Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Pesisir Selatan Gelar Patroli Menjelang Waktu Berbuka Puasa

Pesisir Barat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan Ramadan, Polsek Pesisir Selatan menggelar patroli di wilayah hukumnya pada hari Senin, 17 Maret 2025. Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan patroli yang dilaksanakan sore hari ini melibatkan petugas kepolisian yang hadir di tengah masyarakat, mengingatkan dan mengimbau kepada para pengguna jalan untuk mematuhi aturan berlalu lintas, termasuk penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor. Hal ini juga dimaksudkan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Selain itu, patroli juga difokuskan untuk mengimbau masyarakat agar tidak membeli petasan, mengingat bahaya yang dapat ditimbulkan, seperti kebakaran dan gangguan ketertiban umum. Polisi juga menekankan agar warga lebih berhati-hati dalam berbelanja, mengingat aktivitas yang meningkat menjelang berbuka puasa.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat IPTU Kasiyono, S.E., M.H., mengatakan, “Kegiatan patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama bulan Ramadan, mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, serta memastikan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman.”ujar IPTU Kasiyono

Patroli ini akan terus dilakukan secara rutin, terutama menjelang waktu berbuka puasa, untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan Kamtibmas dan memberikan kenyamanan bagi warga yang sedang beraktivitas. (Susan)

Bupati Egi: Ramadhan Momentum untuk Memperbaiki Diri dan Memperkuat Tali Silaturahmi Sosial

LAMPUNG SELATAN – Safari Ramadhan 1446 H/2025 yang digelar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Sidomulyo dan Katibung, resmi berakhir pada Selasa (18/3/2025). Kegiatan yang berlangsung di berbagai kecamatan ini menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

Pada acara puncak, ribuan warga tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang meliputi tausiyah, buka puasa bersama, serta pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan bahwa Safari Ramadhan kali ini bukan hanya agenda rutin, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

“Kami berharap kebersamaan ini dapat terus terjalin, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Egi saat menyampaikan sambutan di Masjid Al Munawwarah Desa Sidomulyo.

Bupati Egi juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Ramadhan sebagai waktu untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan sosial. Ia berharap kegiatan ini dapat mewujudkan daerah yang lebih harmonis dan sejahtera.

Selain kegiatan keagamaan, acara ini juga menjadi ajang bagi pemerintah dan lembaga sosial untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sejumlah paket sembako dan bantuan dana telah diberikan kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian di bulan yang penuh berkah ini.

Warga yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya Safari Ramadhan yang membawa berkah bagi semua. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang.

Bupati Lampung Selatan Safari Ramadhan di Kecamatan Jati Agung

LAMPUNG SELATAN – Meskipun diguyur hujan deras, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, ST, MBA, tetap bersemangat melaksanakan Safari Ramadhan Tahun 1446 Hijriyah. Kali ini, ia menyambangi masyarakat Kecamatan Jati Agung dan Natar, sekaligus menyampaikan program-program pemerintah Lampung Selatan yang akan dilaksanakan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Lampung Selatan terbuka untuk kritik. Saya mengajak masyarakat untuk memberikan masukan atau kritik atas kinerja kami, demi kemajuan Lampung Selatan ke depan,” ujar Radityo Egi Pratama, ST, MBA, saat Safari Ramadhan di Masjid Jami’ Nurul Hikmah, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Senin (17/3/2025).

Egi menegaskan, setelah dilantik sebagai Bupati bersama Wakil Bupati Syaiful Anwar untuk periode 2025-2030, mereka akan bekerja keras mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Lampung Selatan menuju Indonesia Emas 2045. Untuk mencapai tujuan tersebut, mereka akan fokus pada program 100 hari kerja dan pembangunan lima tahun mendatang, yang mencakup peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik.

“Kedepannya, kami akan memprioritaskan peningkatan infrastruktur, terutama jalan, serta meningkatkan pelayanan prima bagi masyarakat. Kami akan memastikan aparat pemerintah melayani administrasi masyarakat dengan cara jemput bola atau datang langsung ke rumah,” terang Egi.

Bupati Egi juga mengajak masyarakat untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata, investasi, UMKM, serta ketahanan pangan. Dukungan ini sangat penting untuk meningkatkan sektor kesehatan, pendidikan, dan penyediaan lapangan pekerjaan guna mewujudkan Lampung Selatan yang lebih maju.

Safari Ramadhan Bupati Lampung Selatan kali ini mengunjungi Kecamatan Jati Agung dan Natar, yang merupakan titik ke-14 dari rangkaian safari. Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan hari ke-17 Bulan Suci Ramadhan, yang sekaligus memperingati Nuzulul Quran, yaitu turunnya Al-Quran pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW.

“Safari Ramadhan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antara pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Lampung Selatan. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi kita semua,” tutup Bupati Egi.

(Rls)

Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas, Gubernur Mirza Sampaikan Belasungkawa Atas Gugurnya Tiga Polisi di Way Kanan

LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (Mirza), menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas insiden…

DPD ASPPHAMI Lampung Gelar Raker & Buka Puasa Bersama Sebagai Ajang Penguatan Konsolidasi Anggota

Lampung – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (DPD ASPPHAMI) Provinsi Lampung Periode 2022-2027 menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) di Alodia Hotel Bandar Lampung pada Senin 17 Maret 2025.

Rapat dipimpin oleh Ketua Umum DPD ASPPHAMI Lampung Benny Uzer, S.H. M.H dan dihadiri 9 Perusahaan Anggota/merangkap sebagai pengurus.

Rapat menghasilkan beberapa point penting organisasi antara lain:
1. Restrukturisasi Pengurus (Menonaktifkan Sekretaris dan Bendahara sebelumnya (Hartono & Eldi) dan menyepakati penggantian dan pengangkatan Sekretaris, Bendahara dan BPK DPD ASPPHAMI Lampung yang baru untuk Masa Bakti 2025-2027:
– Sekretaris Umum : Ahmad Apriliandi Passa
– Bendahara Umum : M. Thoat
– BPK : Anwar S. Samosir
2. Konsolidasi Internal a. Penyampaian permasalahan teknis dan birokrasi yang dihadapi oleh masing-masing perusahaan anggota terkait bisnis fumigasi dan pest control.
b. Peningkatan frekwensi rapat anggota minimal 3 bulan sekali.
3. Rencana Strategis Perbaikan Organisasi:
a. Penguatan komunikasi & kerjasama dengan stakeholder (Badan Karantina Pertanian Lampung)
b. Pengaktifan kembali sekretariat di Jl. Pangeran Antasari Bandar Lampung.
c. Pelayanan kembali pengurusan KTA Anggota.
d. Perbaikan tertib administrasi kesekretariatan dan pencatatan keuangan.
e. Pelatihan untuk operator & helper pest control dan fumigator guna meningkatkan kompetensi perusahaan anggota.
f. Pasca lebaran akan dilaksanakan kegiatan Halal Bihalal dan mengundang Badan Karantina Tumbuhan Lampung sebagai bentuk penguatan lembaga.

Pada penutup rapat menjelang buka puasa bersama Ketua Benny Uzer menginginkan “suasana yang kondusif dan solid di DPD ASPPHAMI Lampung sehingga lingkup bisnis pengendalian hama dapat lebih maju.” Senada dengan yang disampaikan Ketua, Sekretaris (Apriliandi) dan Bendahara (Thoat) yang baru ditunjuk pada mekanisme rapat tersebut berharap “DPD ASPPHAMI Lampung dapat lebih maju, aktif dan berkembang ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Tiga Polisi di Way Kanan Tewas saat Grebek Judi Sabung Ayam

Way Kanan – Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Way Kanan, Lampung, menimpa jajaran kepolisian. Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, beserta dua anggotanya, Bripka Petrus dan Bripda Ghalib, menjadi korban penembakan saat akan melakukan penggerebekan terhadap arena perjudian sabung ayam pada Senin (17/3).

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengungkapkan bahwa insiden ini bermula ketika 17 personel kepolisian mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat judi sabung ayam ilegal. Namun, setibanya di lokasi, mereka langsung diserang dengan tembakan oleh orang tak dikenal (OTK).

“Saat tiba di tempat kejadian, personel Polres Way Kanan mendapat serangan tembakan. Tiga anggota gugur di lokasi akibat luka tembak, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka,” ujar Kombes Yuni.

Saat ini, tim gabungan dari Polda Lampung dan Polres Way Kanan sedang memburu para pelaku. Sejumlah barang bukti telah diamankan dari tempat kejadian perkara (TKP) guna mendukung proses penyelidikan.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menegaskan bahwa kepolisian akan mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku. “Kami tidak akan tinggal diam. Ini adalah serangan terhadap aparat penegak hukum, dan kami akan memastikan para pelaku segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Jenazah ketiga anggota kepolisian yang gugur telah dievakuasi dan akan disemayamkan di rumah duka masing-masing. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai pelaku untuk segera melapor.

Kasus ini semakin menyoroti ancaman terhadap aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya. Kepolisian berkomitmen untuk memperketat pengamanan dalam operasi penegakan hukum, khususnya di daerah yang rawan tindak kejahatan. (Agus)

Dua Anggota DPRD Daftarkan Diri sebagai Ketua Formatur

LAMPUNG SELATAN  – Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua…

Bupati Novriwan Apresiasi Organisasi Masyarakat yang Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadhan

Tubaba – Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Novriwan Jaya, mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi…

Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Libur Lebaran 2025 di Bandar Lampung

Bandar Lampung – Kepolisian bersama instansi terkait akan memberlakukan pembatasan operasional angkutan barang selama periode libur Lebaran Idul Fitri 1446 H, yakni mulai 24 Maret hingga 8 April 2025.

Kebijakan ini merupakan hasil keputusan bersama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (DIRJENHUB), Korlantas Polri, dan Direktorat Jenderal Bina Marga guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika, mengimbau pengusaha transportasi dan pengemudi angkutan barang untuk mematuhi aturan pembatasan ini. Namun, ia menegaskan bahwa terdapat pengecualian bagi kendaraan yang membawa bahan pokok, bahan bakar, serta barang penting lainnya.

“Kami akan melakukan pengawasan ketat di berbagai titik guna memastikan kebijakan ini berjalan dengan baik,” ujar Kompol Ridho Rafika.

Jenis Kendaraan yang Dibatasi

Pembatasan ini berlaku untuk:
1. Mobil barang bersumbu tiga atau lebih
2. Kendaraan pengangkut hasil galian atau tambang
3. Kendaraan barang dengan kereta tempel atau gandeng

Namun, terdapat pengecualian bagi kendaraan yang mengangkut:
– Bahan bakar minyak dan gas
– Hantaran uang
– Hewan ternak, pupuk, dan pakan ternak
– Barang bantuan bencana alam
– Sepeda motor pemudik dalam program mudik dan balik gratis
– Bahan pangan pokok, seperti beras, tepung, gula, sayur, buah, daging, ikan, minyak, susu, telur, garam, bawang, dan cabai

Syarat Operasional bagi Angkutan yang Diperbolehkan

Setiap angkutan barang yang tetap diizinkan beroperasi wajib dilengkapi dengan surat muatan yang diterbitkan oleh pemilik barang. Surat tersebut harus ditempel di kaca depan kendaraan dan berisi informasi:
1. Jenis barang yang diangkut
2. Tujuan pengiriman
3. Identitas pemilik barang

Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Toko Obat Irian 2 di Korpri, Toko Obat yang Mempunyai Izin Lengkap dan Terpercaya Sejak Tahun 1957 Silam

BANDAR LAMPUNG – Toko obat irian 2, merupakan toko obat legendaris yang terkenal sejak era tahun 1957 silam di Bandar Lampung.

Toko Obat Irian 2 di Korpri Merupakan Toko Obat Penerus Tunggal yang Meneruskan Toko Obat Irian Terdahulu nya yg Berada Di teluk Betung.

Menariknya, praktek medis yang diterapkan di toko obat irian 2 Korpri itu menggunakan Racikan Rempah Herbal China Dan media urat nadi.

Pada saat itu, toko irian dijalankan oleh Sinshe Apiu yang kini diteruskan oleh putra kandungnya yakni, Sinshe Asiong atau yang dikenal dengan William Luhendo.

Adapun lokasi toko obat Irian 2 berada di Jalur Dua Korpri atau tepatnya di jalan RyaCudu, Sukarame, Bandar Lampung.

Sinshe Asiong adalah owner toko Obat irian 2 Lampung yang juga putra dari Sinshe Apiu menjelaskan sejarah singkat perjalanan tokonya.

“Toko obat irian ini telah dijalankan oleh papa saya sejak tahun 1957 dan pada tahun 2008 seluruh metode pengobatan hingga meracik obat itu diturunkan ke saya hingga saat ini,” kata, William Luhendo.

Terkait racikan obat yang digunakan menurutnya ramuan asli yang berasal dari tiongkok menggunakan rempah-rempah pilihan kualitas Terbaik.

Ia juga mengatakan obat diracik oleh ia bersama istrinya Silvie Kim.

“Selain obat racikan kami juga menyediakan jamu serta obat kemasan Kotak,” ujarnya.

Silvie Kim mengatakan obat-obat yang diracik semuanya mengunakan bahan herbal dan takaran sesuai dengan penyakit pasien.

“Mayoritas obatnya di import dari tiongkok tapi beberapa juga ada di Indonesia seperti jahe, daun-daunan, rempah-rempah dan kami racik berdasarkan penyakit pasien,” kata Silvie Kim.

Mengenai proses peracikan Obat Rempah Rempah tersebut menggunakan Timbangan Obat kuno dijelaskannya ada metode khusus untuk meracik nya.

“Jadi konsultasi dan pengecekan kesehatan di Irian 2 itu gratis, saya menimbang dengan cara menghitung dari bahan yg digunakan didalam Resep. lalu masing masing Bahan Baku Herbal ada ukuran Tersendiri dari masing-masing penyakit, dari situlah saya bisa Menentukan Takaran Dosis Obat yg Cocok,” ungkap Sinshe Asiong.

Ia jg mengaku metode pengecekan urat nadi di dapat dari turun temurun dan ada proses belajar secara rutin.

“Prosesnya panjang dan rutin saya merupakan salah satu penerus papa saya, Sinshe Apiu yang terkenal dengan pengobatan melalui urat nadi,” ungkap William Luhendo.

Disinggung terkait pasien seperti apa kepuasan pasien setelah dilakukan pengobatan di toko obat irian 2, William mengatakan memiliki pengalaman dan Kepuasan Tersendiri ketika ia berhasil menyembuhkan pasien.

“Sejauh ini banyak yang sembuh, toko obat irian 2 ini terkenal dengan penyembuhan kanker, batu ginjal, setruk, lambung, patah tulang, sarap kejepit, luka operasi dan kista itu yang paling banyak ditemukan sehari-hari dan rata-rata berhasil sembuh,” tuturnya.

“Seperti kami sediakan obat pengering luka operasi setelah tiga hari diminum pasti kering lukanya, gumpalan darah di kepala kita ada racikan sendiri dan itu bisa melancarkan darah selama satu hari tidak perlu operasi, Termasuk Patah Tulang Akan nyambung dalam Waktu 2 bulan saja,” sambung dia.

Terkait biaya pengobatan menurutnya jika hanya konsultasi itu gratis.

Namun, untuk harga obat dan ramuan relatif.

“Kami sediakan paket untuk satu minggu, hingga Tiga bulan, harga paket satu minggu mulai dari Rp 350 ribu dan ketika prosesnya lama bisa mencapai Rp 10- 15 juta,” kata dia.

Terkait efek samping obat herbal Tradisional china iya memastikan obat herbal tidak ada efek samping dan sangat aman terhadap pasien yang memiliki penyakit bawaan.

“Sejauh ini kita lakukan konsultasi gratis, antar obat gratis, dan pelayanan pesan antar bayar di rumah (Cod).

Ke depan nya saya ingin pengobatan Herbal Traditional china ini menjadi salah satu pilihan terbaik, untuk Berbobat dan menyembuhkan berbagai penyakit Tanpa Efek samping.

Di tahun 2025 ini sy mengajak dan Menerima berbagai Kalangan untuk Kolaborasi dan Bekerja sama dalam Mengembangkan pengobatan Herbal Tradisional China, khusus nya di Kota Bandar Lampung,” Pungkasnya.