Pemprov Lampung dan APJII Bersinergi, Perkuat Digitalisasi dan Akses Internet Merata

LAMPUNG – Dalam upaya meningkatkan budaya literasi yang relevan dengan dinamika kehidupan modern, Perpustakaan Kantor Perwakilan…

Kejaksaan Tinggi Lampung Dalami Laporan Dugaan Mafia Tanah & Alih Fungsi Lahan Kawasan Hutan TNBBS di Lampung Barat

Lampung – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menyoroti adanya kejanggalan terkait pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta penerbitan sertifikat di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Kabupaten Lampung Barat. Padahal, kawasan tersebut merupakan hutan lindung yang telah ditetapkan sebagai warisan dunia.

Kepala Kejati Lampung, Kuntadi, menegaskan pihaknya akan mendalami persoalan tersebut karena munculnya kewajiban PBB dan sertifikat di kawasan konservasi dinilai tidak wajar.

“Kalau itu kawasan hutan yang di lindungi dan warisan dunia, lalu tiba-tiba ada pembayaran PBB dan sertifikat terbit, pasti ada yang tidak beres. Persoalan ini akan kami dalami, meski saya sebentar lagi pindah tugas ke Jawa Timur,” ujar Kuntadi, Rabu (16/4/2025).

Ia menambahkan bahwa pergantian pimpinan di lingkungan kejaksaan tidak akan memengaruhi komitmen terhadap penegakan hukum.

“Di kejaksaan, ganti orang bukan berarti ganti kebijakan. Proses hukum akan tetap berjalan. Pengganti saya pun merupakan sosok yang berintegritas,” tegasnya. (Aris/Tim)

Launching Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Anggota DPRD: Wujud Kepedulian untuk Anak Didik Sehat dan Cerdas Trimakasih Pak Prabowo

LAMPUNG SELATAN — Pemerintah Daerah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, resmi meluncurkan Program…

Lampung Siap Hadapi Dampak Kebijakan Tarif Impor Baru AS

Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan kesiapannya dalam mengantisipasi potensi dampak ekonomi akibat kebijakan tarif impor…

Mahasiswa IIB Darmajaya Suarakan Aspirasi di Forum Strategis Pembangunan Lampung

LAMPUNG – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Muhammad Daffa Alfitrah bersama…

Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Lulusan UGM ke Wartawan

Jakarta – Polemik terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya dijawab langsung oleh…

Advokat Hotma Sitompoel Meninggal Dunia

JAKARTA – Advokat, Hotma Sitompul, meninggal dunia. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (16/4). Hal ini…

Rektor Terima Audiensi Bupati Mesuji Beserta Jajaran 

LAMPUNG – Rektor Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan audiensi dari Bupati Kabupaten Mesuji Elfianah, S.E., beserta…

Sekda Lampung Barat Ajak Warga Perkuat Silaturrahmi dan Lestarikan Budaya Lewat Halal Bihalal Pujakesuma

LAMBAR – Halaman Lamban Gedung Pancasila di Komplek Perkantoran Pemda Lampung Barat dipenuhi suasana keakraban dan…

Pemkot Bandar Lampung Gencar Tangani Banjir, Infrastruktur Terus Dibenahi

Bandar Lampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus memperlihatkan keseriusannya dalam menangani persoalan banjir yang selama ini kerap menghantui sejumlah wilayah. Upaya ini terlihat dari berbagai proyek perbaikan infrastruktur yang sudah rampung di beberapa kecamatan prioritas, termasuk Sukabumi dan Teluk Betung Selatan.

Di wilayah Sukabumi, tepatnya di Jalan Tirtayasa, Kelurahan Campang Jaya, berbagai pekerjaan konstruksi telah dilakukan untuk meningkatkan daya tampung dan efektivitas saluran air. Di antaranya pemasangan talud siring, penyelesaian proyek box culvert, serta perbaikan sistem drainase agar aliran air hujan lebih lancar dan tidak menyebabkan genangan.

Sementara itu, di kawasan Teluk Betung Selatan, Pemkot juga telah menyelesaikan pengerukan sedimen yang menumpuk di saluran drainase Jalan Ikan Tenggiri — salah satu titik yang kerap mengalami banjir akibat pendangkalan.

Langkah lain yang turut dilakukan adalah penertiban bangunan liar yang berdiri di atas saluran air. Keberadaan bangunan-bangunan ini selama ini menghambat aliran air, memperparah banjir saat curah hujan tinggi. Selain itu, perbaikan pagar makam di Kelurahan Talang juga diselesaikan sebagai bagian dari penataan kawasan yang lebih menyeluruh.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan bahwa seluruh upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang lebih tertata dan bebas dari ancaman banjir.

“Seluruh pekerjaan ini kami lakukan untuk kepentingan masyarakat. Tujuannya bukan hanya menyelesaikan masalah banjir sementara, tapi benar-benar menuntaskannya secara menyeluruh,” ujar Eva.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedy Sutiyoso, menambahkan bahwa seluruh proyek ini dibiayai oleh anggaran rutin tanpa program khusus.

“Kami menggunakan anggaran rutin tahunan dan menyusun skala prioritas berdasarkan wilayah yang rawan banjir. Semua sudah terjadwal,” jelasnya.

Pemkot berharap, setelah proyek-proyek ini rampung, dampak banjir bisa ditekan secara signifikan, serta kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat pun ikut meningkat. Pemerintah juga akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan sistem drainase tetap berfungsi optimal.