Eva Dwiana Kembali Pimpin KONI Bandar Lampung Secara Aklamasi

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, kembali terpilih sebagai Ketua Umum KONI Bandar Lampung untuk periode 2025—2029 secara aklamasi.

Dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Bandar Lampung yang berlangsung di Hotel G Syariah, Rabu (19/3/2025), tidak ada calon lain yang mendaftar sebagai kandidat ketua umum. Sebanyak 35 cabang olahraga (cabor) pemilik suara sepakat mendukung kembali Eva Dwiana untuk melanjutkan kepemimpinannya di KONI Bandar Lampung selama empat tahun ke depan.

Ketua Panitia Pelaksana Musorkot, Abdul Malik, menyatakan bahwa tidak ada satu pun kandidat yang mengajukan diri, sehingga forum secara bulat menyetujui penunjukan kembali Eva Dwiana sebagai Ketua KONI Bandar Lampung.

“Seluruh perwakilan cabor sepakat secara aklamasi menunjuk kembali Bunda Eva untuk memimpin KONI Bandar Lampung,” ujar Abdul Malik.

Eva Dwiana: Ini Amanah, Akan Saya Jalankan Sebaik Mungkin
Menanggapi kepercayaan tersebut, Eva Dwiana mengaku awalnya tidak berniat mencalonkan diri kembali. Namun, karena dukungan penuh dari seluruh cabang olahraga, ia akhirnya menerima amanah tersebut.

“Sebetulnya saya tidak mendaftarkan diri untuk pemilihan ini. Namun, seluruh cabor meminta saya untuk kembali memimpin, insyaallah amanah ini akan saya jalankan sebaik mungkin,” kata Eva Dwiana.

Ia berharap, di periode kepemimpinannya yang baru, semua pihak terus bersinergi demi kemajuan olahraga di Bandar Lampung.

“Bandar Lampung sudah menjadi barometer pembinaan olahraga di Lampung. Semua cabor harus terus meningkatkan prestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tapi juga nasional hingga internasional,” tambahnya.

Dukungan KONI Lampung: Bandar Lampung Berprestasi dan Punya GOR Siger
Sementara itu, Ketua Umum KONI Lampung yang diwakili oleh AKBP (Purn) AM Harahap menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus KONI Bandar Lampung periode 2020—2024 atas upaya mereka dalam pembinaan cabang olahraga dan atlet.

Ia juga menyoroti keberhasilan Bandar Lampung yang secara konsisten menjadi juara umum dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta pencapaian lainnya, termasuk keberadaan GOR Siger yang menjadi fasilitas pendukung penting bagi para atlet.

“Apa yang telah dilakukan KONI Bandar Lampung sangat mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Lampung. Dengan adanya GOR Siger, tentu ini menjadi fasilitas yang akan semakin mendukung pengembangan atlet ke depan,” ujarnya.

Dengan terpilihnya kembali Eva Dwiana, diharapkan prestasi olahraga di Bandar Lampung semakin meningkat dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi di level nasional hingga internasional.

Dede Suhendar Kembali Ajak Masyarakat Tanamkan Nilai-nilai Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

LAMPUNG SELATAN – Dalam upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Sidak di Beberapa OPD Wabup Mad Hasnurin Kecewa Masih Ada Pegawai Tidak Berada di Kantor Saat Jam Kerja

LAMBAR – Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat Mad Hasnurin kecewa terhadap tingkat kehadiran pegawai di lingkungan…

Sekda Nukman Ikuti Gelar Pasukan Pengamanan Idul Fitri 1446 Hijriah

LAMBAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Barat Nukman ikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2025…

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Wagub Jihan Nurlela Ajak Warga Bersinergi untuk Pembangunan Provinsi Lampung

LAMTENG – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka  Safari Ramadan 1446 H…

SMKN 3 Kotabumi Lampung Utara 4 Siswa Diterima di Perguruan Tinggi Melalui Jalur Seleksi SNBP Tahun 2025

Lampung Utara – 4 siswa SMKN 3 Kotabumi Lampung Utara diterima di perguruan tinggi melalui jalur seleksi SNBP tahun 2025, tentunya kabar ini membuat kebanggaan sekolah maupun orang tua.

Keempat siswa tersebut terdiri dari Ahmad Zaidan Zidnaffan diterima di Teknik Mesin (D3) Universitas Lampung, Amanda Putri Yasmin diterima di Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Sriwijaya, Galuh Bayu Bimantara diterima di Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu di institut Teknologi Sumatera, Muhammad Abdi Hafidh diterima di Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan di Politeknik Negri Lampung.

Dijelaskan oleh Wakasek kesiswaan SMKN 3 Kotabumi Armalis, S.Pd mendampingi Kepsek Eka Ratna Krustiyanti, S.Pd diruang kerjanya Rabu (19/3). Menyatakan prestasi ini sangat membanggakan pihak sekolah maupun dewan guru hal tersebut menunjukkan hasil kerja keras dewan guru bersama siswa dalam membangun prestasi belajar.

“Semoga prestasi ini dapat memicu dan memotivasi siswa lainnya sehingga tahun depan akan semakin banyak siswa SMKN 3 Kotabumi diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi),”. Kata Armalis

Sementara Kepsek SMKN 3 Kotabumi Eka Ratna Krustiyanti, S.Pd mengapresiasi prestasi yang ditunjukan oleh para siswanya dalam hal akademik ini menunjukkan prestasi yang sangat besar untuk itu kiranya siswa lain dapat bersungguh-sungguh dalam melaksanakan kegiatan KBM,” raihlah prestasi setinggi langit untuk menuju masa depan yang bergemilang,”. Ujarnya. (Rizky)

Pemkab Kaur Fokus Tekan Stunting: Wabup Ingatkan Aksi Nyata, Bukan Hanya Rapat

BINTUHAN – Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar rembuk stunting guna membahas strategi percepatan penurunan angka stunting di daerah tersebut, Rabu (19/3/2025).

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I., didampingi Asisten II, Lianto, SP, serta Kepala Bapperida, Dr. Ir. Hifthario Syahputra, ST, M.Si, IPM, ASEAN Eng. Acara ini juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Abdul Hamid menegaskan bahwa penanganan stunting tidak boleh hanya berhenti pada rapat dan diskusi, tetapi harus disertai aksi nyata di lapangan.

“Jangan hanya rembuk dan rapat, tapi harus ada langkah konkret. OPD yang terlibat harus benar-benar menjalankan tugasnya agar target penurunan angka stunting bisa tercapai sesuai harapan,” ujar Wabup.

Strategi dan Target Penurunan Stunting

Berdasarkan data tahun 2023, angka stunting di Kabupaten Kaur tercatat sebesar 14,3%. Pemerintah menargetkan penurunan sebesar 2-4% pada tahun 2025, dengan harapan mencapai angka 12,5% sesuai target Provinsi Bengkulu.

Saat ini, jumlah masyarakat Kaur yang terdampak stunting mencapai 114 orang, tersebar di 192 desa dan 3 kelurahan. Oleh karena itu, lokus penanganan stunting akan lebih difokuskan, terutama pada daerah dengan angka kejadian tinggi.

Langkah-langkah strategis yang akan dilakukan mencakup:

  • Intervensi langsung kepada keluarga terdampak
  • Peningkatan akses gizi dan pelayanan kesehatan
  • Pemberdayaan petugas lapangan seperti tenaga kesehatan dan sosial
  • Optimalisasi pemanfaatan Dana Desa untuk ketahanan pangan

Wabup menegaskan bahwa upaya ini harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan, bukan sekadar agenda seremonial.

“Apa yang diberikan kepada masyarakat terdampak stunting harus benar-benar sampai ke mereka dan berdampak nyata. Tanpa tindakan nyata, target kita sulit tercapai,” tegasnya.

Dengan strategi yang matang dan aksi nyata di lapangan, Pemkab Kaur optimis dapat mencapai target penurunan stunting tahun 2025 demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Bekerja Tanpa Padam Tim PDKB UP3 METRO Pastikan ibadah Ramadhan nyaman dan tenang

Metro – Dalam rangka memastikan keandalan suplai listrik selama bulan suci Ramadhan 1446 H, Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN UP3 Metro terus melakukan pengamanan pasokan listrik yaitu pemeliharaan tanpa padam di berbagai lokasi.

Hingga saat ini tercatatat, tim telah berhasil melakukan pemeliharaan tanpa padam pada lebih dari 169 titik lokasi yang tersebar di wilayah Kota Metro, Sukadana, Sribhawono, Rumbia, Bandar Jaya, dan Kalirejo. Langkah ini merupakan bukti dari komitmen PLN untuk memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, terutama saat sahur dan berbuka puasa.

Pengamanan pasokan listrik dilakukan dengan metode khusus, Tim PDKB terdiri dari tenaga ahli terlatih, bekerja dengan standar keselamatan tinggi guna memastikan distribusi listrik tetap stabil. Pemeliharaan ini mencakup inspeksi jaringan, perbaikan potensi gangguan, serta peningkatan kualitas sistem kelistrikan di wilayah prioritas dengan total penyelamatan sebanyak 431.899 kWh.

Manager PLN UP3 Metro M. Burhanuddin Hasan menyampaikan bahwa upaya ini dilakukan PLN guna memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

“Kami terus berupaya memastikan suplai listrik tetap andal, terutama di bulan Ramadhan 1446 H yang membutuhkan pasokan listrik stabil. Hingga 19 Maret 2025, tim PDKB telah mengamankan pasokan listrik tanpa padam pada 169 titik, dan kami akan terus melanjutkan pekerjaan ini demi kenyamanan masyarakat dalam beribadah,” ujarnya.

Pihaknya juga menambahkan selain melakukan pemeliharaan tanpa padam dengan PDKB, ia mengaku siap menjaga keandalan listrik selama Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1446H dengan menerjunkan sebanyak 295 personil Pelayanan Teknik, dan berbagai pengamanan berlapis.

“Jelang idul fitri kami siagakan ratusan petugas pelayanan teknik, 58 unit kendaraan serta pengamanan kelistrikan berupa 2 unit Uniterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas 100 Va, dan tentunya 9 Stasiun Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) siap sedia menjaga kenyamanan masyarakat saat menikmati listrik untuk beribadah di bulan suci dan jelang idul fitri ini” pungkasnya

Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada akan bahaya kelistrikan saat cuaca ekstrim yang mungkin terjadi sebagaimana prediksi BMKG, dan agar dapat melaporkan potensi gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan ini, PLN berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa khawatir akan gangguan listrik.

THR ASN Lampung Selatan Cair Hari Ini, Mulai Bulan Depan ASN Gajian Tiap Tanggal 1 Meski Tanggal Merah

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Secara simbolis, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) menyerahkan THR kepada perwakilan ASN dalam acara yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (19/3/2024).

Bupati Egi menyampaikan bahwa Pemkab Lampung Selatan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp38.107.212.780 dari APBD Tahun 2025 untuk pembayaran THR ini.

Anggaran tersebut diperuntukkan bagi sekitar 6.698 penerima THR, dengan rincian:

  • 2 Pejabat Negara,
  • 50 Anggota DPRD,
  • 6.017 Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan
  • 629 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Ini adalah bentuk apresiasi bagi Pejabat Negara, Anggota DPRD, PNS, serta PPPK melalui APBD Lampung Selatan Tahun Anggaran 2025,” ujar Bupati Egi.

TPP ASN Dinaikkan 25 Persen

Selain THR, PNS dan PPPK di lingkungan Pemkab Lampung Selatan juga akan menerima Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dengan kenaikan 25 persen dari tahun sebelumnya, yang sebelumnya hanya diberikan sebesar 50 persen.

“Tahun ini, jumlahnya saya naikkan 25 persen. Doakan, insyaAllah tahun depan bisa mencapai 100 persen. Saya tingkatkan hak bapak dan ibu semua, tapi tentu saya juga menuntut peningkatan kinerja dari bapak dan ibu,” tegasnya di hadapan ratusan ASN yang hadir.

Ia juga berharap pencairan THR ini bisa menjadi momen membahagiakan bagi para ASN menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Saya berharap THR ini menjadi penyemangat bagi ASN dalam meningkatkan kinerja. Tetap solid, jaga kolaborasi dan kekompakan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung Selatan,” pesannya.

Gaji ASN Mulai Dicairkan Setiap Tanggal 1

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Lampung Selatan, Wahidin Amin, mengumumkan kebijakan baru terkait pencairan gaji ASN.

Mulai 1 April 2025, gaji ASN akan dicairkan setiap tanggal 1 setiap bulan, termasuk jika tanggal tersebut jatuh pada hari libur atau tanggal merah.

“Ini merupakan terobosan dan inovasi dari Bapak Bupati Lampung Selatan. Dengan kebijakan ini, PNS dan PPPK tetap bisa menerima gaji tepat waktu, tanpa terpengaruh hari libur,” jelas Wahidin Amin.

Dengan adanya kebijakan ini, Pemkab Lampung Selatan berharap kesejahteraan ASN semakin meningkat, serta mampu memberikan dampak positif bagi pelayanan publik di daerah tersebut.

(*)

TPID dan TPAKD Lampung Timur Sinergi Jaga Stabilitas Harga dan Akses Keuangan

Lampung Timur – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung Timur menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengendalian inflasi dan mempercepat akses keuangan. Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dalam High Level Meeting (HLM) TPID dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Kantor Bupati Lampung Timur pada Selasa (19/3).

“Stabilisasi pasokan dan harga pangan menjadi prioritas utama, termasuk melalui operasi pasar di bulan Ramadan dan Idulfitri, serta Gerakan Pangan Murah yang digelar hari ini,” ujar Ela Siti Nuryamah.

Lampung Timur Catat Deflasi 0,38% di Februari 2025

Kepala Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, mengungkapkan bahwa pada Februari 2025, Provinsi Lampung mengalami deflasi sebesar 0,02% (yoy). Dari empat kabupaten/kota yang menjadi sampel perhitungan inflasi, Lampung Timur menjadi satu-satunya kabupaten yang mencatat deflasi sebesar 0,38% (yoy).

Kondisi ini didorong oleh penurunan harga pada kelompok Administered Price (AP) dan Volatile Food (VF), seperti diskon tarif listrik serta turunnya harga beras dan aneka cabai. Namun, TPID tetap diminta waspada terhadap kenaikan harga komoditas menjelang Idulfitri 1446 H, seperti bawang merah, bawang putih, gula pasir, telur ayam ras, dan daging ayam ras.

“TPID memiliki peran krusial dalam stabilisasi harga pangan, sehingga sinergi dan koordinasi yang optimal sangat dibutuhkan,” tegas Junanto.

Strategi Percepatan Akses Keuangan

Dalam upaya percepatan akses keuangan di Lampung Timur, Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, merekomendasikan beberapa program TPAKD 2025, seperti:

  1. Literasi dan Inklusi Keuangan
  2. EPIKS (Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah)
  3. Desa PERKASA (Perekonomian Kuat Masyarakat Sejahtera)

Sementara itu, Junanto juga menekankan pentingnya strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif) dalam pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Ia juga menyarankan optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam membangun Toko Inflasi sebagai langkah jangka panjang untuk stabilisasi harga bahan pokok serta peningkatan akses keuangan masyarakat.