Puluhan Pemuda Lampung Utara Setuju Revisi UU TNI
Lampung Utara – Puluhan Masa yang terdiri dari pemuda Lampung Utara menyatakan dukungan mereka terhadap revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI). Melalui pernyataan ini, mereka ingin menegaskan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah hasil perjuangan panjang yang melibatkan rakyat, ulama dan TNI.jumat (28/3/2025)
Dalam pernyataan yang disampaikan, Panji, salah satu perwakilan dari kelompok pemuda Kelurahan Tanjung Senang, menyatakan, “Kami mencintai TNI dan percaya bahwa mereka tidak akan berkhianat kepada NKRI. Kami ingin menyampaikan beberapa poin penting sebagai bentuk dukungan kami.
Adapun isi tulisan dukungan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Biarkan anjing menggongong, rakyat tetap bersamamu TNI.
2. Tetap semangat Pak TNI, kami yakin TNI tidak akan berkhianat kepada NKRI.
3. Kami warga masyarakat mendukung revisi UU TNI.
4. Rakyat Indonesia tetap ada di depanmu wahai TNI apabila engkau disakiti.
5. Kami masyarakat cinta TNI.
Dukungan ini disampaikan sebagai bentuk kecintaan dan penghargaan terhadap peran TNI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara. Kelompok pemuda ini berharap agar semua pihak dapat memahami pentingnya dukungan terhadap TNI, terutama dalam konteks revisi UU TNI yang sedang dibahas.ujar nya
“Melalui pernyataan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kami selalu siap mendukung TNI dalam menjalankan tugasnya demi NKRI,” tutup Panji. (Susan)
Satlantas Polresta Bandar Lampung Kawal Pemudik Motor Asal Pulau Jawa
Bandar Lampung – Satlantas Polresta Bandar Lampung mengawal pemudik sepeda motor yang akan melintasi Kota Bandar Lampung, Sabtu dini hari (29/3/2025).
Ratusan Pemudik motor asal pulau jawa dikawal dari pintu masuk perbatasan Kabupaten Lampung Selatan menuju kota Bandar Lampung.
Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika, mengatakan bahwa pengawalan ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik motor yang melintasi Kota Bandar Lampung.
“Hasil koordinasi dengan Polres Lampung Selatan, malam ini secara estafet kita melakukan pengawalan ratusan pemudik motor asal pulau jawa yang melintasi kota Bandar Lampung,” Kata Kompol Ridho Rafika, Sabtu (29/3/2025).
Pengawalan dilakukan dengan menyusuri jalan Soekarno hatta by pass hingga menuju Tugu Raden Intan, Kota Bandar Lampung.
“Kegiatan ini akan terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para pemudik, sehingga bisa selamat sampai tujuan,” Ujar Kompol Ridho.
Kasat Lantas juga mengimbau para pemudik sepeda motor agar selalu hati hati dan tetap mematuhi aturan berlalu lintas selama berkendara. (*)
7 Cara Hemat Baterai HP untuk Mudik Lebaran 2025 dengan Tips Hemat Daya Berikut Ini
Teknologi – Idul Fitri atau Lebaran 2025 semakin dekat, dan banyak warga Jakarta yang akan memulai…
Penjaga Rumah Thomas Riska Diserang Orang Tak Dikenal Menggunakan Sajam
Bandar Lampung – Seorang pemuda yang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) mengayunkan senjata tajamnya berupa parang dengan membabi buta hingga menewaskan penjaga rumah Thomas Riska, pengusaha wisata Pulau Tegal, di Jl. Nusa Indah, Pahoman, Kota Bandar Lampung, Sabtu dini hari (29/3/2025).
Menurut Lia Widiatmoko, sahabat istri Thomas Riska, Hensil, pelaku yang bernama M. Abu Bakar usia 24 tahun sudah diamankan di Polresta Bandar Lampung dan sempat dua bulan ini dalam perawatan RSJ Provinsi Lampung.
Informasi dari orangtua pelaku yang tinggal di Sukadana Ham, pelaku kelahiran tahun 2000 ini sempat dirawat di RSJ Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong tataan, Kabupaten Pesawaran. Dia juga dikabarkan baru saja bekerja menjadi juru parkir di pusat perbelanjaan Mall Bumi Kedaton (MBK).

Dari pantauan CCTV, pelaku membabi buta mengayunkan senjatanya kepada penjaga rumah Thomas Riska hingga mengakibatkan luka di kepala, leher, dan tangan. Petugas jaga itu meninggal saat dalam perawatan di ICU No. 7 RSUD Abdul Moeloek.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal yang kebetulan bertetangga menjenguk korban. Informasi dari teman anak Thomas Riska yang ikut shock akibat kejadian ini mengatakan, pelaku sudah mengikuti mereka naik sepeda motor dari lampu merah di perempatan Minimarket Chandra, Rawa Laut hingga ke rumah Thomas Riska.
Dia sempat menanyakan siapa jati diri si pelaku, namun diam saja hanya memberikan aba-aba agar mereka diam, dan dengan mendadak pelaku menyerang membabi buta penjaga rumah pakai golok yang menahannya di garasi. Keluarga Thomas Riska segera di suruh masuk kedalam kamar untuk berlindung. Pelaku juga masuk ke dalam rumah menggedor pintu kamar berkali-kali sekuat tenaga.
Layanan Kesehatan 24 Jam, Pemerintah Kota Metro Luncurkan Tim Ambulans Gercep
LAMPUNG7COM – Metro | Guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat disaat libur lebaran dimana kerap diwarnai dengan lonjakan kebutuhan layanan medis, Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan RSUD Ahmad Yani meluncurkan Tim Ambulans Gercep (Gerak Cepat).
Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan secara cepat dan tepat, terutama di situasi darurat.
Dengan menyiagakan tiga unit ambulans yang beroperasi 24 jam dan berposko di kawasan Taman Merdeka, tim ini bertugas memberikan pertolongan pertama dan evakuasi medis bagi warga yang membutuhkan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Metro, Eko Hendro Saputra bahwa program ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Jadi, kita dekatkan lagi akses layanan kepada masyarakat Kota Metro. Tiga mobil ambulans akan standby 24 jam di beberapa titik strategis. Ambulans ini disiagakan khusus untuk tim Gercep,” ucap Eko, saat dikonfirmasi awak media usai merilis program tersebut di Taman Merdeka, Jum’at (28/3/2025).
Menurutnya, kunci keberhasilan program ini adalah kecepatan respons. Oleh karena itu, Dinkes juga telah mengaktifkan Call Center 119 yang siap menerima laporan masyarakat kapan saja.
“Begitu ada laporan, kami pastikan ambulans segera ke lokasi. Ini bagian dari komitmen kita untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi warga, terutama bagi mereka yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan,” ucap Eko.
Selain itu, program ini juga selaras dengan visi-misi Wali Kota Metro dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Kesehatan adalah hak semua warga. Karena itu, melalui program ini, kami memastikan bahwa siapa pun yang membutuhkan bantuan medis akan mendapatkan layanan dengan cepat dan profesional,” imbuh Eko.
Peluncuran Tim Ambulans Gercep juga menjadi bagian dari dukungan Pemkot Metro terhadap Operasi Ketupat Krakatau 2025, yang bertujuan mengamankan arus mudik dan balik Lebaran.
“Dengan mobilitas masyarakat yang meningkat, risiko kecelakaan lalu lintas dan kondisi medis darurat juga lebih tinggi. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait untuk memastikan kesiapan layanan medis di lapangan,” ujar Dr. Eko.
Selain ambulans dan tenaga medis, Kota Metro juga telah mengoptimalkan 9 rumah sakit dan 11 puskesmas sebagai bagian dari jaringan layanan kesehatan yang siap melayani masyarakat selama Lebaran.
Program Ambulans Gercep juga melibatkan RSUD Ahmad Yani Metro sebagai pusat koordinasi layanan medis darurat.
Dikatakan direktur RSUD Ahmad Yani, Fitri Agustina menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan tenaga medis dan fasilitas yang memadai untuk mendukung operasional tim ambulans.
Selain ambulans, RSUD Ahmad Yani juga telah menyiapkan tim medis yang bertugas selama libur Lebaran. Sekitar 50 dokter, termasuk dokter spesialis dan dokter umum, akan standby selama 24 jam.
“Kami bersinergi dengan Dinkes Metro dalam tim reaksi cepat ini. Kami memastikan dokter-dokter kami siap menangani pasien di IGD dan ruang rawat inap. Masyarakat tidak perlu khawatir, layanan kesehatan tetap berjalan normal selama libur Lebaran,” ucap Fitri.
Kehadiran Tim Ambulans Gercep mendapat sambutan positif dari warga Kota Metro. Dewi Rahmawati (36), seorang warga Metro Pusat mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang membutuhkan pertolongan medis darurat.
“Dulu kalau butuh ambulans harus tunggu lama, sekarang ada yang standby dan bisa dihubungi langsung. Ini sangat membantu, apalagi di masa liburan seperti ini. Terima kasih Pak Walikota Metro, kami benar-benar sangat membutuhkan terobosan yang seperti ini,” kata Dwi.
Hal senada juga disampaikan oleh Sugeng (45), seorang pemudik dari Jakarta yang merasa lebih tenang dengan adanya layanan ini.
“Saya mudik ke Metro setiap tahun, dan tahu sendiri kalau pas Lebaran sering ada yang sakit mendadak atau kecelakaan. Dengan adanya ambulans yang selalu siap, kami sebagai pemudik merasa lebih aman,” ucap Sugeng.
Langkah inovatif Pemkot Metro ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh terhambat, bahkan di masa liburan.
Dengan adanya Tim Ambulans Gercep, warga Metro kini memiliki akses layanan medis yang lebih mudah, cepat, dan profesional.
Pemkot Metro berharap program ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, serta menjadi model pelayanan kesehatan darurat yang bisa diterapkan di daerah lain. | (Red).
Kebijakan Trump Picu Kekhawatiran dan Dorong Harga Emas ke Rekor Tertinggi
Internasional – Kebijakan baru Presiden AS, Donald Trump, terkait tarif baru memicu kekhawatiran akan eskalasi perang…