Prajurit dan PNS Korem 043/Gatam Ikuti Upacara Bulanan untuk Tingkatkan Disiplin dan Akuntabilitas

Lampung – Bertempat di lapangan upacara Makorem 043/Gatam, Jl. Teuku Umar Penengahan Bandar Lampung, pada Senin (17/02/2025), Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Korem 043/Gatam beserta jajaran mengikuti upacara bulanan yang rutin dilaksanakan. Upacara ini dipimpin oleh Kasilog Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Dwi Desi Joko Wicaksono, Psc., M.Sc. sebagai Inspektur Upacara (Irup), dan Wadandenkesyah 02.04.03 Lampung Mayor Ckm Ridwan sebagai Komandan Upacara (Danup). Upacara ini dihadiri oleh para Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 043/Gatam, para Pasi Korem, Wadandenpom II/3 Lampung, Kabalak Korem, serta para Pasi Kodim 0410/KBL dan Danramil Jajaran Kodim 0410/KBL.

Dalam amanatnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Si., menyampaikan bahwa memasuki tahun anggaran 2025, berbagai kebijakan telah ditetapkan dalam rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri yang dipimpin oleh Presiden RI. Dalam forum tersebut, berbagai arahan strategis disampaikan untuk segera diimplementasikan di seluruh jajaran. Salah satu perhatian utama adalah peningkatan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran serta pencapaian kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

“Ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi wujud komitmen kita dalam mempertanggungjawabkan anggaran secara transparan dan akuntabel kepada rakyat dan pemerintah. Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan visi besar bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045, yang diwujudkan melalui misi Asta Cita, implementasi 17 program prioritas, dan pencapaian delapan program hasil terbaik cepat,” ujarnya.

Lebih lanjut, KASAD menegaskan bahwa TNI AD memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan ini dengan memastikan stabilitas nasional, meningkatkan kesiapan operasional satuan, serta berkontribusi dalam percepatan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Program makan bergizi yang diluncurkan sejak Januari 2025 bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda.

“TNI AD akan berperan aktif dalam program ini dengan menyiapkan lahan, mendirikan dapur sehat, serta melakukan pendataan anak sekolah sebagai sasaran utama program ini. Selain itu, TNI AD terus berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui berbagai program unggulan seperti Ketahanan Pangan, TNI AD Manunggal Air, Pencegahan Stunting, Penghijauan, serta Rehabilitasi Rumah dan fasilitas MCK bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Jenderal Maruli juga mengajak seluruh prajurit dan PNS TNI AD untuk mendukung upaya ini dengan disiplin, loyalitas, dan kerja keras demi kepentingan bangsa dan negara. Sebelum mengakhiri amanatnya, ia berpesan agar seluruh Prajurit dan PNS TNI AD terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, melaksanakan setiap tugas dengan dedikasi dan tanggung jawab, serta menghindari pelanggaran sekecil apa pun yang dapat merusak citra TNI AD.

“Perkuat soliditas dan sinergi dengan seluruh komponen bangsa, dan terus berbuat yang terbaik bagi Angkatan Darat, Bangsa, dan Negara,” tegasnya. (Susan)

Kapolres Pesisir Barat meninjau Lokasi kandang jebak Harimau Sumatra yang dipasang dipekon rawas

Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat bersama tim gabungan meninjau harimau Sumatra yang masuk kandang jebak yang dipasang di Pekon Rawas, Pesisir Tengah kabupaten pesisir barat, pada Senin (17/02/2025).

Harimau tersebut nantinya akan di relokasi, dalam hal ini dilakukan dengan koordinasi antara Polres Pesisir Barat, Kodim 0422 LB, BKSDA, Pemkab pesisir barat serta instansi lainnya.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra SIK.MH menyampaikan dalam hal ini ada beberpa fakta yang dapat kami sampaikan yaitu:

1. Dapat kita ketahui bahwa populasi harimau Sumatra dikawasan hutan di pesisir barat masih banyak dan perlu kita lestarikan bersama

2. Bahwasanya harimau yang ada ini memang sudah memasuki lingkungan warga dan memangsa ternak warga , kandang jebak ini berada dilokasi HPL milik pemerintah sehingga keberadaanya harus di relokasi sebelum menjadi konflik dengan warga

3. Sejak adanya laporan kemunculan harimau yang makan ternak warga, belum ada warga pesisir barat yang diserang atau dimakan oleh harimau

Tertangkapnya harimau dikandang jebak ini adalah hasil kerja keras tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BKSDA, POLHUT, Pemkab pesisir barat dan sejumlah instansi lainnya yang dibantu oleh masyarakat.

“Harimau tersebut akan direlokasi, kami berharap kepada masyarakat jika masih ada hewan ternak yang dimangsa satwa liar agar segera melapor kepada aparat desa atau pemerintah daerah agar kita bisa tindak lanjuti tanpa ada perburuan liar,”ujar Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra SIK.MH

Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian hewan hewan liat yang dilindungi, karna semua hewan/satwa liar tersebut saling berkaitan dalam rantai makanan, apabila hewan hewan banyak yang diburu oleh pemburu liar maka harimau tidak lagi mendapatkan makanan dengan mudah dihutan sehingga mereka mencari makanan dikawasan pemukiman warga.

Untuk itu kami dari kepolisian menghimbau kepada seluruh pihak dan masyarakat untuk tidak melakukan perburuan satwa yang di lindungi serta tidak melakukan perambahan hutan karna melanggar undang undang nomor 32 tahun 2024 tentang konservasi sumber daya alam hayati, ujar kapolres

Saat ini satwa bernama latin Panthera tigris sumatrae tersebut diamankan dengan menutup kandang menggunakan terpal biru sambil menunggu kedatangan dokter hewan dan tim ahli untuk penanganan lebih lanjut. (Susan)

Walikota Jakut Berkomitmen Wujudkan Percontohan Pengelolaan Sampah Nasional

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai percontohan nasional dalam pengelolaan sampah…

Pj Gubernur Lampung Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Dukung Generasi Sehat dan Cerdas

LAMPUNG – Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1…

Firsada Pamit dengan 17 Prestasi Gemilang Menuju Masa Depan Kabupaten Tubaba

Tubaba — Dalam apel bulanan yang dipimpin oleh Penjabat Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Drs. M. Firsada,…

DPRD Pesawaran Bahas Sejumlah Program Prioritas dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar 4 Ranperda

Pesawaran – DPRD Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Paripurna dalam agenda Penyampaian Nota Pengantar 4 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Prakarsa DPRD Kabupaten Pesawaran. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Pesawaran pada Senin (17/2/2025) dan dihadiri oleh Wakil Bupati Pesawaran Marzuki, Sekretaris Daerah Wildan, Ketua DPRD Achmad Rico Julian, para Kepala Perangkat Daerah, Forkopimda, serta jajaran anggota DPRD Pesawaran.

Rapat Paripurna ini bertujuan untuk membahas sejumlah program prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran yang dituangkan dalam empat Ranperda Prakarsa DPRD.

Keempat Ranperda tersebut meliputi, Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun 2017-2031, Rancangan Peraturan Daerah tentang Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah, Rancangan Peraturan Daerah tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh, serta Rancangan Peraturan Daerah tentang Pelaksanaan Penghormatan, Pelindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Achmad Rico Julian, menegaskan bahwa setiap peraturan daerah harus dikaji lebih lanjut agar memiliki landasan hukum yang kuat serta dapat dituangkan dalam peraturan bupati dan surat keputusan bupati.

Menurutnya, keempat Ranperda ini disusun untuk menciptakan sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel (good governance).

Selain itu, keberadaan peraturan daerah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik akan peran serta tanggung jawabnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Atas dasar itu, pembentukan peraturan daerah harus dilakukan secara taat asas agar pembentukan Perda lebih terarah dan terkoordinasi, secara formal telah ditetapkan serangkaian proses yang harus dilalui yang meliputi proses perencanaan, proses penyusunan, proses pembahasan proses penetapan, dan pengundangan,” ujarnya.

Keempat Ranperda ini juga telah melalui kajian akademis yang mendalam dan diharapkan dapat dibahas bersama Bupati dalam sidang DPRD untuk memperoleh persetujuan menjadi Peraturan Daerah.

Bupati Pesawaran yang diwakili Sekretaris Daerah Wildan turut menyampaikan tanggapannya atas empat Raperda tersebut. Sekda menuturkan bahwa Pemerintah Daerah memiliki hak untuk menetapkan peraturan daerah sebagai bentuk pelaksanaan otonomi dan tugas pembantuan sesuai dengan ketentuan Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan penyusunan Perda dalam program pembentukan Propemperda yang menjadi instrumen perencanaan untuk memastikan pembentukan peraturan daerah dilakukan secara tertib, teratur, sistematis, dan sesuai dengan skala prioritas tanpa tumpang tindih.

“Saya mengucapkan terima kasih, dan semoga pihak legislatif beserta Akademisi dan Perangkat Daerah teknis dapat membahas Ranperda secara komprehensif, sehingga Peraturan Daerah yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dengan memperhatikan norma-norma dan asas hukum yang berlaku, sehingga Produk yang dibentuk dapat bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemanfaatan seluruhnya bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran,” ujar Sekda Wildan.

Walikota Metro Terima Sertifikat HAKI Program JAMA-PAI dan Aplikasi MEWS Obstetri MW

LAMPUNG7COM – Metro | Ada yang berbeda pada apel mingguan kali ini, selain Walikota Metro Wahdi Siradjuddin memimpin Apel Mingguan, Wahdi juga menerima Sertifikat HAKI atas Kompilasi Ciptaan/Data JAMA-PAI dan Program Komputer MEWS-OBSTETRI (Modifikasi Wahdi) JAMA-PAI. di Halaman Pemerintah Kota Metro Senin (17/02/2025).

Penyerahan Sertifikat dilakukan oleh Sekda Metro Bangkit Haryo Utomo, menurutnya, sertifikat HAKI ini adalah bentuk pengakuan terhadap hasil karya inovatif yang telah dikembangkan dan dihasilkan oleh putra-putri Kota Metro, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta dunia kesehatan, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Metro.

Wahdi berharap dengan adanya penyerahan sertifikat HAKI ini juga dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Metro untuk terus berinovasi dan menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap penyerahan sertifikat HAKI ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan, tetapi juga menjadi pemacu untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita jadikan momen ini sebagai momentum untuk mendorong terciptanya lebih banyak karya-karya kreatif dan inovatif yang mampu memberikan manfaat luas,” ujar Wahdi.

Dalam amanatnya Wahdi juga memaparkan bahwa Apel adalah salah satu tolak ukur disiplin ASN sebagai aparatur negara. Oleh karenanya Wahdi meminta kepada seluruh ASN serta THL untuk terus mengikuti rutinitas apel mingguan.

“Saya menekankan kepada seluruh pegawai pemerintahan untuk selalu menjaga kedisiplinan dalam bekerja, dimana para ASN dituntut untuk dapat bekerja sesuai dengan sistem yang telah ditetapkan, sehingga dapat mewujudkan ketertiban dalam menjalankan roda pemerintahan,” pungkas Wahdi.

Lanjutnya, Wahdi juga mengharapkan untuk semua pegawai dapat menjalankan tugas sesuai dengan tanggungjawab dan wewenang masing-masing. | (Red)

Derri Kesuma: Pancasila Adalah Fondasi Utama yang Harus Dipegang Teguh di Tengah Tantangan Globalisasi

LAMPUNG SELATAN – Di tengah dinamika global dan tantangan nasional yang semakin kompleks, penguatan ideologi Pancasila…

Achmad Johani Ajak Masyarakat Amalkan Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia

LAMPUNG SELATAN — Sebagai warga negara Indonesia, kita harus memahami bahwa keberagaman adalah kekuatan kita dalam…

Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Persiapan Angkutan Lebaran 2025

LAMPUNG – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Zainal Abidin mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian…