Polres Pesisir Barat Bagikan Takjil kepada Tahanan dalam Rangka Bulan Suci Ramadhan

Pesisir Barat – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada tahanan di Rumah Tahanan Polsek Pesisir Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Maret 2025, dengan melibatkan Sat Tahti, Sat Reskrim, dan Sat Binmas.

Sebanyak 14 (empat belas) orang tahanan yang ada di Rumah Tahanan Polsek Pesisir Tengah menerima takjil yang dibagikan dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Pembagian takjil ini merupakan bentuk kepedulian Polres Pesisir Barat kepada tahanan, sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadhan.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat IPTU Kasiyono, S.E., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Polres Pesisir Barat untuk mempererat tali silaturahmi antara pihak kepolisian dengan masyarakat, termasuk dengan para tahanan yang sedang menjalani proses hukum. “Dengan adanya pembagian takjil ini, kami berharap dapat memberikan kebahagiaan dan sedikit keringanan bagi para tahanan dalam menjalani ibadah puasa mereka,” ujar IPTU Kasiyono.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para tahanan, yang merasa dihargai dan diperhatikan selama menjalani proses hukum di Rumah Tahanan Polsek Pesisir Tengah. Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, Polres Pesisir Barat berkomitmen untuk terus menjalankan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Polres Pesisir Barat berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif serta memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam menyambut dan menjalani bulan suci Ramadhan. (Susan)

Tim Patser Sat Samapta Polres Pesisir Barat Gelar Patroli Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

Pesisir Barat – Tim Patroli Reaksi Cepat (Patser) Satuan Samapta Polres Pesisir Barat melaksanakan patroli untuk mengantisipasi gangguan keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadan. Sasaran utama patroli ini adalah mencegah tindak kriminalitas seperti curas, curat, dan curanmor (C3), pemalakan, tawuran, serta gangguan lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Patroli dilakukan di sejumlah titik rawan, antara lain Jembatan Mayah di Jalan Lintas Barat Krui, Pekon Kebuayan, Laay, Way Nukak, Kantor DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Pantai Labuhan Jukung, serta beberapa lokasi lain yang dinilai berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas.

Selain menggelar patroli preventif, tim juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penggunaan mercon atau petasan selama bulan suci Ramadan. Edukasi ini dilakukan dengan pendekatan humanis, di mana petugas memberikan pemahaman mengenai risiko kebakaran, cedera, serta gangguan kenyamanan yang dapat ditimbulkan akibat penggunaan petasan.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU Kasiyono, S.E., M.H., menegaskan bahwa patroli ini bertujuan menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan.

“Kami berupaya memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa adanya gangguan dari aksi kriminal maupun perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing serta melaporkan jika melihat adanya tindakan yang mencurigakan,” ujar IPTU Kasiyono.

Polres Pesisir Barat menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli di titik-titik rawan serta melakukan pendekatan kepada masyarakat guna menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif sepanjang Ramadan. (Susan)

Pesisir Barat Bagikan Takjil kepada masyarakat sekitar 

Pesisir Barat – Sat Binmas Polres Pesisir Barat menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para masyarakat sekitar khususnya yang berada di sekitar pasar. Kegiatan ini dilaksanakan pada sore hari di beberapa titik strategis yang berada di pasar di Kabupaten Pesisir Barat, tepat menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan pembagian takjil tersebut bertujuan untuk meringankan beban para masyarakat yang sedang menjalani ibadah puasa. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Polres Pesisir Barat untuk lebih dekat dengan masyarakat, terutama dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.

Kapolres Pesisir Barat,Alsyahendra S.I.K., M.H.,melalui Kasat binmas Polres pesisir barat iptu totok tri winarno mengatakan “Dengan berbagi takjil kepada para para masyarakat, kami berharap bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan membantu mereka yang tengah dalam perjalanan agar bisa berbuka puasa dengan nyaman,” ujar iptu totok

“Takjil yang dibagikan terdiri dari aneka makanan ringan dan minuman segar yang dapat dinikmati oleh pengendara setelah seharian berpuasa. Pembagian takjil ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar,“

“Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat, serta menumbuhkan rasa solidaritas di bulan yang penuh rahmat ini”,tutupnya. (Susan)

Tingkatkan Keamanan di Bulan Ramadhan, Polsek Rebang Tangkas Amankan Ibadah Salat Tarawih

WAY KANAN – Terciptanya rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat. Polsek Rebang Tangkas Polres Way Kanan melaksanakan patroli hunting di Kampung Lebak peniangan Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan. Rabu (05/03/2025).

Kapolres Way Kanan AKBP Adanan Mangopang melalui Kapolsek Rebang Tangkas Iptu I Ketut Suwardi Artono menyampaikan bahwa mengingat di bulan Ramadhan ini, umat muslim pergi meninggalkan rumah menuju tempat ibadah Masjid dan Mushola untuk melaksanakan ibadah salat tarawih.

Untuk memastikan agar ibadahnya berjalan dengan baik dan khusyuk, kami dari Kepolisian meningkatkan kegiatan pengamanan dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mencegah terjadinya kejahatan C3 (curat,curas dan curanmor) yang akan dimanfaatkan oleh para pelaku.

Selain memantau situasi keamanan selama pelaksanaan salat tarawih di sekitar Masjid Al Ikhlas Kampung Lebak peniangan, petugas memberikan himbauan kamtibmas.

“Jangan lupa saat pergi ke masjid, rumah dalam keadaan terkunci, serta saat memarkir kendaraan gunakanlah kunci ganda agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya. (Susan)

Ratusan Warga Binaan Lapas Narkotika Bandar Lampung Ikuti Pesantren Kilat ‘Pelatihan Fardhu Kifayah

Bandar Lampung – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menggelar kegiatan Pesantren Kilat dalam rangka bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Selasa (04/03)

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Ade Kusmanto menyatakan bahwa kegiatan Pesantren Kilat ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi warga binaan. “Kami berharap, melalui kegiatan ini, warga binaan dapat meningkatkan pemahaman agama dan memiliki bekal yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan berlangsung selama sepekan, dari tanggal 4 hingga 11 Ramadhan. Tahun ini, Pesantren Kilat di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung mengambil tema ‘Pelatihan Fardhu Kifayah’.

“Tema ini dipilih dengan tujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada warga binaan dalam melaksanakan kewajiban sosial keagamaan, khususnya dalam hal pengurusan jenazah,”tambah Kalapas

Kalapas berharap, Kegiatan Pesantren Kilat ini dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan, baik dalam hal peningkatan pemahaman agama maupun dalam hal pembentukan karakter yang lebih baik. “Dengan demikian, warga binaan diharapkan dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih bermanfaat,”jelasnya.

Pemateri Pesantren Kilat, Ustaz Ubaidillah Menekankan pentingnya kegiatan Pesantren Kilat sebagai sarana peningkatan iman dan takwa. “Saya berharap, melalui kegiatan ini, saudara-saudara dapat mengambil hikmah dan pelajaran yang berharga. Jadikanlah Ramadhan ini sebagai titik balik untuk memperbaiki diri, bertaubat kepada Allah SWT, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik,”pungkasnya. (Susan)

Sat Binmas Polres Pesisir Barat Pantau Ketersediaan dan Stabilitas Bahan Pokok di Pasar Krui

Pesisir Barat – Dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan selama bulan suci Ramadhan, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Pesisir Barat melaksanakan monitoring di Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan stok dan harga daging, serta bahan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan utama masyarakat selama Ramadhan. Selain itu, personel Sat Binmas juga memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para pedagang dan pembeli agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan pasar.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU Kasiyono, S.E., M.H., menyampaikan bahwa monitoring ini bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga atau kelangkaan bahan pangan.

“Kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya daging, tetap stabil selama Ramadhan. Selain itu, kami juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam bertransaksi dan waspada terhadap potensi tindak kejahatan seperti penipuan atau pencurian di pasar,” ujar IPTU Kasiyono.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, sehingga masyarakat Pesisir Barat dapat menjalani bulan suci Ramadhan dengan lancar dan aman. (Susan)

Polres Pesisir Barat Gelar Pengamanan Ibadah Shalat Tarawih pada Bulan Ramadhan

Pesisir Barat – Dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat selama pelaksanaan ibadah shalat tarawih pada bulan Ramadhan, Polres Pesisir Barat menggelar pengamanan di masjid-masjid yang ada di wilayah hukum Polres Pesisir Barat. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) selama berlangsungnya ibadah yang dilaksanakan setiap malam selama bulan suci Ramadhan.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta Polres Pesisir Barat, AKP Firdaus. menjelaskan bahwa pengamanan yang dilakukan oleh personel kepolisian bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta menghadirkan polisi di tengah masyarakat. “Kami ingin memastikan agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tanpa rasa khawatir terhadap gangguan kamtibmas,” ungkap AKP Firdaus

Selain menjaga keamanan di sekitar masjid, petugas juga melakukan patroli untuk memastikan kelancaran ibadah dan memastikan tidak ada potensi gangguan yang bisa mengganggu ketenangan masyarakat dalam beribadah. Pengamanan ini akan terus dilakukan setiap malam selama bulan Ramadhan, agar masyarakat dapat merasa nyaman dalam menjalani ibadah.

Polres Pesisir Barat berharap dengan adanya pengamanan ini, warga dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan tenang dan khusyuk, serta tercipta situasi yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan.(Susan)

3 Pelajar di Bandar Lampung Ditangkap Usai Perkosa Siswi SMA Bergiliran

Bandar Lampung – Satreskrim Polresta Bandar Lampung meringkus tiga orang remaja yang masih berstatus pelajar tingkat SMA di Bandar Lampung, atas dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan secara bergiliran.

Para pelaku yaitu RAK (18), RAS (17) dan JA (17), ketiganya ditangkap petugas di sejumlah lokasi berbeda di Provinsi Lampung.

Peristiwa pemerkosaan terjadi pada Kamis (20/2/2025), di sebuah kos kosan di wilayah Kalibalau Kencana, Kedamaian, Bandar Lampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Enrico Donald Sidauruk mengatakan bahwa total pelaku berjumlah 4 orang, dan 3 orang diantaranya berhasil ditangkap.

“Pelaku berjumlah 4 orang, statusnya masih pelajar semua, 3 orang telah ditangkap, 1 orang inisial F masih dalam proses pencarian,” Kata Kompol Enrico Donald Sidauruk, Sabtu (1/3/2025).

Kompol Enrico menjelaskan, pelaku RAK dan korban sebelumnya berkenalan melalui media sosial, Kemudian komunikasi berlanjut hingga keduanya bertemu di kos-kosan.

“Korban ini diajak ke kos-kosan, pelaku RAK kemudian menyetubuhi korban, setelah itu pelaku RAK menghubungi kawan lainnya, ditawarkan akhirnya digilir secara bergantian menyetubuhi korban,” Ucap Enrico.

Selain para pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa baju lengan pendek warna biru, celana panjang, pakaian dalam, dan handphone iPhone 14.

“Terhadap pelaku dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang RI No 17 tahun 2016 tentang peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana minimal 5 tahun maksimal 15 tahun,” Kata Kasat Reskrim.

Sementara itu, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menghimbau kepada pelajar ataupun anak dibawah umur untuk menjaga diri, jangan mau terbujuk rayu dengan iming-iming apapun oleh orang lain, baik pacar maupun pihak lain.

“Kami juga menghimbau kepada orang tua untuk mengawasi dan memperhatikan pergaulan anaknya ketika anaknya berada di luar rumah, sehingga anak kita terhindar dari kejahatan,” tutup Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay. (Susan)

Pengamen di Lampung Tengah Aniaya Warga karena Tak Diberi Uang, Ditangkap Polisi

Lampung Tengah – Seorang pengamen di Lampung Tengah harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah melakukan penganiayaan terhadap seorang warga yang tidak memberinya uang.

Kejadian ini terjadi pada Jumat (28/2/2025) sekitar pukul 20.00 WIB di area parkir sebuah minimarket di Simpang Randu, Kampung Setia Bakti, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial BS (22), seorang pemuda asal Kota Palembang, Sumatera Selatan.

“Pelaku merasa kesal karena tidak diberi uang saat mengamen, sehingga melakukan penganiayaan terhadap korban,” ujar Yuni pada Minggu (2/3/2025).

Polisi berhasil menangkap BS hanya tiga jam setelah kejadian. Ia ditemukan bersembunyi di sebuah kontrakan di wilayah Seputih Banyak dan ditangkap tanpa perlawanan.

Korban, Robi Figo, mengalami luka memar di wajah dan kepala akibat pukulan yang dilakukan berulang kali oleh pelaku.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Seputih Banyak dan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Yuni menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk premanisme seperti yang dilakukan oleh BS.

“Segala bentuk premanisme akan kami tindak, tidak ada tempat aman untuk para pelaku premanisme di wilayah Lampung seperti yang dilakukan oleh pelaku ini,” tandasnya. (Susan)

Jaga Keamanan Bulan Suci, Sat Lantas Polres Pesisir Barat Tingkatkan Patroli Blue Light 

PESISIR BARAT – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pesisir Barat meningkatkan patroli Blue Light untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini bertujuan menciptakan situasi kondusif di wilayah hukum Pesisir Barat, terutama pada malam hari.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Pesisir Barat, AKP Rudy Apriansyah Unyi, S.H., menyatakan bahwa patroli Blue Light difokuskan pada titik-titik rawan kamtibmas, area keramaian, dan pemukiman penduduk. Langkah ini diambil untuk mencegah dan meminimalkan tindak kejahatan jalanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat saat menjalankan ibadah Ramadhan.

Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat untuk mematuhi aturan berlalu lintas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Polres Pesisir Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli rutin selama Bulan Ramadhan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman. (Susan)