Bongkar Jaringan Curanmor: Polisi Ungkap Aksi Pencurian dengan Pemberatan, 5 Spesialis Motor Tertangkap!

BANDAR LAMPUNG –  29 Januari 2025 – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Bandar Lampung berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang melibatkan lima pelaku yang sudah meresahkan warga.

Mereka adalah spesialis dalam mencuri sepeda motor di wilayah Bandar Lampung. Penangkapan kelima pelaku ini dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan dan pengejaran intensif.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menjelaskan, aksi pengungkapan bermula pada hari Selasa, 28 Januari 2025, sekitar pukul 04.00 WIB. Petugas Polsek Kedaton yang sedang melakukan patroli rutin di kawasan tersebut melihat lima orang yang mencurigakan.

Ketika hendak ditangkap, para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi curanmor itu melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api rakitan kepada anggota polisi.

Sebagai tanggapan, pihak kepolisian melakukan tindakan tegas terukur yang berujung pada penangkapan dua pelaku beserta dua pucuk senjata api rakitan dan satu unit sepeda motor Honda Beat Street. Namun, tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Selanjutnya, Tim Tekab 308 Presisi dan Unit Ranmor melakukan penyelidikan lanjutan. Hasilnya, tiga pelaku yang melarikan diri berhasil ditemukan bersembunyi di rumah Reza Pratama di Jalan Letjend Alamsyah Ratu Prawiranegara, Kelurahan Way Halim, Kecamatan Sukarame.

Ketika hendak ditangkap, ketiganya melawan, namun akhirnya berhasil dibekuk setelah pihak kepolisian melakukan tindakan tegas.

Adapun identitas inisial dan peran pelaku dari kelimanya adalah:

1. T-P Alias Gopleng (23 tahun) – Eksekutor

2. D-I alias Niknik (23 tahun) – Pilot (pemantau situasi di TKP)

3. W-I Alias Ateng (29 tahun) – Pilot (pemantau situasi di TKP)

4. A-S Alias Dobleng (29 tahun) – Eksekutor

5. S-O Alias Kentang (32 tahun) – Pilot (pemantau situasi di TKP)

Dalam setiap aksinya, para pelaku menggunakan tiga unit sepeda motor yang berbeda sebagai kendaraan operasional.

Mereka juga dilengkapi dengan senjata api rakitan jenis revolver yang digunakan untuk berjaga-jaga jika ada korban atau saksi yang melakukan perlawanan.

Untuk merusak sepeda motor yang menjadi target, mereka menggunakan alat seperti kunci seribu untuk membuka gembok pagar dan kunci letter T untuk merusak kunci kontak sepeda motor.

Sementara itu, barang bukti yang berhasil disita petugas antara lain:

1. Dua unit sepeda motor Honda Beat Street dan Honda Vario warna hitam.

2. Senjata api rakitan jenis revolver lengkap dengan peluru.

3. Alat perusak kunci seperti kunci seribu dan kunci letter T.

Dari hasil pemeriksaan, kelima pelaku mengaku telah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di berbagai lokasi di Bandar Lampung, dengan total sepuluh lokasi yang sudah terdata dalam dua minggu terakhir.

Pelaku mengungkapkan bahwa setiap kali melakukan pencurian, mereka selalu membawa senjata api rakitan untuk mengantisipasi jika ada perlawanan dari korban atau saksi.

Beberapa lokasi pencurian yang terungkap, di antaranya adalah:

1. Sukarame – Tanggal 29 Oktober 2024, kerugian satu unit sepeda motor Honda Beat senilai Rp. 19.000.000.

2. Sukarame – Tanggal 19 Januari 2025, kerugian satu unit sepeda motor Honda Beat Sporty senilai Rp. 17.000.000.

3. Kedaton – Tanggal 5 Januari 2025, kerugian satu unit sepeda motor Honda Beat senilai Rp. 18.000.000.

4. Kedaton – Tanggal 28 Januari 2025, percobaan pencurian satu unit sepeda motor Yamaha, dengan kerugian sekitar Rp. 15.000.000.

Polresta Bandar Lampung akan terus melakukan penyisiran terhadap lokasi-lokasi lainnya yang mungkin menjadi tempat aksi para pelaku.

Para pelaku juga akan dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan (curanmor) sesuai dengan Pasal 363 Ayat (2) KUHPidana yang mengancam hukuman hingga 9 tahun penjara.

Selain itu, mereka juga dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan dan penggunaan senjata api oleh warga sipil, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (Susan)

Polda Lampung Perketat Pengamanan Pembagian Angpau di Teluk Betung

BANDAR LAMPUNG – Ratusan warga Teluk Betung berbondong-bondong mendatangi area sekitar Vihara Amurwa Bhumi Graha di Jalan Ikan Bawal, Kelurahan Pesawahan, Teluk Betung Selatan, Rabu (29/1/2025)

Mereka antusias menantikan pembagian angpau yang telah menjadi tradisi tahunan dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Sejak pukul 05.30 WIB, warga mulai berkumpul dan memadati badan jalan untuk mendapatkan angpau. Menyikapi antusiasme tinggi masyarakat, Polda Lampung menurunkan personel guna memastikan keamanan dan kelancaran jalannya acara.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Isawandari Yuyun menegaskan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan aman.

“Kami telah menempatkan personel di berbagai titik strategis guna mengatur arus massa dan lalu lintas. Pengamanan ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan dan memastikan kegiatan berlangsung lancar,” ujarnya.

Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan panitia dan tokoh masyarakat setempat.

“Kami mengimbau kepada warga agar tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” tambahnya.

Kombes Yuni juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban.

“Kami mengingatkan agar tidak berdesakan atau berebut angpau, karena keselamatan bersama jauh lebih penting. Personel kami siap siaga untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama panitia dalam penyelenggaraan acara ini.

“Tradisi berbagi angpau ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat positif. Kami berharap dengan adanya pengamanan ini, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan,” tutupnya.

Dengan pengamanan ketat dari Polda Lampung, perayaan Tahun Baru Imlek di Teluk Betung berlangsung meriah dan kondusif. (Susan)

Danrem 043/Gatam Bersama Kapolda Lampung, Patroli Pantau Malam Tahun Baru Imlek 

LAMPUNG – Komandan Korem 043/Gatam, Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika S.H., S.Ik., M.SI, melaksanakan patroli bersama memantau secara langsung pelaksanaan malam Tahun Baru Imlek 2025 di wilayah Lampung.

Patroli bersama dilaksanakan dalam rangka memastikan situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat Bandar Lampung yang melaksanakan perayaan Tahun Baru Imlek berjalan dengan aman dan kondusif, dua lokasi yang menjadi titik pemantauan yakni Vihara Thay Hin Bio yang berada di Jl. Ikan Kakap Teluk Betung Selatan dan Vihara Amurwa Bhumi Graha Raya ang berada Jl. Ikan bawal Teluk Betung Selatan.

Dikesempatan tersebut, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan pada malam hari ini merupakan wujud bersinerginya TNI dan Polri di wilayah Provinsi Lampung untuk memastikan perayaan malam Tahun Baru Imlek tahun 2025 berjalan dengan aman, damai dan kondusif.

“Pelaksanaan patroli yang Kita laksanakan ini, untuk memastikan masyarakat Bandar Lampung yang merayakan malam Tahun Baru Imlek berjalan dengan tenang dan aman, selain dari pada itu kami ingin menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Provinsi Lampung agar tetap menjaga kebersamaan, toleransi dan kerukunan yang harmoni antar umat beragama serta tradisi yang ada di lingkungan masyarakat, khususnya dalam menyambut Tahun Baru Imlek tahun 2025,” ‘tuturnya.

Turut hadir dan mengikuti kegiatan patroli bersama, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.Si., M.H. Para Pejabat Utama Polda Lampung, Dansat Brimob Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung dan Kasi Intel Kasrem 043/Gatam. (Susan)

Hari libur imlek polres pesisir barat laksanakan patroli wisata

PESISIR BARAT – Polres Pesisir Barat melakukan kegiatan patroli di sejumlah tempat wisata di kabupaten pesisir barat. Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang mengunjungi destinasi wisata lokal pada hari libur Imlek.Rabu(29/1/2025)

Kapolres Pesisir Barat AKBP ALSYAHENDRA, S.IK.,M.H. Di Wakili Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU KASIYONO, S.E.,M.H.bahwa kegiatan ini dilakukan di berbagai objek wisata seperti pantai, dan kawasan wisata alam lainnya. “Demi kenyamanan dan keamanan para pegunjung kami polres pesisir barat selalu melakukan kegiatan patroli terutama di hari libur di titik-titik ramai wisatawan, serta memastikan keamanan di berbagai titik lokasi wisata” ujar Kapolres.

Selain itu,kami juga berkoordinasi dengan pihak pengelola tempat wisata untuk memastikan seluruh fasilitas berjalan dengan baik dan pengunjung dapat menikmati liburan dengan aman. Diharapkan, pengamanan yang dilakukan akan meminimalisir terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

Polres Pesisir Barat juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama libur tahun baru. “Kami mengimbau agar pengunjung tetap mematuhi aturan dan menjaga kelestarian lingkungan wisata tepatnya di pantai Jukung,” tambah kasi humas.

“Dengan adanya kegiatan ini,kami berharap tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi.seperti C3,terjadi laka laut yang mengakibatkan tenggelam ataupun terseret ombak,adanya aksi pemerasan,dan yang lainya.dan untuk para orang tua agar selalu memperhatikan anak-anak nya pada saat bermain”tutupnya. (Susan)

Polres Pringsewu Kerahkan Puluhan Personel untuk Amankan Perayaan Imlek 2025

PRINGSEWU – Polres Pringsewu mengerahkan puluhan personel guna mengamankan jalannya ibadah perayaan Imlek 2025 di Vihara Boddhi Cita, Kelurahan Pringsewu Timur, pada Selasa malam (28/1/2025). Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memastikan perayaan berlangsung aman dan lancar.

Di Kabupaten Pringsewu, ibadah dalam rangka menyambut Imlek hanya dipusatkan di Vihara Boddhi Cita. Puluhan jemaat mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk dan khidmat, sementara aparat gabungan dari kepolisian, TNI, serta organisasi kemasyarakatan melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi.

Selain menempatkan personel di rumah ibadah, Polres Pringsewu juga menerjunkan puluhan personel secara mobile untuk berpatroli di seluruh wilayah. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan tindak kejahatan yang dapat mengganggu jalannya perayaan.

Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra melalui Kasi Humas AKP Priyono memastikan bahwa situasi selama perayaan Imlek tetap kondusif. Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta segera melapor jika melihat atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas.

“Dengan adanya pengamanan ini, kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dan perayaan Imlek dengan aman dan nyaman,” ujar AKP Priyono.

lebih lanjut ia menyampaikan ucapan selamat tahun baru Imlek 2576 Kongzili tahun 2025 dan berharap momentum tahun baru Imlek ini dapat membawa keberkahan, kedamaian, serta keharmonisan bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Pringsewu.

Selain itu, AKP Priyono juga menekankan pentingnya toleransi antarumat beragama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Kami mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang turut serta menciptakan suasana damai selama perayaan Imlek ini. Semangat kebersamaan dan saling menghormati adalah kunci utama dalam membangun kehidupan yang harmonis,” tandasnya. (susan)

Polres Tanggamus Terjunkan 56 Personil Pengamanan Imlek 2025 di Vihara Dharma Agung Kota Agung

TANGGAMUS – Polres Tanggamus menurunkan 56 personil gabungan untuk mengamankan perayaan Tahun Baru Imlek 2025 di Vihara Dharma Agung, Kota Agung. Sebelum pengamanan, seluruh personil melaksanakan apel kesiapan, Selasa 28 Januari 2025, malam.

Menurut Perwira penanggungjawab pengamanan AKP Sarwani, S.E., M.M selaku Kabag SDM Polres Tanggamus bahwa pihaknya melaksanakan pengamanan yang bertujuan agar umat Buddha dapat menjalankan ibadah Imlek dengan nyaman.

“Malam ini kami melaksanakan pengamanan perayaan Imlek sebagai upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujar AKP Sarwani mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda, S.I.K.

Pengamanan ini melibatkan personil gabungan dari berbagai satuan, termasuk Lalu Lintas, Reskrim, dan Intelkam. Selain itu, sterilisasi juga dilakukan di area ruangan ibadah sebelum pelaksanaan kegiatan.

“Sterilisasi ini penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah,” jelas AKP Sarwani.

Meski cuaca sempat diguyur hujan, AKP Sarwani menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan perayaan dan ibadah berlangsung aman dan kondusif.

“Hingga saat ini situasi aman dan kondusif,” tegasnya.

AKP Sarwani menambahkan, Polres Tanggamus berkomitmen untuk terus menjaga keamanan selama perayaan Imlek 2025, termasuk di tempat-tempat ibadah lainnya. (Susan)

Aniaya Tetangga Gunakan Sajam, Residivis Curas ini Ditangkap Polsek Terbanggi Besar

LAMPUNG TENGAH – Seorang preman berinisial KHR Als Dulah (24) menganiaya pria paruh baya menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau setelah keluar dari penjara.

Aksi penganiayaan yang dilakukan KHR pada Senin (27/1/25) pukul 09.30 WIB itu membuat korban bernama Khaidir (55) mengalami luka serius pada bagian pipi kanan dan dilarikan ke rumah sakit.

Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, melalui Kapolsek Terbanggi Besar, Kompol Yusvin Argunan mengatakan, pelaku dan korban adalah tetangga yang tinggal di Kampung Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah.

“Keduanya tidak punya masalah dan tidak ada dendam masa lalu. KHR tiba-tiba menganiaya korban tanpa sebab, tak lama setelah keluar dari penjara,” kata Kapolsek saat di konfirmasi, Selasa (28/1/25).

Kapolsek mengatakan, KHR ditangkap pada hari itu juga sekira pukul 16.00 WIB, berikut barang bukti berupa 1 bilah pisau juga turut diamankan petugas.

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan identitas pelaku, KHR merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang baru keluar dari penjara sekitar bulan Oktober 2024 lalu, dan saat ini masih pengangguran.

Sementara, aksi penganiayaan yang dilakukan oleh KHR tersebut ketika korban diminta membantu pekerjaan rumah di kediaman kakek pelaku, pada Senin (27/1) pukul 09.00 WIB.

“Korban dipekerjakan oleh kakek KHR, tapi setiap korban melakukan pekerjaan, KHR selalu berbuat onar dan sengaja mengganggu seakan tidak suka korban berada di rumahnya,” jelas Kapolsek.

Kompol Yusvin melanjutkan, hal itu terbukti ketika KHR memecahkan lampu dan menjorok korban hingga tersungkur di lantai saat bekerja.

Terakhir, saat korban sedang mengangkat barang barang di dalam rumah kakeknya, pelaku menghampiri korban dengan berkata ‘Ngapain kamu hah, siapa suruh angkat barang’.

Korba menjawab ‘saya disuruh oleh kakek kamu’.

Entah bagaimana ceritanya, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kamar lalu menenteng sebilah pisau dan menghunuskan pisau tersebut ke arah wajah hingga mengenai pipi kanan korban.

“Luka yang diderita korban cukup parah, sampai saat ini korban masih dalam penanganan medis di Rumah Sakit Islam Yukum Jaya, menurut keterangan dokter, korban harus dirawat inap,” terangnya.

Kapolsek menambahkan, setelah pelaku ditangkap, pihaknya menduga bahwa selain melakukan penganiayaan terhadap Khaidir, pelaku juga terlibat aksi tindak pidana lainnya.

Hal tersebut tercatat dalam laporan Kepolisian di Polsek Terbanggi Besar terkait aksi premanisme dan tindak pidana pemerasan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lampung Tengah, tepatnya di simpang Terbanggi Besar.

Menyikapi hal itu, Polsek Terbanggi Besar masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap riwayat tindak kriminal KHR di Lampung Tengah.

“Kini, KHR ditahan dengan jerat kasus tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHPidana ayat (2), ancaman hukuman selama 5 tahun penjara,” demikian pungkasnya. (Sussn)

Pesan Imlek 2025 dari Kapolda Lampung: Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

BANDAR LAMPUNG – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika menyerukan pesan kerukunan antarumat beragama bertepatan perayaan tahun baru Imlek 2025/2576 Kongzili.

Menurut Helmy, momentum tahun baru Imlek di tahun ini harus dimaknai masyarakat, untuk terus memupuk sekaligus membina persatuan dan kesatuan.

“Masyarakat kita adalah masyarakat yang majemuk dengan bangsa yang beragam, mari kita sama-sama menjaga kerukunan umat beragama,” ujarnya dimintai keterangan usai meninjau sterilisasi vihara di Bandar Lampung, Selasa (28/1/2025).

Lanjut Helmy, keberagaman suku, agama, dan budaya sepatutnya menjadi modal awal menuju dan menyongsong Indonesia Emas 2024.

“Indonesia bisa lebih baik lagi dan Provinsi Lampung harus bisa menjadi bagian dari Indonesia Emas,” katanya.

Helmy turut mengharapkan, perayaan Imlek di tahun ini dapat menjadikan situasi dan kondusifitas Kamtibmas, khususnya di wilayah hukum Polda Lampung dapat tetap terjaga.

“Tak lupa saya ucapkan selamat merayakan Hari Raya Imlek bagi semua warga Tionghoa di Lampung. Semoga di tahun 2025 ini, semua cita-cita dan harapan masyarakat Lampung dapat terwujud,” imbuhnya.

Tak lupa, Helmy juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat berwisata dan menghabiskan waktu berlibur.

Sebab, sebagaimana informasi prakiraan cuaca BMKM, kondisi cuaca di Provinsi Lampung saat ini sedang tidak menentu dan cenderung mengalami cuaca ekstrem yang berpotensi menghadirkan bencana hidrometeorologi.

“Kami minta tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan di lokasi destinasi wisatawan, ini harus diprioritaskan, dimanapun dan kapanpun,” tegas jenderal bintang dua tersebut.

Musim Penghujan, Polres Pesisir Barat Bersama Warga Gencar Berantas Sarang Nyamuk DBD

PESISIR BARAT – Memasuki musim penghujan, Polres Pesisir Barat bersama masyarakat berupaya mengantisipasi penyebaran nyamuk Aedes aegypti, penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Bhabinkamtibmas Polres Pesisir Barat, bersama warga Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Barat, melaksanakan kegiatan gotong royong pemberantasan sarang nyamuk pada Senin (27/01/2025). Kegiatan ini meliputi penyemprotan dan pembersihan lingkungan dari potensi sarang nyamuk.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.IK., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU Kasiyono, S.E., M.H., menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyebaran nyamuk DBD. Masyarakat diharapkan dapat berkontribusi dengan menjaga lingkungan sekitar rumah masing-masing,” ujar IPTU Kasiyono.

Beliau juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan langkah 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang tidak diperlukan. Barang-barang tak terpakai yang menampung air berisiko menjadi sarang nyamuk penyebab DBD.

“Selain menerapkan 3M, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) juga dapat dilakukan dengan membersihkan lingkungan secara berkala dan memberikan serbuk abate di tempat penampungan air,” tambahnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah DBD. IPTU Kasiyono berharap masyarakat dapat secara mandiri menjaga kebersihan rumah dan lingkungannya sehingga tercipta lingkungan yang sehat dan nyaman.

Polres Pesisir Barat mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam memerangi ancaman DBD selama musim penghujan ini. Upaya bersama ini diharapkan dapat meminimalkan kasus DBD di wilayah Pesisir Barat. (Susan)

Bersama Masyarakat polsek bengkunat Bantu Padamkan Api yang Membakar Rumah Warga

PESISIR BARAT – Dalam aksi tanggap darurat, Polsek Bengkunat bersama masyarakat sekitar bantu memadamkan api yang menghanguskan rumah warga di pemangku sumber sari pekon sumber rejo kecamatan bengkunat pesisir barat, pada Minggu (26/1/2025) Malam.

Peristiwa terjadi Pada hari Minggu tanggal 26 Januari 2025 sekira jam 19.15 Wib,telah terjadi kebakaran Rumah milik Sdr. Wayan Sudartono di Pemangku Sumber Sari Pekon Sumber Rejo Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat.

Menurut keterangan saksi Sdri Mulyanti Saat itu mengetahui adanya api dan kepulan asap yang berasal dari dalam rumah yang ada di bagian belakang yang terindikasi bahwa akibat konsleting listrik.

Kapolres Pesisir Barat AKBP ALSYAHENDRA, S.IK.,M.H. Di Wakili Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU KASIYONO, S.E.,M.H.,menjelaskan “Kebakaran terjadi di karenakan Akibat konsleting listrik tersebut sehingga menimbulkan percikan api dan membakar barang-barang yang ada di dapur yang kemudian api merambat ke barag-barang yang ada di dalam Rumah”ujarnya

“selain petugas kepolisian, warga setempat juga turut membantu dalam usaha pemadaman api dengan menggunakan peralatan seadanya, seperti ember dan alat pemadam api ringan. “Kebakaran terjadi cukup cepat, namun berkat kerja sama antara polisi dan warga, api dapat segera dikendalikan sebelum menjalar lebih luas,”tegas kasi humas.

“Kemudian 1 jam dari kejadian datang satu Unit Mobil Pemadam kebakaran langsung berupaya melakukan pemadaman,karna Rumah Korban terbuat dari kayu papan yang mudah terbakar,dan juga Pemadam kebakaran yang posisinya jauh dari lokasi TKP,pada saat pemadam kebakaran sampai,Rumah korban tidak bisa diselamatkan.Pada saat terjadi kebakaran Korban selaku pemilik rumah sedang tidak ada di tempat ,kebakaran diduga sementara akibat konsleting listrik.”

“Akibat kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa melainkan korban materil berupa alat sarana dan pra sarana isi Rumah dengan total kerugian sekitar Rp 100.000.000,(Seratus Juta Rupiah)”tutup kasi humas. (Susan)