Ketua LMPI Lampung Alisa Hendra Soroti Konflik Lahan di Desa Way Huwi: Negara Diminta Hadir untuk Rakyat, Tidak Ada Institusi yang Pihakkan

LAMPUNG SELATAN – Ketua Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Markas Daerah Provinsi Lampung, Alisa Hendra, bersama Ketua LMPI Marcab Lampung Selatan Hairul A Nasution, Ketua LMPI Marcab Tanggamus Iskandar Haris, serta jajaran pengurus LMPI Provinsi Lampung, mengadakan pertemuan untuk membahas persoalan terkait fasilitas umum, termasuk lapangan dan tanah makam di Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Masalah ini timbul setelah klaim dari PT. Budi Tata Semesta (BTS), anak perusahaan CV Bumi Waras (BW), yang mengaku memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang diterbitkan oleh BPN pada 1996. Pada Februari 2024, PT BTS menutup lapangan tersebut dengan pagar beton, meskipun lahan itu sudah digunakan sebagai fasilitas umum sejak 1968.

Desa Way Huwi Minta Negara Hadir

Warga dan pemerintah desa Way Huwi telah melaporkan masalah ini ke sejumlah lembaga negara, termasuk DPR RI, DPD RI, Satgas Mafia Tanah, KemenATR/BPN, Kemenkopolhukam, Ombudsman, Kapolri, Kejagung RI, hingga Wakil Presiden RI, dengan harapan agar negara dapat hadir dan menyelesaikan masalah tersebut. Kepala Desa Way Huwi, Muhammad Yani, menyebutkan bahwa respons dari Wakil Presiden dan beberapa lembaga negara menunjukkan perhatian yang besar terhadap masalah ini. Selain itu, dukungan juga datang dari sejumlah organisasi masyarakat, termasuk Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI).

Arogansi dan Ketidakadilan Terhadap Fasilitas Umum

Alisa Hendra menegaskan bahwa pemagaran lapangan umum yang telah digunakan lebih dari 56 tahun oleh warga desa merupakan tindakan arogan dan kesewenang-wenangan. Ia meminta agar negara hadir untuk melindungi kepentingan rakyat dan memastikan keadilan sosial. “Lapangan ini telah digunakan sejak 1968, jauh sebelum SHGB PT BTS diterbitkan pada 1996. Kami berharap negara memeriksa lebih lanjut bagaimana proses penerbitan SHGB ini, serta mempertanyakan tujuan dan prosedur yang melatarbelakanginya,” kata Hendra.

Tantangan terhadap Praktik Mafia Tanah

Hendra juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dugaan mafia tanah yang beroperasi di wilayah tersebut, dan meminta agar Kejaksaan Tinggi Lampung dapat menindaklanjuti dengan mengungkap praktik KKN yang mungkin terlibat. Ia menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh oknum-oknum yang berusaha menguasai tanah rakyat demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Harapan kepada Presiden Prabowo

LMPI berharap agar Presiden Prabowo memerintahkan instansi terkait untuk menyelidiki lebih dalam mengenai SHGB PT BTS dan tanah lainnya di Desa Way Huwi. Alisa Hendra menegaskan bahwa prinsip pengelolaan tanah di Indonesia harus mengutamakan keadilan sosial sesuai dengan UUD 1945 dan Undang-Undang Pokok Agraria, yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam harus dikuasai oleh negara dan digunakan untuk kemakmuran rakyat. Oleh karena itu, LMPI berencana membawa permasalahan ini ke DPR RI dan Presiden Prabowo, dengan harapan agar SHGB yang diklaim oleh PT BTS dibatalkan.

Dengan harapan agar hak rakyat dilindungi dan keadilan ditegakkan, LMPI siap mendukung perjuangan warga Desa Way Huwi untuk mempertahankan fasilitas umum yang selama ini mereka gunakan.

4.797 Masyarakat Terdampak Banjir di Kecamatan Candipuro, Palas, dan Sragi Terima Bantuan Pangan

LAMSEL, Candipuro – Sebanyak 1.216 Kepala Keluarga (KK) atau 4.797 jiwa yang terdampak bencana hidrometeorologi banjir…

Radityo Egi Pratama Apresiasi Gelaran Gebyar Karang Taruna Lampung Selatan 2025

LAMSEL, Kalianda – Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan sukses menyelenggarakan Gebyar Karang Taruna 2025 di Lapangan Cipta Karya, Kalianda.

Acara yang merupakan bagian dari perayaan HUT Karang Taruna tersebut ditutup dengan Malam Grand Final Pemilihan Muli-Mekhanai Lampung Selatan 2025 pada Jumat malam (24/1/2025).

Selama sepekan berlangsung, Gebyar Karang Taruna 2025 juga menyajikan berbagai pameran dan hiburan rakyat. Malam Grand Final ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan terpilih, Radityo Egi Pratama-M. Syafiful Anwar, serta Kepala Perangkat Daerah dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Radityo Egi Pratama memberikan apresiasi terhadap ide, gagasan, dan inovasi yang tercermin dalam kegiatan Gebyar Karang Taruna Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan terpilih yang akrab disapa Egi itu menyampaikan bahwa Karang Taruna memiliki peran penting dalam melestarikan seni dan budaya di Lampung Selatan. Menurut Egi, Karang Taruna telah berinisiatif mengadakan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat untuk menumbuhkan kembali minat warga dalam menjaga kelestarian budaya lokal.

“Secara tidak langsung, kegiatan ini juga mempromosikan wisata dan budaya kita. Acara seperti ini harus didukung untuk melestarikan budaya kita sekaligus memperkenalkannya ke publik,” ungkap Egi dalam sambutannya.

Egi juga mengajak pemuda-pemudi Lampung Selatan untuk berani berpikir kritis dan menyuarakan ide-ide demi kemajuan daerah.

“Ayo kita bersama-sama berani menyampaikan ide-ide dan gagasan untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan ke depannya,” pesan Egi.

Lebih lanjut, Egi berkomitmen untuk mendukung kegiatan Karang Taruna ke depan agar semakin rutin dilaksanakan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran dan partisipasi pemuda-pemudi dalam mengembangkan potensi daerah akan semakin meningkat.

“Kedepannya, pemerintah daerah akan mendukung penuh kegiatan seperti ini. Kita akan menggelar acara yang lebih baik dan lebih rutin. Dengan acara seperti ini, anak muda akan lebih kreatif dan lebih mengenal budaya. Ini adalah kegiatan positif yang harus didukung oleh pemerintah,” tutup Egi.

Himpun Aspirasi Masyarakat, Pemkab Lampung Selatan Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2026

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengadakan Forum…

Komisi IV DPRD Lamsel, Menilai Penanganan RS Airan Raya Cukup Memuaskan

LAMPUNG SELATAN – Komisi IV DPRD Lampung Selatan memberikan penilaian positif terhadap pelayanan Rumah Sakit Airan…

Wakil Ketua Komisi I DPRD Lamsel, Jenggis: Kita Akan Mendampingi Inspektorat Saat Melakukan Pembinaan di Desa

LAMPUNG SELATAN — Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan mengadakan kunjungan kerja (kunker)…

Komisi I DPRD Lamsel, Ajak Camat dan Kades Candipuro Wujudkan Program Ketahanan Pangan

LAMPUNG SELATAN — Pemerintah Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, menerima kunjungan kerja dari Komisi I DPRD…

Dukung Swasembada Pangan 2025, Pemkab Lampung Selatan Bersama Forkopimda Ikuti Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektar

LAMSEL, Kalianda – Sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Komisi I DPRD Lamsel: Membangun Ketahanan Pangan Dari Desa Selaraskan Asti Cita Presiden Prabowo

LAMPUNG SELATAN — Membangun ketahanan pangan dari tingkat desa merupakan komitmen untuk memperkuat peran desa dalam…

Komoditas Cabai Masih Menjadi Penyumbang Utama Kenaikan IPH pada Minggu Ke-3 Januari 2025

LAMSEL, Kalianda – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) kembali menggelar rapat koordinasi (Rakor) mingguan…