Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus Jam’iyyah Perempuan Pengurus Pesantren dan Mubalighoh Provinsi Lampung

LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Jam’iyyah Perempuan Pengurus…

Kementerian PKP Realisasikan Anggaran Rp 113,61 Miliar per April 2025, Fokus pada Program 3 Juta Rumah

Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) mencatatkan realisasi anggaran sebesar Rp 113,61 miliar…

Penderita Stroke Terima Bantuan Kursi Roda, Anggota DPRD Wakili Bupati Serahkan Secara Langsung

Lampung Selatan – Seorang warga penderita stroke di Dusun 2, Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung…

Aktivis 98: Kehadiran Prabowo pada Peringatan May Day Jadi Momentum Keberpihakannya pada Perjuangan Kaum Buruh

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, yang akan diselenggarakan di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis 1 Mei 2025.

Sejumlah pihak memberikan apresiasi kepada Prabowo. Salah satunya adalah ratusan aktivis yang tergabung pada
eksponen gerakan mahasiswa 1998 dari berbagai kampus dan kota serta mantan aktivis kelompok Cipayung, seperti Abdullah Rasyid.

Menurut Abdullah Rasyid, eksponen ini disebut “Roundtable 98 Cipayung”. Ini sebuah forum diskusi meja bundar informal yang dilakukan rutin untuk mengawal terwujudnya cita cita Indonesia emas, adil, sejahtera dan moderen untuk seluruh rakyat Indonesia berdasarkan cita Proklamasi 1945, Pancasila dan UUD 1945.

“Kehadiran Presiden Prabowo pada peringatan May Day momentum keberpihakan kepada perjuangan kaum buruh,” ujar Rasyid dalam keterangannya, Rabu (30/4/2025).

Dukung Pemkot, Massa Aliansi Serukan Kritik Bijak dan Konstruktif

Bandar Lampung – Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Bandar Lampung (AMBL) menggelar aksi damai yang dilanjutkan dengan audiensi bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sukarma Wijaya, pada Rabu (30/4/2025). Aksi dimulai dari Kantor Kelurahan Pesawahan, Teluk Betung, dan berlanjut ke Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan massa menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kota Bandar Lampung, khususnya dalam penanganan banjir. Mereka juga meluruskan isu bahwa aksi unjuk rasa sebelumnya yang mengatasnamakan masyarakat bukanlah representasi dari keseluruhan warga.

Koordinator aksi, Yudi Yudhistira, menegaskan bahwa berbagai langkah konkret telah dilakukan Pemkot dalam merespons bencana banjir, seperti evakuasi warga, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, dan pembangunan infrastruktur penunjang seperti tanggul dan sistem drainase.

“Pemkot Bandar Lampung telah menunjukkan komitmen melalui kebijakan yang nyata dan langsung dirasakan masyarakat. Ini mencerminkan kepemimpinan yang proaktif dan responsif,” ujar Yudi.

Yudi juga menyayangkan beredarnya informasi negatif di media sosial yang dinilai tidak berdasar dan berpotensi merusak citra pemerintah. Ia mengajak masyarakat untuk menyampaikan kritik secara konstruktif dan berlandaskan fakta.

“Kritik itu penting, tapi harus disampaikan secara objektif dan tidak provokatif. Mari kita jaga ruang publik agar tetap sehat dan beretika,” tambahnya.

AMBL juga memberikan penghargaan atas kepemimpinan Wali Kota Bandar Lampung yang dinilai turun langsung ke lapangan dan menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kondisi masyarakat. Menurut mereka, hal tersebut mencerminkan keteladanan dan tanggung jawab seorang pemimpin daerah.

Aksi damai tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan dari aparat kepolisian dan Satpol PP, serta ditutup dengan harapan agar kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin demi kemajuan kota.

Wagub Jihan Nurlela Hadiri Sidang Senat Terbuka Pengukuhan 15 Guru Besar UIN Raden Intan Lampung

LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri Sidang Senat Terbuka Pengukuhan 15 Guru Besar UIN…

Pelantikan Pengurus Baru ASBL 2024–2026 “Rapatkan Barisan Hadapi Tantangan Bisnis”

Bandar Lampung — Asosiasi Sanggar Bunga Lampung (ASBL) resmi melantik pengurus periode 2024–2026 dalam acara yang digelar di Rindu Alam, Batu Putu. Dengan tema “Rapatkan Barisan Demi Menghadapi Bisnis yang Penuh Tantangan,” momen ini menjadi titik awal penguatan solidaritas pelaku usaha toko bunga di tengah situasi bisnis yang terus berubah.

Pelantikan dihadiri oleh anggota dari 15 kabupaten/kota di Lampung serta perwakilan organisasi florist lainnya. Tema acara menegaskan komitmen ASBL dalam membangun kolaborasi menghadapi tantangan zaman—baik dari sisi teknologi maupun kondisi ekonomi lokal dan nasional.

Yasrip, Ketua Umum ASBL terpilih, dalam sambutannya menekankan pentingnya kerja sama. “Tidak ada ruang untuk berjalan sendiri. Kita harus bersatu, memperkuat jejaring, dan menyusun strategi bersama agar bisa bertahan dan berkembang,” ujarnya.

ASBL juga telah menyiapkan berbagai program, seperti pelatihan bisnis, penguatan jaringan usaha, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Organisasi ini menargetkan menjadi wadah yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya.

Ketua Panitia, M. Ferianta Harmara Hadi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung acara dan berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga ke depannya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi, diskusi santai, serta rapat kerja yang menghasilkan penetapan program kerja ASBL untuk dua tahun ke depan.

Melalui kepengurusan baru ini, ASBL menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam memperkuat kapasitas bisnis anggota dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif. ASBL juga terbuka untuk bersinergi dengan berbagai pihak demi masa depan usaha florist yang lebih berkelanjutan.


Ingin versi ini disesuaikan untuk keperluan siaran pers, media sosial, atau dokumen resmi organisasi?

Warga Pesawahan Desak Polisi Tindak Tegas Pendemo yang Diduga Hina Wali Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung – Sejumlah warga Kelurahan Pesawahan, Bandar Lampung, menggelar aksi orasi di depan kantor kelurahan pada Rabu (30/4/2025), menyampaikan kekecewaan mereka terhadap aksi sekelompok pendemo yang diduga menghina Wali Kota Bandar Lampung saat melakukan unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kota beberapa waktu lalu.

Aksi protes warga dipicu oleh beredarnya rekaman unjuk rasa di media sosial TikTok, yang memperlihatkan peserta aksi menggunakan kata-kata kasar dan dianggap merendahkan martabat kepala daerah.

Niayu Haitan Nupus, salah satu perwakilan warga, menyampaikan bahwa tindakan tersebut telah melukai perasaan masyarakat yang mendukung upaya pembangunan yang dijalankan pemerintah kota.

“Kami sebagai masyarakat Pesawahan merasa sangat kecewa. Tidak sepatutnya pemimpin daerah dihina dengan kata-kata tidak pantas, apalagi disebarkan secara luas melalui media sosial,” ujarnya di tengah orasi.

Menurut Niayu, meskipun masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, hal itu harus dilakukan dengan tetap menjunjung etika dan menghormati pihak lain. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Pesawahan telah merasakan dampak positif dari sejumlah kebijakan Wali Kota Bandar Lampung.

“Oleh karena itu, kami mendukung penuh program pembangunan yang dijalankan dan meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas serta menindak tegas para pelaku penghinaan tersebut,” tambahnya.

Warga berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Mereka menekankan pentingnya menjaga kesantunan dalam menyampaikan aspirasi dan tetap berpihak pada jalur yang konstitusional dan damai.

Viral Berkas Lamaran Dicoret-Coret, Disnaker Bali Lakukan Penelusuran

Denpasar – Sebuah video yang memperlihatkan berkas lamaran kerja, termasuk fotokopi ijazah pelamar, dicoret-coret oleh pihak…

Gubernur Mirza Paparkan Tantangan Fiskal dan Upaya Peningkatan PAD Lampung dalam Raker dan RDP dengan Komisi II DPR RI dan Jajaran Kemendagri

JAKARTA – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memaparkan sejumlah tantangan fiskal yang dihadapi Provinsi Lampung dalam…