Bupati Tubaba Apresiasi Rekomendasi DPRD dalam Penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2024

TUBABA – Pada Rapat Paripurna DPRD yang diadakan untuk Penyampaian Rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun…

27 Angkatan Alumni FEB Unila Kumpul di Halal Bihalal, Siap Bersinergi Bangun Lampung

LAMPUNG – Dalam semangat memperkuat jaringan dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sebanyak 163 alumni dari 27 angkatan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) menghadiri acara Halal Bihalal bersama Pemerintah Provinsi Lampung di Holiday Inn Bukit Randu, Sabtu (26/4/2025).

Acara ini menjadi momentum penting untuk menjalin silaturahmi antaralumni sekaligus mendorong peran aktif mereka dalam mendukung kemajuan Provinsi Lampung.

Beberapa tokoh turut hadir, termasuk Kepala BPKAD Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, ST., MM., yang juga merupakan alumni FEB Unila, serta Wakil Rektor II dan IV Unila, Habibullah Djimat dan Ayi Ahadiat, yang mendukung penuh upaya kolaboratif ini.

Mewakili Gubernur Lampung, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ganjar Jationo, menyampaikan apresiasi atas pencapaian FEB Unila yang dinilai berhasil menjaga kualitas mutu pendidikan.

“FEB Unila telah menunjukkan kesungguhan dalam menjaga standar akademik, dan ini patut dibanggakan. Saya harap peran alumni semakin terasa dalam pembangunan Lampung,” ujar Ganjar.

Ia juga menekankan pentingnya peran alumni dalam mengoptimalkan potensi bonus demografi dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Dengan bekal keilmuan, jejaring, dan pengalaman, alumni FEB Unila bisa menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Dekan FEB Unila, Nairobi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata para alumni, seperti pembangunan masjid fakultas dan bantuan beasiswa. Ia juga menyoroti perkembangan FEB Unila, termasuk pembukaan program studi Bisnis Digital dan peningkatan kerja sama internasional.

“Meski berkembang, kami masih menghadapi tantangan, salah satunya adalah pembayaran SPP mahasiswa. Karena itu, dukungan alumni sangat kami harapkan untuk masa depan pendidikan yang lebih inklusif,” kata Nairobi.

Ketua Keluarga Alumni FEB (KAFE) Unila, Edarwan, memaparkan tiga fokus utama organisasi alumni saat ini: memperkuat jejaring lintas generasi, mendukung karier alumni muda, serta bersinergi dengan fakultas dalam berbagai program sosial dan kewirausahaan.

“KAFE Unila hadir sebagai wadah untuk merangkul potensi alumni demi memberi kontribusi yang berarti bagi masyarakat dan daerah,” ujar Edarwan.

Salah satu alumni tertua yang hadir, Hairi Pasha dari angkatan 1967, yang akrab disapa Kak Pasha, menyampaikan rasa bangganya dan mendorong agar semangat kekeluargaan antaralumni tetap dijaga.

“Mari terus pererat hubungan dan dorong inisiatif yang memberi manfaat jangka panjang. Saya usul agar KAFE Unila memulai program amal jariyah sebagai warisan sosial kita bersama,” tutupnya.

Anggota DPRD Lamsel dan Wabup Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gapura Masjid Nurul Mukminin

LAMPUNG SELATAN – Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran masjid dalam kegiatan keagamaan dan sosial, prosesi…

Gubernur Lampung Dukung Pembentukan Kabupaten Sungkai Bunga Mayang

LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, hadir dalam acara Halal Bihalal masyarakat Sungkai Bunga Mayang…

Dari Desa Terpencil Menuju Puncak Prestasi: Perjalanan Inspiratif Asep Perdiansyah dalam Dunia Pendidikan

Lampung – Kisah Asep Perdiansyah, alumnus berprestasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila)…

Kasat Lantas Polres Tanggamus Tegaskan Pentingnya Penertiban Lalu Lintas untuk Meningkatkan Keselamatan

Tanggamus – Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tanggamus, Iptu I Made Agus Dwi Dayana, S.H., menyatakan bahwa kegiatan penertiban pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pada Jumat, 25 April 2025, di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Gisting, Kabupaten Tanggamus, bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas.

Dalam keterangannya, Iptu I Made Agus Dwi Dayana menekankan pentingnya menjaga ketertiban berlalu lintas demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib, baik untuk pengendara maupun masyarakat sekitar.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan penertiban terhadap pelanggaran lalu lintas, seperti penggunaan knalpot brong, pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, dan kendaraan yang melanggar batas ukuran serta muatan,” kata AKP I Made Agus Dwi Dayana mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Menurut Kasat Lantas, kegiatan ini juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang kerap terjadi akibat pelanggaran-pelanggaran tersebut.

“Dengan penertiban ini, diharapkan bisa mengurangi tingkat fatalitas laka lantas di wilayah hukum Polres Tanggamus,” tambahnya.

Selain itu, Kasat Lantas juga mengungkapkan bahwa kegiatan penertiban ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak pidana, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kejahatan jalanan lainnya.

“Penegakan hukum lalu lintas ini sejalan dengan upaya kami dalam menjaga situasi dan kondisi yang aman, tertib, dan lancar (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Tanggamus,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sat Lantas Polres Tanggamus berhasil menindak 11 pelanggaran, dengan rincian 1 pelanggaran Surat Izin Mengemudi (SIM), 9 pelanggaran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan 1 pelanggaran kendaraan roda dua.

“Semoga dengan tindakan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan yang ada, agar angka kecelakaan bisa terus menurun,” tutupnya. (Susan)

Polres Metro Gerak Cepat Koordinasi Dan Evakuasi Dua Remaja Yang Tenggelam di Irigasi Tejosari

Metro – Jumat sore (25/4/2025), suasana tenang di Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah dua remaja dilaporkan tenggelam di saluran irigasi setempat. Aparat kepolisian Polres Metro sigap turun tangan melakukan berbagai langkah strategis untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi korban.

Dua korban, DF (14) dan HAF (13) Alamat Tejosari Metro Timur, tenggelam saat berenang bersama empat temannya di saluran irigasi sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut keterangan saksi-saksi, keduanya terseret arus deras sebelum akhirnya menghilang.

Mengetahui adanya kejadian tersebut, jajaran Polres Metro melalui Polsek metro Timur segera melakukan langkah koordinatif dan taktis.

Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan, S.I.K melalui Kapolsek Metro Timur AKP Amirul mengatakan bahwa Tim kepolisian langsung menghubungi BPBD Kota Metro guna mengerahkan personel untuk pencarian korban. Tak hanya itu, polisi juga berkoordinasi dengan petugas perairan DAM Trimurjo untuk mengurangi debit air irigasi demi mempermudah pencarian.

“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak cepat. Koordinasi dengan BPBD dan petugas perairan DAM Trimurjo Lamteng hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar Lokasi demi kelancaran proses evakuasi,” ujar Kapolsek

Unit Identifikasi Satreskrim Polres Metro pun turut diterjunkan ke lokasi, bersama personel dari Polsek Metro Timur untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi korban. Ambulans dari Puskesmas Tejosari disiagakan sejak awal, memastikan jika korban ditemukan, penanganan medis bisa segera dilakukan.

Upaya pencarian sempat dihentikan pada pukul 20.50 WIB karena keterbatasan penerangan. Namun aparat Kepolisian bersama Tim SAR dan warga setempat tetap melakukan pemantauan ketat di area sekitar ledeng. Akhirnya, sekitar pukul 21.45 WIB, korban pertama atas nama HAF ditemukan sekitar 200 meter dari titik awal tenggelam dengan kondisi luka lecet akibat terbawa arus.

Tak lama berselang, pada pukul 22.00 WIB, korban kedua, DF, ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi tenggelam. Korban ditemukan dalam kondisi penuh luka di beberapa bagian tubuh akibat hantaman arus deras dan bebatuan.

Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Metro melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kedua korban. Jenazah HAF diperiksa di RSUD A. Yani Metro, sementara jenazah DF diperiksa di rumah duka dengan pendampingan dari personel kepolisian.

Kepolisian menghimbau warga, khususnya para orang tua, agar lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak-anak di area perairan terbuka. Upaya preventif dan edukatif akan terus digencarkan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (susan)

Sat Samapta Polres Metro Amankan Dua Pria Diduga Miliki Narkotika Jenis Sabu Saat Patroli Preventif Strike

Metro, 25 April 2025 – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Metro, Tim Patroli Preventif Strike Sat Samapta Polres Metro berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang diduga membawa dan memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

Kegiatan patroli tersebut dilakukan pada hari Jumat, tanggal 25 April 2025 sekitar pukul 22.20 WIB di Jalan Kaca Piring, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro. Saat itu, petugas mencurigai dua orang tidak dikenal yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Scopy warna putih tanpa nomor polisi.

Setelah dihentikan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap badan, kendaraan, serta barang bawaan keduanya. Hasil pemeriksaan mendapati satu klip plastik bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu berada di dekat kaki salah satu pelaku.

Saat dilakukan interogasi singkat di lokasi, salah satu pelaku berinisial BSAW (24) mengakui bahwa barang tersebut miliknya bersama dengan temannya berinisial AW (28). Keduanya mengaku baru saja membeli barang haram tersebut dari wilayah Kabupaten Pesawaran.

Selanjutnya, Tim Patroli Sat Samapta segera mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti ke Polres Metro dan menyerahkan kasus tersebut kepada Satuan Reserse Narkoba untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Barang Bukti yang Diamankan:

1 (satu) klip plastik bening diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu

2 (dua) unit handphone

1 (satu) unit sepeda motor Honda Scopy warna putih tanpa plat nomor

Langkah cepat dan tegas ini merupakan bagian dari upaya preventif Sat Samapta Polres Metro dalam menciptakan keamanan serta menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Kota Metro. (susan)

Gagal Curi Motor Guru, Dua Pelaku Curanmor Asal Tanggamus Diamuk Warga di Sukoharjo Pringsewu

Pringsewu – Dua pria asal Kabupaten Tanggamus, Lampung, menjadi bulan-bulanan massa setelah kepergok mencuri sepeda motor di area parkir SMK Pelita Madani, Pekon Sukoharjo II, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, pada Jumat (25/4) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolsek Sukoharjo AKP Riyadi menjelaskan bahwa kedua pelaku berinisial AN (30) dan RY (23), merupakan warga Pekon Sanggi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus.

Aksi pencurian bermula ketika pelaku berusaha membawa kabur sepeda motor Honda Genio BE 4707 SKH milik Farhan Apriansyah (25), seorang guru di sekolah tersebut. Saat itu motor dalam keadaan terparkir di halaman sekolah.

“Namun upaya pencurian itu gagal setelah seorang siswa melihat aksi mereka dan langsung meneriaki “maling”. Pelaku pun panik, meninggalkan motor curian yang sudah dirusak kunci kontaknya, lalu melarikan diri menggunakan motor mereka sendiri,” ujar AKP Riyadi dalam keterbaganya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra pada Sabtu (26/4/2025).

Mendengar teriakan tersebut, lanjut Kapolsek, warga sekitar segera melakukan pengejaran hingga ke wilayah Kecamatan Banyumas, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian. Kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap setelah sepeda motor yang mereka tunggangi terjatuh.

“Warga yang geram sempat menghakimi keduanya. Beruntung, aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan dan mengevakuasi pelaku ke kantor polisi guna menghindari amukan massa,” jelas Riyadi.

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda motor Yamaha NMax tanpa pelat nomor yang digunakan sebagai alat transportasi, satu buah kunci letter L, tiga anak kunci untuk membobol kunci motor, serta dua unit ponsel.

Kapolsek mengungkapkan bahwa kedua pelaku merupakan bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten. Di wilayah Pringsewu saja, keduanya mengaku telah melakukan pencurian di lebih dari 25 lokasi berbeda.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian lainnya. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama 20 hari ke depan.

“Dalam proses penyidikan, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.” tandasnya. (susan)

Hadiri Tabligh Akbar dan Syawalan, Danrem 043/Gatam Sampaikan Apresiasi Atas Upaya Pemprov Lampung Dalam Membangun Kebersamaan dan Silaturahmi Bersama Seluruh Masyarakat Lampung

Lampung –* Bertempat di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim Bandar Lampung, Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., pada hari Jum’at tanggal 25 April 2025, menghadiri Tabligh Akbar dan Syawalan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Acara ini menghadirkan penceramah Ustad Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kapolda Lampung, Kabinda Lampung, Pj Sekda Provinsi Lampung, Kasi Intel Kasrem 043/Gatam, Dan Brigif 4 Mar/BS, Danlanal Lampung, Wakil Walikota Palembang, Kasi Intel B Intelijen Kejati Lampung, serta berbagai tokoh adat, masyarakat, dan agama.

Dalam sambutannya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menekankan bahwa acara ini merupakan upaya untuk mengingatkan masyarakat agar tetap berada di jalan yang benar dan diridhoi oleh Allah Subhana Hu Wa Ta’ala. “Oleh karena itu, Bapak Ibu sekalian simaklah dan dengarlah apa yang akan disampaikan Ustadz Abdul Somad. Di provinsi ini, kita adalah orang-orang Lampung yang berasal dari berbagai suku di Indonesia. Kita saling menghormati dan menghargai satu sama lain,” ujarnya.

Ahmad Muzani juga menekankan pentingnya saling menerima keberagaman yang ada di masyarakat Lampung dengan menyinggung ciri khas salam daerah yaitu “Tabik pun” yang dijawab dengan “Iya Pun”.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen Rikas Hidayatullah menyampaikan apresiasi atas kegiatan Tabligh Akbar dan Syawalan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. “Kami sangat mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan ini. Ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun kebersamaan dan silaturahmi bersama seluruh masyarakat Lampung. Korem 043/Gatam beserta jajaran akan terus mendukung dan mensuport apapun yang menjadi program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Lampung,” tuturnya.

Acara ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi antar masyarakat dan meningkatkan rasa kebersamaan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.