Kecelakaan KA Jenggala Tewaskan Asisten Masinis, Keluarga Kehilangan 2 Ponsel Pribadi Korban
Gresik – Kecelakaan tragis antara Kereta Api Commuterline Jenggala relasi Indro–Sidoarjo dengan sebuah truk bermuatan kayu…
Kementerian ESDM dan BPS Matangkan Skema Baru Subsidi BBM, Kombinasi Barang dan BLT
Jakarta – Pemerintah tengah memfinalisasi perubahan skema subsidi bahan bakar minyak (BBM) agar penyalurannya lebih tepat…
1101 Calon Siswa SPPI Batch-3 Tahun 2025 Wilayah Lampung Resmi Diberangkatkan
Lampung – Sebanyak 1101 putra-putri terbaik dari Wilayah Lampung resmi diberangkatkan sebagai Calon Siswa (Casis) Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3 Tahun 2025. Upacara pemberangkatan dipimpin oleh Ketua Seleksi Daerah SPPI Unhan, Brigjen TNI Heri Abriyadi, S.E., M.Han., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Sains dan Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan RI.
Acara digelar pada Jumat, 11 April 2025, di Lapangan Satlog Ajenrem 043/Gatam, Jl. Bypass Soekarno Hatta, Way Halim, Bandar Lampung.
Dari total peserta, sebanyak 953 Casis pria diberangkatkan menuju Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Martapura, Sumatera Selatan, sementara 148 Casis wanita menuju Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Jawa Barat. Seluruh peserta akan mengikuti pendidikan intensif selama tiga bulan.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Heri Abriyadi menyampaikan apresiasi atas semangat dan perjuangan para Casis selama proses seleksi. Ia menegaskan bahwa para peserta terpilih merupakan hasil dari seleksi ketat dan kompetitif.
“Selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos. Semoga ini menjadi awal kontribusi nyata kalian dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Kami berpesan agar kalian menjaga kesehatan, baik fisik maupun mental, dan selalu percaya pada kemampuan diri sendiri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan spiritual selama menjalani pendidikan. “Yakinlah bahwa kalian pasti bisa. Ikuti semua tahapan dengan disiplin dan semangat pantang menyerah,” tambahnya.
Pemberangkatan Casis dilakukan pukul 10.30 WIB setelah sesi pengarahan dan pembekalan. Turut hadir dalam kegiatan ini Ka Ajenrem 043/Gatam Letkol Caj Indra Noverli Sitohang, Pasilidpam Korem 043/Gatam Kapten Inf Jauhari, serta Pasiminkes Denkesyah Lettu Ckm Suhartono.
Staf Khusus Menaker RI Sambut Kepulangan Peserta Magang Jepang dan Serahkan Dana Usaha Mandiri
Bekasi – Sebanyak 216 alumni program pemagangan di Jepang resmi disambut kepulangannya oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jumat (11/4/2025), di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi.
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Bambang Irawan, hadir secara langsung untuk menyambut para peserta sekaligus menyerahkan Dana Usaha Mandiri (DUM), sebagai modal awal bagi alumni untuk membangun usaha secara mandiri dan mendukung perekonomian nasional.
Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Binalavogan Sholahudin, Koordinator Pemagangan Luar Negeri Muhammad Syihab, serta perwakilan dari IM Japan, mitra strategis program magang ke Jepang.
Dalam sambutannya, Bambang Irawan menekankan bahwa pengalaman magang selama 3–5 tahun di Jepang membentuk pribadi yang tangguh, disiplin, dan beretos kerja tinggi—karakter penting untuk kesuksesan di masa depan.
“Magang di Jepang bukan hanya pengalaman kerja, tapi juga pembentukan karakter. Kami berharap para alumni bisa menjadi agen perubahan di masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menitipkan salam dan apresiasi kepada keluarga peserta, serta mengajak para alumni untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Wagub Jihan Ajak Bersih-Bersih Pantai Mutun, Tekankan Pentingnya Kelola Sampah Wisata
Pesawaran – Libur Idulfitri selalu membawa lonjakan wisatawan ke berbagai destinasi di Lampung, termasuk Pantai Mutun.…
KPK Terima 561 Laporan Gratifikasi Selama Idulfitri 2025, Total Nilai Capai Rp341 Juta
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sebanyak 561 laporan gratifikasi masuk dari penyelenggara negara selama…
Batas Pelaporan SPT Tahunan Pajak 2024 Berakhir Hari Ini
Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengingatkan bahwa batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak…
Bupati Egi Respons Positif Kritik Warga Terkait Jalan Rusak dengan Aksi Kreatif
LAMSEL, Palas – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), merespons secara positif aksi protes warga yang menaburkan ikan lele di jalan rusak yang tergenang air di Kecamatan Palas pada Kamis (10/4/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk kritik terhadap kondisi jalan yang sudah rusak parah dan belum mendapatkan perbaikan dari pemerintah selama lebih dari 10 tahun.
Alih-alih marah atau kecewa, Bupati Egi justru mengapresiasi cara kreatif warga dalam menyampaikan kritik mereka. “Saya apresiasi kreativitas masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Terima kasih sudah beraspirasi dengan cara yang unik dan kreatif,” ujar Bupati Egi menanggapi aksi warga tersebut.
Egi menjelaskan, sejak dilantik sebulan lalu, kondisi jalan yang menghubungkan enam desa di Kecamatan Palas — yakni Desa Bumi Daya, Tanjung Jaya, Bumi Asri, Bumi Asih, Bumi Restu, dan Pulau Jaya — sudah menjadi perhatian utama pemerintahannya. Bupati Egi memastikan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi prioritas dalam masa pemerintahannya. Namun, dia juga menekankan bahwa untuk merealisasikan proyek infrastruktur, diperlukan proses dan perencanaan yang matang.
“Saya paham betul masyarakat sudah terlalu lama tidak mendapatkan perhatian dalam hal perbaikan infrastruktur. Tapi yang perlu dipahami juga, pekerjaan infrastruktur itu memiliki prosesnya. Bismillah kita perbaiki sama-sama,” ungkap Egi.
Aksi protes warga ini merupakan bentuk kekecewaan mereka terhadap pemerintah daerah, khususnya Bupati Egi, yang dianggap belum merealisasikan janji kampanye mengenai perbaikan infrastruktur. Puluhan warga Kecamatan Palas menaburkan sekitar 40 kilogram ikan lele ke dalam genangan air yang menutupi jalan rusak sebagai simbol ketidakpuasan mereka terhadap lambatnya perbaikan jalan yang sudah lama dibiarkan rusak.
Warga berharap agar pemerintah daerah segera memperhatikan kondisi jalan yang sudah lama tidak tersentuh perbaikan demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
Titiek Puspa Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak, Keluarga Sebut Dua Hari Sebelumnya Masih Ceria
JAKARTA – Penyanyi legendaris Titiek Puspa telah meninggal dunia di usia 87 Tahun setelah beberapa hari…
Tahun 2025 saatnya Teknologi Pendidikan Masuk Kelas
PENDIDIKAN – Sesuai arahan Presiden Prabowo di hari Guru Nasional, 25 November 2024, menyampaikan bahwa teknologi pendidikan sudah saatnya masuk ke dalam kelas untuk meningkatkan mutu pendidikan mengikuti perkembangan zaman.
Selaras dengan arahan presiden, dinas dinas pendidikan di berbagai daerah sudah mengadakan kegiatan pengadaan papan tulis pintar untuk menunjang peningkatan kualitas pembelajaran. Di dalam kegiatan belajar mengajar, Guru sangat antusias menggunakan papan tulis pintar. Bisa dilihat di beberapa akun medsos para guru yg mengekspos konten saat menggunakan papan tulis pintar, seperti di akun tiktok @evissopiah guru SD di Ciamis atau akun tiktok @susisyamsiah salah seorang guru yang menggunakan papan tulis pintar. Konten lainnya dapat di cari di tiktok atau istagram dengan kata pencarian “papan tulis pintar atau anyboard”
Masih banyak lagi sekolah yang sudah mendapatkan bantuan papan tulis pintar yang sudah tersebar di wilayah Jawa Barat, Kalimantan, Halmahera, Sumatera Utara dan wilayah lainnya.
“Teknologi Pendidikan sudah saatnya masuk kelas, siswa tidak direpotkan lagi harus membeli buku pelajaran karena sudah ada di papan tulis pintar, sekolah tidak lagi harus beli alat peraga atau bahan praktikum karena sudah ada di papan tulis pintar. Konten-konten pembelajaran Biologi, Fisika, Kimia, dan pelajaran lainnya sudah ada di papan tulis pintar” ujar Haerul, S.Pd pemerhati Teknologi Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta
“Semangat belajar guru dan anak didik meningkat seiring hadirnya papan tulis pintar anyboard di kelas. Guru dan anak didik makin kreatif riang gembira di kelas” ujar Bu Ela guru SD Negeri 2 Cikoneng, Jawa Barat.
Di dunia pendidikan saat ini memang mengalami masalah beberapa ruang kelas yang harus segera diperbaiki, namun paralel ruang kelas yang masih bagus perlu dilengkapi dengan prasarana penunjang seperti papan tulis pintar untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar. (*)