PRINGSEWU — ]Sudutfakta.com Kepolisian mengungkap motif penusukan terhadap seorang pedagang di Pasar Sarinongko, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Pelaku nekat menyerang korban diduga karena sakit hati setelah upaya pendekatannya terhadap istri korban ditolak.
Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora, mengatakan pelaku berinisial HP (24) tidak memiliki hubungan pribadi dengan korban. Pelaku diketahui baru mengenal istri korban sejak awal Januari 2026, setelah sempat menumpang kendaraan dan meminta nomor telepon.
“Sejak itu, pelaku kerap menghubungi istri korban melalui pesan WhatsApp dan beberapa kali mendatangi tokonya. Namun, pendekatan tersebut tidak direspons,” ujar AKP Ramon Zamora, Selasa (20/1/2026), mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.
Menurut keterangan polisi, istri korban mengaku hanya menganggap pelaku sebagai teman biasa dan tidak pernah memberikan harapan lebih. Ketegangan memuncak pada Senin pagi (19/1/2026), saat pelaku berpapasan dengan istri korban di Pasar Pagelaran.
Pada pertemuan itu, istri korban meminta pelaku untuk tidak lagi mendatangi tokonya. Permintaan tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga sempat melontarkan ancaman akan melukai korban.
Tak lama berselang, pelaku mendatangi toko korban Dwi Yayan Tohari (35), warga Pringsewu Selatan, yang saat itu tengah berada di meja kasir. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menusuk korban di bagian leher menggunakan sebilah pisau.
Aksi penusukan tersebut terekam kamera CCTV. Dalam rekaman, korban terlihat tersungkur usai ditusuk dan sempat berusaha mengejar pelaku ke luar toko sebelum akhirnya terjatuh akibat luka serius. Pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka robek di bagian leher dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, kepolisian terus mendalami kasus ini dan memburu pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.