Maling Motor di Palmerah Lepaskan Tembakan ke Warga, Satu Orang Luka Tertembak

JAKARTA BARAT — ] Sudutfakta.com Aksi pencurian sepeda motor di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, berubah mencekam setelah salah satu pelaku melepaskan tembakan ke arah warga. Insiden yang terjadi pada Rabu (7/1/2026) pagi itu mengakibatkan satu warga mengalami luka tembak di bagian kaki.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan terekam kamera CCTV. Rekaman video yang kemudian viral di media sosial memperlihatkan dua pelaku kepergok warga saat hendak membawa kabur sepeda motor. Sejumlah warga berusaha menggagalkan aksi tersebut dengan menarik bagian belakang motor, hingga kendaraan itu terjatuh sebelum berhasil dibawa pergi.

Salah satu pelaku sempat terjatuh dan berhasil disergap warga. Namun situasi mendadak tegang ketika pelaku lainnya datang menghampiri dan secara tiba-tiba melepaskan tembakan. Akibatnya, seorang warga yang membantu penangkapan pelaku tersungkur setelah terkena tembakan di bagian kaki.

Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora membenarkan peristiwa penembakan tersebut. Ia mengatakan korban mengalami luka tembak di bagian kaki.

“Pada saat ada yang bantu, warga ketembak kakinya sama senjatanya itu,” ujar Gomos kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).

Menurut Gomos, kedua pelaku akhirnya berhasil melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban. Namun, sepeda motor yang digunakan para pelaku justru tertinggal di lokasi kejadian akibat aksi tarik-menarik dengan warga.

“Pelakunya dua orang. Motor korban dibawa kabur, motor pelaku ditinggal karena sempat terjadi baku tarik,” jelasnya.

Korban penembakan langsung dilarikan ke RS Pelni Petamburan untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi memastikan kondisi korban selamat dan hanya mengalami luka tembak di bagian lutut.

Saat ini, aparat kepolisian gabungan dari Tim Resmob Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Barat, dan Polsek Palmerah masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap kedua pelaku.

“Kasus ini masih didalami, tim sedang bekerja di lapangan untuk memburu pelaku yang melarikan diri,” pungkas Gomos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *