Dubes Palestina Kunjungi Dekranasda Provinsi Lampung, Apresiasi Wastra dan Kerajinan Lokal

LAMPUNG – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menerima kunjungan…

Antam Ekspansi ke Bisnis Perhiasan dan Produk Logam Mulia Lainnya

Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) resmi memperluas lini usahanya dengan menambah kegiatan baru di…

Pemprov Lampung Dukung DPPI sebagai Agen Perubahan dan Mitra Pembentukan Karakter Bangsa

LAMPUNG – Gubernur Lampung diwakili oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Muhammad Firsada melantik dan…

Parosil Mabsus Hadiahi Guru SMA Umrah

LAMBAR – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiahi paket umrah kepada ibu Juhaiti salah satu gurunya…

Pemutihan Pajak Kendaraan di Lampung 2025 Resmi Dimulai, Warga Keluhkan Masih Ada Biaya

Lampung – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, bekerja sama dengan PT Jasa Raharja dan Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, resmi meluncurkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor tahun 2025 pada Kamis (9/5/2025).

Program ini memberikan pembebasan atas pokok tunggakan dan denda pajak kendaraan bermotor. Namun, wajib pajak tetap diwajibkan membayar pajak kendaraan untuk satu tahun berjalan serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dikelola oleh Jasa Raharja.

Kebijakan ini bertujuan meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban pajak. Namun demikian, pelaksanaannya memicu beragam reaksi. Sejumlah warga menyayangkan bahwa masih ada komponen biaya yang harus dibayar, padahal mereka berharap pembebasan total.

Menanggapi polemik ini, Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riadi, menjelaskan bahwa program pemutihan hanya mencakup komponen pajak yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Ini bentuk dukungan Pemprov Lampung dalam membantu masyarakat. Tapi sistem administrasi Samsat melibatkan tiga instansi, sehingga tidak semua komponen bisa dibebaskan,” jelas Slamet dalam konferensi pers.

Hal senada disampaikan Kepala Jasa Raharja Lampung, Zulham Pane. Ia menegaskan bahwa SWDKLLJ tetap wajib dibayar karena merupakan tanggung jawab nasional untuk memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas.

Dengan demikian, dalam program ini, pemilik kendaraan dibebaskan dari tunggakan dan denda pajak, namun tetap harus membayar pajak tahun berjalan serta biaya SWDKLLJ sesuai regulasi yang berlaku.

Meski respons publik masih beragam, pemerintah berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Unila Dukung Visi Nasional Indonesia Emas 2045 dengan Workshop Kepemimpinan

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) mengadakan workshop Kepemimpinan bertemakan “Tantangan Kepemimpinan Multikultural dalam Mewujudkan Indonesia Emas…

Sebelas Orang Mendaftar Seleksi Terbuka Sekda Lampung Selatan

Kalianda, Lamsel – Sebanyak 11 orang mendaftar dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan. Namun, hanya 10 peserta yang berhasil mengunggah berkas pendaftaran sebelum batas waktu ditutup pada Rabu, 7 Mei 2025, pukul 23.59 WIB.

“Dari 11 pendaftar, hanya 10 orang yang melakukan submit berkas. Mereka inilah yang akan melanjutkan ke tahap seleksi administrasi,” ujar Kepala BKD Lampung Selatan, Tirta Saputra, Kamis (8/5/2025).

Tirta menjelaskan, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform ASN Karier milik BKN di laman asnkarier.bkn.go.id. Ia belum merinci nama-nama peserta maupun instansi asal mereka.

Sesuai jadwal, panitia seleksi akan melakukan rapat administrasi pada 8 Mei, dengan hasil seleksi administrasi diumumkan pada 9 Mei 2025. Berikutnya, uji kompetensi manajerial dan sosial kultural oleh tim asesor akan digelar pada 14–15 Mei, dengan pengumuman hasilnya pada 20 Mei.

Tahapan lanjutan meliputi penjelasan panitia (21 Mei), penulisan makalah (22 Mei), dan wawancara (23–24 Mei). Hasil akhir seleksi akan ditetapkan dan diumumkan pada 26 Mei, dan disampaikan ke Pejabat Pembina Kepegawaian pada 28 Mei 2025.

Panitia menegaskan bahwa seluruh jadwal bersifat tentatif dan bisa berubah sewaktu-waktu. Peserta diimbau untuk selalu memantau informasi resmi melalui situs https://lampungselatankab.go.id/.

PLN Dapat Penghargaan CSR Award dari Pemprov Lampung atas Kontribusinya dalam Peningkatan Pendidikan di Pulau Legundi

LampungPLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung meraih penghargaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR Award dari Pemerintah Provinsi Lampung dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung, yang digelar pada hari Rabu (7/5). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta kehadiran negara di wilayah-wilayah terpencil seperti Pulau Legundi, Kabupaten Pesawaran.

Melalui program TJSL, PLN menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan pemerataan akses pendidikan dan energi bagi masyarakat pesisir di Lampung. Beberapa bantuan yang diberikan antara lain pelatihan dan penyediaan perangkat digital pendidikan berupa Laboratorium Komputer, penyambungan listrik gratis untuk keluarga prasejahtera, serta berbagai dukungan sosial untuk warga setempat.

Program ini juga mencerminkan semangat Hari Pendidikan Nasional, yang mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam memperluas akses belajar dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui sinergi antar sektor. Kehadiran PLN di Pulau Legundi menjadi bukti nyata bahwa melalui PLN, negara hadir di wilayah terluar dengan membawa perubahan positif dan harapan baru.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengungkapkan bahwa penghargaan ini akan semakin memotivasi PLN untuk terus memperluas dampak positif dari program TJSL. “Kami percaya bahwa akses pendidikan dan energi adalah dua pilar penting dalam membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera. PLN berkomitmen untuk terus hadir, memberikan manfaat baik dalam pelayanan kelistrikan maupun dalam kontribusi sosial dan lingkungan,” ujar Rizky.

Dengan penghargaan ini, PLN UID Lampung menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Lampung yang lebih terang, cerdas, dan inklusif.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya akses pendidikan berkualitas, layanan kesehatan yang manusiawi, serta peningkatan keterampilan kerja bagi lulusan sekolah menengah. Menurutnya, melalui kerja sama yang erat antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat, pembangunan inklusif dan berdaya saing menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas dapat terwujud.

“Peran semua pihak sangat penting dalam membangun Lampung, dan kolaborasi lintas sektor adalah kunci keberhasilan,” tutup Gubernur.

Ibu Gubernur Lampung Dukung Duta Ganas Annar Jelang Grand Final The Face of Lampung 2025

LAMPUNG – Purnama Wulan Sari Mirza Ibu Gubernur Periode 2025-2030 dan Ketua TP PKK (Tim Penggerak…

Cegah Mahasiswa Terpapar Narkoba, BNNK Lampung Selatan Gelar Audiensi P4GN di ITERA 

Lampung Selatan – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan AKBP.Rahmad Hidayat.,SE.,MM., bersama Kasubbag Umum I Wayan Suartha.SH.MH, Katim P2M Sumarman.SE.MM dan tim laksanakan kegiatan audiensi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Institut Teknologi Sumatera (ITERA),. Rabu, 07/05/2025.

Kegiatan ini disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Eng. Khairurriijal.M.Si., serta turut hadir Wakil Dekan dari berbagai Falkutas di Itera.

Pada kesempatan itu Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat.SE.MM., menyampaikan dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto tujuan kegiatan ini membangun sinergi antara BNN dan pihak kampus sebagai upaya BNNK Lampung Selatan untuk pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Selain itu kata mantan Penyidik Dit resnarkoba Polda Lampung, BNNK Lampung Selatan memaparkan dan mensosialisasikan program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan mahasiswa yakni perguruan tinggi serta mendorong pembentukan Satgas Anti Narkoba di lingkungan kampus.

“Sekaligus menyusun rencana kerja sama formal antara BNN dan ITERA,” katanya.

Dalam pada itu sebut AKBP Rahmad Hidayat.SE.MM, ITERA menyatakan komitmennya mendukung program P4GN melalui edukasi dan kebijakan internal kampus. Dan sepakat akan membentuk Tim Satgas P4GN ITERA bekerja sama dengan BNN.

“Dengan adanya kegiatan audiensi ini, diharapkan kolaborasi antara BNN dan ITERA agar dapat berjalan secara berkelanjutan dalam rangka menciptakan lingkungan kampus yang bersih dari narkoba,” pungkasnya.