DPRD Kota Metro Gelar Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun 2024

LAMPUNG7COM – Metro | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Metro Tahun 2024, di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Senin (14/04/2025).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Ria Hartini, dihadiri Walikota Metro Bambang Iman Santoso, wakil pimpinan DPRD, Forkopimda, anggota DPRD, OPD, pimpinan Parpol, Camat Sekota Metro, Lurah Sekota Metro, tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya.

LKPJ tersebut mencakup capaian program pemerintah selama tahun keempat pelaksanaan RPJMD 2021-2026.

Dalam pidatonyanya, Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan, Pendanaan kegiatan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Metro Tahun Anggaran 2024, yang meliputi berbagai urusan pemerintahan antara lain, urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib nonpelayanan dasar, urusan pilihan, dan urusan penunjang,

Keseluruhannya dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ada Beberapa perkembangan indikator makro pembangunan Kota Metro tahun 2024 yaitu:

1. Pertumbuhan ekonomi Kota Metro pada tahun 2024 tercatat sebesar 4,88 persen, mengalami peningkatan tipis dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 4,86 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Metro mencapai Rp 8,48 triliun, dengan sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial mencatatkan pertumbuhan tertinggi.

2. Pendapatan Perkapita sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kota Metro yang terus mengalami kenaikan sebesar 8,67 persen dari tahun 2023, hal ini menunjukkan adanya peningkatan daya dan kesehatan masyarakat Kota Metro.

3. Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Metro mengalami penurunan dari tahun 2020 sebesar 5,40 persen hingga tahun 2023 menjadi 3,60 persen. Namun demikian, pada tahun 2024 tercatat sedikit peningkatan menjadi 3,71 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa upaya penciptaan lapangan kerja tetap menjadi prioritas utama di Kota Metro, Provinsi Lampung, dan secara nasional.

4. Rasio Gini Pada tahun 2024, tingkat ketimpangan pendapatan penduduk Kota Metro tercatat sebesar 0,277. Angka tersebut menunjukkan perbaikan jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 0,289. Hal ini mengindikasikan bahwa distribusi pendapatan masyarakat Kota Metro semakin merata.

5. Pengendalian Inflasi pada akhir tahun 2024, tingkat inflasi tahunan (Year on Year) Kota Metro tercatat sebesar 1,51 persen. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan tingkat inflasi tahun 2023 yang mencapai 3,05 persen, serta berada di bawah rata-rata inflasi Provinsi dan Nasional, yang masing-masing sebesar 1,57 persen.

Lebih lanjut, dijelaskannya Pencapaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan Kota Metro sepanjang tahun 2024 diukur berdasarkan 14 Indikator Kinerja Utama (IKU), yang mencerminkan kemajuan implementasi program dan kebijakan daerah pemerintah daerah, yakni :

1. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) pada tahun 2024 tercatat mencapai 11,01 tahun, mengalami peningkatan tipis dibandingkan RLS tahun 2023 sebesar 11 tahun. Pencapaian ini menjadikan Rata-rata Lama Sekolah di Kota Metro sebagai yang tertinggi di Provinsi Lampung. Selaras dengan capaian tersebut, Angka Partisipasi Murni (APM) juga menunjukkan tren peningkatan, APM jenjang SMP/MTs meningkat menjadi 75,70 persen, APM jenjang SMA/SMK/MA meningkat menjadi 64,89 persen. Capaian tersebut didukung oleh upaya Pemerintah Kota Metro melalui implementasi beberapa program prioritas, antara lain Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Metro Ceria (KMC).

2. Harapan Lama Sekolah (HLS) di Kota Metro juga mengalami peningkatan. Tercatat, dari 14,77 tahun pada tahun 2023 menjadi 14,79 tahun pada tahun 2024. Hal ini mengindikasikan bahwa generasi muda Kota Metro memiliki aspirasi untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Angka tersebut merupakan capaian tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

3. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro pada tahun 2024 tercatat sebesar 80,41, melampaui target yang ditetapkan Kota Metro menduduki peringkat kedua tertinggi dalam hal IPM di Provinsi Lampung, hanya terpaut sedikit dari Bandar Lampung.

4. Persentase Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pada tahun 2024, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional di Kota Metro tercatat sebesar 99,76 persen. Capaian ini melampaui target nasional, pada bulan Agustus 2024, Kota Metro dianugerahi penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Utama oleh Wakil Presiden Republik Indonesia. Kota Metro merupakan satu-satunya wilayah di Provinsi Lampung yang menerima penghargaan pada kategori tersebut.

5. Angka Harapan Hidup (AHH) tahun 2024 tercatat sebesar 75,43 tahun, mengalami peningkatan dari 75,14 tahun pada tahun 2023. Capaian ini telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang ditetapkan sebesar 72,18 tahun.

6. Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang ditangani

Pada tahun 2024, penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PPKS) mencapai 98,19 persen dari total 14.460 jiwa. Tingkat capaian menunjukkan peningkatan signifikan.

7. Persentase Penduduk Miskin Kota Metro pada tahun 2024 tercatat sebesar 6,78 persen, yang mana telah memenuhi target yang ditetapkan yaitu sebesar 6,79 persen, dengan persentase capaian sebesar 100,1 persen. Selain itu, persentase penduduk miskin pada tahun 2024 mengalami penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang tercatat sebesar 7,28 persen.

8. Oersentase Jalan Kota dalam Kondisi Mantap Pada tahun 2024, Kota Metro memiliki total panjang jalan sebesar 413,09 km, yang terbagi atas: Jalan nasional sepanjang 9,93 km, jalan provinsi sepanjang 15,85 km, dan jalan kota sepanjang 387,31 km. Dari total jalan kota tersebut, tercatat 216,96 km (56,02 persen) dalam kondisi baik, 54,86 km dalam kondisi sedang, 57,19 km mengalami rusak ringan, dan 58,30 km mengalami rusak berat. Persentase total jalan dalam kondisi mantap (baik dan sedang) adalah 70,18 persen, masih berada di bawah target yang ditetapkan sebesar 92,27 persen. Beberapa faktor yang menjadi penyebab rendahnya capaian ini antara lain keterbatasan anggaran untuk pemeliharaan dan peningkatan jalan, curah hujan yang tinggi, serta beban kendaraan yang melebihi kapasitas jalan.

9. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Pada tahun 2024, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Metro tercatat sebesar 63,99, mendekati target yang ditetapkan yaitu 64,0, dengan tingkat pencapaian mencapai 99,98 persen. Nilai IKLH tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 62,15.

10. Persentase Kenaikan Penduduk yang Bekerja pemerintah Kota Metro menetapkan target peningkatan jumlah penduduk bekerja sebesar 4,4 persen dari tahun sebelumnya, setara dengan penambahan sekitar 3.842 orang. Namun demikian, realisasi yang tercapai hanya sebesar 3,10 persen atau 2.706 orang, sehingga total penduduk yang bekerja pada tahun 2024 tercatat sebanyak 90.116 jiwa. Capaian ini mengindikasikan bahwa penciptaan lapangan kerja masih merupakan tantangan yang signifikan, diakibatkan oleh dampak pemulihan ekonomi pasca pandemi, keterbatasan investasi, serta tingkat serapan tenaga kerja yang rendah di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan upaya kolektif untuk membuka peluang kerja baru bagi masyarakat,

11. Peningkatan Investasi (Pembentukan Modal Tetap Bruto) Pada tahun 2024, nilai investasi di Kota Metro tercatat sebesar Rp 1.016,57 miliar, menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,71 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp 999,05 miliar. Guna mengoptimalkan peningkatan investasi, Pemerintah Kota Metro perlu mengintensifkan upaya dalam mempermudah proses perizinan, menjamin kepastian hukum dan biaya, serta menawarkan insentif yang atraktif bagi para investor. Peningkatan investasi diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pajak dan retribusi,

12. Nilai Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Metro tahun 2024 telah menunjukkan pencapaian yang sangat signifikan, yaitu sebesar 76,43. Capaian ini mengindikasikan adanya peningkatan yang substansial dalam tata kelola pemerintahan, peningkatan transparansi, serta efisiensi dan efektivitas pelayanan publik juga mencerminkan keberhasilan berbagai inovasi yang telah diimplementasikan oleh Pemerintah Daerah dalam upaya membangun birokrasi yang bersih dan profesional,

13. Opini BPK atas Pengelolaan Keuangan Daerah Pada tahun 2024, Pemerintah Kota Metro sekali lagi berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berhasil dipertahankan selama 14 tahun secara berturut-turut. Mencerminkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel. Keberhasilan ini adalah hasil dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara Pemerintah Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh elemen masyarakat.

14. Nilai SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah), Pada tahun 2024, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Metro tercatat sebesar 69,16, mengalami peningkatan dari angka 68,48 pada tahun 2023. SAKIP memiliki peran krusial sebagai instrumen pengukuran dalam mengevaluasi akuntabilitas serta efektivitas kinerja pemerintah daerah.

WaliKota juga mengungkapkan kinerja pendapatan Daerah pada tahun anggaran 2024 telah terealisasi sejumlah Rp1,040 triliun lebih, atau 99,28 persen dari target sebesar Rp1,047 triliun.

“Di sisi Belanja Daerah, anggaran yang dialokasikan adalah sebesar Rp1,080 triliun, dengan realisasi sebesar Rp1,046 triliun atau 96,89 persen. Terdapat efisiensi anggaran sebesar 3,10 persen, yang mengindikasikan pengelolaan keuangan daerah telah dilaksanakan secara cukup efisien dan tepat sasaran,” ujar Bambang.

Di akhir pidatonya, Walikota Metro menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Metro untuk memelihara kesinambungan serta memperkuat program-program unggulanseperti dibidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, pengembangan UMKM. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro Tahun 2025–2029, yang diselaraskan dengan visi dan misi kepemimpinan yang baru. Visi lima tahun ke depan berlandaskan pada semangat Visi Metro Kota Cerdas Verbasis Jasa dan Budaya yang Religius.

“Keberlanjutan pembangunan akan terus diupayakan, agar Kota Metro terus berkembang secara progresif,” pungkas Bambang. | (Rio).

Abuya Nuh Nawawi Albantani Kunjungi Keluarga Miko Bagus Kurniawan di Bandarlampung

Bandarlampung — Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam silaturahmi Abuya Nuh Nawawi Albantani ke kediaman Miko Bagus Kurniawan di Bandarlampung, Minggu malam (13/4/2025) menjelang salat Isya. Kedatangan Abuya disambut oleh keluarga besar, termasuk ayah Miko, Bapak H. Tubagus Sutisna.

Pertemuan ini menjadi momen istimewa karena mempertemukan kembali keluarga besar yang memiliki akar yang sama dari Desa Gunung Kalangan Cipecang, Pandeglang, Banten.

“Ini bukan kali pertama kami bersilaturahmi. Insyaallah, silaturahmi ini akan terus terjalin dengan baik dan penuh kehangatan,” ujar Miko Bagus Kurniawan.

Sebelumnya di hari yang sama, Abuya Nuh Nawawi, pengasuh Ponpes Assalaf Alhasanah Saketi Pandeglang-Banten, turut menghadiri Pengajian Triwulan Alumni Cisantri di Lampung yang diselenggarakan di Ponpes Al-Hidayah, Desa Bunut Seberang, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran.

Acara ini dirangkai dengan Halal Bihalal dan Haul Abuya Bustomi Cisantri. Ratusan santri, ibu-ibu majelis taklim, para ulama, camat, lurah, hingga tokoh masyarakat turut hadir. Pengajian kali ini juga membahas Kitab Fathul Mu’in dengan beberapa isu aktual seputar hukum zakat, talak, niat salat, hingga peran teknologi dalam menuntut ilmu agama.

Beberapa pertanyaan yang dibahas antara lain:

  • Apakah boleh zakat fitrah ditangani panitia?

  • Bolehkah niat salat witir tiga rakaat dijadikan satu?

  • Apakah belajar melalui HP menggugurkan kewajiban menuntut ilmu?

  • Dan berbagai pertanyaan penting lainnya seputar fikih keseharian.

Tiga bulan sebelumnya, Abuya Asep Nafiz Imron Bustomi, Pimpinan Umum IPASI (Ikatan Persaudaraan Alumni Santri Indonesia), juga berkunjung ke rumah Miko dalam rangka silaturahmi dan pengajian istighosah bersama para alumni Cisantri Lampung.

Abuya Nuh berharap agar para alumni Al-Hidayah Cisantri di Lampung tetap solid dalam menjalin ukhuwah dan terus semangat menimba ilmu. “Alumni Cisantri di Lampung sangat luar biasa dan antusias. Semoga terus berkembang dan makin erat tali persaudaraannya,” tutupnya.

Danrem 043/Gatam Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 0411/KM

Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dandim 0411/KM, yang berlangsung pada Senin (14-04-2025) di Aula Sudirman Makorem 043/Gatam, Jl. Teuku Umar Penengahan Bandar Lampung. Acara ini menandai pergantian jabatan dari Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman, S.I.P., kepada Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P.

Sertijab ditandai dengan prosesi pelepasan dan pemasangan tanda pangkat, serta penyerahan Tongkat Komando kepada pejabat baru. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan naskah berita acara serah terima jabatan.

Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman, S.I.P., akan melaksanakan tugas di kesatuan yang baru sebagai Pa Bandya-3/Renproggar BK Spaban 4/Renproggar Srenaad. Sementara itu, Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., merupakan alumnus Akademi Militer tahun 2005 yang sebelumnya menjabat sebagai Danyonif 753/Avt Korem 173 PVB Kodam XVII/Cen.

Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., dalam amanatnya menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan personel dan satuan, serta merupakan rangkaian dari prosesi Tour Of Duty And Tour Of Area di lingkungan Angkatan Darat. Hal ini sekaligus sebagai penyegaran personel untuk meningkatkan efektivitas, kualitas kinerja, dan produktivitas organisasi.

“Berkenaan dengan itu, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman, S.I.P. Segeralah beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru. Berbagai tantangan tugas sudah menunggu untuk segera diselesaikan. Hal-hal positif yang sudah baik agar terus dilanjutkan dan ditingkatkan, sedangkan yang masih kurang agar diperbaiki, dibenahi dan disempurnakan,” tutur Danrem.

Danrem 043/Gatam juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., beserta istri sebagai Dandim 0411/KM. Ia berharap pejabat Dandim yang baru mampu memberikan manfaat besar serta menjalankan tugas-tugas Persit Kartika Chandra Kirana dengan baik.

“Jabatan merupakan amanah dan setiap amanah harus dapat dipertanggungjawabkan, tidak saja kepada pimpinan dan satuan, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu, laksanakan amanah jabatan ini dengan baik dan profesional, penuh rasa tanggung jawab, dilandasi kejujuran, loyalitas, moralitas, dan integritas sebagai Prajurit Sapta Marga,” terang Danrem.

Di akhir amanatnya, Danrem mengucapkan terima kasih kepada Ny. Rifka Rendra atas dedikasi dan dukungannya selama ini, yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana.

Hadir dalam acara tersebut para Kasi Kasrem 043/Gatam, para Dandim jajaran Korem 043/Gatam, Danyonif 143/TWEJ, Dan/Kasatdisjan jajaran Korem 043/Gatam, para Pasi Korem 043/Gatam, Kabalak Korem 043/Gatam, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD II/Swj beserta pengurus.

Parkir Mahal Dikeluhkan Warga, Pemkot Metro Pastikan Tarif Parkir Motor Event Hanya Rp3.000

LAMPUNG7COM – Metro | Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan menertibkan penyesuaian tarif parkir dalam setiap event yang berlangsung di Bumi Sai Wawai.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro, Badri Khotib menyebut kebijakan ini mulai diterapkan secara tegas sejak event besar di Samber Park yang berlangsung awal pekan ini.

“Kami sudah melaksanakan instruksi dari Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro untuk memastikan tarif parkir di event-event rakyat sesuai Peraturan Daerah. Tidak boleh ada yang melebihi ketentuan,” kata Badri, saat dikonfirmasi awak media di kantornya, Senin (14/4/2025).

Sebelumnya, banyak keluhan warga soal tarif parkir yang melonjak saat event berlangsung, yakni sebesar Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Namun mulai malam kemarin, tarif parkir sudah ditertibkan dan diturunkan menjadi Rp 3.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil dengan merujuk pada Perda Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

“Untuk tarif parkir sebenarnya dalam Perda jelas, motor Rp 2.000 dan mobil Rp 3.000. Namun dalam event, kami ambil jalan tengah, maksimal Rp 3.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Ini bentuk toleransi agar tetap ada pendapatan bagi juru parkir, tapi tidak membebani masyarakat,” ungkap Badri.

Tak hanya sebatas instruksi, penertiban ini langsung dijalankan secara aktif. Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) turun langsung ke lapangan untuk mensosialisasikan aturan baru ini kepada para juru parkir di lokasi-lokasi strategis, termasuk Samber Park, yang menjadi jantung keramaian event SMSI Fair 2025.

“Tadi malam kami bergerak bersama Pak Kadis dan Pak Kasat Pol PP, langsung ke koordinator parkir. Semua menyetujui. Ini demi kenyamanan masyarakat dan suksesnya acara,” ujarnya.

Langkah ini pun mendapat dukungan penuh dari Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana. Dalam keterangannya, ia menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam menciptakan iklim event yang sehat, nyaman, dan terjangkau.

“Saya sudah koordinasi dengan Dishub dan Satpol-PP untuk menertibkan tarif parkir di semua event. Saya juga meminta panitia event ikut aktif dalam pengawasan. Ini upaya kolektif agar event sukses dan masyarakat senang,” ucap Rafieq.

Ia juga menambahkan, event-event di Metro bukan sekadar tontonan, melainkan alat strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. Karena itu, hal-hal yang bisa menghambat partisipasi warga termasuk biaya parkir yang terlalu tinggi harus dieliminasi.

“Kalau tarif parkir mahal, orang bisa batal datang. Ini mengurangi kunjungan, menurunkan omzet UMKM, dan merugikan kita semua. Maka, dengan tarif parkir yang murah dan terkontrol, kami pastikan masyarakat bisa hadir, belanja, bersenang-senang, dan ekonomi tetap bergerak,” beber Rafieqp.

Langkah tegas ini menjadi bukti bahwa Pemkot Metro tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik, tapi juga memperkuat infrastruktur sosial dan ekonomi kerakyatan. Keberpihakan terhadap masyarakat kecil, pelaku UMKM, dan sektor informal ditunjukkan dengan aksi nyata, bukan sekadar wacana.

Penertiban tarif parkir ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperbaiki tata kelola parkir di Kota Metro secara menyeluruh, agar lebih transparan, akuntabel, dan menyejahterakan banyak pihak baik warga, pemerintah, maupun juru parkir itu sendiri.

“Kita ingin Kota Metro ini benar-benar menjadi kota ramah event, ramah UMKM, dan ramah rakyat. Dan itu dimulai dari hal-hal kecil yang berdampak besar, seperti parkir,” tandas Rafieq. | (Red).

Gubernur Lampung Tegaskan TNBBS Tak Boleh Alih Fungsi: Warisan Dunia Harus Dijaga

Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa kawasan konservasi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) tidak boleh dialihfungsikan menjadi areal perkebunan maupun pemukiman. TNBBS merupakan salah satu situs Warisan Dunia UNESCO yang wajib dijaga dan dilestarikan keberadaannya.

“Ini adalah warisan dunia, kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikannya,” ujar Gubernur saat diwawancarai di Kantor Gubernur Lampung, Senin (14/4/2025).

Gubernur yang akrab disapa Kyai Mirza itu menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi telah menerima berbagai laporan dari pihak TNBBS mengenai persoalan yang terjadi di kawasan konservasi tersebut. Ia menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam upaya mitigasi dan penegakan hukum terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi.

Menurutnya, persoalan di TNBBS sangat kompleks, mulai dari konflik agraria, pembayaran pajak, hingga keberadaan masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di dalam kawasan. Pemerintah saat ini sedang mendalami asal-usul para perambah yang disebut berasal dari berbagai daerah seperti Jawa, Semendo, Banten, dan Bengkulu.

“Kalau warga Lampung asli yang sudah hidup turun-temurun di sana, mereka justru tahu bagaimana hidup berdampingan dengan gajah dan harimau tanpa saling mengganggu. Mereka menghormati alam,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa yang menjadi persoalan besar adalah adanya alih fungsi lahan yang dilakukan oleh pendatang. “Warga lokal sudah paham kawasan ini tidak boleh diganggu, karena merupakan kawasan konservasi dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar TNBBS, Ismanto, menjelaskan bahwa sebagian besar masyarakat yang kini tinggal dan beraktivitas di dalam kawasan TNBBS merupakan perambah. Tipologi masyarakat pun beragam—ada yang berasal dari Lampung Barat dan ada pula yang dari luar daerah.

“Beberapa bahkan mengklaim telah membayar pajak dan menolak keluar dari kawasan. Padahal, berdasarkan aturan, tanah itu tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” jelas Ismanto.

Ismanto mengungkapkan, berdasarkan citra satelit yang diterima pihaknya, terdapat sekitar 21 ribu hektare lahan dalam kawasan TNBBS yang terdampak aktivitas manusia. Dari luasan tersebut, teridentifikasi sekitar 1.962 gubuk yang tersebar di dalam kawasan. Saat ini, pihak Balai Besar tengah melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan keberadaan fisik gubuk-gubuk tersebut.

Terkait pengawasan, Ismanto mengakui bahwa keterbatasan jumlah personel membuat pengawasan tidak bisa dilakukan selama 24 jam penuh. Meski demikian, patroli rutin tetap dilakukan dengan melibatkan TNI dan pihak terkait lainnya.

Ia juga menyinggung soal konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya harimau. Menurutnya, sebagian besar insiden tersebut terjadi di dalam kawasan taman nasional.

“Kami terus menindaklanjuti kasus-kasus tersebut, agar tidak terjadi lagi, terutama di wilayah penyangga. Karena kawasan ini adalah bagian dari situs warisan dunia, kami sangat berharap dukungan semua pihak untuk menjaga kelestariannya,” pungkasnya. (Aris)

LKPJ 2024, Gubernur Rahmat Mirzani Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dan Pembangunan Berkelanjutan di Provinsi Lampung

LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran…

Gubernur Mirza Sampaikan LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung

LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran…

Kopma dan FEB Unila Gelar Penandatanganan Kerja Sama Dukung Kewirausahaan Mahasiswa

LAMPUNG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) bersama Koperasi Mahasiswa (Kopma) Unila resmi…

DPRD Lampung Bahas Jadwal Pelantikan Abdul Aziz Gantikan Yus Bariah Lewat Rapat Banmus

Lampung – DPRD Provinsi Lampung melalui Badan Musyawarah (Banmus) akan menggelar rapat untuk menetapkan jadwal pelantikan Abdul Aziz sebagai anggota DPRD menggantikan Yus Bariah. Rapat dijadwalkan berlangsung Senin, 14 April 2025, pukul 13.30 WIB.

Pergantian antar waktu (PAW) ini dilakukan setelah terbitnya Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 100.2.1.4-2037 Tahun 2025 terkait pergantian anggota legislatif dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPRD Lampung.

“Ibu Yus Bariah akan digantikan oleh Pak Abdul Aziz dari PKB. Penentuan hari pelantikan akan diputuskan dalam rapat Banmus hari ini,” ujar Kepala Bagian Persidangan DPRD Lampung, Ibnu Hajar, seperti yang dikutip dari rmollampung.id.

Sementara itu, proses PAW anggota DPRD dari Fraksi PAN masih menunggu Surat Keputusan Mendagri dan disebut masih berada di meja Staf Khusus Kemendagri.

PKB Dapil Lampung Timur dan Dinamika Internal Partai

Pada Pemilu 2024 lalu, PKB meraih dua kursi DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Lampung Timur. Suara terbanyak diraih oleh Sasa Chalim—adik Ketua PKB Lampung Chusnunia Chalim—dengan 15.837 suara. Disusul Yus Bariah, istri mantan Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo, dengan 13.770 suara.

Namun, kursi yang sebelumnya diisi Yus Bariah akan berpindah ke Abdul Aziz, yang hanya memperoleh 3.018 suara dan berada di posisi kelima terbanyak di internal PKB Dapil 8.

Adapun dua nama lainnya, yakni Noverisman Subing (13.120 suara) dan Binti Amanah (12.388 suara), disebut telah diberhentikan dari PKB sejak November 2024. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Fraksi PKB DPRD Lampung maupun dari DPW PKB Lampung mengenai alasan pemberhentian keduanya.

Momen Prabowo Dikawal Pesawat Tempur Saat ke Yordania

Presiden Prabowo Disambut Hangat Raja Abdullah II Saat Tiba di Yordania Amman – Presiden Republik Indonesia…