Satu Tahun Kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal–Jihan Nurlela: Lampung Bergerak Cepat Menuju Daerah Maju dan Berdaya Saing

Sudutfakta.com LAMPUNG,Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela bergerak cepat menghadirkan perubahan nyata bagi pembangunan di Provinsi Lampung.

Dengan konsistensi dan keberpihakan kepada rakyat, Pemerintah Provinsi Lampung memantapkan arah pembangunan melalui tiga misi besar sebagai pondasi pembangunan lima tahun ke depan.

Mendorong Ekonomi yang Inklusif, Mandiri, dan Inovatif

Melalui Program Desaku Maju, desa diposisikan sebagai motor utama pembangunan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi daerah. Hilirisasi pertanian diperkuat melalui pengembangan BUMDes, dukungan alat pengering hasil panen (bed dryer) bagi petani, serta pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa. Langkah strategis ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Penguatan kemandirian desa juga dilakukan melalui pelatihan vokasi berbasis design thinking yang mendorong lahirnya solusi pembangunan berbasis potensi lokal.

Di sisi infrastruktur, percepatan pembangunan terus dilakukan. Ruas jalan strategis diperbaiki dan akses jalan desa diperluas guna memperkuat konektivitas wilayah. Pada tahun 2026, Pemprov Lampung menyiapkan 62 paket pekerjaan ruas jalan provinsi yang akan dikerjakan serentak mulai Maret.

Kinerja pengendalian inflasi juga menunjukkan hasil positif. Inflasi Lampung pada Januari 2026 tercatat 1,9 persen, menjadikannya provinsi dengan inflasi terendah di Sumatera dan termasuk 10 terendah secara nasional.

Lampung turut meningkatkan konektivitas digital melalui kerja sama satelit dengan perusahaan luar angkasa Tiongkok tanpa menggunakan APBD. Di sektor transportasi, kehadiran Kapal Dalom 1 menandai partisipasi langsung Pemprov Lampung dalam pelayanan penyeberangan Selat Sunda.

Memperkuat Sumber Daya Manusia Unggul dan Produktif

Pembangunan manusia menjadi prioritas. Pendidikan vokasi diperluas di 93 SMA/SMK, sekolah unggulan dikembangkan, dan Sekolah Rakyat mulai dirintis guna pemerataan akses pendidikan.

Transformasi layanan kesehatan terus berjalan, termasuk penguatan upaya penurunan prevalensi stunting. Lampung juga mendukung percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai fondasi membangun generasi sehat dan berdaya saing.

Dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Lampung masuk empat besar nasional dengan 2.375 unit aktif—di bawah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Capaian ini mempertegas komitmen daerah dalam memperluas layanan gizi sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal.

Prestasi SDM Lampung juga tercermin dari penghargaan yang diraih Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, sebagai Sekda Terbaik Kategori Vision peringkat ke-4 nasional pada ASKOMPSI Digital Leadership Government Award 2025 di Surabaya.

Mewujudkan Masyarakat Beradab, Berkeadilan, dan Tata Kelola Pemerintahan Berintegritas

Penguatan tata kelola pemerintahan terus dilakukan melalui digitalisasi pelayanan publik. Upaya ini membuahkan hasil dengan diraihnya predikat BB (Sangat Baik) untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2025 dari Kementerian PANRB.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri PANRB Rini Widyantini kepada Wakil Gubernur Jihan Nurlela di Jakarta. Predikat BB ini menjadi capaian pertama setelah sembilan tahun Lampung berada pada predikat B.

Pemprov Lampung juga mencatat sejarah dengan meraih dua penghargaan nasional dalam satu hari. Pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025, Lampung dinobatkan sebagai provinsi dengan penanggulangan kemiskinan terbaik kategori fiskal tinggi, setelah menurunkan persentase penduduk miskin sebesar 0,69 persen.

Selain itu, Lampung meraih peringkat pertama Sutami Award 2025 untuk kategori kolaborasi pengelolaan sumber daya air.

Inovasi pelayanan publik terus diperluas melalui aplikasi Lampung-in, layanan Drive Thru Pajak, serta aplikasi Saibara sebagai tonggak digitalisasi retribusi yang transparan dan akuntabel.

Di sektor energi, Lampung menjadi provinsi pertama yang mengembangkan Pilot Plant Green Hydrogen di PLTP Ulubelu sebagai kontribusi nyata dalam transisi energi hijau nasional.

Dalam penilaian Ombudsman Republik Indonesia tahun 2025, Pemprov Lampung juga meraih predikat kualitas tertinggi tanpa maladministrasi dalam pelayanan publik.

Lampung terus bergerak—lebih cepat, lebih tangguh, dan semakin berpihak kepada rakyat. Inilah komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.