Polres Pesisir Barat Gelar Patroli Cipta Kondisi Antisipasi Gangguan Kamtibmas pada Bulan Ramadhan 1446 H

Pesisir Barat – Sabtu, 1 Maret 2025, Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Polres Pesisir Barat melaksanakan patroli cipta kondisi di beberapa objek vital yang ada di wilayah hukum Polres Pesisir Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas seperti tawuran, kenakalan remaja, penggunaan narkoba (ngelem), mabuk-mabukkan, serta prostitusi yang berpotensi meningkat pada bulan Ramadhan.

Selain itu, patroli ini juga difokuskan untuk menindak tegas para pelaku premanisme, angkutan ilegal, serta peredaran barang-barang hasil kejahatan (C3) yang meresahkan masyarakat. Keberadaan polisi di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang menjalankan ibadah puasa.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU Kasiyono, S.E., M.H., mengungkapkan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan bulan Ramadhan dapat berjalan dengan kondusif dan tanpa adanya gangguan yang dapat merusak suasana ibadah umat Muslim.

“Polres Pesisir Barat akan terus hadir di tengah masyarakat, melakukan patroli secara rutin, dan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum yang dapat mengganggu ketertiban umum, khususnya selama bulan Ramadhan,” ujar IPTU Kasiyono.

Patroli ini melibatkan sejumlah personel dari berbagai satuan di Polres Pesisir Barat, dan akan terus dilakukan secara intensif selama bulan Ramadhan 1446 H untuk memastikan terciptanya situasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.(Susan)

Kapolda Lampung Ajak Remaja Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif, Hindari Tawuran dan Balap Liar

LAMPUNG – Menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengajak para remaja dan pelajar untuk mengisi waktu libur sekolah dengan kegiatan-kegiatan positif.

Ajakan ini sekaligus sebagai upaya mencegah tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan, Ramadan merupakan momentum yang tepat bagi generasi muda untuk memperbanyak kegiatan bermanfaat, seperti mengikuti kajian agama, terlibat dalam kegiatan sosial, dan mempererat silaturahmi dengan keluarga.

“Manfaatkan waktu libur sekolah selama Ramadan dengan hal-hal yang positif. Jauhi aktivitas yang tidak bermanfaat, apalagi yang dapat mengganggu ketertiban umum seperti balap liar, tawuran, bermain petasan, atau nongkrong hingga larut malam,” ujarnya, Sabtu (1/3/2025).

Irjen Pol Helmy Santika juga mengingatkan bahwa kegiatan negatif, selain membahayakan keselamatan, juga dapat berujung pada tindakan hukum.

“Kami tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran hukum yang membahayakan masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan warga Lampung menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda Lampung juga mengajak peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya selama Ramadan.

Menurutnya, perhatian orang tua sangat penting untuk memastikan aktivitas anak-anak di luar rumah tetap terkontrol dan terarah.

“Kami berharap para orang tua lebih peduli dan memantau aktivitas anak-anaknya. Jangan biarkan mereka terjerumus dalam pergaulan yang tidak sehat atau terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum,” tuturnya.

Selain itu, Irjen Pol Helmy Santika juga mengajak masyarakat Lampung untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan.

“Mari kita wujudkan Lampung yang aman dan tertib. Dengan kerjasama semua pihak, Ramadan kali ini akan menjadi momen yang penuh berkah dan kedamaian,” pungkasnya.

Polda Lampung juga akan meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan dan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga selama menjalankan ibadah puasa.

Selamat menjalankan ibadah puasa 1446 Hijriah. Semoga Ramadan ini membawa berkah dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Lampung. (Susan)

Gubernur Lampung Kunjungi dan Berikan Bantuan kepada Warga Terdampak Banjir

LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari…

Warga Kali Balau Kencana Apresiasi Respons Cepat Pemkot Bandar Lampung Saat Banjir

BANDAR LAMPUNG – Warga terdampak banjir di Kelurahan Kali Balau Kencana, Kecamatan Kedamaian, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan dan kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung saat bencana melanda pada 27 Februari 2025.

Ungkapan terima kasih itu disampaikan saat Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau lokasi terdampak banjir pada Sabtu (1/3/2025).

Warga Terima Bantuan dan Dukung Pemulihan Pasca-Banjir
Salah satu warga, Samsul, mengaku telah menerima bantuan uang tunai dari Pemkot Bandar Lampung, yang akan ia gunakan untuk memperbaiki rumahnya yang rusak akibat banjir.

“Saat banjir kemarin, saya sudah dibantu. Bantuan uang tunai itu akan saya pakai untuk memperbaiki pagar rumah yang roboh,” ujar Samsul.

Senada dengan Samsul, Warsilah, warga lainnya, juga mengapresiasi langkah cepat Pemkot dalam menangani dampak banjir.

“Sejak hari pertama, tim dari Pemkot langsung turun membersihkan lumpur dan memberikan sembako kepada warga,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah diharapkan dapat membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana serta mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.

Usai Dari Magelang, Bunda Eva Langsung Salurkan Bantuan dan Tinjau Lokasi Banjir di Teluk Betung Timur

BANDAR LAMPUNG – Sepulang dari kegiatan retreat di Magelang sejak 21 hingga 28 Februari 2025, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, langsung turun ke lapangan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, pada Sabtu (1/3/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva membagikan bantuan berupa beras dan sembako lainnya kepada warga. Ia juga mendengarkan keluhan masyarakat dan meninjau langsung titik-titik lokasi banjir.

“Kita langsung memberikan bantuan berupa beras dan sembako kepada warga yang terdampak banjir,” ujar Bunda Eva di lokasi.

Selain memberikan bantuan, Eva Dwiana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung akan segera melakukan langkah konkret dalam penanggulangan dan pencegahan banjir, salah satunya dengan normalisasi sungai.

“Bunda sudah melihat langsung kondisinya. Ke depan, kita akan lakukan normalisasi sungai agar banjir besar tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Pemkot juga akan melakukan pembongkaran terhadap empat rumah warga yang berdiri di atas aliran sungai, sebagai bagian dari upaya memperlancar arus air. Bunda Eva memastikan bahwa proses ini dilakukan atas dasar persetujuan dari pemilik rumah.

“Pemilik rumah sudah bersedia, dan kita sudah berkoordinasi dengan mereka,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot juga merencanakan pelebaran siring di kawasan terdampak sebagai solusi jangka panjang.

“Kita akan melebarkan siring di lokasi ini sekitar 30 sentimeter, agar dapat menampung lebih banyak air,” tutup Eva Dwiana.

Melalui serangkaian upaya ini, Pemkot Bandar Lampung berharap masalah banjir di kawasan Teluk Betung Timur dapat segera teratasi dan masyarakat merasa lebih aman saat musim hujan tiba.

Walikota Eva Dwiana Meninjau Lokasi Rumah Yang Hancur Terkena Longsor 

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau lokasi longsor di Kelurahan Gedong Air,…

Pemerintah Beri Diskon Tarif Tol 20 Persen saat Mudik Lebaran 2025

JAKARTA – Pemerintah memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik…

Unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Curat

Pesisir Barat – Pada hari Kamis, 27 Februari 2025, Unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Kasus ini dilaporkan oleh korban pada 27 Februari 2025, dengan Laporan Polisi Nomor: LP / B / 09 / II / 2025 / SPKT / SEK PETENG / RES PESISIR BARAT / POLDA LAMPUNG.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 15 Januari 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, ketika pelapor pergi ke kebun untuk memanen sayuran. Setibanya kembali di rumah pada pukul 17.30 WIB, pelapor mendapati beberapa barang berharga miliknya telah hilang, termasuk tabung gas 3 kg, senapan angin, beras 10 kg, handphone Redmi Note 8, dan dompet berisi uang tunai Rp 1.200.000,-. Pelapor kemudian menyadari bahwa papan kayu dapur rumahnya telah dirusak, yang diduga menjadi akses pelaku untuk masuk ke dalam rumah.

Kerugian yang dialami pelapor diperkirakan mencapai Rp 4.550.000,-. Berdasarkan laporan tersebut, Polsek Pesisir Tengah langsung melakukan penyelidikan.

Pencurian ini dilakukan dengan modus Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara merusak papan dapur menggunakan alat bantu, lalu mengambil barang-barang berharga milik korban saat korban sedang berada di kebun.

Pada Kamis, 27 Februari 2025, Unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah mendapat informasi bahwa dua pelaku berada di rumah salah satu pelaku di Pekon Way Napal, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah yang dipimpin oleh IPDA Jefriyansah, bersama dengan Tekab 308 Polres Pesisir Barat, langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan dua pelaku, yakni Sdr. Whd (22) dan Sdr. EE (16)

Hasil interogasi mengungkap bahwa keduanya dibantu oleh rekan mereka, Sdr. Ysv(16), yang turut serta dalam aksi pencurian tersebut. Ketiga pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh polisi.

Tersangka yang Berhasil Diamankan:

1. Wyd (22) warga Kec. Pesisir Selatan, kab. Pesisir Barat

2. Ysv (16) (Anak di Bawah Umur) warga Kec. Krui Selatan, Kab. Pesisir Barat.

3. EE (16) (Anak di Bawah Umur) warga Kec. Krui Selatan, Kab. Pesisir Barat.

Pada kasus ini, berpedoman pada Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5, yaitu berkaitan dengan pencurian dengan pemberatan, sanksi pidana yaitu pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.

Barang Bukti yang berhasil Diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah, 1 unit handphone merk Redmi Note 8 warna hitam (IMEI: 86238404718861), 1 unit motor Honda Beat No. Pol. C 2821 EQ, unit senapan angin jenis uklik warna coklat, 1 tabung gas LPG 3 kg

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pesisir Tengah, AKP Hadly Nasution, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku telah mengakui perbuatannya dan akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku. “Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan selalu melaporkan tindak kejahatan yang terjadi di sekitar mereka. Kami akan terus berupaya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Polres Pesisir Barat,” ujar AKP Hadly Nasution.

Dengan pengungkapan ini, Polsek Pesisir Tengah berhasil mengurangi potensi gangguan kamtibmas di wilayah tersebut dan memberikan rasa aman kepada masyarakat Pesisir Barat. (Susan)

Bhabinkamtibmas Polsek Pesisir Tengah Laksanakan Sambang di Pekon Penggawa V Tengah dan Pekon Menyancang, Berikan Edukasi Kamtibmas kepada Warga

Pesisir Barat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Polsek Pesisir Tengah melaksanakan kegiatan sambang ke Pekon Penggawa V Tengah dan Pekon Menyancang, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga Kamtibmas. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengimbau masyarakat untuk menjauhi segala bentuk perjudian online dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan. Selain itu, pesan-pesan Kamtibmas juga disampaikan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU Kasiyono, S.E., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap upaya preventif yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas.

“Kegiatan sambang ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan, serta menjauhi segala bentuk tindakan yang melanggar hukum seperti judi online dan narkoba,” ujar IPTU Kasiyono.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam menjaga keamanan lingkungan. Polres Pesisir Barat akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi yang aman dan nyaman bagi seluruh warga. (Susan)

Usai Pulang dari Magelang, Eva Dwiana Langsung Salurkan Bantuan ke Korban Banjir

BANDAR LAMPUNG – Sepulang dari mengikuti retreat di Magelang sejak 21 hingga 28 Februari 2025, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, langsung turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, Sabtu (1/3/2025).

“Kita langsung memberikan bantuan berupa beras dan sembako lainnya kepada warga yang terdampak banjir,” ujar Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung akan segera melakukan normalisasi sungai guna mencegah banjir serupa terjadi di masa mendatang.

“Bunda sudah melihat langsung kondisinya. Ke depan, kita akan lakukan normalisasi sungai agar banjir besar tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Selain normalisasi sungai, Pemkot Bandar Lampung juga akan membongkar empat rumah yang berdiri di atas aliran sungai, dengan persetujuan dari pemiliknya.

“Pemilik rumah sudah bersedia, dan kita sudah berkoordinasi dengan mereka,” tambahnya.

Tak hanya itu, langkah pencegahan lainnya adalah pelebaran siring untuk meningkatkan kapasitas tampungan air.

“Kita akan melebarkan siring di lokasi ini sekitar 30 sentimeter, agar dapat menampung lebih banyak air,” tutupnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan permasalahan banjir di kawasan Teluk Betung Timur dapat diatasi secara bertahap dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.