumah ini dapat membantu meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan. Pemerintah daerah akan terus berusaha hadir untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati Egi.

Sementara itu, Kepala Desa Sidowaluyo, Haroni, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Atas nama pemerintah desa dan korban, kami merasa sangat terbantu dengan adanya program bedah rumah ini. Kami berharap saudara Wayan Suparte bisa segera menempati rumah yang baru,” ungkap Kades Haroni mewakili korban.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial serta mempercepat pemulihan pasca-bencana bagi warga yang terdampak.

Peristiwa yang menimpa Wayan Suparte, warga Dusun 07 RT 02 Desa Sidowaluyo, terjadi pada Senin, 24 Februari 2025 sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. (red)

Curat di Way Kanan, Polsek Negeri Besar Ringkus Pelaku Pencurian Motor

WAY KANAN – Polsek Negeri Besar Polres Way Kanan mengamankan pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) di Lahan parkir kantor Perusahaan swasta di Negeri Besar, Way Kanan. Senin (10/03/2025).

Terduga pelaku berinisial HJ (21) berdomisili di Desa Mulang Jaya Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara.

Kapolres Way Kanan AKBP Adanan Mangopang melalui Kapolsek Negeri Besar Ipda Sobrun menjelaskan kronologis kejadian terjadi pada hari Kamis, (06/03/2025) sekitar pukul 06.00 Wib di lahan parkir kantor perusahaan swasta di Negeri Besar, Way Kanan.

Saat itu korban memarkirkan sepeda motor Honda Revo warna hitam dengan nomor Polisi B 3071 BMA miliknya, kemudian korban pergi ke areal kebun tebu dengan menggunakan kendaraan truk untuk bekerja.

Setelah selesai bekerja di areal kebun sekitar pukul 15.00 Wib korban kembali ke kantor untuk mengambil sepeda motor miliknya yang terparkir di lahan parkir kantor perusahaan swasta tetapi sepeda motor tersebut hilang.

Selanjutnya korban melapor ke petugas satpam perusahaan lalu korban bersama para saksi mengecek CCTV yang mengarah ke lahan parkir kantor perusahaan,

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian 1 (satu) unit sepeda motor Honda Revo warna hitam dengan nomor Polisi B 3071 BMA dan No. Kerangka MH1JBE112CK36287.

Kronologi penangkapan pada hari Kamis tanggal 06 Maret 2025 sekitar pukul 23.30 Wib, anggota Pam Samapta Polres Way Kanan bersama Satpam perusahaan tersebut mengamankan diduga pelaku pencurian sepeda motor yang terekam CCTV.

Terduga pelaku inisial HJ pada saat diamankan sedang tidur di asrama perusahaan swasta di Negeri Besar tersebut tanpa disertai perlawanan.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti 1 (satu) unit sepeda motor Honda Revo warna hitam dan 1(satu) buah BPKB dibawa ke Polsek Negeri Besar guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya pelaku melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun penjara,”jelas Kapolsek. (Susan)

Razia Indekost dan Penginapan, Polresta Bandar Lampung Amankan Belasan Orang

Bandar Lampung – Polisi kembali mengamankan 12 orang dalam kegiatan razia cipta kondisi ramadan di sejumlah indekost dan penginapan di Bandar Lampung.

Razia yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Bandar Lampung, Kompol Talen Hapis, menyasar sejumlah rumah kost dan penginapan yang ada di wilayah Way Halim, Bandar Lampung, Senin (10/3/2025).

“Kita temukan mereka bukan suami istri dan belasan orang tersebut tidak bisa menunjukkan bukti pernikahan,” kata Kabag Ops Polresta Bandar Lampung, Kompol Talen Hapis, di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (10/3/2025) malam.

12 orang berhasil diamankan terdiri dari 5 orang laki laki dan 7 orang perempuan.

Dalam razia kali ini, petugas menemukan alat kontrasepsi yakni kondom dari salah satu kamar penginapan.

“Kedua belas orang yang berhasil kita amankan, selanjutnya dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung guna dilakukan pembinaan,” Kata Kompol Talen.

Kabag Ops menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian cipta kondisi (ciptakon) jelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.

Personel yang dikerahkan dalam kegiatan ini ada 45 orang dari beberapa satuan, yakni satuan reserse, samapta dan intelijen.

Selain merazia tempat penginapan ataupun indekos, Pihaknya juga merazia tempat hiburan malam serta miras.

Ditambahkan, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengatakan, polisi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas kamtibmas.

Serta menghindari perbuatan tercela yang dapat menodai kesucian bulan ramadan.

“Saya mengajak masyarakat untuk sama sama menjaga kamtibmas yang kondusif di bulan suci ramadan ini,” jelas Kombes Pol Alfret. (Susan)

Pastikan Kedisiplinan Pegawai, Bupati dan Wakil Bupati Lakukan Sidak ke Beberapa OPD

Tanggamus – Untuk memastikan kedisiplinan pegawai, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga honorer, Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Tanggamus melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Selasa (11/3/2025). Beberapa OPD yang dikunjungi antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Inspektorat, dan Dinas Kesehatan.

Sidak ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Suaidi, Inspektur Ernalia, Kepala BKPSDM dan Sekretaris BKPSDM, Kepala BPKAD Ali Asmir, Kepala Dinas PUPR Riswanda, serta Kabag Hukum Arif.

Bupati Tanggamus, M. Saleh Asnawi, dalam sidaknya memeriksa absensi pegawai di masing-masing OPD untuk memastikan tingkat kehadiran ASN dan tenaga honorer.

“Selama bulan Suci Ramadhan, kami menerapkan jam kerja yang lebih awal, yaitu masuk pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB. Oleh karena itu, kami melakukan pengecekan untuk memastikan kedisiplinan pegawai, baik ASN maupun honorer. Hasil pengecekan menunjukkan tingkat kehadiran yang cukup baik,” kata Bupati M. Saleh Asnawi.

Bupati juga mencatat bahwa meskipun ada beberapa pegawai yang tidak hadir, mereka memberikan keterangan yang jelas, seperti alasan sakit atau urusan keluarga.

“Secara keseluruhan, tingkat kehadiran pegawai sangat baik. Kami juga memastikan bahwa setiap ketidakhadiran telah disertai dengan keterangan yang sah,” tambahnya.

Bupati menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kedisiplinan pegawai sebagai bagian dari tanggung jawab mereka sebagai pelayan masyarakat.

“Kami akan terus berkomitmen menjaga kedisiplinan pegawai dan menjunjung tinggi tanggung jawab kami sebagai pelayan masyarakat,” ujar Bupati, yang kemudian melanjutkan sidak ke ruang Kepala Dinas Pendidikan, Inspektorat, serta ruang Sekretaris Dinas dan Kabid.

Bupati berharap tidak ada masalah signifikan di masing-masing dinas tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa jika ada permasalahan, segera diselesaikan, dan untuk perbaikan fasilitas dinas, pihaknya akan menganggarkan agar bisa diperbaiki. “Saat ini, fasilitas di dinas-dinas tersebut sudah cukup layak dan bagus,” tutup M. Saleh Asnawi. (ADV)

Bupati Lampung Barat Sidak: Kecewa Banyak Pegawai Bolos Selama Jam Kerja

LAMBAR – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Batu Ketulis dan Kantor Kecamatan Sekincau pada Selasa, 11 Maret 2025, untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Sidak ini dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, bertujuan untuk menilai kedisiplinan aparatur pemerintah dalam melayani masyarakat.

Dalam sidak tersebut, Bupati Parosil mendapati banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) yang tidak berada di kantor pada saat jam kerja. Di Puskesmas Batu Ketulis, dari 63 pegawai yang terdaftar, hanya 10 yang hadir. Hal serupa terjadi di Kantor Kecamatan Sekincau, di mana banyak pegawai yang tidak hadir pada jam kerja.

Diketahui, berdasarkan Surat Edaran Bupati Lampung Barat Nomor: 060/119/09/2025 tentang perubahan jam kerja ASN pada bulan puasa 1446 Hijriyah, jam kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat adalah Senin-Kamis, pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB, dan pada hari Jumat, pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB. Sidak yang dilakukan Bupati Parosil pada pukul 13.40 WIB masih termasuk dalam jam kerja.

Bupati Parosil Mabsus mengungkapkan kekecewaannya terhadap pegawai yang tidak menjaga kedisiplinan dan tanggung jawab mereka sebagai pelayan masyarakat. “Hari ini, kita melakukan sidak di Puskesmas Batu Ketulis dan Kantor Kecamatan Sekincau, banyak ruangan yang kosong dan pegawainya tidak ada di tempat saat jam kerja, termasuk Kepala Puskesmas dan Camatnya,” ungkap Parosil.

Terkait ketidakhadiran Kepala Puskesmas Batu Ketulis dan Camat Sekincau, Parosil menegaskan akan memberikan sanksi yang tegas. “Pada dasarnya, ini adalah pembinaan terhadap pegawai, bisa saja kami beri sanksi teguran lisan, tertulis, bahkan non-job,” terang Parosil.

Bupati juga menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kedisiplinan dan pelayanan publik. “Bulan puasa tidak boleh merubah pelayanan kita kepada masyarakat, dan efisiensi anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kedisiplinan dan pelayanan,” pungkasnya.

Walikota Metro Beri Bantuan Material Masjid At-Taufik Purwoasri

LAMPUNG7COM – Metro | Di bulan suci ramadan yang penuh berkah, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, terus menebar kebaikan melalui agenda Safari Ramadhan 1446 H / 2025 M ke Masjid At-Taufik, RW 7, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Senin (10/03/2025).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.

Tampak dihadiri jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah yang antusias menyambut kehadiran rombongan.

Dalam sambutannya, Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa safari ramadan bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

“Ayo bersama-sama berbuat kebaikan di bulan ramadan ini, bersama-sama untuk memajukan Kota Metro,” ajak Bambang kepada seluruh jamaah yang hadir.

Sebagai wujud dukungan terhadap sarana ibadah, Pemerintah Kota Metro menyerahkan bantuan hibah barang berupa material baja ringan senilai Rp 17 juta kepada Takmir Masjid At-Taufik.

Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk mendukung pembangunan dan perbaikan fasilitas masjid, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi jamaah dalam menjalankan ibadah.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan santunan bagi anak yatim, sebagai bagian dari kepedulian sosial yang menjadi nilai utama dalam safari ramadan.

Tak hanya menyerahkan bantuan, Wali Kota Metro juga menekankan pentingnya pengawasan dalam pendistribusian bantuan sosial agar tepat sasaran.

Bambang meminta agar camat dan lurah ikut serta dalam memantau bantuan tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya minta tolong kepada camat dan lurah untuk ikut memantau bantuan ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegas Bambang.

Takmir Masjid At-Taufik mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan dan perhatian dari Pemerintah Kota Metro.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Wali Kota dan rombongan. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin, dan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi jamaah serta masyarakat sekitar,” ujar salah satu pengurus masjid.

Safari Ramadhan menjadi salah satu agenda rutin Pemerintah Kota Metro untuk menyemarakkan bulan suci serta menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud kota yang lebih religius, harmonis, dan penuh kebersamaan.

Dengan semangat Ramadhan, Wali Kota Metro mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta memperkuat sinergi dalam membangun Metro sebagai kota yang maju dan sejahtera.

“Mari kita terus tebarkan kebaikan dan manfaat bagi sesama, menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkokoh persatuan di Kota Metro tercinta,” pungkas Bambang.|(Red).