Pemkot Bandar Lampung Salurkan Dokumen Kependudukan untuk Warga Terdampak Banjir

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) bergerak…

Peringati HUT Ke-79 Tahun 2025, Persit KCK Koorcab Rem 043 PD II/Swj Gelar Donor Darah Dan Penyuluhan Kesehatan

LAMPUNG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Tahun 2025 Persatuan Istri Tentara (Persit) KCK Koorcab Rem 043 PD II/Swj, menggelar donor darah yang dilaksanakan di Aula Sudirman Makorem 043/Gatam Jl. Teuku Umar Penengahan Bandar Lampung, diikuti prajurit, Pns TNI-POLRI, Serta istri Prajurit TNI yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 043 Pd II/Swj, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini dan Bhayangkari, yang berpatisipasi sebanyak 162 orang. Kamis (23/1/2025)

Kegiatan donor darah yang dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung dilaksanakan dalam rangka untuk membantu memenuhi kebutuhan dan kesediaan darah di PMI, hal ini merupakan wujud kepedulian sosial TNI dalam hal ini Korem 043/Gatam kepada masyarakat Provinsi Lampung.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., dikesempatan tersebut menyampaikan, dengan mendonorkan darah, kita tidak hanya membantu sesama yang membutuhkan, tetapi juga turut berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan peduli.

“Saya mengajak semua yang hadir di sini untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena setiap tetes darah kita sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan, selain itu, pada kesempatan ini juga kita akan mengikuti penyuluhan kesehatan dari Denkesyah 02.04.03 Lampung, kita semua mengetahui bahwa kesehatan adalah aset yang paling berharga bagi kita semua, “tuturnya.

Selanjutnya orang nomor satu di Korem 043/Gatam ini mengharapkan kepada seluruh peserta untuk terus menjaga diri dan keluarga agar tetap sehat, sekaligus menyimak dengan baik informasi yang akan disampaikan oleh narasumber, sehingga nantinya para peserta dapat menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Selaku Komandan Korem 043/Gatam, mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan acara ini, semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua, akhir kata, mari kita tingkatkan kepedulian kita terhadap sesama dan terus berupaya menjaga kesehatan, akhirnya saya ucapkan selamat HUT ke-79 Persit Kartika Chandra Kirana, semoga organisasi ini semakin jaya dan bermanfaat bagi masyarakat, “pungkasnya.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kasiren Korem 043/Gatam Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian, S.Sos., Kasiops Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Gede Setiawan, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD II/Swj Ny. Hanny Rikas Hidayatullah, Dandenkesyah 02.07.04 Bandar Lampung, Karumkit Tingkat IV 02.07.04 Lampung, Pengurus Persit KCK Korcab Korem Rem 043 Gatam PD II./ Swj, Pengurus Jalasenastri, pengurus PIA Ardya Garini Lanud PM Bunyamin, dan pengurus Bhayangkari Polda Lampung. (Susan)

Kondisi Pekerja Media di Lampung: Terhimpit PHK, Terkekang Sensor Berita, dan Jauh dari Merdeka

Catatan Akhir Tahun 2024
Bandar Lampung – Tahun 2024 menjadi periode suram bagi pekerja media di Indonesia, termasuk di Lampung. Di tengah gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang melanda berbagai sektor, pekerja media tidak terhindar. Di Lampung, sekitar 56 pekerja media, termasuk jurnalis, kehilangan pekerjaan dalam tiga tahun terakhir. Selain itu, banyak perusahaan media yang gagal memenuhi hak-hak normatif pekerja, seperti pesangon yang sesuai ketentuan.
Ketua AJI Bandar Lampung, Dian Wahyu Kusuma, mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini. “Selain PHK, pekerja media di Lampung juga dihadapkan pada masalah seperti pemotongan upah, gaji di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP), dan ketidakjelasan status ketenagakerjaan,” kata Dian.
“Kami mendesak Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung untuk lebih aktif memantau perusahaan pers dan memastikan hak pekerja dipenuhi,” tambahnya.
Selain masalah ketenagakerjaan, kebebasan pers di Lampung juga semakin terancam. Berdasarkan data Dewan Pers 2024, Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) Lampung turun drastis, menempati peringkat kedua terendah di Indonesia. Hal ini dipengaruhi oleh kekerasan terhadap jurnalis, sensor berita, dan ancaman kebebasan berekspresi. AJI Bandar Lampung mencatat 38 kasus kekerasan terhadap jurnalis dalam enam tahun terakhir, dengan enam kasus tercatat pada 2024.
Selain kekerasan, penyensoran berita semakin meluas. “Penyensoran adalah tindakan yang melanggar kemerdekaan pers dan hak publik atas informasi,” tegas Dian. AJI Bandar Lampung mengutuk segala bentuk intervensi dalam pemberitaan dan menuntut penegakan hukum yang lebih serius terhadap pelaku kekerasan dan penyensoran.
Untuk itu, AJI Bandar Lampung mengajukan beberapa rekomendasi untuk memperbaiki kondisi pekerja media, antara lain:
1 Memastikan pemenuhan hak pekerja media dan menanggulangi PHK sepihak.
2 Meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan pekerja media.
3 Menjamin perlindungan kebebasan pers dan menindak tegas penyensoran serta kekerasan terhadap jurnalis.
4 Memperjuangkan kebebasan berekspresi dan berpendapat di Lampung.
AJI Bandar Lampung terus mendorong pekerja media untuk bergabung dalam serikat pekerja dan memperjuangkan hak-hak mereka, serta menjaga integritas dalam menjalankan profesi jurnalis.

Kurang dari 24 Jam, Polsek Bangkunat dan Tekab 308 Polres Pesisir Barat Tangkap Pelaku Penganiayaan Berujung Maut

PESISIR BARAT – Polsek Bangkunat bersama Tim Tekab 308 Polres Pesisir Barat berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia di Pekon Sukamaju, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat, dalam waktu kurang dari 24 jam. Pelaku, Anto Juliyatno (24), ditangkap di kawasan Pasar Rabu, Pekon Gedung Cahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, pada Kamis malam pukul 18.30 WIB.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bangkunat, AKP Zulkifli, menyampaikan keberhasilan ini berkat kerja cepat tim yang didukung informasi dari masyarakat.

Motif dan Kronologi Kejadian

Pelaku mengakui tindakannya didorong oleh rasa cemburu. Korban, Selamat Indra Suharno (32), diduga sering menggoda istri pelaku, meski keduanya telah membuat perjanjian damai pada November 2024.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis pagi, 23 Januari 2025, sekitar pukul 07.00 WIB. Cekcok antara pelaku dan korban berlangsung di rumah Sri Wiyono sebelum akhirnya berlanjut ke area perkebunan kopi. Di lokasi tersebut, pelaku menusuk korban dengan pisau, menyebabkan luka fatal di dada. Korban ditemukan tak bernyawa oleh saksi.

Barang Bukti yang Diamankan

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

  • 1 bilah pisau sepanjang 30 cm dengan gagang kayu kuning dan sarung kayu,
  • 1 bilah parang/arid,
  • 2 unit HP (Oppo dan Samsung),
  • 1 unit sepeda motor Honda Blade hitam list merah,
  • Pakaian korban (celana cokelat dan sarung cokelat),
  • Sepasang sandal.

Pisau yang digunakan untuk melukai korban sempat dibuang oleh pelaku di belakang rumah warga sebelum ditemukan oleh petugas.

Pasal Hukum dan Imbauan Kepolisian

Pelaku kini ditahan dengan jeratan Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

AKP Zulkifli mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung proses hukum yang sedang berlangsung. “Kami memastikan bahwa penegakan hukum akan berjalan dengan adil sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius Polres Pesisir Barat karena berdampak pada keamanan dan ketertiban masyarakat. Pihak kepolisian juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat yang membantu pengungkapan kasus ini.

Unila dan Pemkab Tanggamus Perkuat Kerja Sama untuk Pembangunan Daerah

Lampung – Universitas Lampung (Unila) kembali menegaskan komitmennya mendukung pembangunan daerah dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU)…

Hyena Tutul Ditemukan di Tenggara Mesir, Penampakan Pertama dalam 5.000 Tahun

Internasional – Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di tenggara Mesir, di mana sekelompok ilmuwan melaporkan kemunculan seekor…

I Ketut Dharma Putra Yoga, Alumnus FH Peraih Beasiswa Chevening di Queen Mary University of London

  Lampung – I Ketut Dharma Putra, alumnus Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) angkatan 2014, meraih…

Kapolres Pesisir Barat Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kabag Ops dan Kapolsek

PESISIR BARAT– 23 Januari 2025 – Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., memimpin upacara serah terima jabatan Kabag Ops dan Kapolsek di lingkungan Polres Pesisir Barat pada Kamis (23/01/2025). Upacara ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Lampung Nomor: KEP/09/I/2025 tanggal 8 Januari 2025, yang mengatur rotasi jabatan di lingkungan Polda Lampung.

Pada kesempatan tersebut, Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Pesisir Barat, digantikan oleh Kompol Iwan Dharmawan, S.H., M.H. Sementara itu, AKP Mahdum Yazin, S.H., M.H., Kapolsek Pesisir Tengah, digantikan oleh AKP Hadly Nasution, dan AKP Rudi Aries, Kapolsek Pesisir Utara, digantikan oleh IPTU Imam Sanuwan.

Dalam sambutannya, Kapolres Pesisir Barat menyampaikan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan selama bertugas di Polres Pesisir Barat.

“Kami mengucapkan selamat atas promosi jabatan kepada Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H., AKP Mahdum Yazin, S.H., M.H., dan AKP Rudi Aries. Promosi ini adalah bentuk apresiasi atas kinerja yang telah saudara tunjukkan. Terima kasih atas dedikasi, perhatian, dan pemikiran yang telah diberikan dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pesisir Barat,” ujar Kapolres.

Kepada pejabat baru, Kapolres memberikan pesan untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan mendukung tugas Polres Pesisir Barat.

“Selamat datang kepada Kompol Iwan Dharmawan, S.H., M.H., AKP Hadly Nasution, dan IPTU Imam Sanuwan. Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami berharap saudara dapat mendukung upaya menjaga kondusivitas di wilayah hukum Polres Pesisir Barat, serta melanjutkan capaian positif yang telah dirintis sebelumnya,” tambahnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya menjadikan tantangan sebagai peluang keberhasilan dalam melaksanakan tugas dan mendukung program-program Polri di wilayah Pesisir Barat.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh jajaran Polres Pesisir Barat serta para Ibu Bhayangkari yang turut mendampingi. Serah terima jabatan ini diharapkan dapat memberikan energi baru dalam meningkatkan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Pesisir Barat. (Susan)

Pj. Gubernur Lampung Hadiri Rakor Pembangunan Kesehatan, Dorong Realisasi Program Prioritas Nasional

Bandar Lampung – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, menghadiri Rapat Koordinasi Pembangunan Kesehatan yang berlangsung di…

Bimteks, Baznas dan Kemenag Metro Wujudkan Pengelolaan Zakat Profesional

LAMPUNG7COM – Metro | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Metro mengadakan bimbingan teknis untuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ketua Baznas Kota Metro, Joko Suroso, menjelaskan bahwa peran UPZ sangat strategis dalam mendukung tugas Baznas.

“Kami hanya mengorganisir unit pengumpul zakat, sementara dana yang terkumpul disetorkan sepenuhnya ke Baznas pusat. Oleh karena itu, UPZ memiliki peran penting dalam memastikan pengumpulan zakat dilakukan sesuai aturan,” ucap Joko Suroso.

Dirinya juga menekankan pentingnya regulasi dalam pengelolaan zakat, seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan surat edaran Baznas pusat.

“ASN yang memenuhi nisab wajib membayar zakat. Namun, bagi yang tidak memenuhi nisab, mereka tetap dapat berkontribusi melalui infak. Formulasi ini disesuaikan dengan perhitungan harga emas terkini,” kata Joko Suroso.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Sri Amanto memberikan apresiasi terhadap komitmen Baznas dan UPZ dalam pengelolaan zakat. Ia berharap bimbingan teknis ini mampu meningkatkan kapasitas peserta.

“Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap seluruh peserta memahami tata kelola zakat yang baik, sehingga dapat memaksimalkan potensi zakat di lingkungannya masing-masing,” ujar Sri Amanto.

Sri Amanto menambahkan, zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi solusi untuk mengurangi kesenjangan sosial.

Kegiatan ini diharapkan dapat memacu UPZ di Kota Metro untuk bekerja lebih efektif, dengan mengutamakan transparansi dan akuntabilitas.

Dengan sinergi yang baik antara Baznas, Kemenag, dan masyarakat, tujuan meningkatkan kesejahteraan umat melalui zakat dapat tercapai.

“Zakat adalah instrumen ekonomi Islam yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara adil dan merata,” pungkas Sri Amanto. | (Red).