Sidoarjo — ]Sudutfakta.com Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, diterjang angin topan disertai hujan lebat pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 13.18 WIB. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan gangguan operasional penerbangan serta kerusakan ringan pada sejumlah fasilitas bandara.
Hembusan angin kencang terjadi secara tiba-tiba dan mencapai intensitas tertinggi pada pukul 13.25 WIB. Akibatnya, atap pelindung di area selasar Terminal 1 dilaporkan terlepas, papan penunjuk arah bergeser, serta sejumlah material ringan terbawa angin hingga ke area terbuka bandara.
General Manager Bandara Internasional Juanda menyatakan bahwa seluruh pergerakan pesawat sempat dihentikan sementara demi keselamatan.
“Operasional penerbangan kami hold sejak pukul 13.20 WIB hingga kondisi cuaca dinyatakan aman. Dampaknya, sejumlah penerbangan mengalami penundaan,” ujarnya.
Data sementara mencatat puluhan penerbangan domestik dan internasional terdampak delay, baik keberangkatan maupun kedatangan. Petugas bandara langsung melakukan penanganan cepat dengan mengamankan area terdampak serta membersihkan material yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda menjelaskan bahwa angin topan tersebut dipicu oleh pertumbuhan awan cumulonimbus yang cukup masif di wilayah Jawa Timur.
“Fenomena ini merupakan cuaca ekstrem bersifat lokal dengan peningkatan kecepatan angin yang signifikan dalam waktu singkat. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas transportasi udara,” kata prakirawan BMKG Juanda.
BMKG mencatat indikasi cuaca ekstrem mulai terpantau sejak pukul 12.50 WIB, dengan puncak kejadian berlangsung pada rentang pukul 13.20 hingga 13.30 WIB. BMKG mengimbau masyarakat dan pengguna jasa penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan hujan lebat pada siang hingga sore hari.
Sekitar pukul 14.55 WIB, kondisi cuaca dilaporkan berangsur membaik. Operasional penerbangan di Bandara Juanda kembali berjalan normal secara bertahap sejak pukul 15.05 WIB, meski masih terdapat penyesuaian jadwal akibat dampak cuaca ekstrem sebelumnya.