LAMPUNG – Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menerima…
Penulis: admin
Rektor UBL Terima Penghargaan atas Peran Strategis dalam Penyusunan RPJMD Lampung 2025–2029
LAMPUNG – Rektor Universitas Bandar Lampung (UBL), Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, MBA, menerima…
Gubernur Lampung Buka Musrenbang 2025, Fokuskan Pembangunan pada Ekonomi Inklusif dan SDM Unggul
Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung…
Alasan Bill Gates Pilih RI Jadi Tempat Uji Coba Vaksin TBC
Jakarta – Pendiri Gates Foundation, Bill Gates, melakukan kunjungan ke Indonesia dan bertemu dengan Presiden Prabowo…
Akses Login-OTP Jadi Sumber Masalah Coretax Error, Dirjen Pajak Klaim Sudah Dibenahi
Jakarta – Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo, akhirnya angkat bicara soal gangguan teknis yang sempat melanda…
Danrem 043/Gatam Resmikan Perum Melana Estate di Gedong Tataan
Lampung – Komandan Korem 043/Gatam, Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., meresmikan Perum Melana Estate yang berlokasi di Jl. Raden Gunawan Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, pada hari [Tanggal yang sesuai].
Dalam sambutannya, Danrem 043/Gatam menyampaikan rasa terima kasih kepada Bapak H. Defilson, selaku Direktur PT Melana, atas kerjasama yang telah terjalin baik antara jajaran TNI dan pihak perusahaan di wilayah Bandar Lampung.
“Perumahan merupakan salah satu kebutuhan primer bagi setiap manusia. Alhamdulillah, lokasi Perumahan Melana Estate yang kita resmikan ini sangat strategis,” ungkap Danrem.
Brigjen TNI Rikas Hidayatullah juga menambahkan bahwa pembangunan perumahan ini sejalan dengan program pemerintah untuk membangun 3 juta rumah guna mengatasi backlog atau defisit kebutuhan perumahan.
“Dengan demikian, diharapkan kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang hidup dalam kondisi tidak layak. Saya mengharapkan PT Melana untuk membuat perumahan bersubsidi bagi masyarakat menengah ke bawah agar mereka juga bisa memiliki rumah sendiri di Bandar Lampung,” pungkasnya.
Usai menyampaikan sambutan, Danrem 043/Gatam melaksanakan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian Perum Melana Estate.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Direktur PT Melana, Manager Bank BTN, Danramil 421-02/Gedong Tataan, Ketua REI Bandar Lampung, Direktur PT Ari Wibowo, staf konstruksi PT Melana, Kepala Desa Kurungan Nyawa, serta tamu undangan lainnya.
Dengan diresmikannya Perum Melana Estate, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar dan memenuhi kebutuhan perumahan yang layak.
Adik Ipar Bupati Jadi Calon Kuat Sekda Lamteng, Pansel Diminta Hindari Nepotisme
Lampung Tengah – Nama Welly Adi Wantra, S.STP., M.M., Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Metro, muncul sebagai calon kuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah.
Welly Adi Wantra, yang juga merupakan adik ipar dari Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, memperoleh nilai tertinggi dalam seleksi administrasi dan rekam jejak untuk jabatan Sekda. Dalam seleksi kompetensi yang berlangsung pada 6–7 Mei 2025 di gedung TNCC Mabes Polri Jakarta, Welly Adi Wantra memperoleh nilai 90 poin, unggul signifikan dibandingkan peserta lainnya.
Namun, keunggulan Welly Adi Wantra dalam seleksi ini memunculkan perhatian publik terkait potensi nepotisme. Romli, Ketua Dewan Pimpinan Pusat LSM Pematank Indonesia, menyatakan keprihatinannya atas adanya calon yang merupakan kerabat dekat Bupati. Ia menekankan pentingnya seleksi yang adil dan transparan untuk mencegah praktik nepotisme dalam pemerintahan.
Romli berharap panitia seleksi dapat mempertimbangkan aspek objektivitas dan integritas dalam menentukan calon Sekda, demi memastikan pemerintahan yang bersih dan profesional di Kabupaten Lampung Tengah.
Sementara itu, Bupati Ardito Wijaya belum memberikan komentar resmi terkait proses seleksi Sekda ini.
Baksos Presisi, Polresta Bandar Lampung Gandeng Pihak Swasta Bangun Kembali Rumah Pasturi Meninggal Dunia Korban Tanah Longsor
Bandar Lampung — Polresta Bandar Lampung bersama Simpur Center dan Chandra Peduli Kasih Lampung membangun kembali rumah salah satu warga korban banjir dan tanah longsor yang terletak di Gang Kelinci, Gedong Air, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, Rabu (7/5/2025).
Pembangunan rumah ditandai dengan peletakan batu pertama yang secara simbolis dilakukan oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay diikuti oleh pihak terkait dalam kegiatan ini.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan kasih sayang terhadap sesama dengan harapan hal ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga korban.
“Hari ini, Kami bersama Simpur Center dan Chandra Peduli, serta berkolaborasi dengan masyarakat sekitar melakukan Bakti Sosial Presisi dalam rangka membangun kembali rumah pasangan suami istri yang meninggal dunia akibat longsor di wilayah Gedong Air, Tanjung Karang Barat,” kata Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Rabu (7/5/2025).
Rumah akan dibangun kembali dilokasi yang sama, dengan luas 40 meter persegi berlantai 1 terdiri dari 2 kamar tidur, ruang tengah, dapur dan teras depan. Inisiatif ini merupakan bentuk nyata kepedulian lintas lembaga terhadap keluarga yang terdampak langsung oleh bencana tersebut.
“Ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga wujud solidaritas dan kasih sayang kita terhadap sesama. Kami ingin keluarga yang ditinggalkan dapat kembali memiliki harapan dan kenyamanan,” Kata Kombes Pol Alfret.
Peristiwa bencana tanah longsor pada 21 Februari 2025 ini menyisakan duka mendalam, terlebih bagi dua anak korban yang masing-masing masih berusia 2 dan 4 tahun lantaran harus kehilangan kedua orang tuanya saat peristiwa terjadi.
Saat ini, kedua anak tersebut diasuh oleh pamannya. Pemerintah melalui Dinas Sosial turut memberikan perhatian khusus, dengan memastikan seluruh biaya pendidikan anak-anak tersebut akan ditanggung hingga jenjang yang dibutuhkan.
Pihak Simpur Center dan Chandra Peduli Kasih juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial kemanusiaan, terutama dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Lampung.
Pembangunan rumah ini direncanakan rampung dalam beberapa minggu ke depan, dengan melibatkan warga sekitar.