Pemkot Bandar Lampung Bantu Warga Lewat Baznas

Bandar Lampung – Jelang Idul Fitri, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyalurkan bantuan beras dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandar Lampung untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan beras yang disalurkan mencapai total 8.000 kilogram, dengan setiap keluarga menerima 5 kilogram beras. Rencananya, Dinas Sosial juga akan kembali menyalurkan bantuan pada hari Rabu dan Kamis mendatang.

“Kami memberikan bantuan ini kepada 20 kecamatan, semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Eva Dwiana.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bandar Lampung, Ismail Soleh, menjelaskan bahwa total bantuan beras yang disalurkan mencapai 8 ton. Bantuan ini diperuntukkan bagi mustahik, yaitu mereka yang berhak menerima zakat, yang dibagi dalam 8 kriteria atau asnaf, seperti fakir, miskin, amil, ghorim, fisabilillah, ibnu sabil, dan mualaf.

“Zakat ini disalurkan sesuai dengan data warga yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan,” tambah Ismail.

Untuk dokumentasi kegiatan, masyarakat bisa melihatnya melalui Instagram Kominfo Bandar Lampung.

Bagikan Insentif 713 Guru Honorer di Kecamatan Natar, Bupati Egi Pinta Guru Tingkatkan Kualitas Pendidikan

LAMSEL, Natar – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), mengingatkan para guru untuk bersungguh-sungguh meningkatkan kualitas pengajaran dan berkontribusi lebih nyata dalam mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter.

Hal tersebut disampaikan Egi dalam penyaluran insentif tahap satu periode Januari – Februari 2025 bagi guru honorer di Kecamatan Natar yang berlangsung di SDN Bumi Sari, Kecamatan Natar, Jumat (21/3/2025).

Penyaluran insentif diserahkan secara simbolis oleh Bupati Egi kepada 713 Guru Honorer di Kecamatan Natar, dengan rincian 348 Guru Honor Negeri, 302 Guru Honor TK/PAUD dan 63 Operator Sekolah.
Kabar baiknya, insentif tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar Rp100 ribu dari tahun sebelumnya. Sehingga, pada tahap satu ini, Guru Honor Negeri jenjang TK/PAUD mendapatkan senilai Rp600 ribu, SD/SMP senilai Rp800 ribu, dan Operator Sekolah senilai Rp600 ribu.

Bupati Egi mengatakan, kenaikan honor insentif tersebut bukan hanya sekedar apresiasi, tetapi juga bentuk dorongan bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan.

Egi menyadari, pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam kemajuan bangsa dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas pada tahun 2045. Dimana, semua itu tidak terlepas dari peran para guru.

“Saya pesan di Lampung Selatan, didik anak-anak bapak ibu sekalian dengan hati. Saya nggak mau dengar ada kekerasan, pelecehan seksual. Saya akan semaksimal mungkin untuk penuhi hak, tapi saya minta outputnya jelas dan terukur,” ujar Bupati Egi.

Tak hanya itu, Egi juga mengingatkan akan pentingnya mengikuti pelatihan yang dapat menambah wawasan dan kemampuan guru dalam mendidik para siswa/i di sekolah.

Dengan demikian, Egi berharap dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran di sekolah.

“Jangan hanya sekedar formalitas, betul-betul dijalankan pelatihan itu. Buat pelatihan yang akan mengasah kemampuan pendidik. Saya mau bapak ibu kalau pulang pelatihan dapat ilmu, bukan cuma ngambil amplop lalu pulang,” kata Bupati Egi.

Forum Backstagers Indonesia DPD Lampung Gelar Kegiatan Berkah Backstagers dan Santunan di SLB Dharmasari

Bandar Lampung – Pada 20 Maret 2025, Forum Backstagers Indonesia DPD Lampung menyelenggarakan kegiatan Berkah Backstagers yang diawali dengan penyaluran santunan serta penyampaian zakat mal dari Ketua Umum DPP Forum Backstagers Indonesia, Bapak Andro Rohmana Putra. Kegiatan ini berlangsung di Panti SLB Dharmasari, Kota Sepang, Bandar Lampung.

Ketua Backstagers DPD Lampung, Robby Sonny, menyampaikan bahwa Berkah Backstagers merupakan program nasional yang diinisiasi oleh DPP Backstagers sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan yang tepat untuk berbagi kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Panti SLB Dharmasari dipilih sebagai lokasi kegiatan ini karena termasuk dalam kategori panti yang sangat membutuhkan bantuan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penghuni panti dan memberikan manfaat bagi mereka,” ujar Robby.

Selain kegiatan sosial, Backstagers DPD Lampung juga menggelar acara buka bersama di Unsilent Café yang dihadiri lebih dari 30 anggota. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan diskusi antara pengurus dan anggota, dengan salah satu fokus utama pembahasan adalah program edukasi bagi pelaku industri event di Lampung.

“Melihat semakin berkembangnya industri event di Lampung, kami menilai pentingnya peningkatan kapasitas SDM serta penguatan ekosistem yang mendukung industri ini. Oleh karena itu, kami berencana untuk segera menjalankan program edukasi agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi para pelaku event di daerah ini,” tambahnya.

Diharapkan, dalam waktu dekat program edukasi tersebut dapat segera terealisasi dan menjadi bagian dari komitmen Backstagers DPD Lampung dalam mendukung kemajuan industri event serta pemberdayaan SDM di wilayah Lampung.

Danrem 043 Gatam Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2025

Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi “Ketupat Krakatau-2025” yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Lampung, Jl. Terusan Ryacudu, Lampung Selatan, pada Kamis (20/03/2025). Acara ini diselenggarakan dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1446 H/2025 M di Provinsi Lampung.

Apel dipimpin oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika S.H., S.Ik., M.SI., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kabinda Lampung, Danbrigif 4 Mar/BS, Danlanal Lampung, Danlanud PM Bunyamin, Kadis Perhubungan Provinsi Lampung, Kasat Pol PP Provinsi Lampung, Kepala BNNP Lampung, Kabid PAPKI Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Kasiintel Kasrem 043/Gatam, serta para Pejabat Utama Polda Lampung.

Dalam amanat Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, yang dibacakan oleh Kapolda Lampung, ditegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana-prasarana, serta memperkuat sinergisitas dengan stakeholder terkait. Hal ini bertujuan agar Operasi Ketupat 2025 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar selama pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri.

Kapolri juga menginformasikan bahwa puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada tanggal 28 hingga 30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 5 hingga 7 April 2025. Untuk itu, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait akan melaksanakan Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2025”, mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”.

Operasi ini akan melibatkan 164.298 personel gabungan yang akan ditempatkan di 2.835 pos, yang terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, serta 309 pos terpadu sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. Selain itu, pengamanan juga akan dilakukan terhadap 126.736 objek penting seperti masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Kapolri menekankan pentingnya pelayanan yang ramah dan responsif selama pengamanan mudik lebaran 2025. Semua pihak diharapkan mengoptimalkan layanan hotline 110 sebagai sarana pelayanan, pengaduan, dan pelaporan tanggap darurat terhadap gangguan kamtibmas maupun kemacetan di jalur mudik.

“Selamat bertugas dan tetap semangat. Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai ladang ibadah untuk mencari ridho dan keberkahan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutupnya.

FKIP Unila dan Disdikbud Lampung Perkuat Sinergi untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menerima audiensi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung dalam upaya memperkuat kerja sama di bidang pendidikan. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Sidang FKIP Unila dan membahas berbagai bentuk kolaborasi strategis guna meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung.

Audiensi ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd.; Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd.; serta para tenaga ahli dan tim kerja dekanat. Sementara itu, dari pihak Disdikbud Lampung, hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Thomas Amirico, S.STP, M.H., didampingi Sekretaris Dinas, kepala bidang, kepala cabang dinas, serta jajaran terkait.

Dalam pertemuan ini, salah satu program utama yang dibahas adalah mentoring yang akan dilakukan oleh mahasiswa FKIP Unila bagi guru dan siswa di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Selain itu, juga disepakati program penempatan mahasiswa magang dengan kompetensi unggul di sekolah-sekolah yang membutuhkan tenaga pengajar berkualitas.

Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, S.STP, M.H., menyampaikan harapannya agar mahasiswa FKIP Unila yang berprestasi dapat berperan aktif dalam program mentoring ini.

“Kami berharap mahasiswa dengan kompetensi tinggi dapat membantu siswa di berbagai sekolah dalam persiapan memasuki perguruan tinggi negeri. Selain itu, mahasiswa magang dari FKIP Unila juga diharapkan dapat ditempatkan di daerah yang membutuhkan tenaga pengajar berkualitas,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menegaskan bahwa FKIP Unila memiliki lebih dari 300 dosen, termasuk 19 profesor dan lebih dari 60 doktor dengan berbagai keahlian di bidang pendidikan.

“Kami siap menugaskan dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam program mentoring ini. Program ini harus dirancang dengan baik agar tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Lampung,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa setiap tahunnya FKIP Unila mengirimkan lebih dari 1.800 mahasiswa untuk melaksanakan program magang di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA sederajat. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan mahasiswa FKIP Unila dapat lebih berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung serta membantu mempersiapkan generasi muda yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara FKIP Unila dan Disdikbud Lampung. Kedua pihak sepakat untuk merancang program mentoring, magang, serta peningkatan kompetensi guru secara lebih terstruktur agar manfaat yang dihasilkan dapat lebih maksimal bagi para tenaga pendidik dan siswa di Lampung.

 

M. Kholid : 55 Siswa SMA Negeri 1 Berhasil Masuk PTN Melalui Jalur SNBP

LAMPUNG7COM – Metro | Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Metro, mencetak capaian luar biasa, sebanyak 55 siswa-siswi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Metro, M. Kholid, bahwa jalur SNBP merupakan jalur bergengsi yang diikuti oleh para siswa-siswi yang hendak mendaftar di suatu PTN di Indonesia.

“Nah, ini merupakan capaian yang luar biasa. Di tahun 2025 ini siswa kami yang lolos jalur SNBP ada 55 orang dari 124 siswa yang ditargetkan, mereka telah lolos di 6 PTN Pulau Jawa dan 2 PTN di Lampung,” kata M. Kholid, Kamis, (20/03/2025).

Dirinya menambahkan, dalam penerimaan mahasiswa tahun ini, siswa-siswi SMA Negeri 1 masih cenderung melanjutkan pendidikannya di Pulau Jawa.

“Untuk angkatan tahun ini, 60 persen mereka memilih kuliah di luar Lampung dan 40 persen di Lampung. Total keseluruhan ada 8 PTN yang telah lolos jalur SNBP. Enam PTN di pulau Jawa diantaranya 4 siswa di UGM, 2 siswa di UNDIP, 1 siswa di UNPAD, 1 siswa di IPB, 1 siswa di ISI Jogja, dan 1 siswa di Universitas Negeri (UN) Malang. Sementara itu, 39 siswa masuk di Unila dan 7 siswa di Itera,” tambahnya.

Dia menyebut, meskipun capaian ini masih di bawah 59 persen. Akan tetapi, pihaknya akan terus melakukan pembenahan agar siswa-siswi di SMA Negeri 1 Metro dapat lolos di PTN baik melalui jalur SNBP maupun SNBT.

“Tahun ini masih mencapai 44 persen, dari target yang seharusnya bisa 60an siswa. Di tahun 2023 lalu ada sekitar 54 siswa dan di tahun 2024 50 siswa yang lolos SNBP,” ungkap M.kholid..

“Harapannya, anak-anak yang belum lolos di jalur SNBP ini mereka nanti bisa berjuang di jalur tes. Saya yakin jebolan SMA Negeri 1 pasti bisa lolos dan masuk PTN yang didambakan,” lanjut M. Kholid .

Untuk mengejar target tersebut, lanjutnya, dirinya akan mengadakan program tryout untuk para siswa-siswi sehingga bisa mengetahui gambaran umum.

“Kita akan bekerjasama dengan pihak ketiga terutama untuk membantu di coaching untuk menetapkan jurusan yang relevan. Karena SNBP ini kan nilainya yang dilihat, jadi nanti siswa bisa sesuai dengan apa yang diinginkan,” pungkasnl M. Kholid.| ( Rio).

PLN dan Polres Kaur Bersinergi Antisipasi Gangguan Listrik dan Pemadaman

KAUR, BENGKULU – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bintuhan terus memperkuat koordinasi dengan Polres Kaur untuk mengatasi gangguan listrik yang sering dikeluhkan masyarakat. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kasat Intelkam Polres Kaur, AKP Ahmad Khairuman, Kamis (20/3/2025), Manager PLN ULP Bintuhan, Tiar Harris Yudhistira, menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga keamanan jaringan listrik di Kabupaten Kaur.

Tiar Harris menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Kaur dalam menjaga kelancaran pasokan listrik. “Kami sangat berterima kasih atas sinergi ini. Keamanan jaringan listrik sangat penting agar masyarakat dapat menikmati listrik yang stabil dan andal,” ujarnya.

Selain pengamanan, PLN juga mengimbau masyarakat untuk mengizinkan pemangkasan atau penebangan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik guna menghindari risiko bahaya dan pemadaman. “Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga kelancaran distribusi listrik demi keselamatan bersama,” tambah Tiar Harris.

Salah satu penyebab utama pemadaman di wilayah Kaur adalah gangguan dari hewan yang naik ke kabel listrik. PLN berkomitmen melakukan upaya preventif guna meminimalkan gangguan tersebut.

Menanggapi hal ini, AKP Ahmad Khairuman mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan potensi gangguan listrik kepada PLN atau kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat. “Jika ada hal mencurigakan atau potensi gangguan, segera laporkan agar dapat segera diatasi,” imbaunya.

Diharapkan, sinergi antara PLN ULP Bintuhan dan Polres Kaur semakin erat, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang lebih aman dan stabil tanpa gangguan.

Mengenal Arti Somasi: Teguran Hukum Sebelum Gugatan

Dalam dunia hukum, istilah somasi sering digunakan sebagai bentuk peringatan atau teguran tertulis yang diberikan oleh satu pihak kepada pihak lain sebelum mengajukan gugatan ke pengadilan. Somasi bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pihak yang bersangkutan agar memenuhi kewajibannya atau menyelesaikan permasalahan secara damai tanpa perlu melalui proses hukum lebih lanjut.

Apa Itu Somasi?

Somasi adalah teguran resmi yang diajukan secara tertulis oleh seseorang atau badan hukum kepada pihak lain yang dianggap melanggar perjanjian, kewajiban, atau melakukan tindakan yang merugikan. Somasi biasanya diberikan sebelum dilakukan upaya hukum lebih lanjut, seperti gugatan perdata.

Menurut Pasal 1238 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), seseorang dianggap lalai dalam memenuhi kewajibannya jika telah diberikan somasi, kecuali jika dalam perjanjian telah ditentukan batas waktu tertentu untuk pemenuhan kewajiban tersebut.

Fungsi dan Tujuan Somasi

  1. Memberi Peringatan
    Somasi bertujuan untuk memberi peringatan kepada pihak yang dianggap wanprestasi (ingkar janji) agar segera memenuhi kewajibannya.

  2. Upaya Penyelesaian Damai
    Sebelum membawa kasus ke pengadilan, somasi berfungsi sebagai upaya penyelesaian secara kekeluargaan atau negosiasi antara kedua belah pihak.

  3. Dokumen Pendukung dalam Gugatan
    Jika permasalahan tidak dapat diselesaikan dan harus masuk ke pengadilan, somasi dapat menjadi bukti bahwa upaya perdamaian telah dilakukan.

Format dan Isi Somasi

Somasi biasanya memuat hal-hal berikut:

  • Identitas pengirim dan penerima somasi

  • Dasar hukum yang menjadi alasan pengiriman somasi

  • Kronologi peristiwa yang melatarbelakangi somasi

  • Tuntutan yang harus dipenuhi oleh pihak yang menerima somasi

  • Tenggat waktu untuk merespons atau menyelesaikan masalah

  • Konsekuensi hukum jika somasi tidak diindahkan

Somasi umumnya diberikan dalam bentuk surat resmi yang dikirimkan langsung atau melalui jasa pengacara. Jika dalam jangka waktu tertentu pihak yang disomasi tidak memberikan tanggapan atau menyelesaikan kewajibannya, pengirim somasi dapat melanjutkan langkah hukum dengan mengajukan gugatan ke pengadilan.

Contoh Kasus Somasi

Sebagai contoh, seorang penyewa yang menunggak pembayaran sewa selama beberapa bulan dapat menerima somasi dari pemilik rumah. Jika setelah menerima somasi penyewa tetap tidak membayar, pemilik rumah dapat membawa kasus ini ke pengadilan untuk meminta penyelesaian hukum.

Somasi juga sering terjadi dalam kasus pencemaran nama baik, utang-piutang, atau pelanggaran hak cipta.

Kesimpulan

Somasi merupakan langkah awal yang penting dalam menyelesaikan sengketa hukum secara damai sebelum berlanjut ke pengadilan. Oleh karena itu, memahami arti dan prosedur somasi dapat membantu individu atau perusahaan dalam menghadapi permasalahan hukum dengan lebih bijak dan efektif.

FKIP Gelar Pilmapres Tingkat Fakultas Tahun 2025

LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres)…

Serba-serbi DPR RI Setujui Revisi UU TNI dalam Rapat Paripurna

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara resmi menyetujui Revisi Undang-Undang Nomor 34…