Perbaikan Talud Jebol di Bandar Lampung Dikebut Pasca Banjir

Bandar Lampung – H+3 Lebaran Idulfitri, Pemerintah Kota Bandar Lampung langsung bergerak cepat dengan menurunkan tim untuk memperbaiki talud yang jebol di Jalan Pangeran Tirtayasa, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi.

Talud yang rusak ini menghambat aliran air dan menyebabkan air masuk ke pemukiman warga sekitar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir jika terjadi hujan lagi.

“Banjir di wilayah ini disebabkan oleh ambruknya talud yang menutup saluran air. Talud sudah diangkat kemarin, dan perbaikan dilakukan hari ini,” kata Dedi.

Selain itu, Dedi juga menyebutkan bahwa tembok yang ambruk turut memperburuk kondisi banjir di Kelurahan Campang Jaya. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah berkoordinasi untuk mengangkut sampah yang menyumbat saluran air.

BPBD, Damkar, dan Satpol PP turut membersihkan lumpur pascabanjir di SDN 1 Campang Raya dan di rumah-rumah warga yang terdampak.

“Atas arahan Walikota Bunda Eva, kami fokus pada perbaikan, pembersihan sampah, dan penggalian sedimentasi setelah banjir. InsyaAllah, semuanya akan selesai hari ini,” tutup Dedi.

Untuk melihat dokumentasi kegiatan, Anda bisa mengunjungi Instagram Kominfo Bandar Lampung. (*)

Gubernur Lampung, RMD: Mudik Lebaran Tahun Ini Lebih Lancar Berkat Kebijakan Prabowo Subianto

LAMPUNG SELATAN – Mudik Lebaran tahun ini terasa lebih nyaman dan lancar bagi jutaan pemudik di…

Heard Island dan McDonald Islands Kena Tarif Dagang AS di Bawah Kebijakan Trump

Internasional – Daerah yang hanya dihuni oleh binatang pun tak lepas dari kebijakan tarif dagang Presiden…

Bupati Tinjau Arus Lalu Lintas dan Destinasi Wisata di Masa Lebaran Guna Pastikan Kenyamanan dan Keamanan Pengunjung

Pesawaran  – Dalam rangka memastikan kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan wisatawan selama libur Lebaran 2025, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, melakukan peninjauan di beberapa pos pengamanan dan destinasi wisata di wilayah pesisir Kabupaten Pesawaran pada Rabu (2/4/2025).

Bupati meninjau tiga pos pengamanan utama, yakni Pos Pengamanan Ketapang, Pos Pengamanan Simpang Mutun Dalam, dan Pos Pengamanan Simpang Mutun. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Asisten Pemerintahan & Kesra, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik, Kepala BPBD, Plt. Kasat Pol PP, Kepala Bependa, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kominfotiksan, serta beberapa kepala bagian, Camat terkait dan Kepala Desa.

Berdasarkan hasil pantauannya di lapangan, Bupati Dendi Ramadhona menyampaikan bahwa terjadi peningkatan volume kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, yang menuju destinasi wisata di Pesawaran. Meskipun demikian, arus lalu lintas tetap ramai lancar dan tidak terjadi kemacetan yang signifikan.

“Kami sejak pagi memantau langsung arus kendaraan menuju destinasi wisata di Pesawaran. Memang ada peningkatan, tetapi tetap dapat dikendalikan dan berjalan lancar,” ujar Bupati Dendi.

Di Dermaga Ketapang, Bupati juga meninjau wisatawan yang hendak menyeberang, baik dari dalam maupun luar Lampung. Bupati turut memastikan kelengkapan dan standar keamanan kapal, kapasitas penumpang, serta berinteraksi langsung dengan wisatawan dan penyedia jasa penyebrangan kapal.

Kepada para pengunjung, Bupati mengimbau agar dapat menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Ia juga meminta kepada petugas di lokasi wisata untuk menyediakan tempat sampah yang memadai.

Bupati Dendi menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan, Satpol PP, TNI dan Polri yang telah berperan dalam menjaga kelancaran arus mudik dan wisata, sehingga tidak terjadi kepadatan yang menghambat mobilitas masyarakat.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras sejak awal untuk memastikan lalu lintas mudik dan wisata tetap lancar. Di beberapa destinasi memang terjadi kepadatan pengunjung, tetapi masih bisa dikendalikan dengan baik,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan pengunjung wisata dan pengguna jalan agar tetap waspada, menjaga kesehatan, dan mengutamakan keselamatan. Ia menegaskan bahwa kendaraan yang tidak sesuai kriteria, seperti bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut penumpang, sebaiknya tidak digunakan karena bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

Kapolres Pesawaran Maya Henny Hitijahubessy, menambahkan bahwa pihaknya telah mengimbau pengendara sejak jauh hari melalui media sosial, media cetak, dan pemasangan spanduk agar selalu menaati aturan lalu lintas.

“Kami terus mengingatkan baik pemudik maupun wisatawan yang datang ke Pesawaran untuk selalu mengikuti peraturan lalu lintas serta arahan petugas di lapangan,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga barang bawaan dan selalu mengawasi anak-anak saat berwisata. Penggunaan bak terbuka untuk mengangkut orang tidak diperbolehkan sesuai dengan undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan.

“Kendaraan bak terbuka sangat berbahaya, jika terjadi manuver mendadak, penumpang di bak belakang bisa terlempar dan menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, setiap pos pengamanan, termasuk di Mutun dan Ketapang, telah diinstruksikan untuk memutar balik kendaraan yang melanggar aturan ini,” jelasnya.

Dengan adanya pengawasan ketat dari pemerintah daerah dan aparat kepolisian, diharapkan arus mudik dan wisata di Pesawaran selama Lebaran 2025 tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan. (Rahma/Ihwan)

Orang Tak Dikenal Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah Warga Kampung Ketapang Kuala

Bandar Lampung – Sebuah penemuan menggemparkan warga Kampung Ketapang Kuala, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Seorang pria tak dikenal ditemukan tewas dalam keadaan terantung disebuah pohon di belakang rumah warga pada Kamis sore, (02/4/25).

Saksi mata yang berada di lokasi kejadian menyatakan bahwa pria tersebut diperkirakan berusia sekitar 28 tahun, namun tidak ada seorang pun yang mengenali sosok tersebut. Diketahui pula, pria itu bukan berasal dari Kampung setempat.

“Saya kaget begitu melihatnya. Kami tidak mengenalnya, dan dia juga bukan warga kampung ini,” ujar seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.

Warga segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Proses evakuasi korban pun dilakukan dengan cepat dan jenazah pria tersebut sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib. Masyarakat setempat berharap agar identitas dan penyebab kematian korban segera terungkap.

Pihak kepolisian meminta kepada siapa saja yang mengenal pria tersebut untuk segera melapor. (Nanda)

Investor Qatar Dikabarkan Akan Masuk ke Badan Pengelola Investasi Danantara

KEUANGAN – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa ia mendengar kabar mengenai rencana…

H+3 Idul Fitri, Situasi Arus Lalu Lintas di Pesisir Barat Terpantau Ramai dan Lancar

PESISIR BARAT – Memasuki H+3 Idul Fitri, situasi arus lalu lintas di wilayah hukum Pesisir Barat terpantau ramai lancar. Meskipun volume kendaraan meningkat seiring dengan kembalinya masyarakat yang merayakan Lebaran, petugas kepolisian setempat memastikan tidak ada kendala yang menyebabkan kemacetan.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra S.I.K., M.H. Mengatakan arus kendaraan masih dapat mengalir dengan baik di sepanjang jalur utama, baik itu yang menuju pusat kota maupun daerah perbatasan. “Sejauh ini, tidak ada laporan adanya kemacetan parah. Kendaraan masih dapat bergerak dengan lancar, meskipun ada peningkatan jumlah kendaraan,” jelasnya.

Di beberapa titik, meski terlihat padat, kendaraan masih bergerak dengan kecepatan normal. Petugas kepolisian juga telah disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Pihak kepolisian juga menghimbau kepada pengendara untuk tetap mematuhi aturan berlalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik. Mereka juga diingatkan untuk tetap berhati-hati, mengingat banyaknya kendaraan yang kembali beraktivitas setelah libur panjang.

Dengan adanya pengawasan dan koordinasi yang baik antara petugas, diharapkan arus lalu lintas tetap berjalan lancar hingga puncak arus balik pada hari-hari mendatang. (Susan)

Lalu Lintas Padat, Polisi Tutup Jalur Puncak dari Cianjur Arah Cipanas

PERHUBUNGAN – Arus kendaraan dari Cianjur yang menuju kawasan wisata Puncak dan Cipanas, Jawa Barat, sementara…

Peduli Kemanusiaan, Gubernur Mirza Serahkan Bantuan Pemerintah Provinsi Lampung untuk Korban Bencana Gempa Bumi Myanmar

LAMPUNG – Peduli kemanusiaan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal serahkan bantuan Pemerintah Provinsi Lampung untuk korban…

Puluhan Ribu Kendaraan Serbu Puncak di H+2 Lebaran, Lalin Sempat Macet 3 Km

Jalur wisata Puncak, Bogor, mengalami kemacetan pada H+2 Lebaran, Rabu (2/4) pagi, akibat peningkatan volume kendaraan…