Komnas PA Bandar Lampung Berikan Penghargaan Kepada Kombes Pol. Abdul Waras

BANDAR LAMPUNG, [KoPI] — Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kota Bandar Lampung memberikan penghargaan kepada Kombes Pol. Abdul Waras, S.I.K., sebagai Kapolresta Peduli Perlindungan Anak. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Kenal Pamit Kapolresta Bandar Lampung di Novotel Hotel pada Sabtu (18/1/2025).

Pemberian penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepedulian Kombes Pol. Abdul Waras dalam melindungi anak-anak selama menjabat sebagai Kapolresta Bandar Lampung, dari 7 Desember 2023 hingga 17 Januari 2025. Selama masa jabatan, Kombes Pol. Abdul Waras terlibat aktif dalam berbagai kegiatan perlindungan anak bersama Komnas PA, antara lain:

  1. 14 Maret 2024: Mengundang Komnas PA Kota Bandar Lampung untuk merumuskan bersama solusi terhadap kenakalan remaja, seperti tawuran, geng motor, dan perang sarung yang marak terjadi di Kota Bandar Lampung.
  2. 19 Mei 2024: Mengutus Kanitreskrim dan Kanitbinmas untuk berpartisipasi dalam kegiatan Talk Show mengenai pola asuh terbaik bagi anak dan pencegahan kenakalan remaja pada Pekan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan oleh Komnas PA.
  3. 23 Agustus 2024: Atas prakarsa Kombes Pol. Abdul Waras, diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai penanggulangan kenakalan remaja untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif di Aula SPKT Polresta Bandar Lampung.
  4. Selain itu, beberapa inisiatif lainnya yang dilakukan oleh Kapolresta, antara lain:
    • Menginstruksikan jajaran Polsek untuk berpartisipasi dalam sosialisasi di sekolah-sekolah, baik sebagai inspektur upacara maupun dalam kunjungan sosialisasi terkait pencegahan kenakalan remaja, narkoba, dan perundungan.
    • Melakukan patroli rutin pada jam rawan dan malam hari untuk menjaga kamtibmas.
    • Mempercepat proses penanganan kasus yang melibatkan anak-anak di Polresta Bandar Lampung.
    • Aktif memberikan bantuan kemanusiaan berupa makanan, sembako, dan aksi sosial lainnya yang bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat.

Komnas PA berharap penghargaan ini dapat semakin memotivasi Kombes Pol. Abdul Waras untuk terus berprestasi dan menjadi inspirasi bagi pejabat di lingkungan Polresta Bandar Lampung agar terus berkomitmen dalam perlindungan hak-hak anak di Kota Bandar Lampung.

Dengan segala kontribusinya, Kombes Pol. Abdul Waras dinilai layak menerima apresiasi atas upayanya dalam melindungi anak-anak selama masa jabatannya sebagai Kapolresta Bandar Lampung.

Bersama BKSDA, Polsek Pesisir Tengah Cek Lokasi Diduga Harimau Terlihat 

PESISIR BARAT – Kapolsek Pesisir Tengah, AKP Mahdum Yazin, S.H., M.H., bersama anggota Polres Pesisir Barat dan instansi terkait melaksanakan patroli untuk mengantisipasi potensi ancaman satwa liar Harimau Sumatera yang dilaporkan berada di sekitar pemukiman warga di Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (16/1).

Patroli ini dilakukan setelah adanya laporan dari Mbah Natem, warga setempat, yang mengaku melihat seekor anak Harimau Sumatera berbaring di bawah pohon damar di kebun milik Syarif di kawasan Way Balak Tengah, Pekon Rawas. Menanggapi laporan tersebut, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pelacakan.

“Kami langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keamanan masyarakat serta keberadaan satwa liar tersebut. Di lokasi, tim melakukan pengecekan terhadap tanda-tanda sekunder seperti jejak, bau, urin, bekas cakaran, dan feses,” jelas AKP Mahdum Yazin.

Selain patroli, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memprovokasi atau melukai satwa liar, mengingat Harimau Sumatera merupakan hewan yang dilindungi oleh undang-undang.

Menanggapi upaya ini, Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU Kasiyono, S.E., M.H., memberikan apresiasi atas respons cepat jajaran Polsek Pesisir Tengah dalam menangani situasi yang berpotensi membahayakan masyarakat dan satwa liar.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Kapolsek Pesisir Tengah dan jajarannya. Patroli ini adalah langkah penting untuk menjaga keamanan masyarakat sekaligus melindungi Harimau Sumatera yang termasuk satwa langka. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar lingkungan mereka,” ujar IPTU Kasiyono.

Lebih lanjut, IPTU Kasiyono menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, aparat kepolisian, dan instansi terkait, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah konflik antara manusia dan satwa liar.

Patroli dan pelacakan akan terus dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman. Polres Pesisir Barat juga memastikan langkah-langkah mitigasi konflik satwa liar akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. (Susan)

Antisipasi terjadinya kejahatan sat samapta polres pesisir barat melaksanakan patroli rutin 

PESISIR BARAT – Sat Samapta Polres Pesisir Barat, melaksanakan patroli rutin sebagai upaya antisipasi tindak kriminal yang sering terjadi, khususnya yang berkaitan dengan Curas (Pencurian dengan Kekerasan), Curat (Pencurian dengan Pemberatan), dan C3 (Curanmor atau Pencurian Kendaraan Bermotor).Rabu,(15/1/2025)

Kapolres Pesisir Barat AKBP ALSYAHENDRA, S.IK.,M.H. Di Wakili Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU KASIYONO, S.E.,M.H.menyampaikan “kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga. Dalam kegiatan ini, anggota Sat Samapta juga mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi kejahatan yang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja”

“Patroli rutin ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain itu, kami juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap ancaman kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi,” ujar iptu kasiyono

Dalam patroli ini, Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang mencurigakan dan memantau tempat-tempat rawan yang sering menjadi sasaran aksi kejahatan. Polres Pesisir Barat mengimbau kepada seluruh warga untuk segera melaporkan setiap kejadian atau situasi yang mencurigakan ke pihak kepolisian guna mempercepat penanganan.

Kegiatan patroli rutin ini diharapkan dapat menurunkan angka kejahatan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan bersama. (Susan)

Sat Samapta Polres Pesisir Barat Gelar Patroli Antisipasi Tawuran Antar Pelajar di Pekon Rawas

PESISIR BARAT –  15 Januari 2025 – Satuan Samapta Polres Pesisir Barat menggelar patroli rutin untuk mengantisipasi potensi tawuran antar pelajar di Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar lingkungan sekolah.

Patroli melibatkan personel Sat Samapta yang menyisir area sekolah, tempat berkumpul pelajar, dan jalur-jalur utama yang sering dijadikan lokasi pertemuan antar kelompok pelajar. Selain pengawasan, personel juga memberikan edukasi langsung kepada pelajar tentang dampak negatif tawuran dan pentingnya menjaga perdamaian.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU Kasiyono, S.E., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam meminimalisir potensi konflik antar pelajar.

“Patroli ini adalah bagian dari upaya kami untuk mencegah tawuran sebelum terjadi. Selain melakukan pengawasan, kami juga memberikan imbauan kepada para pelajar agar tidak mudah terprovokasi dan selalu mengutamakan dialog untuk menyelesaikan permasalahan,” ujar IPTU Kasiyono.

Ia juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memberikan pengawasan dan pembinaan kepada anak-anak. “Kami harap semua pihak berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pelajar, sehingga mereka bisa fokus belajar dan berprestasi,” tambahnya.

Masyarakat sekitar memberikan apresiasi atas inisiatif kepolisian dalam menjaga kamtibmas, khususnya di kalangan pelajar. Mereka berharap kegiatan patroli seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin untuk menciptakan rasa aman dan mencegah potensi konflik di lingkungan mereka.

Polres Pesisir Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan langkah-langkah preventif dan edukatif guna mendukung terciptanya generasi muda yang berintegritas dan bebas dari konflik. (Susan)

Sat Reskrim Polres Pesisir Barat Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan terhadap Anggota Polri

PESISIR BARAT –  15 Januari 2025 – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pesisir Barat berhasil mengungkap kasus penganiayaan terhadap seorang anggota Polri, sebagaimana diatur dalam Pasal 351 KUHPidana. Kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/01/I/2025/SPKT/RES PESIBAR/POLDA LAMPUNG, tertanggal 1 Januari 2025.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 1 Januari 2025, sekitar pukul 01.00 WIB di Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat. Korban, seorang anggota Polri berinisial NJR, sedang bermain ponsel di baraknya ketika mendengar rekan bernama Rivaldo memanggilnya untuk membantu meredakan perkelahian di dekat lokasi mereka.

Saat tiba di lokasi kejadian, korban bersama Rivaldo mencoba mengamankan situasi dengan menangkap beberapa pelaku perkelahian. Namun, korban justru menjadi sasaran penyerangan oleh sekelompok orang yang tidak diketahui identitasnya. Akibatnya, korban jatuh, dipukuli, dan mengalami cedera pada telinga kanan. Korban kemudian dibantu oleh Rivaldo untuk mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat.

Setelah melalui penyelidikan intensif, pada Selasa, 14 Januari 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, tim Tekab 308 Polres Pesisir Barat berhasil menangkap terduga pelaku, WA, yang diketahui berusia 22 tahun dan merupakan warga Pekon Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Pelaku langsung dibawa ke Polres Pesisir Barat untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini berupa 1 helai baju lengan pendek berwarna hitam dan 1 helai celana panjang Levis berwarna biru telur asin.

Pelaku WA dijerat dengan Pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan biasa. Berdasarkan pasal tersebut, ancaman hukuman bagi pelaku sesuai dengan Pasal 351 Ayat 1 yaitu Penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Algy Ferlyando Seiranausa, S.Tr.K., M.H., memberikan apresiasi kepada tim yang berhasil mengungkap kasus ini.

“Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum dengan tegas, terutama jika korban adalah anggota Polri yang sedang menjalankan tugas atau membantu masyarakat. Kami akan memproses kasus ini sesuai aturan hukum yang berlaku, sehingga pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar IPTU Algy.

Kasat Reskrim juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam tindakan anarkis dan melaporkan setiap kejadian kriminal kepada pihak kepolisian untuk segera ditangani.

Kasus ini menjadi perhatian serius Polres Pesisir Barat sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan tertangkapnya pelaku WA, pihak kepolisian berharap dapat memberikan efek jera kepada pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Tekab 308 dan Polsek Pesisir Tengah Bubarkan Tawuran Antar Pelajar di Pekon Rawas

LAMPUNG BARAT – 15 Januari 2025 – Aksi tawuran antar pelajar yang melibatkan siswa SMKN 1 Krui dan SMAN 1 Pesisir Tengah berhasil dibubarkan oleh Tim Tekab 308 Polres Pesisir Barat bersama personel Polsek Pesisir Tengah. Kejadian tersebut berlangsung di Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, setelah kedua kelompok pelajar terlibat perselisihan yang memicu keributan di tengah masyarakat.

Masyarakat yang khawatir dengan situasi ini segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian. Tim Tekab 308 dan Polsek Pesisir Tengah langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan situasi.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU Kasiyono, S.E., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya mengambil tindakan cepat dan tegas untuk menghentikan aksi tawuran.

“Personel di lapangan langsung bertindak membubarkan kerumunan pelajar yang terlibat dalam tawuran. Beberapa di antaranya kami amankan dan berikan pembinaan di lokasi agar tidak mengulangi perbuatan mereka, Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga ketertiban umum dan melindungi masyarakat dari gangguan seperti ini,” ujar IPTU Kasiyono.

Beliau juga mengimbau pihak sekolah dan orang tua agar lebih aktif dalam mengawasi anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di luar jam pelajaran. “Tawuran antar pelajar tidak hanya membahayakan mereka yang terlibat, tetapi juga menciptakan keresahan bagi masyarakat. Diperlukan peran serta semua pihak untuk mencegah kejadian serupa,” tambahnya.

Langkah cepat kepolisian ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa lebih tenang dengan adanya tindakan tegas dari Polres Pesisir Barat. Warga berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.

Polres Pesisir Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan melalui patroli rutin dan pendekatan kepada masyarakat guna mencegah potensi konflik, khususnya di kalangan pelajar. (Susan)

Kapolres Lampung Barat Resmikan Gedung Restorative Justice Tatag Trawang Tungga

Lampung Barat – Kapolres Lampung Barat, AKBP Rinaldo Aser, meresmikan Gedung Restorative Justice (RJ) Tatag Trawang…

Brimob Lampung Terima Kunjungan TK IT Budi Utomo Bandar lampung

BANDAR LAMPUNG –Satuan Brimob Polda Lampung menerima kunjungan Outing Class dari Taman Kanak-Kanak (Islam Terpadu) Budi Utomo Bandar Lampung di Markas Komando Satbrimob Polda Lampung, Rawa Laut, Rabu, 15 / 01 /2025

Kunjungan tersebut disambut di terima Akp Andi Sudarto Pamin Genana Satbrimob Polda Lampung. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Slah satu program Brimob Sahabat Anak yang bertujuan untuk memperkenalkan profesi Brimob kepada anak-anak sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, siswa-siswi dari Taman Kanak-Kanak (Islam Terpadu) Budi Utomo Bandar Lampung diberikan kesempatan untuk belajar mengenal profesi Brimob, peralatan khusus, senjata, serta kendaraan yang digunakan dalam tugas-tugas Brimob,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak (Islam Terpadu) Budi Utomo mengucapkan terima kasih kepada Satbrimob Polda lampung atas kesempatan berharga ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Satbrimob Polda Lampung karena telah memberikan kesempatan kepada anak-anak kami untuk berkunjung dan belajar banyak hal baru. Ini menjadi pengalaman yang berharga bagi mereka,” ungkapnya.

Kegiatan kunjungan ini berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa terlihat senang saat berinteraksi dengan anggota Brimob serta mencoba mengenal berbagai alat dan kendaraan yang dipamerkan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan rasa percaya diri anak-anak sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian. (Susan)

Polres Pesisir Barat Gelar Polisi Sahabat Anak (Polsana) bersama anak anak TK Jaya Kusuma Ngambur

PESISIR BARAT –  15 Januari 2025 – Polres Pesisir Barat kembali memperlihatkan kepeduliannya terhadap pendidikan dan keselamatan anak-anak melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsana). Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Mapolres Pesisir Barat ini diikuti oleh 52 anak dari TK Jaya Kusuma, Kecamatan Ngambur.

Acara Polsana dirancang untuk memberikan edukasi yang menyenangkan kepada anak-anak. Mereka diajak mengenal rambu-rambu lalu lintas, pentingnya keselamatan saat berada di jalan, serta berbagai peralatan yang digunakan polisi dalam bertugas, seperti tongkat T, borgol, dan kendaraan operasional. Suasana semakin meriah ketika anak-anak diajak menaiki kendaraan ATV Police Tourist, yang menjadi daya tarik utama dalam kegiatan ini.

Sebagai bentuk apresiasi, Polres Pesisir Barat juga memberikan snack berupa roti dan susu kepada seluruh peserta. Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama, yang diwarnai dengan senyum ceria anak-anak.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU Kasiyono, S.E., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mendekatkan anak-anak dengan institusi kepolisian sekaligus memberikan edukasi sejak dini tentang keselamatan berlalu lintas.

“Program Polsana ini bertujuan membangun kepercayaan dan kedekatan antara polisi dan anak-anak. Kami ingin mereka tumbuh dengan pemahaman bahwa polisi adalah sahabat masyarakat yang selalu siap membantu,” ujar IPTU Kasiyono.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pihak sekolah dan para orang tua. Kepala TK Jaya Kusuma, Ibu Nurhayati, menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif Polres Pesisir Barat yang memberikan pengalaman belajar baru bagi anak-anak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Pesisir Barat. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sangat edukatif bagi anak-anak. Kami berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan,” ungkapnya.

Melalui program Polsana ini, Polres Pesisir Barat menunjukkan komitmennya untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda di Kabupaten Pesisir Barat, sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dan institusi kepolisian. (Susan)

Kapolri Hadiri Tanwir I Aisyiyah, Bicara Peran Polri Dukung Kesetaraan Gender

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Tanwir I Aisyiyah di Jakarta. Kapolri menekankan mengenai komitmennya untuk terus mengawal isu perempuan.

Acara Tanwir I Aisyiyah itu digelar Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025). Hadir Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Mendikdasmen yang juga Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Ketua Umum PP Aisyiyah Salmah Orbayinah beserta seluruh pengurus PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah.

Turut mendampingi Kapolri dalam acara itu Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo, Astamaops Polri Komjen Verdianto Iskandar Bitticaca, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kapusdokkes Polri Irjen dr Asep Hendradiana, Wakabaintelkam Polri Irjen Yuda Gustawan hingga Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Brigjen Nurul Azizah.

Dalam acara itu, Kapolri menandatangani MoU terkait Perlindungan Perempuan dan Anak bersama Ketua Umum PP Aisyiyah. Kapolri merasa terhormat bisa menghadiri acara Tanwir Aisyiyah.

“Suatu penghormatan bagi kami diberikan kesempatan untuk berbicara sekaligus tadi kita membuat MoU,” kata Kapolri mengawali sambutannya.

Setelah itu, Kapolri berbicara mengenai kesetaraan gender di Indonesia. Dia memastikan isu tersebut terus digelorakan dan dikawal bersama.

“Tentunya kalau bicara masyarakat yang berkeadilan tidak lepas dari kita bicara tentang kesetaraan baik dalam hak,

kesetaraan dalam kesempatan dan kesetaraan bagi kaum wanita khususnya. Dan tentunya salah satu isu yang menjadi perhatian bersama dan saat ini terus kita kawal dan kita gelorakan bersama adalah terkait dengan masalah kesetaraan gender,” kata Kapolri.

Kapolri menyampaikan kesetaraan gender ini telah menjadi isu global dan sudah diperjuangkan sejak lama. Kapolri lalu menceritakan perjuangan di beberapa negara sehingga akhirnya disepakati Hari Perempuan Internasional setiap 8 Maret.

Perjuangan mengenai kesetaraan gender juga sudah lama dilakukan di Indonesia. Kapolri menyebut beberapa nama seperti Cut Nyak Dien, Cut Meutia, RA Kartini, hingga Nyai Ahmad Dahlan.

“Dan tentunya Aisyiyah masuk di dalamnya karena pada tahun 1917, waktu yang juga hampir sama dengan pergerakannya yang terjadi di negara-negara maju saat itu, Aisyiyah saat itu berdiri untuk kemudian bergerak memperjuangkan eksistensi perempuan khususnya dalam bidang politik pendidikan ekonomi dan sosial,” ujar Kapolri.

Kapolri mengatakan perjuangan para perempuan itu juga dilanjutkan sampai hari ini. Dia lalu menjelaskan soal adanya beberapa menteri perempuan di kabinet hingga Indonesia yang pernah dipimpin oleh presiden perempuan.

“Dan ini tentunya menunjukkan keberpihakan negara, keberpihakan pemerintah terhadap perempuan bahkan kita juga pernah memiliki presiden kelima Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar dia.

*Kapolri Beri Ruang untuk Polwan*

Kapolri menyampaikan pihaknya terus memberikan ruang seluas-seluasnya bagi Polwan untuk berkarier di lingkungan Polri. Semua orang diberikan kesempatan yang sama.

“Kami telah menerbitkan Perkap Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pengarustamaan Gender di Lingkungan Polri. Kami memberikan ruang seluas-luasnya untuk wanita ataupun Polwan berkarier baik di bidang operasional maupun staf. Kami mencoba untuk terus mendorong wanita agar diberikan ruang yang sama,” kata Kapolri.

Kapolri mengatakan saat ini ada enam Polwan yang berpangkat Brigjen, bahkan dulu pernah ada Polwan yang menjadi Kapolda. Kapolri terus mendorong para Polwan mempersiapkan diri untuk berkarier ke tingkat tertinggi.

“Kami terus dorong untuk rekan-rekan Polwan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan harapan kita di institusi yang dikenal penuh dengan risiko, jadi salah satu yang memiliki tugas yang memiliki risiko tinggi,” ujar Kapolri.

“Ini ke depan kalau memang kader-kadernya sudah dipersiapkan dengan baik harapan kita Indonesia juga memiliki Kapolri wanita. Jadi tentu itu harus dipersiapkan bahwa saya melihat tanda-tanda itu dari penugasan para Polwan di tingkat internasional kemudian di tugas-tugas risiko tinggi seperti di Densus, di Brimob kemudian melaksanakan tugas-tugas penjaga perdamaian ternyata polwan bisa,” sambung Kapolri.

*Pembentukan Direktorat Baru*

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menjelaskan mengenai pembentukan direktorat baru yaitu Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) setelah diterbitkannya Perpres pada 2024.

“Beberapa waktu yang lalu telah ditandatangani Perpres RI nomor 20 tahun 2024 di mana kami mencoba untuk mengoptimalkan dan meningkatkan, mengembangkan satu direktorat khusus, namanya direktorat perempuan dan anak yang awalnya hanya selevel subdit di Bareskrim saat ini kami kembangkan menjadi direktorat,” ujar Kapolri.

Kapolri kemudian memperkenalkan Brigjen Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim. Dia berharap pembentukan direktorat baru itu dapat memaksimalkan penanganan isu perempuan dan anak.

“Apapun kita paham bahwa terkait dengan penanganan khusus terkait perempuan dan anak ini tidak bisa sembarang dilakukan oleh Polki karena memang ada hal-hal yang harus dijaga dan ini hanya bisa dilakukan oleh perempuan,” ujar Kapolri. (Susan)