DPRD Lamsel, Dari Fraksi PDI-Perjuangan Dukung Inpres No. 1 Tahun 2025, Tekankan Efisiensi Anggaran

LAMPUNG SELATAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan dari Fraksi PDI-Perjuangan, menyambut baik terbitnya…

Fitri Purwanti: IPWK, Perekat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

LAMPUNG SELATAN — Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Tanpa…

Bupati Pesawaran Hadiri Musrenbang Kecamatan Way Khilau untuk Penyusunan RKPD 2026

Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Way Khilau dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, pada Selasa (18/2/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Asisten Ekobang, para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat Way Khilau, serta jajaran Kepala Desa.

Dalam sambutannya Bupati Dendi Ramadhona menekankan bahwa kebijakan pembangunan daerah harus selaras dengan prioritas nasional, provinsi, serta program unggulan daerah. Oleh karena itu, usulan rencana kerja yang disampaikan dalam Musrenbang harus benar-benar menjawab isu strategis pembangunan di Kecamatan Way Khilau, serta memprioritaskan program dan kegiatan yang mendesak dengan mengacu pada arah kebijakan RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2021-2026.

“Saya mengapresiasi seluruh kepala desa dan jajaran yang terus berupaya menyampaikan aspirasi masyarakatnya masing-masing. Namun, perlu dipahami bahwa tidak semua usulan dapat terealisasi dalam satu tahun anggaran karena keterbatasan anggaran serta kendala administratif dan prioritas pembangunan lainnya,” ujar Bupati Dendi.

Lebih lanjut, Bupati Dendi meminta seluruh perangkat daerah di Kabupaten Pesawaran, khususnya di Kecamatan Way Khilau, untuk berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan publik serta mewujudkan kinerja pemerintahan yang adaptif, efektif, dan efisien guna menciptakan birokrasi yang modern dan responsif.

Camat Way Khilau M. Nazamroni, juga menyampaikan harapannya agar usulan desa yang bersifat prioritas dapat terealisasi, terutama yang menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat.

“Setiap Musrenbang, kita selalu berupaya mengakomodasi semua usulan yang disampaikan oleh masyarakat melalui kepala desa. Harapan kita adalah agar skala pembangunan di Kecamatan Way Khilau terus meningkat,” ujar Camat Nazamroni.

Selain itu pada kegiatan tersebut juga turut diserahkan bantuan bagi penghulu, guru ngaji, marbot, dan penjaga makam. Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa SD dan SMP juga diberikan, serta pagu alokasi kegiatan fisik dan non-fisik tahun 2025 untuk Kecamatan Way Khilau.

Kasilog Kasrem 043/Gatam Hadiri Pelepasan Tugas Jabatan Pj. Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi Lampung

Lampung –Kasilog Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Dwi Desi Joko Wicaksono, Psc., M.Sc., menghadiri acara pelepasan tugas jabatan Pj. Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd., dan Pj. Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Maidawati Samsudin, di Mahan Agung, Jl. Dr. Susilo, Bandar Lampung, pada Selasa (18/02/2025).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Pj. Sekda Provinsi Lampung Ir. Fredi, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Waka Polda Lampung, Danbrigif 4 Marinir/BS, Palaksa Lanal Lampung, Danlanud PM Bunyamin, Dandenpom II/3 Lampung, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Rektor Unila, serta Forkopimda Provinsi Lampung dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda Provinsi Lampung Ir. Fredi menyampaikan apresiasi kepada Pj. Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin dan Pj. Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Maidawati Samsudin atas dedikasi mereka selama menjabat.

“Banyak ilmu dan pembelajaran yang kami peroleh meskipun waktu kebersamaan kita hanya selama delapan bulan lebih. Namun, pertemuan ini telah menciptakan suasana seperti keluarga. Kami berterima kasih atas pemerintahan yang baik dalam bidang pemerintahan, pembangunan, pelayanan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ir. Fredi juga mengucapkan terima kasih kepada Ny. Maidawati Samsudin atas kontribusinya dalam memajukan program wisata dan posyandu yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak. Ia juga meminta maaf jika terdapat kesalahan selama masa kepemimpinan mereka.

Sementara itu, Kasilog Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Dwi Desi Joko Wicaksono, Psc., M.Sc., mewakili Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Dr. Drs. Samsudin dan Ny. Maidawati Samsudin.

“Mewakili Komandan Korem 043/Gatam dan pribadi, saya mengucapkan selamat jalan dan semoga sukses dalam melaksanakan tugas selanjutnya yang diamanahkan Negara kepada Bapak. Saya yakin dengan wawasan, pengalaman, dan kemampuan yang dimiliki, Bapak akan mampu mengemban amanah tersebut dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Acara ini merupakan momen berharga untuk mengenang jasa dan pengabdian para pejabat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Provinsi Lampung. Semoga langkah mereka ke depan selalu diberkahi dengan kesuksesan dan kebahagiaan. (Susan)

Bupati Pesawaran Tegaskan Pentingnya Perencanaan dalam Musrenbang Kecamatan Kedondong dan Way Ratai

Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Way Ratai dan Kedondong, yang bertujuan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Saung Singgah Desa Wates, Kecamatan Way Ratai, pada Selasa (18/2/2025) ini dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Asisten Ekobang, para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat Kedondong, Camat Way Ratai, serta para Kepala Desa dari kedua kecamatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Dendi menekankan bahwa Musrenbang adalah tahap penting dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Pesawaran, bukan hanya sebuah formalitas.

“Musrenbang memiliki dasar hukum yang jelas dalam Undang-Undang, Permendagri, serta Juklak-Juknis yang mengatur pelaksanaannya. Semua usulan yang masuk akan diproses dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk dikaji berdasarkan prioritas, kapasitas keuangan daerah, serta dampaknya,” ujar Bupati Dendi.

Bupati Dendi juga menyampaikan bahwa berbagai usulan yang diajukan, mulai dari infrastruktur hingga sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan, memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan daerah. Ia berharap Musrenbang kali ini dapat menghasilkan daftar usulan yang akurat dan terprioritaskan untuk pembangunan tahun 2026.

Tema RKPD Tahun 2026 adalah “Memantapkan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Produktif untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Desa, serta Daya Saing Daerah.” Beberapa fokus utama pembangunan meliputi peningkatan kualitas SDM yang sehat, cerdas, unggul, dan berdaya saing, serta perbaikan iklim investasi dan kemudahan berusaha. Selain itu, juga akan difokuskan pada penguatan desa mandiri berbasis potensi lokal, pemerataan dan peningkatan infrastruktur berkualitas, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Bupati juga mengingatkan pentingnya keselarasan kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas nasional, provinsi, dan daerah, serta dengan program unggulan kepala daerah yang tercantum dalam RPJMD Kabupaten Pesawaran 2021-2026.

Camat Way Ratai, Data Trianda, menyampaikan bahwa Kecamatan Way Ratai akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan peningkatan SDM di tahun 2026. Ia juga menekankan pentingnya mendukung program ketahanan pangan nasional melalui Bumdesma, yang diharapkan dapat menopang perekonomian masyarakat, termasuk program Makan Bergizi Gratis.

“Kami berharap usulan terkait infrastruktur dapat terealisasi untuk memperlancar akses wisata serta mendukung sektor pertanian dan perkebunan,” kata Data Trianda.

Camat Kedondong, Irwan Rosa, menekankan pentingnya pembangunan kios UMKM agar pelaku usaha di Kecamatan Kedondong memiliki tempat usaha yang strategis, terutama menjelang bulan Ramadan. Ia juga mengusulkan peningkatan infrastruktur jalan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami telah mengajukan 42 usulan prioritas dan berharap setidaknya 50 persen dapat terealisasi,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dendi juga memberikan bantuan bagi penghulu, guru ngaji, marbot, penjaga makam, serta perlengkapan siswa SD dan SMP. Selain itu, ada juga bantuan untuk kegiatan fisik/non fisik, bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (Berkat) dari Baznas Pesawaran, serta bantuan dana desa 2025 untuk Kecamatan Way Ratai dan Kedondong.

 

FKIP Unila Gelar Karnaval dan Muhibah Seni dalam Rangka Dies Natalis ke-57

LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) sukses menyelenggarakan karnaval dan muhibah seni dalam rangka Dies Natalis ke-57 FKIP Unila, Selasa, 18 Februari 2025.

Kegiatan dilaksanakan di pelataran rumah adat FKIP dan merupakan karnaval serta muhibah seni ketiga yang diselenggarakan sejak 2023. Kegiatan ini tidak hanya merayakan dies natalis FKIP, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari kreativitas dan kecintaan sivitas akademika terhadap budaya bangsa.

Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Rektor Unila, hadir dan membuka acara tersebut. Para tamu undangan turut memeriahkan acara dengan mengenakan baju adat dan perhiasan.

Kegiatan dimulai dengan penjemputan Rektor melalui carnaval on road menuju rumah adat, dilanjutkan dengan penampilan tari Zapin kreasi dari mahasiswa Program Studi (prodi) Pendidikan Tari Unila.

Inovasi terbaru pada tahun ini adalah senam Unila Be Strong, yang dipersembahkan mahasiswa pendidikan bahasa dan tari serta pendidikan jasmani. Senam ini bertujuan untuk membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan kampus.

Selain itu, carnaval on street turut meriah dengan penampilan “The Various of Lampung” dan yel-yel barisan karnaval dari berbagai perwakilan mahasiswa jurusan dan prodi FKIP Unila.

Kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan, salah satunya adalah fashion show tapis Lampung futuristik, yang menjadi bentuk pelestarian kain tapis sebagai ciri khas budaya lokal.

Rektor Unila menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang berkontribusi dalam acara ini. Acara ini selalu berinovasi untuk membangun semangat nasionalisme dan mengasah kreativitas seni.

“Acara yang sudah berlangsung untuk ketiga kalinya ini semakin menunjukkan FKIP Unila terus berinovasi dalam membangun semangat nasionalisme dan mengasah kreativitas seni mahasiswa serta akademisi dengan penuh dedikasi,” ujar Prof. Lusmeilia.

Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Dekan FKIP Unila juga berharap kegiatan ini dapat mempererat sinergitas seluruh warga FKIP Unila serta memberikan ruang bagi pengembangan kreativitas seni dan budaya lokal.

“Harapan saya melalui kegiatan ini terbentuk budaya sinergitas dan kolaborasi yang kuat di seluruh warga FKIP Unila, serta memberi ruang bagi kami untuk menggali dan menampilkan keanekaragaman seni dan budaya yang ada di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

DPRD Kabupaten Lampung Selatan Kembali Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Usulan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Lamsel

LAMSEL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) kabupaten Lampung Selatan, kembali menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Pengumuman Usulan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Hasil Pemilihan Serentak Tahun 2020.

Rapat yang di pimpin langsung oleh Ketua DPRD kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, S.E., M.M. di dampingi oleh Wakil Ketua I Merik Havit, S.H., M.H. Wakil Ketua II A. Benny Raharjo, S.H. dan Wakil Ketua III Bella Jayanti, S.I.Kom., M.B.A.

Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli menjelaskan bahwa usulan pemberhentian ini merupakan langkah normatif sesuai dengan ketentuan Perundang – Undangan.

“Usulan ini diajukan sebagai bagian dari prosedur menjelang akhir Masa Jabatan Kepala Daerah. Selanjutnya usulan ini akan dikirimkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk proses lebih lanjut,” Ujar Beliau.

Dengan usulan ini, DPRD memastikan bahwa transisi Pemerintahan dapat berjalan lancar dan sesuai aturan.

FKIP Unila Jalin Kerja Sama Internasional dengan Robert Gordon University

Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan delegasi dari Robert Gordon University (RGU), Skotlandia, dalam rangka penjajakan kerja sama akademik. Kegiatan ini berlangsung di Aula K dan Ruang Dekan FKIP Unila pada Senin (17/02/2025).

Kunjungan ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, Dr. Riswandi, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd., serta Yanuar Dwi Prastyo, Ph.D. Sementara itu, delegasi dari Robert Gordon University terdiri dari Paul McBean, Iain Duff, dan Miranda Hough. Selain itu kegiatan ini diikuti 200 mahasiswa FKIP Unila

Tujuan utama kunjungan ini adalah penjajakan kerja sama antara FKIP Unila dan Robert Gordon University dalam berbagai bidang, di antaranya:
• Pertukaran mahasiswa guna meningkatkan pengalaman akademik dan wawasan global.
• Pertukaran dosen dan staf akademik untuk memperkaya metode pembelajaran dan penelitian.
• Kolaborasi penelitian bersama yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
• Penyelenggaraan seminar dan webinar internasional untuk memperluas wawasan akademik mahasiswa dan dosen.

Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyambut baik kerja sama ini dan berharap agar dapat segera diimplementasikan dalam berbagai bentuk kolaborasi konkret.

“Kami menyambut baik kerja sama dengan Robert Gordon University. Kolaborasi ini harus segera diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik seperti sharing session dan seminar bersama. Selain itu, kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 1, yaitu mendorong lebih banyak lulusan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Dr. Albet.

Lebih lanjut, Dr. Albet juga mengundang Robert Gordon University untuk ikut berpartisipasi dalam Summer Camp FKIP Unila 2025, yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2025.

Selain pertemuan dengan pimpinan FKIP Unila, delegasi Robert Gordon University juga memberikan kuliah umum kepada mahasiswa FKIP Unila dengan tema “Study and Career Opportunities at Robert Gordon University”.

Dalam sesi ini, Paul McBean, Iain Duff, dan Miranda Nandana menjelaskan berbagai peluang studi di Robert Gordon University, mulai dari program beasiswa, kesempatan magang internasional, hingga prospek karier bagi lulusan.

Para mahasiswa FKIP Unila menyambut sesi ini dengan antusias dan aktif bertanya mengenai peluang studi di luar negeri serta langkah-langkah yang perlu dipersiapkan untuk melanjutkan studi di universitas internasional.

Sebagai tanda penghormatan dan simbol kerja sama, FKIP Unila menyerahkan cinderamata berupa selendang tapis dan plakat kepada delegasi Robert Gordon University. Cinderamata ini diberikan langsung oleh Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., kepada perwakilan delegasi.

Melalui kunjungan ini, FKIP Unila berharap dapat semakin memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kualitas akademik, serta membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan diri di tingkat global.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan FKIP Unila sebagai fakultas yang unggul dan berdaya saing di kancah internasional.

Yudi Suprayoga DPRD Lamsel Gelar Pembinaan IPWK di Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang

LAMSEL – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Yudi Suprayoga, mengadakan pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Dusun Sri Basuki, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, pada Senin (17/2/2025).

Sebagai anggota legislatif dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) III, Yudi menyatakan bahwa acara tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta memberikan wawasan mengenai Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat.

Menurutnya, Ideologi Pancasila adalah kumpulan nilai dan norma yang menjadi landasan keyakinan dan cara berpikir untuk mencapai tujuan bangsa, yang bersumber dari lima sila yang terkandung dalam Pancasila.

“Ideologi Pancasila bersumber dari nilai-nilai yang ada dalam kelima sila, yang mengatur moralitas kita. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dilandasi oleh keyakinan dan kesadaran dari setiap individu. Jika aturan Pancasila sebagai ideologi negara dilanggar, maka sanksi moral dan sosial pun harus diterima,” ujar Yudi Suprayoga.

Yudi juga menjelaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi negara telah mengalami berbagai perkembangan sepanjang sejarah, mulai dari masa Orde Lama, Orde Baru, hingga era Reformasi.

“Para ahli sepakat bahwa ideologi adalah kumpulan gagasan yang disepakati bersama dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia. Kita sebagai bangsa Indonesia patut bangga memiliki Pancasila sebagai ideologi yang dijadikan patokan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” terang Yudi.

Dia berharap, materi yang disampaikan dalam kegiatan ini dapat diserap dengan baik oleh masyarakat, sehingga mereka dapat lebih menjunjung tinggi Ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap pertemuan hari ini memberikan pemahaman terkait kewajiban dan tanggung jawab kita sebagai warga negara untuk bersama-sama menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yudi menambahkan, “Semoga kegiatan ini dapat memperkuat jiwa nasionalisme dan karakter kebangsaan, serta mewujudkan perilaku yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila di kehidupan kita sehari-hari.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Narasumber Hargito, Sekretariat DPRD Lamsel, Kepala Desa Ruguk yang diwakili oleh Kadus setempat, Dedi Roby, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, peserta sosialisasi IPWK, serta tamu undangan lainnya.

(Red)

Gelar IPWK, Legislatif Lamsel Yudi Suprayoga: NKRI Harga Mati

LAMSEL – Program Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) bertujuan untuk memperkenalkan konsep berbangsa dan bernegara yang berlandaskan Pancasila. Sesuai dengan Permendagri No. 71 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendidikan Wawasan Kebangsaan, Pasal 1 Ayat 1, Wawasan Kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap dirinya dan lingkungan, yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah, dengan dasar Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Salah satu yang turut serta dalam kegiatan ini adalah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, Yudi Suprayoga, yang berasal dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dapil III yang mencakup Kecamatan Penengahan, Bakauheni, Ketapang, dan Sragi.

Acara IPWK kali ini diadakan di Dusun 3, Desa Tridarmayoga, Kecamatan Ketapang, pada Senin (10/2/2025), dengan menghadirkan narasumber Hargito, Kepala Desa yang diwakili oleh Kadus Kadek Damanto, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Yudi Suprayoga menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk menjalankan tanggung jawabnya sebagai anggota legislatif Lampung Selatan.

“Kegiatan IPWK ini diadakan untuk membantu masyarakat memahami dan mengerti ideologi Pancasila serta wawasan kebangsaan, agar mereka tetap berpegang pada Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yudi menambahkan bahwa Desa Tridarmayoga adalah tanah kelahirannya, dan menegaskan bahwa sebagai warga negara Indonesia, masyarakat harus selalu menjunjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan prinsip “NKRI Harga Mati.”

(Red)