SMK Ma’arif Kalirejo Digugat LP Ma’arif Kalirejo Lampung Tengah atas Dugaan Perubahan Yayasan Tanpa Izin

Lampung Tengah – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Kalirejo Lampung Tengah resmi menggugat SMK Ma’arif Kalirejo ke pengadilan atas dugaan perbuatan melawan hukum. Gugatan ini diajukan karena adanya perubahan status yayasan sekolah yang semula berada di bawah naungan LP Ma’arif NU menjadi yayasan pribadi bernama Yayasan Sekolah Menengah Kejuruan Ma’arif Kalirejo tanpa prosedur hukum yang sah. Selasa (18/2/25)

Perubahan kepemilikan yayasan ini mulai berlaku sejak 22 April 2022. LP Ma’arif Kalirejo menilai langkah ini sebagai pelanggaran terhadap hak kepemilikan dan pengelolaan sekolah yang sebelumnya bernaung di bawah LP Ma’arif NU. Menurut pihak LP Ma’arif, sebagai bagian dari jaringan pendidikan NU, pengelolaan sekolah seharusnya tetap berada di bawah struktur organisasi yang telah ditetapkan dan tidak dialihkan kepada pihak pribadi tanpa melalui prosedur hukum yang berlaku.

SMK Ma’arif 1 Kalirejo memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan di Lampung Tengah. Berdiri berdasarkan SK Izin Operasional Nomor 9550/I.12.B1/U/1998 pada 29 Juni 1998, sekolah ini awalnya bernama SMK Islam Ma’arif Kalirejo. Saat itu, di Kecamatan Kalirejo terdapat dua sekolah SMK Ma’arif, yaitu SMK Ma’arif Sendangagung dan SMK Islam Ma’arif Kalirejo. Seiring dengan pemekaran wilayah menjadi dua kecamatan, yakni Kecamatan Kalirejo dan Kecamatan Sendangagung, nama SMK Islam Ma’arif Kalirejo diubah menjadi SMK Ma’arif 1 Kalirejo hingga saat ini.

Selama 1998 hingga 2022, SMK Ma’arif 1 Kalirejo berada di bawah pengelolaan LP Ma’arif NU Kecamatan Kalirejo. Namun, pada 22 April 2022, terjadi perubahan kepemilikan yayasan. Yayasan yang sebelumnya dikelola oleh LP Ma’arif diambil alih oleh Asep Satriana, yang kini menjabat sebagai ketua yayasan baru, bersama dengan tiga individu lainnya, yaitu Candra Wijaya Kusuma, Diki Bahrul Alam, dan Vivi Lutfatul Isnaini. Sejak saat itu, sekolah dikelola oleh Yayasan Sekolah Menengah Kejuruan Ma’arif Kalirejo, yang tidak lagi berafiliasi dengan LP Ma’arif NU.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMK Ma’arif Kalirejo maupun pengelola yayasan yang baru belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan yang diajukan. Jika tuduhan ini terbukti, maka perubahan status yayasan ini dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum, yang berimplikasi pada status kepemilikan dan pengelolaan sekolah. Proses hukum ini akan menjadi perhatian publik, terutama bagi para siswa, guru, dan pihak terkait yang terdampak oleh perubahan kepemilikan yayasan ini. [Rls]

Abuya KH. Asep Bustomi dan Habib Husen Akan Hadir dalam Istigosah Qubro di Penjaringan Jakarta Utara

Jakarta – Ulama karismatik dan pemersatu umat dari Pandeglang, Banten, Abuya KH. Asep Nafis Imron Bustomi, yang juga merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Cisantri dan Pimpinan Umum Ikatan Persaudaraan Alumni Santri Indonesia (IPASI), akan hadir di acara istigosah qubro bersama warga di Padepokan Pengajian Santri Keramat, Rawa Bebek, RT 05/12, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu (22/2/2025) pukul 22.00 WIB. Ia akan didampingi oleh Habib Husen bin Ibrahim Ba’bud.

Acara ini digelar dalam rangka penutupan sementara pengajian di Padepokan Santri Keramat, dan akan diisi dengan kegiatan istigosah qubro yang dipimpin langsung oleh Abuya KH. Asep Bustomi dan Habib Husen, atas undangan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IPASI DKI Jakarta, yang juga merupakan guru ngaji Padepokan Santri Keramat, Ustadz Suyanto. Kegiatan ini bertujuan untuk keselamatan umat, bangsa, dan negara Indonesia tercinta.

Ustadz Suyanto, sebagai Ketua DPW IPASI DKI Jakarta, menjelaskan bahwa acara ini terbuka untuk umum, bukan hanya untuk jamaah Padepokan Santri Keramat. “Acara istigosah qubro dan sholawat ini akan dipimpin oleh ulama karismatik, Abuya Asep Bustomi dari Cisantri Pandeglang Banten dan Habib Husen. Acara ini bebas dihadiri oleh siapa saja, dan diharapkan membawa keberkahan untuk keselamatan umat, serta kelancaran rejeki yang halal dan barokah,” ujar Suyanto.

Ia juga menambahkan bahwa tujuan mengundang Abuya Asep dan Habib Husen adalah untuk membuktikan bahwa acara pengajian sederhana seperti di Padepokan Santri Keramat tidak terbatas pada pandangan masyarakat yang menganggap acara besar harus memiliki dana yang banyak. “Kami ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa dengan niat yang tulus, kami bisa mengundang ulama besar seperti Abuya Asep dan Habib Husen. Acara ini adalah bentuk nyata bahwa niat baik dan ukhuwah Islamiyah mengatasi segala hal,” ungkapnya.

Suyanto berharap agar seluruh jamaah Padepokan Santri Keramat dan warga sekitar dapat hadir dalam acara istigosah qubro dan sholawat yang akan berlangsung pada Sabtu malam Minggu, 22 Februari 2025, pukul 20.00 WIB di wilayah RT 05/12 Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara. “Mari kita beristigosah dan bersalawat bersama para ulama, semoga Indonesia tercinta diberi kemakmuran, dijauhkan dari bencana, dan selalu dalam lindungan Allah,” pungkasnya.

DPRD Lamsel, Dari Fraksi PDI-Perjuangan Dukung Inpres No. 1 Tahun 2025, Tekankan Efisiensi Anggaran

LAMPUNG SELATAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan dari Fraksi PDI-Perjuangan, menyambut baik terbitnya…

Fitri Purwanti: IPWK, Perekat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

LAMPUNG SELATAN — Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Tanpa…

Bupati Pesawaran Hadiri Musrenbang Kecamatan Way Khilau untuk Penyusunan RKPD 2026

Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Way Khilau dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, pada Selasa (18/2/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Asisten Ekobang, para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat Way Khilau, serta jajaran Kepala Desa.

Dalam sambutannya Bupati Dendi Ramadhona menekankan bahwa kebijakan pembangunan daerah harus selaras dengan prioritas nasional, provinsi, serta program unggulan daerah. Oleh karena itu, usulan rencana kerja yang disampaikan dalam Musrenbang harus benar-benar menjawab isu strategis pembangunan di Kecamatan Way Khilau, serta memprioritaskan program dan kegiatan yang mendesak dengan mengacu pada arah kebijakan RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2021-2026.

“Saya mengapresiasi seluruh kepala desa dan jajaran yang terus berupaya menyampaikan aspirasi masyarakatnya masing-masing. Namun, perlu dipahami bahwa tidak semua usulan dapat terealisasi dalam satu tahun anggaran karena keterbatasan anggaran serta kendala administratif dan prioritas pembangunan lainnya,” ujar Bupati Dendi.

Lebih lanjut, Bupati Dendi meminta seluruh perangkat daerah di Kabupaten Pesawaran, khususnya di Kecamatan Way Khilau, untuk berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan publik serta mewujudkan kinerja pemerintahan yang adaptif, efektif, dan efisien guna menciptakan birokrasi yang modern dan responsif.

Camat Way Khilau M. Nazamroni, juga menyampaikan harapannya agar usulan desa yang bersifat prioritas dapat terealisasi, terutama yang menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat.

“Setiap Musrenbang, kita selalu berupaya mengakomodasi semua usulan yang disampaikan oleh masyarakat melalui kepala desa. Harapan kita adalah agar skala pembangunan di Kecamatan Way Khilau terus meningkat,” ujar Camat Nazamroni.

Selain itu pada kegiatan tersebut juga turut diserahkan bantuan bagi penghulu, guru ngaji, marbot, dan penjaga makam. Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa SD dan SMP juga diberikan, serta pagu alokasi kegiatan fisik dan non-fisik tahun 2025 untuk Kecamatan Way Khilau.

Kasilog Kasrem 043/Gatam Hadiri Pelepasan Tugas Jabatan Pj. Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi Lampung

Lampung –Kasilog Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Dwi Desi Joko Wicaksono, Psc., M.Sc., menghadiri acara pelepasan tugas jabatan Pj. Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd., dan Pj. Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Maidawati Samsudin, di Mahan Agung, Jl. Dr. Susilo, Bandar Lampung, pada Selasa (18/02/2025).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Pj. Sekda Provinsi Lampung Ir. Fredi, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Waka Polda Lampung, Danbrigif 4 Marinir/BS, Palaksa Lanal Lampung, Danlanud PM Bunyamin, Dandenpom II/3 Lampung, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Rektor Unila, serta Forkopimda Provinsi Lampung dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda Provinsi Lampung Ir. Fredi menyampaikan apresiasi kepada Pj. Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin dan Pj. Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Maidawati Samsudin atas dedikasi mereka selama menjabat.

“Banyak ilmu dan pembelajaran yang kami peroleh meskipun waktu kebersamaan kita hanya selama delapan bulan lebih. Namun, pertemuan ini telah menciptakan suasana seperti keluarga. Kami berterima kasih atas pemerintahan yang baik dalam bidang pemerintahan, pembangunan, pelayanan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ir. Fredi juga mengucapkan terima kasih kepada Ny. Maidawati Samsudin atas kontribusinya dalam memajukan program wisata dan posyandu yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak. Ia juga meminta maaf jika terdapat kesalahan selama masa kepemimpinan mereka.

Sementara itu, Kasilog Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Dwi Desi Joko Wicaksono, Psc., M.Sc., mewakili Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Dr. Drs. Samsudin dan Ny. Maidawati Samsudin.

“Mewakili Komandan Korem 043/Gatam dan pribadi, saya mengucapkan selamat jalan dan semoga sukses dalam melaksanakan tugas selanjutnya yang diamanahkan Negara kepada Bapak. Saya yakin dengan wawasan, pengalaman, dan kemampuan yang dimiliki, Bapak akan mampu mengemban amanah tersebut dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Acara ini merupakan momen berharga untuk mengenang jasa dan pengabdian para pejabat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Provinsi Lampung. Semoga langkah mereka ke depan selalu diberkahi dengan kesuksesan dan kebahagiaan. (Susan)

Bupati Pesawaran Tegaskan Pentingnya Perencanaan dalam Musrenbang Kecamatan Kedondong dan Way Ratai

Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Way Ratai dan Kedondong, yang bertujuan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Saung Singgah Desa Wates, Kecamatan Way Ratai, pada Selasa (18/2/2025) ini dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Asisten Ekobang, para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat Kedondong, Camat Way Ratai, serta para Kepala Desa dari kedua kecamatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Dendi menekankan bahwa Musrenbang adalah tahap penting dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Pesawaran, bukan hanya sebuah formalitas.

“Musrenbang memiliki dasar hukum yang jelas dalam Undang-Undang, Permendagri, serta Juklak-Juknis yang mengatur pelaksanaannya. Semua usulan yang masuk akan diproses dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk dikaji berdasarkan prioritas, kapasitas keuangan daerah, serta dampaknya,” ujar Bupati Dendi.

Bupati Dendi juga menyampaikan bahwa berbagai usulan yang diajukan, mulai dari infrastruktur hingga sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan, memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan daerah. Ia berharap Musrenbang kali ini dapat menghasilkan daftar usulan yang akurat dan terprioritaskan untuk pembangunan tahun 2026.

Tema RKPD Tahun 2026 adalah “Memantapkan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Produktif untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Desa, serta Daya Saing Daerah.” Beberapa fokus utama pembangunan meliputi peningkatan kualitas SDM yang sehat, cerdas, unggul, dan berdaya saing, serta perbaikan iklim investasi dan kemudahan berusaha. Selain itu, juga akan difokuskan pada penguatan desa mandiri berbasis potensi lokal, pemerataan dan peningkatan infrastruktur berkualitas, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Bupati juga mengingatkan pentingnya keselarasan kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas nasional, provinsi, dan daerah, serta dengan program unggulan kepala daerah yang tercantum dalam RPJMD Kabupaten Pesawaran 2021-2026.

Camat Way Ratai, Data Trianda, menyampaikan bahwa Kecamatan Way Ratai akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan peningkatan SDM di tahun 2026. Ia juga menekankan pentingnya mendukung program ketahanan pangan nasional melalui Bumdesma, yang diharapkan dapat menopang perekonomian masyarakat, termasuk program Makan Bergizi Gratis.

“Kami berharap usulan terkait infrastruktur dapat terealisasi untuk memperlancar akses wisata serta mendukung sektor pertanian dan perkebunan,” kata Data Trianda.

Camat Kedondong, Irwan Rosa, menekankan pentingnya pembangunan kios UMKM agar pelaku usaha di Kecamatan Kedondong memiliki tempat usaha yang strategis, terutama menjelang bulan Ramadan. Ia juga mengusulkan peningkatan infrastruktur jalan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami telah mengajukan 42 usulan prioritas dan berharap setidaknya 50 persen dapat terealisasi,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dendi juga memberikan bantuan bagi penghulu, guru ngaji, marbot, penjaga makam, serta perlengkapan siswa SD dan SMP. Selain itu, ada juga bantuan untuk kegiatan fisik/non fisik, bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (Berkat) dari Baznas Pesawaran, serta bantuan dana desa 2025 untuk Kecamatan Way Ratai dan Kedondong.

 

FKIP Unila Gelar Karnaval dan Muhibah Seni dalam Rangka Dies Natalis ke-57

LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) sukses menyelenggarakan karnaval dan muhibah seni dalam rangka Dies Natalis ke-57 FKIP Unila, Selasa, 18 Februari 2025.

Kegiatan dilaksanakan di pelataran rumah adat FKIP dan merupakan karnaval serta muhibah seni ketiga yang diselenggarakan sejak 2023. Kegiatan ini tidak hanya merayakan dies natalis FKIP, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari kreativitas dan kecintaan sivitas akademika terhadap budaya bangsa.

Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Rektor Unila, hadir dan membuka acara tersebut. Para tamu undangan turut memeriahkan acara dengan mengenakan baju adat dan perhiasan.

Kegiatan dimulai dengan penjemputan Rektor melalui carnaval on road menuju rumah adat, dilanjutkan dengan penampilan tari Zapin kreasi dari mahasiswa Program Studi (prodi) Pendidikan Tari Unila.

Inovasi terbaru pada tahun ini adalah senam Unila Be Strong, yang dipersembahkan mahasiswa pendidikan bahasa dan tari serta pendidikan jasmani. Senam ini bertujuan untuk membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan kampus.

Selain itu, carnaval on street turut meriah dengan penampilan “The Various of Lampung” dan yel-yel barisan karnaval dari berbagai perwakilan mahasiswa jurusan dan prodi FKIP Unila.

Kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan, salah satunya adalah fashion show tapis Lampung futuristik, yang menjadi bentuk pelestarian kain tapis sebagai ciri khas budaya lokal.

Rektor Unila menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang berkontribusi dalam acara ini. Acara ini selalu berinovasi untuk membangun semangat nasionalisme dan mengasah kreativitas seni.

“Acara yang sudah berlangsung untuk ketiga kalinya ini semakin menunjukkan FKIP Unila terus berinovasi dalam membangun semangat nasionalisme dan mengasah kreativitas seni mahasiswa serta akademisi dengan penuh dedikasi,” ujar Prof. Lusmeilia.

Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Dekan FKIP Unila juga berharap kegiatan ini dapat mempererat sinergitas seluruh warga FKIP Unila serta memberikan ruang bagi pengembangan kreativitas seni dan budaya lokal.

“Harapan saya melalui kegiatan ini terbentuk budaya sinergitas dan kolaborasi yang kuat di seluruh warga FKIP Unila, serta memberi ruang bagi kami untuk menggali dan menampilkan keanekaragaman seni dan budaya yang ada di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

DPRD Kabupaten Lampung Selatan Kembali Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Usulan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Lamsel

LAMSEL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) kabupaten Lampung Selatan, kembali menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Pengumuman Usulan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Hasil Pemilihan Serentak Tahun 2020.

Rapat yang di pimpin langsung oleh Ketua DPRD kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, S.E., M.M. di dampingi oleh Wakil Ketua I Merik Havit, S.H., M.H. Wakil Ketua II A. Benny Raharjo, S.H. dan Wakil Ketua III Bella Jayanti, S.I.Kom., M.B.A.

Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli menjelaskan bahwa usulan pemberhentian ini merupakan langkah normatif sesuai dengan ketentuan Perundang – Undangan.

“Usulan ini diajukan sebagai bagian dari prosedur menjelang akhir Masa Jabatan Kepala Daerah. Selanjutnya usulan ini akan dikirimkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk proses lebih lanjut,” Ujar Beliau.

Dengan usulan ini, DPRD memastikan bahwa transisi Pemerintahan dapat berjalan lancar dan sesuai aturan.

FKIP Unila Jalin Kerja Sama Internasional dengan Robert Gordon University

Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan delegasi dari Robert Gordon University (RGU), Skotlandia, dalam rangka penjajakan kerja sama akademik. Kegiatan ini berlangsung di Aula K dan Ruang Dekan FKIP Unila pada Senin (17/02/2025).

Kunjungan ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, Dr. Riswandi, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd., serta Yanuar Dwi Prastyo, Ph.D. Sementara itu, delegasi dari Robert Gordon University terdiri dari Paul McBean, Iain Duff, dan Miranda Hough. Selain itu kegiatan ini diikuti 200 mahasiswa FKIP Unila

Tujuan utama kunjungan ini adalah penjajakan kerja sama antara FKIP Unila dan Robert Gordon University dalam berbagai bidang, di antaranya:
• Pertukaran mahasiswa guna meningkatkan pengalaman akademik dan wawasan global.
• Pertukaran dosen dan staf akademik untuk memperkaya metode pembelajaran dan penelitian.
• Kolaborasi penelitian bersama yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
• Penyelenggaraan seminar dan webinar internasional untuk memperluas wawasan akademik mahasiswa dan dosen.

Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyambut baik kerja sama ini dan berharap agar dapat segera diimplementasikan dalam berbagai bentuk kolaborasi konkret.

“Kami menyambut baik kerja sama dengan Robert Gordon University. Kolaborasi ini harus segera diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik seperti sharing session dan seminar bersama. Selain itu, kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 1, yaitu mendorong lebih banyak lulusan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Dr. Albet.

Lebih lanjut, Dr. Albet juga mengundang Robert Gordon University untuk ikut berpartisipasi dalam Summer Camp FKIP Unila 2025, yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2025.

Selain pertemuan dengan pimpinan FKIP Unila, delegasi Robert Gordon University juga memberikan kuliah umum kepada mahasiswa FKIP Unila dengan tema “Study and Career Opportunities at Robert Gordon University”.

Dalam sesi ini, Paul McBean, Iain Duff, dan Miranda Nandana menjelaskan berbagai peluang studi di Robert Gordon University, mulai dari program beasiswa, kesempatan magang internasional, hingga prospek karier bagi lulusan.

Para mahasiswa FKIP Unila menyambut sesi ini dengan antusias dan aktif bertanya mengenai peluang studi di luar negeri serta langkah-langkah yang perlu dipersiapkan untuk melanjutkan studi di universitas internasional.

Sebagai tanda penghormatan dan simbol kerja sama, FKIP Unila menyerahkan cinderamata berupa selendang tapis dan plakat kepada delegasi Robert Gordon University. Cinderamata ini diberikan langsung oleh Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., kepada perwakilan delegasi.

Melalui kunjungan ini, FKIP Unila berharap dapat semakin memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kualitas akademik, serta membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan diri di tingkat global.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan FKIP Unila sebagai fakultas yang unggul dan berdaya saing di kancah internasional.