Bhabinkamtibmas Polsek Bengkunat Laksanakan Sambang di Pekon Way Haru dan Bandar Dalam

Pesisir Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Bengkunat melaksanakan kegiatan sambang di Pekon Way Haru dan Pekon Bandar Dalam. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang ketahanan pangan serta memberikan himbauan kepada para pengemudi ojek Way Haru agar lebih berhati-hati dan menjaga keselamatan saat berkendara.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada guna meningkatkan ketahanan pangan. Masyarakat dihimbau untuk menanam tanaman produktif yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, baik untuk konsumsi pribadi maupun dijual sebagai tambahan penghasilan.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan perhatian khusus kepada para pengemudi ojek di Way Haru. Para ojek dihimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm, serta mengutamakan keselamatan dalam bekerja, mengingat medan jalan di daerah tersebut cukup menantang.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat, Iptu Kasiyono, S.E., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap upaya Bhabinkamtibmas dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas dalam memberikan edukasi terkait ketahanan pangan serta keselamatan berkendara bagi para ojek. Ketahanan pangan sangat penting bagi masyarakat, dan keselamatan di jalan harus selalu menjadi prioritas. Kami berharap masyarakat dapat menerapkan himbauan yang diberikan demi kesejahteraan dan keamanan bersama,” ujar Iptu Kasiyono.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya ketahanan pangan dan keselamatan berkendara, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera dan aman. (Susan)

Antisipasi Tindak Kriminalitas C3, Polisi Samapta Lakukan Patroli KRYD di Way Tuba

WAY KANAN – Satuan Samapta Polres Way Kanan menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di Kampung Way Pisang, Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan. Minggu (23/02/2025).

Kapolres Way Kanan AKBP Adanan Mangopang melalui Kasatsamapta AKP M. Sugeng mengatakan dalam rangka mengantisipasi tindak kriminalitas. Kami (Kepolisian) rutin melakukan KRYD dengan patroli di daerah rawan di Wilayah Hukum Polres Way Kanan.

Kali ini personel yang bertugas hadir di tengah masyarakat melaksanakan hunting dengan menyasar di seputaran Way Tuba, karena sudah menjadi prioritas untuk meniadakan gangguan Kamtibmas seperti C3(Curat, curas dan curanmor) dan kejahatan lainnya,” jelasnya.

“Kami berharap agar masyarakat merasa aman dan dapat merasakan kehadiran Polisi,”tandasnya.

Dalam aksinya, personel juga menjumpai warga yang sedang berkumpul memberikan himbauan Kamtibmas.

Jadi, kami himbau masyarakat lebih mengerti tentang pentingnya menjaga harkamtibmas, tetap waspada dan berhati – hati jika melintas di beberapa tempat yang dinilai rawan, terlebih pada waktu menjelang dini hari,” terang AKP Sugeng. (Susan)

Sat Lantas Polres Pesisir Barat Evakuasi Kecelakaan Tunggal di Pekon Way Sindi

Pesisir Barat – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Karudang, Pekon Way Sindi Utara, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, pada Sabtu (22/2) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden ini melibatkan kendaraan Mitsubishi L300 berwarna hitam dengan nomor polisi BE 9781 FF yang mengangkut BOK ikan dalam perjalanan dari Bengkulu menuju Bandar Lampung.

Berdasarkan keterangan saksi, kendaraan yang dikemudikan oleh Antoro (33) mengalami kecelakaan saat melintasi jalan menikung ke kanan. Diduga pengemudi mengantuk sehingga kehilangan kendali dan menabrak pembatas jembatan, sebelum akhirnya terjun ke sungai sedalam 15 meter.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Karya Penggawa untuk mendapatkan perawatan medis. Berikut identitas korban:

Antoro (33), pengemudi, mengalami luka ringan di pelipis kanan dan mendapat jahitan.

Muhammad Jainun (35), penumpang pertama, mengalami patah paha kanan dan mengalami luka berat.

Saiful Anwar (26), penumpang kedua, mengalami luka ringan pada punggung kaki.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Pesisir Barat, AKP Rudy Apriansyah Unyi, S.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian segera merespons kejadian ini dengan melakukan evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut. “Saat ini, kami sedang menangani proses evakuasi serta mengumpulkan data terkait kecelakaan ini. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 2 juta,” ujar AKP Rudy.

Sat Lantas Polres Pesisir Barat mengimbau kepada seluruh pengendara agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur yang memiliki tikungan tajam, guna mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang. (Susan)

Warga Bandar Lampung Tewas Terseret Banjir, Terjebak dalam Mobil hingga Masuk Drainase

Lampung – Seorang warga Bandar Lampung tewas setelah terseret banjir yang melanda wilayah Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi. Korban, Sutiyen (33), hanyut setelah mobil yang ditumpanginya terseret arus deras dan masuk ke dalam drainase.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari membenarkan kejadian tragis ini. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Jumat malam (21/2/2025) di Jalan Tirtayasa, Kampung Kedaung.

“Benar tadi malam ada satu orang warga yang hanyut terbawa banjir. Korban terseret setelah mobilnya masuk ke dalam drainase,” katanya, Sabtu (22/2/2025).

Menurut kesaksian warga, mobil tersebut berisi dua orang wanita. Saat arus banjir semakin deras, mobil tersangkut di gorong-gorong, dan salah satu penumpang sempat meminta tolong.

“Saksi melihat satu perempuan di dalam mobil melambaikan tangan dari kaca sebelah kiri sambil berteriak ‘tolong, tolong’,” ungkap Yuni.

Warga yang berada di lokasi segera membantu dengan membuka pintu belakang mobil. Satu wanita berhasil diselamatkan dari kursi pengemudi, namun penumpang lain yang sempat terlihat melambaikan tangan tidak ditemukan dan diduga hanyut terbawa arus.

Setelah pencarian dilakukan oleh warga dan petugas, tubuh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman,” jelasnya.

Selain mengevakuasi korban, petugas juga menggunakan alat berat untuk mengangkat mobil yang terseret banjir. (Susan)

Banjir di Lampung, 2.181 Rumah Terendam, 3 Warga Meninggal

Bandar Lampung – Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (21/2/2025) malam hingga Sabtu pagi menyebabkan banjir di 3 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Sebanyak 2.181 rumah terendam, dan tiga warga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana ini.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, menyampaikan bahwa banjir melanda beberapa wilayah, yakni Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran.

“Data sementara menunjukkan ada 2.181 rumah terdampak di 3 Kabupaten/kota. Jadi untuk Bandar Lampung ada 9 Kecamatan, Lampung Selatan ada 4 kecamatan dan Pesawaran ada 3 kecamatan,” ujar Yuni pada Sabtu (22/2/2025).

“Untuk korban meninggal dunia ada 3 di Bandar Lampung, satu di wilayah Campang Raya atas nama Sutiyem yang hanyut setelah mobil nya terseret banjir. Kemudian pasutri di Tanjung Karang Barat atas nama Haryadi Prabowo dan Rosmaini, kedua korban ini tertimpa longsor saat berada didalam rumah,” sambungnya.

Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi warga yang terjebak di lokasi banjir. “Di beberapa titik, air mencapai atap rumah. Tim Basarnas dan kepolisian terus berjaga dan melakukan penyelamatan,” kata Yuni.

Banjir ini dipicu oleh hujan deras yang berlangsung sejak Jumat malam pukul 21.00 WIB hingga Sabtu dini hari pukul 04.00 WIB. Upaya penanggulangan bencana masih terus dilakukan untuk membantu warga yang terdampak. (Susan)

Razia Gabungan Jelang Ramadan, Polres Pringsewu Amankan Dua Pengguna Narkoba dan 13 Pelaku Prostitusi

Pringsewu – Aparat gabungan Polres Pringsewu, BNNK dan Satpol-PP mengamankan belasan warga saat menggelar razia gabungan di wilayahnya pada Sabtu (22/2/2025) malam. Razia ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, sebagai bagian dari upaya cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadan 1446 H.

Dalam razia ini, petugas membentuk 14 tim yang telah ditugaskan pada lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Sasaran razia meliputi penginapan, rumah kos, serta tempat hiburan malam yang dianggap rentan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat, seperti penyalahgunaan narkoba dan praktik prostitusi.

Hasil razia petugas berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Selain itu, sebanyak 13 pria dan wanita juga diamankan karena diduga terlibat dalam praktik seks bebas dan prostitusi.

Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, menyatakan bahwa razia ini dilakukan guna menciptakan suasana yang kondusif menjelang Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan khusyuk.

“Kami telah mengidentifikasi sejumlah lokasi dan individu yang masih terlibat dalam penyakit masyarakat, khususnya satu paket antara narkoba dan seks bebas. Dua permasalahan ini masih cukup tinggi di Pringsewu, dan kami menduga maraknya peredaran narkoba berpengaruh terhadap meningkatnya pergaulan bebas, bahkan hingga perilaku seks menyimpang,” ujar AKBP Yunnus dalam keteranganya pada Minggu dinihari (23/2/2025)

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dalam razia kali ini, pihaknya mendapati beberapa warga yang menggunakan narkoba, serta beberapa lainnya yang kedapatan menggunakan jasa prostitusi. Selain itu, ditemukan pula pasangan muda-mudi, termasuk anak di bawah umur, yang terlibat dalam hubungan seks bebas.

“Kami juga mengamankan beberapa terapis pijat yang memperoleh keuntungan finansial dari praktik prostitusi. Hal ini menjadi perhatian utama kami, dan kami berharap selama bulan Ramadan, aktivitas yang berbau maksiat dapat ditekan sekecil mungkin,” tegasnya.

Terkait kelanjutan kegiatan ini, Kapolres memastikan bahwa razia serupa akan terus dilakukan, terutama karena berdasarkan prediksi, tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berpotensi meningkat selama bulan Ramadan.

Terkait narkoba, mantan Kanit Analisis Siber Polri ini mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba.

“Kepedulian keluarga sangat penting dalam menekan angka penyakit masyarakat. Kami juga mengimbau agar dalam penyelenggaraan pesta, seperti pernikahan atau khitanan, tidak menggunakan musik yang berpotensi memicu penggunaan narkoba, seperti yang terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Ke depan, kami akan menerbitkan edaran khusus agar masyarakat dapat mematuhi imbauan ini,” tandasnya.

Untuk diketahui dalam Razia yang digelar sejak sabtu malam hinggu minggu dinihari ini polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 3 plastik klip berisi narkotika jenis sabu berikut alat hisap, ponsel hingga alat kontrasepsi. Polisi juga turut mengamankan uang tunai Rp.300 ribu yang diduga didapat dari hasil praktik prostitusi. (Susan)

Sat Lantas Polres Pesisir Barat Berikan Teguran Humanis kepada Pengendara di Jl. Lintas Barat Pekon Tembakak

Pesisir Barat – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pesisir Barat melaksanakan Operasi Keselamatan Krakatau 2025 dengan memberikan teguran secara humanis kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Kegiatan ini berlangsung di Jl. Lintas Barat, Pekon Tembakak, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Sabtu (22/02/2025).

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Dalam operasi tersebut, petugas menegur pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak memakai sabuk pengaman, melawan arus, serta melakukan pelanggaran lainnya yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Kasat Lantas Polres Pesisir Barat AKP Rudy Apriansyah Unyi, S.H., menjelaskan bahwa pendekatan humanis dipilih agar masyarakat lebih memahami pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

“Operasi Keselamatan Krakatau 2025 ini lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Kami memberikan teguran secara persuasif kepada pengendara yang melanggar aturan agar mereka lebih sadar akan pentingnya keselamatan berkendara,” ujar AKP Rudy Apriansyah Unyi.

Menanggapi kegiatan ini, Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Pesisir Barat AKP Rudy Apriansyah Unyi, S.H., menyampaikan bahwa operasi ini merupakan langkah strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Pesisir Barat.

“Kami berharap dengan adanya Operasi Keselamatan Krakatau 2025, masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Dengan menaati aturan, kita bisa mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan lalu lintas yang lebih tertib,” ungkap AKP Rudy Apriansyah Unyi.

Selain memberikan teguran, petugas juga mengedukasi pengendara tentang pentingnya keselamatan berkendara serta membagikan brosur berisi imbauan tertib lalu lintas.

Diharapkan dengan adanya operasi ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan situasi jalan yang lebih aman dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat (Susan)

Bhabinkamtibmas Polsek Pesisir Tengah Gelar Sambang Kamtibmas di Pekon Karya Penggawa V Tengah dan Pekon Menyancang

Pesisir Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Polsek Pesisir Tengah Aiptu Teguh Rahayu melaksanakan kegiatan sambang di Pekon Karya Penggawa V Tengah dan Pekon Menyancang, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Sabtu (22/02/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait berbagai ancaman sosial yang dapat mengganggu ketertiban. Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Teguh Rahayu memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba serta dampak negatif dari judi online, yang semakin marak di masyarakat. Warga diimbau untuk menjauhi kedua hal tersebut demi menjaga masa depan yang lebih baik, terutama bagi generasi muda.

Selain itu, Aiptu Teguh Rahayu juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam apotek hidup, seperti jahe, kunyit, serai, dan berbagai tanaman herbal lainnya. Tanaman obat keluarga (TOGA) ini memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan maupun sebagai bentuk kemandirian dalam pengobatan tradisional.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu menaati peraturan lalu lintas. Warga diimbau untuk menggunakan helm saat berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan, serta tidak melanggar aturan lalu lintas guna menghindari kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pesisir Tengah AKP Hadly Nasution, memberikan apresiasi terhadap peran aktif Aiptu Teguh Rahayu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan sambang yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas. Edukasi tentang bahaya narkoba, judi online, pentingnya menanam apotek hidup, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas adalah langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat,” ujar AKP Hadly Nasution.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu Kamtibmas, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan kesehatan semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih kondusif di Kabupaten Pesisir Barat. (Susan)

Polda Lampung Imbau Masyarakat Kelola Sampah dengan Bijak di Hari Peduli Sampah Sedunia

LAMPUNG – Memperingati Hari Peduli Sampah Sedunia yang jatuh pada 21 Februari 2025, Polda Lampung melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari Yuyun mengajak masyarakat untuk lebih peduli dalam pengelolaan sampah.

Imbauan ini bertujuan untuk mencegah berbagai dampak negatif dari sampah, termasuk ancaman banjir dan masalah kesehatan lingkungan.

Kombes Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan bahwa sampah bukan sekadar masalah sepele, tetapi bisa menjadi ancaman serius jika tidak dikelola dengan baik.

“Selalu buanglah sampah pada tempatnya. Sampah bisa menjadi petaka apabila kita tidak pandai mengelolanya. Banjir, misalnya, sering kali terjadi akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan,” ujarnya, Sabtu (22/2/2025).

Ia menambahkan, pengelolaan sampah yang tepat tidak hanya dapat mencegah bencana alam tetapi juga memberikan manfaat ekonomi.

“Jika sampah dikelola dengan baik, kita bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang berdaya guna dan bernilai ekonomi. Banyak contoh inovasi daur ulang yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelas Yuyun.

Selain itu, Polda Lampung juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap sampah-sampah yang berpotensi menjadi sumber penyakit.

“Sampah yang menumpuk dapat menjadi sarang nyamuk dan menimbulkan penyakit seperti demam berdarah. Kita harus menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama,” tegasnya.

Yuyun pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Hari Peduli Sampah Sedunia sebagai langkah nyata dalam menjaga lingkungan.

“Mari kita mulai dari hal kecil, seperti memilah sampah rumah tangga dan mendukung program-program pengelolaan sampah di lingkungan sekitar,” kata Yuyun.

Polda Lampung juga akan terus mendukung program-program kebersihan lingkungan melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif.

“Kami akan bekerja sama dengan instansi terkait dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman,” tutup Kombes Yuni Iswandari Yuyun. (Susan)

Kapolda Lampung Tegaskan Revitalisasi Subdit Narkoba dan Penguatan Polwan dalam Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI

LAMPUNG – Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menerima kunjungan kerja Komisi III DPR RI di Gedung Serbaguna (GSG) Mapolda Lampung, Jumat (21/2/2025).

Kunjungan ini dihadiri oleh Kapolres/ Ta Jajaran Polda Lampung beserta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan jajarannya.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, termasuk pemberantasan narkoba, penggunaan senjata api (senpi) oleh anggota kepolisian, tantangan teknologi informasi, serta pengarusutamaan peran Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polda Lampung.

Menanggapi pertanyaan terkait informasi pembubaran Subdit 1 Narkoba, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menegaskan bahwa tidak ada pembubaran, melainkan revitalisasi.

“Subdit 1 Narkoba tidak dibubarkan, kami melakukan revitalisasi dengan mengganti personel yang ada, ini langkah untuk memastikan integritas dan profesionalisme tetap terjaga,” ujar Helmy.

Kapolda menjelaskan, proses ini bertujuan untuk mencegah adanya ‘parasit’ dalam tubuh kepolisian.

“Kami memilih personel baru yang sudah melalui proses assessment dan pelatihan agar tetap istiqomah dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Selain itu, tindakan tegas juga diambil kepada anggota yang terlibat langsung maupun atasan yang tidak melakukan pengawasan dengan baik.

“Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses secara internal sesuai tingkat kesalahannya,” tegas Kapolda.

Dalam kesempatan ini, Kapolda juga memuji aksi heroik anggota Polri bernama Agus yang mampu menangkap pelaku curanmor tanpa menggunakan kekerasan.

“Nama Agus harum di Polda Lampung. Aksi heroiknya menjadi contoh nyata bahwa kepolisian bisa bertindak tegas tanpa kekerasan,” katanya.

Terkait penggunaan senjata api, Helmy menyebut bahwa pihaknya terus melakukan tes psikologi dan pengecekan amunisi secara berkala.

“Kami pastikan setiap anggota siap mental dan teknis dalam menggunakan senpi. Ini penting karena senjata bukan sekadar alat, tetapi tanggung jawab besar,” jelasnya.

Kapolda juga menyoroti permasalahan teknologi seperti pinjaman online ilegal, judi online, dan aplikasi berbahaya.

Menurutnya, penanganan masalah ini membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Persoalan teknologi ini adalah tanggung jawab bersama. Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti kasus-kasus yang merugikan masyarakat,” tutur Helmy.

Dalam hal pengarusutamaan gender, Kapolda memberikan kesempatan lebih besar kepada Polwan untuk menduduki posisi strategis.

“Kami sudah menempatkan Polwan sebagai Kapolsek dan Kapolres. Di masa depan, Polwan akan diberi tanggung jawab lebih besar, termasuk di wilayah dengan tingkat kriminalitas yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Komisi III DPR RI memberikan apresiasi kepada Kapolda Lampung atas komitmen dan upayanya dalam penegakan hukum di Provinsi Lampung.

Mereka menilai langkah-langkah revitalisasi dan inovasi yang dilakukan Polda Lampung mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan lebih baik.

Irjen Pol Helmy Santika menutup pertemuan dengan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami sadar tidak sempurna, tetapi kami berusaha memberikan yang terbaik dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Polda Lampung selalu terbuka terhadap kritik dan saran untuk menjadi lebih baik,” pungkasnya. (Susan)