Satlantas Polresta Bandar Lampung Kawal Pemudik Motor Asal Pulau Jawa

Bandar Lampung – Satlantas Polresta Bandar Lampung mengawal pemudik sepeda motor yang akan melintasi Kota Bandar Lampung, Sabtu dini hari (29/3/2025).

Ratusan Pemudik motor asal pulau jawa dikawal dari pintu masuk perbatasan Kabupaten Lampung Selatan menuju kota Bandar Lampung.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika, mengatakan bahwa pengawalan ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik motor yang melintasi Kota Bandar Lampung.

“Hasil koordinasi dengan Polres Lampung Selatan, malam ini secara estafet kita melakukan pengawalan ratusan pemudik motor asal pulau jawa yang melintasi kota Bandar Lampung,” Kata Kompol Ridho Rafika, Sabtu (29/3/2025).

Pengawalan dilakukan dengan menyusuri jalan Soekarno hatta by pass hingga menuju Tugu Raden Intan, Kota Bandar Lampung.

“Kegiatan ini akan terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para pemudik, sehingga bisa selamat sampai tujuan,” Ujar Kompol Ridho.

Kasat Lantas juga mengimbau para pemudik sepeda motor agar selalu hati hati dan tetap mematuhi aturan berlalu lintas selama berkendara. (*)

7 Cara Hemat Baterai HP untuk Mudik Lebaran 2025 dengan Tips Hemat Daya Berikut Ini

Teknologi – Idul Fitri atau Lebaran 2025 semakin dekat, dan banyak warga Jakarta yang akan memulai…

Penjaga Rumah Thomas Riska Diserang Orang Tak Dikenal Menggunakan Sajam

Bandar Lampung – Seorang pemuda yang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) mengayunkan senjata tajamnya berupa parang dengan membabi buta hingga menewaskan penjaga rumah Thomas Riska, pengusaha wisata Pulau Tegal, di Jl. Nusa Indah, Pahoman, Kota Bandar Lampung, Sabtu dini hari (29/3/2025).

Menurut Lia Widiatmoko, sahabat istri Thomas Riska, Hensil, pelaku yang bernama M. Abu Bakar usia 24 tahun sudah diamankan di Polresta Bandar Lampung dan sempat dua bulan ini dalam perawatan RSJ Provinsi Lampung.

Informasi dari orangtua pelaku yang tinggal di Sukadana Ham, pelaku kelahiran tahun 2000 ini sempat dirawat di RSJ Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong tataan, Kabupaten Pesawaran. Dia juga dikabarkan baru saja bekerja menjadi juru parkir di pusat perbelanjaan Mall Bumi Kedaton (MBK).

Dari pantauan CCTV, pelaku membabi buta mengayunkan senjatanya kepada penjaga rumah Thomas Riska hingga mengakibatkan luka di kepala, leher, dan tangan. Petugas jaga itu meninggal saat dalam perawatan di ICU No. 7 RSUD Abdul Moeloek.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal yang kebetulan bertetangga menjenguk korban. Informasi dari teman anak Thomas Riska yang ikut shock akibat kejadian ini mengatakan, pelaku sudah mengikuti mereka naik sepeda motor dari lampu merah di perempatan Minimarket Chandra, Rawa Laut hingga ke rumah Thomas Riska.

Dia sempat menanyakan siapa jati diri si pelaku, namun diam saja hanya memberikan aba-aba agar mereka diam, dan dengan mendadak pelaku menyerang membabi buta penjaga rumah pakai golok yang menahannya di garasi. Keluarga Thomas Riska segera di suruh masuk kedalam kamar untuk berlindung. Pelaku juga masuk ke dalam rumah menggedor pintu kamar berkali-kali sekuat tenaga.

Layanan Kesehatan 24 Jam, Pemerintah Kota Metro Luncurkan Tim Ambulans Gercep

LAMPUNG7COM – Metro | Guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat disaat libur lebaran dimana kerap diwarnai dengan lonjakan kebutuhan layanan medis, Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan RSUD Ahmad Yani meluncurkan Tim Ambulans Gercep (Gerak Cepat).

Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan secara cepat dan tepat, terutama di situasi darurat.

Dengan menyiagakan tiga unit ambulans yang beroperasi 24 jam dan berposko di kawasan Taman Merdeka, tim ini bertugas memberikan pertolongan pertama dan evakuasi medis bagi warga yang membutuhkan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Metro, Eko Hendro Saputra bahwa program ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Jadi, kita dekatkan lagi akses layanan kepada masyarakat Kota Metro. Tiga mobil ambulans akan standby 24 jam di beberapa titik strategis. Ambulans ini disiagakan khusus untuk tim Gercep,” ucap Eko, saat dikonfirmasi awak media usai merilis program tersebut di Taman Merdeka, Jum’at (28/3/2025).

Menurutnya, kunci keberhasilan program ini adalah kecepatan respons. Oleh karena itu, Dinkes juga telah mengaktifkan Call Center 119 yang siap menerima laporan masyarakat kapan saja.

“Begitu ada laporan, kami pastikan ambulans segera ke lokasi. Ini bagian dari komitmen kita untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi warga, terutama bagi mereka yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan,” ucap Eko.

Selain itu, program ini juga selaras dengan visi-misi Wali Kota Metro dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kesehatan adalah hak semua warga. Karena itu, melalui program ini, kami memastikan bahwa siapa pun yang membutuhkan bantuan medis akan mendapatkan layanan dengan cepat dan profesional,” imbuh Eko.

Peluncuran Tim Ambulans Gercep juga menjadi bagian dari dukungan Pemkot Metro terhadap Operasi Ketupat Krakatau 2025, yang bertujuan mengamankan arus mudik dan balik Lebaran.

“Dengan mobilitas masyarakat yang meningkat, risiko kecelakaan lalu lintas dan kondisi medis darurat juga lebih tinggi. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait untuk memastikan kesiapan layanan medis di lapangan,” ujar Dr. Eko.

Selain ambulans dan tenaga medis, Kota Metro juga telah mengoptimalkan 9 rumah sakit dan 11 puskesmas sebagai bagian dari jaringan layanan kesehatan yang siap melayani masyarakat selama Lebaran.

Program Ambulans Gercep juga melibatkan RSUD Ahmad Yani Metro sebagai pusat koordinasi layanan medis darurat.

Dikatakan direktur RSUD Ahmad Yani, Fitri Agustina menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan tenaga medis dan fasilitas yang memadai untuk mendukung operasional tim ambulans.

Selain ambulans, RSUD Ahmad Yani juga telah menyiapkan tim medis yang bertugas selama libur Lebaran. Sekitar 50 dokter, termasuk dokter spesialis dan dokter umum, akan standby selama 24 jam.

“Kami bersinergi dengan Dinkes Metro dalam tim reaksi cepat ini. Kami memastikan dokter-dokter kami siap menangani pasien di IGD dan ruang rawat inap. Masyarakat tidak perlu khawatir, layanan kesehatan tetap berjalan normal selama libur Lebaran,” ucap Fitri.

Kehadiran Tim Ambulans Gercep mendapat sambutan positif dari warga Kota Metro. Dewi Rahmawati (36), seorang warga Metro Pusat mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang membutuhkan pertolongan medis darurat.

“Dulu kalau butuh ambulans harus tunggu lama, sekarang ada yang standby dan bisa dihubungi langsung. Ini sangat membantu, apalagi di masa liburan seperti ini. Terima kasih Pak Walikota Metro, kami benar-benar sangat membutuhkan terobosan yang seperti ini,” kata Dwi.

Hal senada juga disampaikan oleh Sugeng (45), seorang pemudik dari Jakarta yang merasa lebih tenang dengan adanya layanan ini.

“Saya mudik ke Metro setiap tahun, dan tahu sendiri kalau pas Lebaran sering ada yang sakit mendadak atau kecelakaan. Dengan adanya ambulans yang selalu siap, kami sebagai pemudik merasa lebih aman,” ucap Sugeng.

Langkah inovatif Pemkot Metro ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh terhambat, bahkan di masa liburan.

Dengan adanya Tim Ambulans Gercep, warga Metro kini memiliki akses layanan medis yang lebih mudah, cepat, dan profesional.

Pemkot Metro berharap program ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, serta menjadi model pelayanan kesehatan darurat yang bisa diterapkan di daerah lain. | (Red).

Kebijakan Trump Picu Kekhawatiran dan Dorong Harga Emas ke Rekor Tertinggi

Internasional – Kebijakan baru Presiden AS, Donald Trump, terkait tarif baru memicu kekhawatiran akan eskalasi perang…

Pemred Club Berbagi Kebahagiaan dengan Dua Anak Yatim Piatu Korban Kecelakaan

Bandar Lampung – Pemred Club mengunjungi dua anak yatim piatu yang kehilangan ayahnya akibat kecelakaan lalu lintas, yang terjadi di jalan rusak dan menyebabkan sepeda motor korban terpelanting, hingga tubuhnya tertancap pagar Masjid Al Hikmah, Jagabaya II, Kota Bandarlampung.

Pertemuan tersebut penuh dengan suasana haru. Sang kakak yang pendiam namun cerdas (sekolah di SD Teladan dan SMPN 2) dan adiknya yang cerewet, langsung merasa akrab dengan anggota Pemred Club.

Di usia yang masih sangat membutuhkan kasih sayang orangtua, Muhamad Rai Qabil Aldriando (15) dan Moezza Raiqamahyra Eduardo (6) harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan kedua orangtua mereka.

Ibu mereka, Detriyani Atika, meninggal dunia akibat Covid-19 empat tahun lalu, sementara ayah mereka, Eduardo, meninggal dalam kecelakaan lalu lintas pada Sabtu malam (22/2/2025), yang disebabkan oleh kondisi jalan yang buruk.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemred Club memutuskan untuk mengunjungi kedua anak tersebut di rumah mereka, yang kini diasuh oleh kakek dan neneknya. Sang kakak diasuh oleh kakek dari pihak ayah, Saukani, sementara adiknya diasuh oleh nenek dari pihak ibu, Aina Sri Rahayu.

Pemred Club menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk bersilaturahmi dan berbincang-bincang dengan kedua anak yatim tersebut serta kakek dan nenek mereka, sambil membawa oleh-oleh panganan dan sejumlah bantuan.

“Kami tidak bisa berbuat banyak, tapi kami ingin memastikan mereka merasa bahagia di Hari Raya Idul Fitri yang akan datang,” ujar Herman Batin Mangku, koordinator Pemred Club, pada Jumat (28/3/2025).

Selain Herman, hadir pula beberapa Pemred lainnya, di antaranya Juniardi (Pemred Sinar Lampung), Abung Mamasa (Pemred Analisis), Amuri Alpa (Pemred Tinta Informasi), Pinnur (Pemred Radarcybernusantara), Rosyid (Pemred Kilas Lampung), dan Dinan (Pemred Lampung Segalo).

Mewakili keluarga, Saukani dan Aina Sri Rahayu, kakek dan nenek dari kedua anak yatim tersebut, mengucapkan terima kasih kepada Pemred Club atas perhatian dan dukungan yang diberikan, baik secara moral maupun materiil.

“Sebelumnya dan sesudahnya, saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada Pemred Club yang telah memberikan perhatian besar kepada cucu saya,” ujar Saukani, kepada media.

Mereka berharap kedua cucunya yang kini menjadi yatim piatu dapat melanjutkan pendidikan dengan baik. Muhamad Rai Qabil Aldriando (15) sebentar lagi akan memasuki SMA, sementara Moezza Raiqamahyra Eduardo (6) siap memasuki sekolah dasar. *

Transplantasi Hati Babi Genetika Dimodifikasi Sukses Dilakukan pada Manusia untuk Pertama Kalinya

KESEHATAN – Sejumlah ilmuwan berhasil melakukan transplantasi hati babi yang telah dimodifikasi secara genetik pada manusia,…

PAC Pemuda Pancasila Jatiagung Buka Posko Simpatik Mudik Lebaran 2025

LAMPUNG SELATAN – PAC Pemuda Pancasila Jatiagung membuka Posko Simpatik Mudik untuk mendukung kelancaran perjalanan mudik Lebaran 2025. Posko ini akan beroperasi dari tanggal 28 hingga 30 Maret 2025, dan berfungsi tidak hanya sebagai pos pantau, tetapi juga sebagai tempat istirahat bagi pemudik yang merasa kelelahan selama perjalanan.

Posko simpatik ini terletak di jalur Jalan P Senopati, arah Bandar Lampung-Metro, tepatnya di Desa Karangsari dan Jalan Desa Sinar Rejeki, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan. Posko ini mudah dikenali dengan sepanduk yang terpasang, bertuliskan “Posko Mudik Lebaran Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan.” (Jumat, 27/03/2025).

Edi Sitorus, Ketua PAC Pemuda Pancasila Jatiagung, menjelaskan bahwa posko tersebut akan dijaga selama arus mudik hingga hari H Lebaran. Ia juga mengimbau kepada para pemudik yang melintasi jalur tersebut untuk beristirahat jika merasa lelah. “Posko ini kami buat sebagai bentuk kepedulian kami terhadap para pemudik, supaya mereka merasa nyaman dan aman. Kami juga menyediakan minuman dan snack gratis di posko tersebut. Semoga kehadiran posko ini dapat memberikan kenyamanan dan membantu meringankan perjalanan para pemudik,” ujarnya.

Edi juga mengajak pemudik yang melintasi jalur tersebut untuk mampir dan beristirahat di posko. “Cobalah mampir ke posko simpatik ini. Setelah istirahat sejenak, Anda akan merasa lebih segar dan siap untuk melanjutkan perjalanan,” tutupnya.

Wali Kota Eva Dwiana Pantau Pasar, Harga Bahan Pokok Stabil di Bandar Lampung

Bandar Lampung – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), bersama Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandar Lampung, mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar pada Jumat (28/3/2025). Sidak ini bertujuan untuk memastikan kestabilan harga serta ketersediaan stok bahan pokok menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri di Kota Bandar Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjelaskan bahwa pada hari ini, bersama dengan Dandim 0410 dan Kapolresta Bandar Lampung, pihaknya melakukan pemantauan di berbagai pasar di wilayah tersebut.

“Kami membagi tim menjadi lima kelompok untuk memantau pasar-pasar di Bandar Lampung,” ujarnya.

Eva Dwiana mengungkapkan bahwa hasil sidak di Pasar Kangkung dan Pasar Panjang menunjukkan kondisi yang cukup baik, di mana harga dan stok bahan pokok masih terjaga dengan baik. Harga kebutuhan pokok secara umum masih relatif stabil, meskipun beberapa komoditas seperti cabai dan daging sapi mengalami kenaikan harga akibat lonjakan permintaan menjelang hari raya.

Komoditas lain seperti kelapa, kentang, dan buncis juga menunjukkan peningkatan permintaan. Namun, secara keseluruhan, stok barang masih mencukupi.

“Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, tetapi hanya sedikit, sehingga masih dalam kategori aman,” tambahnya.

Salah satu pedagang daging di Pasar Kangkung, Heri, menyatakan bahwa harga daging memang mengalami kenaikan, namun tidak terlalu signifikan.

“Saat ini harga daging berkisar antara Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram, dari yang sebelumnya Rp130 ribu hingga Rp135 ribu,” ungkapnya. (*)

Merajut Kebersamaan TNI-Polri Bagikan Takjil Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

Lampung – Bulan suci Ramadhan merupakan bulan penuh berkah, di mana umat Muslim berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Salah satu bentuk kebaikan tersebut ditunjukkan oleh prajurit TNI-Polri di wilayah Provinsi Lampung yang membagikan takjil secara gratis kepada masyarakat, pada Kamis (27/3/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di Tugu Adipura Enggal, Bandar Lampung, dengan sasaran para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., Wakapolda Lampung Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, para Kasi Kasrem 043/Gatam, Pasubkor Kowad Mayor Chk Hastuti, serta gabungan anggota TNI-Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan aksi kepedulian dan bentuk solidaritas TNI-Polri terhadap masyarakat Bandar Lampung.

“Memasuki hari ke dua puluh tujuh puasa bulan Ramadhan tahun ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat di bulan penuh berkah ini. Selain itu, aksi berbagi ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dan Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus merajut kembali soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat Bandar Lampung,” tuturnya.

Tampak prajurit TNI, Polri, dan Wan TNI bersama-sama turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di seputaran Tugu Adipura Enggal. Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut dengan penuh rasa syukur dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh TNI-Polri.

Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara TNI-Polri dan masyarakat serta membawa berkah di bulan Ramadhan yang suci ini. (Susan)